NovelToon NovelToon
Calon Makmum Putra Kyai

Calon Makmum Putra Kyai

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: zhin

manaf yang cuek dengan lingkungan sakitar mulai merasa kan perasaan aneh yang tidak pernah bisa dia uraikan.
bertemu dengan alwi dalam sebuah kecelakaan membuat dia banyak berkorban dan menutupi jati dirinya.
apa manaf akan dapat mengungkapkan perasaanya. dan tetap kokoh dengan prisipnya yang tidak akan pacaran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zhin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Umi Salamah

UMI SALAMAH.

Salah satu senior di pondok. dia sepupu jauh nafik bahkan nafik baru kenal dia di pondok ini. dia sudah 12tahun tinggal di pondok. badan nya kecil kurus agak tinggi. gadis turunan jawa dan trans ke Sumatera tapi dia tetap pilih mondok di jawa.

sebenarnya kalo di pikir pikir nasib salamah dan nafik hampir sama. selalu jauh dari keliarga sejak kecil. terpisah di pondok untuk menuntut ilmu demi masa depan mereka. belajar mandiri dan tekun dalam menuntut ilmu. tapi dia jauh lebih tua beberapa tahun dari nafik.

usia mereka terpaut 5 tahun. umi salamah seorang khafidzoh. sudah beberapa tahun lalu dia khatamkan. hari ini nafik mau minta tolong untuk di temani sowan ibu nyai dan matur untuk ikut sorogan dan mentartil hapalan.

"assalamualaikum" nafik mendatangi salamah di kamar khusus para kjafid.

karena di pondok ini kamar calon khafidzoh dan para pelajar dan anak santri biasa di pisah. dan selama ini nafik ada di kamar pelajar karena statusnya yang sekolah umum.

"waalaikum salam dek manaf" senyum itu lembut dan ramah.

senyum yang pertama di lihat nafik saat pertama masuk di pesantren itu. senyum menenangkan sekali.

"dek ..jadi sowannya? " tanya umi.

"jadi mbah" jawab nafik semangat.

"kalo begitu mari jam segini umi luang

waktunya" ajak salamah segara

nafik mengangguk dan jalan mengekor di belakang salamah manuju dhalem kediaman ibunyai.

setelah uluk salam dengan menunggu duduk di lantai. karena ruangan itu memeng tidak ada perabot sama sekali. dengan gelisah nafik menunggu bersama salamah.

terdengar suara tawa dari arah sebuah kamar yang berhadapan dengan ruangan itu. kamar itu milik sang gus.

lalu pintu kamar pon terbuka. seorang pemuda tampan keluar. tawanya terhenti setelah melihat ke dua santri yang duduk di sana nafik pon penasaran dan memalingkan wajahnya sehingga tatapannya matanya bertemu dengan mata pemuda itu.

deg....

deg....

dengan cepat nafik menundukkan kepala. mencoba menata perasaanya dengan istighfar bekali kali.

"mbak salamah mau menemui umi?" tanya pemuda itu. tapi pandangan matanya tertuju pada nafik.

"iya gas has.... umi ada?" tanya umi salamah.

"sebentar saya pangil kan" jawab alwi.

alwi pon pergi kedalam yang membuat nafik kaget karena melihat penampilan pemuda itu yang nampak modern dengan bawahan celana jins tiga perempat dan kaos distro yang kece. bayangkan betapa keren dia beda dengan biasanya yang ber baju koko dan bersarung dan tidak lupa peci nya. penampilan yang nampak arif menenangkan pandangan para akwat.

tidak lama umi pun datang nafik pun segera menyampaikan niatnya dengan di bantu salamah untuk meyakinkan umi. agar di ijinkan ikut sorogan kafidz

"kenapa buru2 nak.....? kamu kan juga masih sekolah..... kelas berapa?" tanya umi beruntun.

"kelas 2 SMA umi" jawab nafik dengan pandangan sayu

"la kamu mulainya setelah lulus saja" mendengar hal itu nafik meremas ujunng jilbabnya

"sebenarnya dek nafik hanya tinggal lanyahan umi tidak undaan lagi" dukunng salamah

"mbak ummi" desah nafik

tapi keterangan Salamah berhasil membuat umi kaget dan lebih menatap nafik dengan seksama. nampak semburat kegelisahan nampak di wajah tertunduk itu.

"baiklah nak kamu boleh lanjutkan ngajimu asal tidak menggau sekolah mu" pinta umi.

"kamu ikut sorogan mulai besok pagi'' lanjut umi

" trimakasih umi.... kalo begitu kami undur pamit assalamualaikum" pamit mereka.

" waalaikum salam" jawab umi

salamah dan nafik pun kembali dengan senantiasa senang ahirnya keinginan nafik bisa terlaksana.

.

.

.

.

1
Mas Slamet Amet
Lumayan
Mas Slamet Amet
Buruk
Mami Pihri An Nur
Aku suka critanya tp sulit tuk difahami bnyk kalimat atau kta2 yg Salah jd aku ngebleng heehee
Mami Pihri An Nur
Bnyak kata2 yg tak aku fahami, krn tulisanya bnyk yg Salah,, maaf ya ka
Tatik Roviani
aku bahagia bacanya Thor 😂😂
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻
Bagus
⚔️👑21N
cie cie
Devi Handayani
ngidam thor😊😊
Devi Handayani
reader ya mba.... maaf raidder nya dikoreksi😊😊
Devi Handayani
jodohin aja amar dan ida thor😍😍😍
Devi Handayani
walaupun typo mu masi bertebaran thor tapi aku masi memberikan penilaian obyektif bahwa secara alur cerita karyamu ini sangat bagus mengangkat tema percintaan yg terjadi di lingkungan pesantren sungguh sangat menambah wawasan tentang adab tata pergaulan dan juga cara percintaan yg dicintai Allah SWT..... selamat thorrr kamu hebat👏👏👏👏😍😍😍😍😍😍😍😍
Devi Handayani
ya ampun sedih juga bacanya😥😥😥😥
Devi Handayani
moso hanya tidur seranjang saja.... itu nama nya tidak ber prisuamian hahahahaha😂😂😂😂😂😂😂😂
Devi Handayani
tuh kan bener suruh ngaji😌😌😌
Devi Handayani
maskawin suruh tes ngaji aja si ammar bisa ga 😁😁😆😆
Devi Handayani
nah lohhh😳😳😳😳😳😳😳
Devi Handayani: hehehehe😁😁😁😁
total 2 replies
Devi Handayani
cie cie ketemu lagi ama pujaan hati... emang klo jodoh ga bakal kemana nafik😌😌😌😌
Devi Handayani
wahh jangan jangan Alwi nih yg mau dijodohkan buat nafik🤔🤔🤔🤔
Devi Handayani
tuh kan bener..... dugaan kuu😌😌😌
⚔️👑𝟚𝟙ℕ⚔️ 𝕁𝕦𝕞ဣ࿐༻: menduga duga
total 1 replies
Devi Handayani
mau dijodohin ya nafik nya thor🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!