NovelToon NovelToon
Iblis Penyerap Darah

Iblis Penyerap Darah

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Action / Perperangan / Tamat
Popularitas:35.6k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lin Pan mendapati kekasihnya berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Dikhianati dan dikuasai oleh amarah, ia kehilangan kendali—dan membunuh keduanya dengan cara yang brutal.

Namun takdir mempermainkannya. Sesaat setelah perbuatan itu, sebuah tas jatuh dari lantai atas dan menimpanya. Bukannya mati, Lin Pan justru terbangun di dunia lain… dalam tubuh seorang bocah 17 tahun bernama Mo Tian, murid sekte rendahan yang selalu dihina dan diremehkan.

Di tengah keputusasaannya, Mo Tian menemukan sebuah teknik terlarang — Blood Devour Technique, kemampuan mengerikan yang memungkinkannya menyerap dan mengendalikan darah musuhnya.

Dengan kekuatan itu, ia bersumpah untuk membalas setiap penghinaan… dan menulis ulang takdirnya dengan darah.

📷 IG: @agen.one

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

006: Metode penyiksaan terampuh

Mo Tian terus duduk memerhatikan Liu Shan. Ia merasa bosan karena sepertinya Liu Shan kurang tersiksa. Sedangkan Liu Shan ia ingin berteriak tapi tidak bisa karena mulutnya di sumpal dan air matanya juga sudah mengalir deras membasahi wajahnya.

"Hah, membosankan sekali kau Liu Shan! Apa kau tidak bisa berakting lebih dramatis lagi? Lama-lama aku bosan juga tahu." Mo Tian mendesah karena bosan. Ia menyandarkan dagu di kedua tangannya.

Mo Tian kemudian berdiri. Ia berjalan mendekati Liu Shan yang sedang di gerogoti oleh belatung-belatung racun. Tubuhnya masih belum sepenuhnya di gerogoti.

"Hmm, kenapa belatung-belatung ini lama sekali menggerogoti tubuhmu Liu Shan? Apa mungkin ini masih terlalu sedikit ya." Mo Tian melihat ke arah belatung-belatung yang sedang asyik memakan darah dan daging Liu Shan.

Mo Tian menatap Liu Shan lalu melepaskan penutup mulut Liu Shan"Mungkin, lebih baik aku melepaskan teknik pengendalian darah dari mulut kotor mu ini dulu—Berteriaklah Liu Shan hahaha."

"AAAAARRRG! S-sialan kau... Mo Tian! Kalau kau berani... L-lepaskan aku dari darah menjijikkan ini." Liu Shan kembali mengumpat Mo Tian. Ia menantang Mo Tian untuk melepaskannya agar bisa bertarung.

"Hahaha, kau lucu sekali Liu Shan. Memangnya apa untungnya jika aku melepaskanmu hah? Apa kau pikir bisa mengalahkanku dengan kondisi tubuhmu yang seperti itu Liu Shan? Kau ini bodoh atau bagaimana hahaha." Mo Tian tertawa karena merasa lucu dengan Liu Shan yang masih saja bersikap arogan, padahal dia sedang tidak berdaya.

"Arrrrgg! A-awas saja k-kau Mo Tian bajingan! Akan ku buat tubuhmu jadi beberapa bagian setelah aku melepaskan diri dari sini." Liu Shan berteriak kesakitan karena belatung-belatung racun terus menggerogoti tubuhnya tanpa henti.

Mo Tian sedikit merasa terhibur dengan teriakan Liu Shan yang kesakitan. Tapi sayangnya itu tidak membuat jantungnya berdetak kencang karena adrenalinnya tidak terpacu.

"Karena kau sudah sedikit membuat ku terhibur, aku akan memberikanmu hadiah Liu Shan." Mo Tian tersenyum licik. Ia menyeret paksa Liu Shan ke luar dari aula besar tersebut. Sedangkan Liu Shan hanya bisa merengek kesakitan dan mengumpat Mo Tian.

Sesampainya di luar aula makan. Mo Tian berhenti karena melihat jasad-jasad para murid sekte yang kabur tadi"Uuh.sudah kubilang lari sejauh mungkin. Kenapa kalian malah tiduran di sini? hahaha! Sungguh manusia bodoh, sudah tahu mereka terkena racun—bukannya diam saja. Mereka malah berlari tidak jelas seperti ini."

Mo Tian menertawakan kematian murid sekte yang ia anggap konyol sekali. Mo Tian kemudian melewati mayat-mayat murid sekte yang tergeletak di sana.

"Nah, kita sampai juga! Lihat ini Liu Shan! Ini hadiah untuk mu hahaha." Mo Tian menunjukkan hadiah yang akan ia berikan kepada Liu Shan sambil beberapa kali tertawa gila.

Bagaimana Mo Tian tidak tertawa coba. Yang ia berikan sebagai sebuah hadiah adalah mayat seorang perempuan yang tidak lain adalah istri Liu Shan.

"I-istriku! A-apa yang sudah kau lakukan kepada istriku sialan? Dasar iblis! Tega sekali kau melakukan hal sekeji ini Mo Tian." Liu Shan terkejut dengan hadiah yang di maksud oleh Mo Tian. Ia merasa seperti hancur karena melihat istri tercintanya mati mengenaskan di gantung di depannya.

"Eeh, kau suka dengan hadiahku Liu Shan? Padahal, aku sudah menyiapkan ini dengan susah payah loh. Aku jadi sedih hahaha." Mo Tian berpura-pura sedih karena Liu Shan tidak suka dangan hadiah yang ia berikan. Padahal nyatanya ia menikmati ekspresi Liu Shan yang sudah sekali ingin mencabik-cabik dirinya.

"Bajingan sekali kau Mo Tian!dasar iblis tidak punya hati! Cepat bunuh aku! Bukannya kau ingin aku mati? Jadi cepat bunuh aku sialan!." Liu Shan berteriak kepada Mo Tian untuk segera membunuhnya. Wajahnya sudah sangat putus asa karena istri tercintanya sudah mati.

"Kau tidak seru sekali Liu Shan. Padahal aku sangat ingin terus bermain denganmu. Tapi karena kau meminta untuk di bunuh... Aku akan menuruti keinginanmu." Mo Tian berlaga seperti orang yang sedih. Padahal ia sudah merencanakan sesuatu yang lebih parah dari pada ini.

Mo Tian kemudian mengerahkan teknik pengendalian darah untuk mengambil sesuatu dari beberapa tempat"Tunggu sebentar ya! Akan kupastikan kau mati dengan sangat indah Liu Shan."

Mo Tian tersenyum ke arah Liu Shan. Senyuman itu penuh dengan tipu muslihat. Darah-darah yang di kerahkan Mo Tian telah kembali dengan membawa beberapa barang seperti botol racun, dan botol air penyembuhan.

"Apa yang kau ingin lakukan hah? Kenapa kau tidak membunuhku? Cepat bunuh saja aku." Liu Shan memohon kepada Mo Tian agar ia cepat di bunuh saja. Tapi Mo Tian tidak mendengarkannya.

Mo Tian melemparkan tubuh Liu Shan ke lantai dengan keras. Mo Tian kemudian semakin melebarkan darah yang melilit tubuh Liu Shan. Sekarang Liu Shan seperti sebuah mumi yang di bungkus kain.

Mo Tian menyisakan kepala Liu Shan tanpa melilitnya dengan teknik pengendalian darah"Sekarang kau terlihat seperti lempeur hahaha."

"Lempeur? Kau ini bicara apa Mo Tian? Kenapa kau malah mengencangkan darah-darah yang mengikatku ini? Bunuh saja aku,cepat!." Liu Shan kebingungan dengan perkataan Mo Tian yang terdengar aneh di telinganya.

"Ups, mana mungkin kau tahu itu apa. Aku juga hanya tahu nama dan gambarnya saja di internet dulu. Yasudahlah, kau tidak usah terlalu memikirkannya—Karena kau akan segera mengalami siksaan yang sangat menyakitkan." Mo Tian menyuruh Liu Shan untuk menggunakan sisa waktunya sebelum siksaan sebenarnya di mulai.

Mo Tian menaruh kedua botol yang memiliki efek berlawanan di atas jidat Liu Shan. Sebelum melakukan penyiksaan Mo Tian mengucapkan selamat kepada Liu Shan karena akan mengalami rasa sakit yang tidak tara.

"Sebelum aku membunuhmu Liu Shan. Aku ingin mengucapkan selamat... Karena kau, akan di tonton olehku saat kau menjerit kesakitan hahaha." Mo Tian tertawa karena terus saja mempermainkan Liu Shan seperti mainan saja.

Mo Tian melubangi kedua botol lalu botol racun menetes mengenai jidat Liu Shan. Liu Shan langsung menjerit kencang karena merasakan rasa sakit yang luar bisa.

"ARRRRGG! SAKIIIT! ARRRRGG... HENTIKAN... KUMOHON HENTIKAN" Liu Shan yang awalnya ingin mati malah memohon untuk di selamatkan oleh Mo Tian.

"Tenang saja Liu Shan. Lukanya juga akan sembuh. Coba lihat saja sendiri olehmu!" Mo Tian menyuruh Liu Shan untuk melihat ke atas. Botol penyembuh menetes setelah racun. Jidat nya membaik tapi langsung terluka lagi karena racun menetes setelah penyembuh.

Siklus itu terus berulang tanpa henti sampai kedua botol tersebut habis. Liu Shan terus berteriak kesakitan sedangkan Mo Tian tertawa karena menikmati setiap jeritan dari musuhnya itu.

Bahkan Liu Shan membuang harga diri nya untuk memohon di bebaskan dari siksaan yang sangat menyakitkan itu.

1
Aleanzo
udahlah sikopet, masokis, pendendam pula, lengkap bgt, kalo mau jadi iblis pasti lewat jalur prestasi🗿
Aleanzo
bjirr masokis🗿
Xyu Kakazu
ngakak mulu anj🤣🤣🤣🤣🤣
Xyu Kakazu
sangat bagus,keren,dan mantap
𝙕𝙯𝙯: Novel lama banyak kekurangannya kak🙏 jangan lupa baca karya terbaruku ya🙏
total 1 replies
Xyu Kakazu
ini yang aku carii😍
Robby Tom
mantab, untung ada lanjutannya
Yong.boy.
wah mantap ni novel. tapi agk lucu juga sih mc nya mati. udh bunuh orng eeee malh die mati juga. trus mati nya. apa tdi ya. tertimpa kompetisi kah
Darto Toink Katrok
cerita enak dibaca, cuma rada aneh baru dapet buku kitab langsung bisa menguasai, bacanya ada yg kelewatan atau emang ceritanya begitu
𝙕𝙯𝙯: Alasan dia bisa ngerti karena dia ada hubungannya sama pencipta buku tersebut dan berhubungan, cuma dia baru balik lagi ke dunia asalnya (Kultivasi) jadi bakatnya tanpa sadar udah melekat sama dia🙏
total 1 replies
Herman Kleden
makasih thor 👍👍
𝙕𝙯𝙯: 🙏🙏🙏 jangan lupa baca juga season 2 nya, makasih banyak🙏
total 1 replies
Herman Kleden
cool ☺
𝕽𝖊𝖓𝖆⁰ᶠf (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~ ʙʏᴇᴇ
ohooo/Doge/ sudah kuduga, msih blm tamat bnrn kan/Proud/
ditunggu season 2 nya, semangattt/Determined/
𝙕𝙯𝙯: baru ada 2 bab 🥸🙏
total 1 replies
𝕽𝖊𝖓𝖆⁰ᶠf (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~ ʙʏᴇᴇ
wih, udh tamat, selamatt🥳
btw, misteri soal Mo Lian dan cwek misterius itu msih blm terpecahkan... hmm... apa semuanya bnrn sdah berakhir?
𝙕𝙯𝙯: thank you🙏
total 1 replies
𝕽𝖊𝖓𝖆⁰ᶠf (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~ ʙʏᴇᴇ
lah, kok gk ada judul? apa krna udh mau mendekati akhir cerita?/Frown/
𝙕𝙯𝙯: lupa gak ke kasih🤭🤭
total 1 replies
𝕽𝖊𝖓𝖆⁰ᶠf (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~ ʙʏᴇᴇ
lama gk liat Mo Tian tertawa, abis... serius mulu, smpe nyaris lupa klo Mo Tian itu gila/Facepalm/
𝙕𝙯𝙯: Lagi mode serius, di season 2 mode...
total 1 replies
𝕽𝖊𝖓𝖆⁰ᶠf (⁠~⁠‾⁠▿⁠‾⁠)⁠~ ʙʏᴇᴇ
wehh, ni Mo Tian sebegitu obsesifnya dgn tingkat tertinggi/Facepalm/ istirahat dlu napaa
𝙕𝙯𝙯: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Herman Kleden
cool
Herman Kleden
Hancurkan 🤜🤜
𝙕𝙯𝙯: 😬😬😬😬😬
total 1 replies
Herman Kleden
🤔
𝙕𝙯𝙯: 🤨🧐🤓😎🥸
total 1 replies
Herman Kleden
cool
Herman Kleden
👀👀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!