NovelToon NovelToon
Cinta Pak Bos

Cinta Pak Bos

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Tamat
Popularitas:569k
Nilai: 4.9
Nama Author: Kurniasih Paturahman

Siapa yang mengira.
Pertemuanku dengan seorang pria di sebuah vila, mengubah kisah cintaku.

Dalam sekejap statusku berubah, menjadi pacarnya pak bos. Oh Tuhan... aku hanya meminta bantuannya kenapa menjadi seperti ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kurniasih Paturahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamat Malam

Hari semakin malam, jarum jam terus berputar secara teratur. Aku duduk disampingnya, memperhatikan Adit yang masih sibuk sejak kedatanganku sore tadi.

"Kamu memang selalu seperti ini ya?" Tanyaku bosan.

"Kenapa?" Tanyanya yang kemudian menghentikan seketika apa yang sedang dia kerjakan saat ini.

"Bosan..." Jawabku dengan senyum lebar.

Dia kembali lagi mengacak acak rambutku. Entah sejak kapan aku mulai terbiasa dengan sikapnya ini.

"Lagi ngerjain apa sih?" Tanyaku ingin tahu.

"Mencari peluang" Jawabnya yang kembali sibuk dengan laptopnya itu.

"Wah berat nihh.. " Ku mulai menanggapinya.

"Kamu kerja dimana Ay?" Tanya Adit kemudian.

"Di perusahaan kosmetik di Jakarta".

"Ohh.. Kamu tahu perusahaan Kosmetik Ayundra?" Tanyanya lagi.

"Aku bekerja disitu.. " Jawabku cepat.

Adit seperti terkejut mendengarnya. Menyipitkan pandanganya, dan seolah - olah meminta penjelasan lanjutan.

"Apa maksud tatapanmu itu?, ga percaya?" Tanyaku kemudian.

"Asal kamu tahu ya, Aku orang yang pintar dan menyenangkan, makanya Aku bisa bekerja disana" Pujiku sendiri dan entah kenapa malah membuatku malu.

"Ahhhh... Kenapa aku jadi sombong begini" Bisikku dalam hati. Lagian tatapan Adit itu seperti meremehkanku, Kesalku padanya.

"Kamu tahu, tentang pemasaran dan penjualan?"

Ku mengangguk tanda mengiyakan.

"Menurutmu kenapa penjualan tidak mencapai target?" Tanyanya kemudian.

"Karna karyawannya tidak bekerja dengan baik itu" Jawabku asal.

Dia menyipitkan kembali tatapannya dan aku tertawaa.

"Hahahahaha... Kamu percaya dengan kata-kataku barusan?" Sambil ku memukul lutut pria itu.

Dia hanya diam dan menatapku dan ku menghentikan tawaku segera. Sepertinya dia menanti jawaban yg serius yang harus keluar dari mulutku.

"Ok...ok..., Aku bercanda.. Sebenarnya banyak faktor yang mempengaruhi. Mungkin karena diproduknya, bisa juga karena salah sasaran, atau hal lainnya" Penjelasanku akhirnya.

Seketika Hapenya berbunyi. Dia membacanya, samar ku mendengar dia menyebut namaku. Nama lengkapku "Ayna Hanindya".

"Kamu bilang apa barusan?, Tanyaku penasaran.

"Aku tidak bilang apa-apa padamu" Belanya.

"Tadi aku dengar kamu bilang... "

"Apa?" Jawabnya cepat dan menatapku, Aku terpesona sesaat melihat matanya yang indah dan tegas itu.

"Sudah lupakanlah..?" Pintaku akhirnya.

Kenapa jadi gagal fokus gini, sepertinya tidak ada yang salah dengan pendengaranku. Ah.. mungkin kebetulan saja... Yakinku akhirnya.

"Jadi.. kenapa bisa salah diproduknya?" Lanjutnya tiba-tiba, membuyarkan lamunanku sesaat.

Sepertinya dia sangat tertarik untuk membahas ini, atau dia sengaja bertanya untuk menghilangkan kebosananku. Tapi cara ini sungguh menguras otak.

"Ehmm.. Bisa jadi kemasanya kurang menarik, tapi gini ya Dit, kita ga bisa menyalahkan karna ini atau karena itu.. perlu diselidiki terlebih dahulu. Karena setiap hal itu saling berkaitan?" Penjelasanku panjang lebar.

"Udahhh ya.. jadi ngantuk kalo omongannya berat begini Dit, asal kamu tahu ya, Aku tuh lagi cuti, jadi jangan ngomongin kerjaan ah.."

"Hahahahaha.." Adit tertawa lepas malam itu.

Aku bengong dibuatnya. Jujur Aku baru melihat dia seperti ini, dan sepertinya ku menyadari sesuatu. Aku menyukai dia yang tertawa seperti itu barusan.

"Dit, aku tidur disitu ya, kamu bisa lanjutin kerjaanmu" Pintaku akhirnya.

Aku menunjuk sofa tak jauh dari Adit duduk. Dengan meja kecil tepat berada di kanan sofa itu. Bunga lily selalu terhias indah di setiap meja dalam villa ini. Melangkah perlahan menuju sofa.

"Aku tidur yaaa Dit" Teriakku sambil merebahkan tubuhkan dalam pelukan sofa hitam yang sangat nyaman.

"Awas jangan malam-malam kamu tidurnya, nanti ga bisa anter aku lagi besok gara-gara ngantuk.." Celotehku padanya, sebelum aku benar benar terpejam karena kantuk yang mulai berdatangan.

Tiba - tiba dia bangkit dari duduknya, lalu melangkah meninggalkan ruangan ini dan meninggalkanku.

"Wahhh.. ngambek kah?" Tanyaku sendiri.

"Sudahlah.. Aku ngantuk"

Ku membalikan tubuhku kemudian, memiringkan tubuh dan wajahku ke arah sandara sofa itu. Ku mulai menutup mataku perlahan. Mencoba untuk masuk ke ruang mimpiku.

Selang beberapa menit aku tersentak sesaat, ketika ku merasakan ada selimut besar menutupi tubuhku. Ku membalikan kembali tubuhku, melihat jelas apa yang ada dihadapanku, Adit memegang selimut ini dan menyelimutiku. Sekali lagi wajahnya sangat jelas terlihat. Diapun menatapku.. Aku menatapnya.. Kami pun terdiam, dan tanpa kusadari tanganku menyentuh tangannya yang masih memegang erat selimut ini. Aku tersentak kembali dan langsung ku mengubah posisiku menjadi duduk.

"Aku bisa sendiri.. " Pintaku akhirnya memecahkan kesunyian yang terjadi malam itu.

"Tidurlah.." Pintanya, sambil mengacak acak rambutku dan kemudian melangkah menjauhiku menuju laptopnya kembali.

"Kamu ga tidur Dit?" Tanyaku padanya.

"Yah, nantiku tidur" Jawabnya singkat.

"Thank you ya Dit untuk hari ini" Ku diam sesaat dengan perkataanku.

"Selamat malam" Sapaku kemudian.

Ku kembali membalikan tubuhku kearah sandaran sofa ini, membelakanginya, perlahan memejamkan mata, mencoba untuk tertidur, walaupun masih terbayang jelas kejadian barusan, mencoba dan mencoba, dan akhirnya tertidurlah aku. Meninggalkan kesibukannya malam itu. Meninggalkan kecanggungan yang kurasakan.

.

.

.

.

.

lanjut episode berikutnya ya dears😍..

semoga sukaaa... jangan lupa likenya..😘 dan bintangnya yang banyak..

terima kasih

1
EmbunCahaya
HP
Alya Yuni
Dah salah alamat msih mau blng di cukai ya dia cukai kenl kmu Nayna jdi prmpuan jngn terllu bego
hafid nadhif
trima kasih
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ: terimakasih kembali kak🤗🙏
total 1 replies
Gina Maria
makasih bgt novel mu bagus bgt...romantis & swett..🥰
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ: terimakasih kembali kak🤗🙏
total 1 replies
Alhafiz Rayyansah
sedikit2 teriakku sendiri.
lah ngapain teriak2,gak capek teriak2 mulu
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
apa Adit anak dari kluarga Pak Darma ya...
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
otw jatuh cinta nih si Ay.. makanya mendadak lola dan salting
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
😂😂😂Adit ngeliat barang berharga ny Ayna berwarna merah jd malu sendiri.. muka nya jd ikut2an merah
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
😂😂hanya dikening ya... kirain dibibir.. udh deg2an aja tuh si Ayna
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
Adit tau bae rumahnya Ayna..
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
ihiy mulai nyaman nih... dah g usah pulang Ay...
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
hmmm Jahat bngt Rafka....
dah lah lebih baik putus aja dan jadian ma Adit...
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
Adit baik n perhatian bngt sih ke Ayna... penasran nih sbnrnya siapa Adit.. knp dia nanyain perusahaan tempat Ayna bekerja
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
cieee deg2an nih yee.. Ay inget Rafka Ay..
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
masih ngikutin alurnya nih gmn.. knp Rafka ga nongol2 lgii.. siapa sbnrnya Adit ini..
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
untung Ayna nyasarnya kerumah orang baik ganteng pula ya mas Aditnya.. jd betah deh nyasar lama2
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
apa bner Ayna salah alamat ya... 🙈
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
aku sih milih HP thor... klo mslh dompet kan ada pacar yg nanggung🙈🙈

ish ish baru awal msih nyimak perlakuan Rafka ke Ayna.. mungkin cuek krn sibuk..
🐝𝓢𝓐𝓓🌷 rindu ғᶻ⁺🕸️♋
semangat
🦋 165
ko jd degdegan 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!