Sebuah kisah dimana seorang jenderal Demonic gugur di era kehancuran, namun keberuntungan membuat dirinya bereinkarnasi dan kembali ke masa lalu.
Bagaimana perjalanannya?
Staytoon terus yah!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6 - Pertunangan?
Mereka semua berkumpul di ruangan tamu, Lin Zhou dan Lin Chen bermain bersama, bahkan Lin Zhou sesekali selalu mencubit wajah Lin Chen karena begitu gemas akan keimutan dari Lin Chen.
Semua orang tertawa denga tingkah laku antara Lin Zhou yang memanjakan Lin Chen.
"Haha ternyata keponakanku adalah jenius! Mendengar ceritamu tentang kolam itu merupakan hal yang luar biasa, bahkan itu mencapai pencapaian ayah kita," ucap Lin Chu yng telah mendengar semua kejadian yang telah dialami oleh Lin Chen.
"Dan bukan tentang Chen'er tapi tentang saudari Yin Hua, yang katanya mengalami sebuah penyakit aneh yang bahkan ahli pengobatan tuan Jin Fei pun tidak tau cara mengobati penyakit itu dan yang bisa dilakukan sepertinya hanya memberikan sebuah ramuan mencegah itu kambuh, tapi efeknya akan hilang selama beberapa jam," ucap Jin Chu yang sudah mendengar semuanya dari kabar yang telah diberitahukan oleh Lin Hu.
"Yah aku berharap Chen'er mampu mengobati ibunya," Lin Hu menepuk kepalanya yang tidak sakit dan mau tidak mau harus percaya dengan perkataan Lin Chen.
"Maksudnya?" Tanya Lin Chu bertanya tanya.
Lin Hu menjelaskan kejadian yang terjadi barusan setelah Jin Fei perti dari ruangan itu.
Pantas saja Lin Chu tidak sengaja berpapasan dengan Jin Fei saat menuju ke kediaman Lin Chen, ternyata ada sesuatu yang terjadi.
Lin Hu menjelaskan bahwa Lin Chen mengetahui metode pengobatan dan itu merupakan sebuah jahe.
"Jahe?" Lin Chu dan istrinya juga heran kenapa bisa bisa Lin Chen berpikiran bahwa jahe adalah metode pengobatan padahal itu digunakan sebagai pengharum makanan tertentu.
Lin Hu menjelaskan bahwa mata Lin Chen menggambarkan sebuah keseriusan dan itulah yang membuatnya percaya.
"Bukan hanya itu saja, anakku sangat lu..lucu dan sangat imut.." ucap Lin Hu yang merasa malu malu mengungkapkan itu di depan saudaranya.
Semua orang tertawa bahkan Yin Hua pun tertawa mendengar suaminya yang dibilang tegas dan berwibawa namun luluh kepada anaknya yang imut itu.
Lin Chen yang bermain dan tidak sengaja mendengar percakapan para orang tua itu hanya tersenyum dan bahagia melihat semuanya lengkap seperti ini.
"Keluarga Lin ku tidak akan terpecah belai! Aku akan menjaga keluarga Lin ku serta menyelamatkan dunia persilatan dari era kehancuran!" Bathin Lin Chen yang begitu membara dengan tekad dan niatnya.
Disela sela pembicaraan itu, tiba tiba Lin Chen mendengar Lin Chu mengatakan sesuatu kepada ayahnya.
"Apakah menurut kakak, Lin Chen cocok dengan putri dari pemimpin sekte es phoenix?" Tanya Lin Chu kepada Lin Hu.
"Menurut dari yang aku ketahui putri dari pemimpin sekte es phoenix itu seumuran dengan Lin Chen dan menurut rumor bahwa putri pemimpin sekte itu sudah pintar berbicara namun tidak selancar Chen'er bahkan putri nya itu juga mampu memahami sesuatu yang diajarkan dengan cepat," ucap Lin Hu yang memikirkan tentang rencana kedepannya untuk Lin Chen dan klan Lin.
"Aku sudah bertemu dengan pemimpin sekte es phoenix dan mengajukan untuk menunangkan Lin Chen dengan putrinya," ucap Lin Chu.
"Dan apa kata mereka?" Tanya Lin Hu penasaran.
"Pertunangan itu akan mereka pertimbangkan disaat Lin Chen berumur 5 tahun, dan putrinya juga masih terlalu awal untuk memahami hal tersebut," ucap Lin Chu menjelaskan.
"Sayang, benar juga itu tidak perlu terburu buru untuk menentukan masa depan Chen'er, tunggu sampai Chen'er berumur 5 tahun dan merekalah yang menentukannya nanti," ucap Yin Hua menjelaskan.
"Hum benar itu saudari Yin Hua, ih kamu memang yah sayang bahkan kamu sempat sempatnya membicarakan hal pertunangan seperti itu!" Ucap Xin Chi memarahi Lin Chu.
"Aku cuma bertemu tanpa sengaja dengannya di jalan dan berbincang bincang sebentar dan membahas hal itu," ucap Lin Chu menjelaskan.
Lin Chen yang mendengar percakapan itu mengerutkan keningnya dan berfikir bahwa dulu dia tidak pernah mendengar seperti ini.
"Jadi dulu aku ditunangkan dengan putri pemimpin sekte phoenix?" Bathin Lin Chen yang tidak mengetahui hal itu di kehidupan sebelumnya.
"Kemungkinan hal itu sudah berubah sejak aku melakukan perubahan di kehidupanku kali ini," bathin Lin Chen.
Tiba tiba Lin Chen tersadar akan sesuatu hal.
"Apakah mungkin Putri Es Phoenix atau dengan nama Bing Mei yang merupakan salah satu pendekar suci di kehidupnku sebelumnya adalah tunanganku? Dan menurut rumor yang aku ketahui di kehidupan sebelumnya bahwa Bing Mei tidak pernah memiliki seorang kekasih ataupun berhubungan dengan siapapun dan rumornya yang paling mengejutkan adalah dia sudah bertungangan dengan seseorang sejak kecil namun tunangannya menghilang, namun tunangannya tidak diketahui siapa," bathin Lin Chen yang menghubungkan sebab akibat itu.
Ternyata selama ini Bing Mei adalah tunangan masa kecil Lin Chen dan kemungkinan mereka ditunangkan saat Lin Chen tiba tiba mengikuti kakak sepupunya dan saat itu Lin Chen tidak tahu bahwa mereka sudah di tunangkan.
"Jadi semuanya seperti itu yah, pantas saja saat dia melawanku, tampaknya dia selalu merasa ada yang ganjal dan merasa ragu ragu melawanku," bathin Lin Chen.
Bing Mei merupakan putri es dari sekte phoenix di masa depan nanti yang akan menjadi pendekar suci yang memiliki kekuatan yang luar bisa.
Bukan hanya itu saja kecantikannya sungguh luar biasa dan sifat dan hawa dinginnya itu membuatnya menjadi wanita tercantik dan terdingin di dunia persilatan.
Banyak para pendekar yang tergila gila dengan kecantikannya itu.
Bahkan banyak yang bertarung untuk memperebutkan Bing Mei tapi tetap saja Bing Mei tidak luluh dengan itu semua.
Saat mendengar bahwa Lin Chen mau ditunangkan dengan putri dari pemimpin phoenix es membuat Lin Zhou juga terkejut karena adik kecilnya yang masih berumur 1 tahun secepat itu dijodohkan.
"Ayah, Chen'er masih kecil dan masih belum waktunya untuk Chen'er memikirkan hal seperti itu!" Ucap Lin Zhou yang memikirkan masa depan Lin Chen.
"Iya iya nak, ibu sudah memberitahukan kepada ayahmu, jadi tenang saja," ucap Xin Chi kepada Lin Zhou.
"Baiklah Zhou'er sekarang umurmu 7 tahun dan kamu adalah pria yang sangat tidak menginginkan wanita, apakah kamu tidak ingin mempunyai pasangan?!" Ucap Xin Chi mengerutkan keningnya membahas hal yang tidak disukai oleh Lin Zhou.
"Ibu! Aku tidak mau memikirkan itu dulu, aku mau fokus untuk menjadi pendekar terkuat agar bisa membantu paman Hu demi kesuksesan klan Lin kita bu," ucap Lin Zhou yang bercita cita menjadi pendekar kuat demi klan Lin.
"Iya ibu tau tapi ini demi masa depan mu dan demi klan Lin nak," ucap Xin Chi menepuk kepalanya yang tidak sakit.
malah di buat kek gini
skip lah
emang gak ada ya waktu itu...?
lanjuttt up nya dongg. lg seruuu
di novel toon ampir 90% rata2 penulis di novel toon GK ada yg kelar ntah knpa kendala yg di hadapi penulis sampe sekarang banyak karya pada GK kelar jdi sayang liat nya