NovelToon NovelToon
Yurification System

Yurification System

Status: tamat
Genre:System / Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Harem / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:68.2k
Nilai: 5
Nama Author: hdecode

Seorang gadis bernama Lily yang memiliki tubuh unik. Karena keunikan tubuhnya, orang-orang di sekitarnya memandang dirinya aneh. Untuk itu seorang Dewi memberinya kekuatan berupa Yurification System agar dirinya lebih menikmati arti hidup yang sesungguhnya dan membuka jendela baru yang di minta oleh sang Dewi.

Peringatan Kecil: Jangan Plagiat!

Like, Gift, Subscribe kalau suka atau dukung lewat https://trakteer.id/Hdecode-sensei

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hdecode, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5 - Saudari Kembar Berkunjung

Aku terdiam di atas kasur, pikiran ku melayang dan mengingat kejadian yang telah ku alami.

Untuk suatu alasan, kenapa aku memiliki kekuatan seperti itu?

[Oh, pertanyaan yang mudah untuk di jawab.]

Ah, Dewi ini lagi..

[Haii.. Haii.. ini Dewi panutan semua orang loh.]

Berbicara tentang Yurification System, kenapa kekuatan ku sangat abnormal?

[Yah, kurasa aku akan sedikit menjelaskannya.]

“Un?” aku sedikit terheran-heran dengan informasi yang masuk di kepala ku.

[Skill – Regeneration, Skill yang aktif saat tubuh terluka. Skill ini akan memperbaiki bagian tubuh yang terluka, semakin banyak luka yang di dapat maka pemulihan luka akan semakin melambat. Tapi pemulihan akan terus berjalan seiring berjalannya waktu.]

Jadi, luka yang ku dapat bisa sembuh tanpa perawatan?

[Tentu saja, hebat bukan? Ah! Tapi jangan terlalu nekat menantang maut ya!]

S-Siap, Dewi!

[Fufufu.. selanjutnya adalah Skill – Legendary Swordmanship. Sebuah teknik seni pedang yang di miliki oleh Swordmaster Legendaris yang pernah hidup. Tapi, sepertinya Lily-chan tidak membutuhkan itu karena hanya dengan kain perban saja bisa mengalahkan monster serigala.]

Benar juga! Kenapa aku bisa mengalahkan serigala-serigala itu?

[Itu karena Skill – Basic Strenght yang dibalut oleh Skill – Legendary Swordmanship. Jadi, kekuatan dasar Lily-chan saat ini setara dengan kekuatan dasar Swordmaster Legendaris. Bagaimana? Terdengar kuat bukan?]

Huh? Kekuatan dasar ku setara dengan kekuatan dasar Swordmaster Legendaris? Itu artinya..

[Ya! Skill yang di dapat dari Sakura Mio memiliki batasan kekuatan yang sama dengan kekuatan Swordmaster Legendaris.]

A-Aku?

Memiliki kekuatan dari Swordmaster Legendaris?

Ini mimpi kan?

[Tidak, ini kenyataan. Yurification System membuat Lily-chan menembus batas yang tidak bisa di capai oleh manusia lainnya. Namun, Lily-chan hanya bisa mendapatkan Skill dari wanita saja. Semakin banyak wanita yang tunduk kepada Lily-chan, maka Lily-chan akan semakin kuat!]

[Oh! Seseorang datang! Aku pergi dulu!]

Tunggu! Dewi? Ada beberapa pertanyaan lagi yang belum terjawab!

...

Di tengah keheningan ini, suara ketukan pintu terdengar. Di kamar yang gelap ini, cahaya kecil menembus sela-sela pintu.

“Lily-sama...”

Sekali lagi, aku mendengar irama ketukan pintu yang cukup pelan dan suara pintu yang terbuka.

Aku sedikit terbangun dari kasur ku dan mendapati Mio berdiri di depan pintu masuk.

“Mio?” melihat Mio yang berdiri di depan pintu masuk. Aku beranjak dari kasur dan mendekati pintu masuk.

“Hmm?” aku terhenti dan mengamati dua orang yang ku kenal berdiri di belakang Mio.

“O-Onee-sama?”

“L-Lily-nee?”

Dua saudari tiri ku berdiri di belakang Mio, mereka sedikit mengintip di sela-sela tubuh Mio. Usia kami hanya berbeda satu tahun dan karena itulah aku menjadi kakak tiri mereka.

“Ada apa?” tanya ku.

Ini sangat aneh.

Ini pertama kalinya aku melihat mereka berdua datang kepada ku.

Kami telah tinggal bersama selama satu tahun namun tidak pernah saling bertegur sapa.

Tunggu! Mungkinkah.. ini karena aku yang selalu menghindari mereka?

Memang benar aku menghindari mereka, terutama saat seseorang yang di sebut “Ayah” ku sangat memanjakan mereka. Sudah lama aku menatap iri kehangatan mereka berdua.

Tapi.. kakak macam apa yang membiarkan dirinya terlena pada perasaan buruk seperti itu.

[Yep, ini baru Lily ku!]

Oh, Dewi.. kau kembali lagi?

[Em! Sepertinya.. aku mencium aroma-aroma harum disini. Aku akan mengamatinya lebih lama lagi!]

Eh, apa?

“Maaf menggangu malam mu, Lily-sama. Namun, Alice-sama dan Alyssa-sama ingin bertemu dengan Lily-sama” ucap Mio.

Aku sedikit melirik kedua saudari kembar tiri ku, mereka membawa sebuah buku dengan lambang bintang di sampulnya.

Ah.. aku tidak tahu kenapa, tapi perasaan ku mengatakan.. ini akan menjadi buruk jika menolak mereka.

“Silahkan masuk” balas ku.

Mio, Alice, dan Alyssa masuk ke dalam kamar ku. Kamar yang semula terasa dingin dan gelap berubah menjadi hangat dan terang.

Seperti ini kah rasanya memiliki seseorang yang tidak memandang rendah diri mu?

Mio mungkin hanya menemani kedua saudari tiri ku, tapi.. saat kami berada di atas kasur. Mio duduk sembari memeluk ku dari belakang.

“Mio?”

“Um?”

Mio menatap ku dengan tatapan yang halus. Dia seperti tidak ingin menyerahkan daerah kekuasaannya. Alice dan Alyssa hanya menatap heran mengenai tingkah laku Mio yang berubah tiba-tiba.

“Onee-sama, boleh kami bertanya sedikit tentang serigala?”

“Lily-nee, boleh kami bertanya sedikit tentang serigala?”

Aku pernah mendengar, jika saudara atau saudari kembar cenderung memiliki kesamaan dalam berkata-kata. Ini pertama kali aku mendengar dan mengalaminya, ternyata mereka memiliki persamaan yang cukup serasi.

“Eh?” aku sedikit terkejut mendengar permintaan mereka.

“Kami mendengar cerita dari Kapten jika Onee-sama bertemu dengan serigala!”

“Kami mendengar cerita dari Kapten jika Lily-nee bertemu dengan serigala!”

Baiklah, ini sedikit membuat ku kesal. Ku harap tidak ada rumor yang meresahkan muncul.

“Onee-sama terluka?”

“Lily-nee ketakutan?”

“Onee-sama!!”

“Lily-nee!!”

Sebenarnya apa yang terjadi? Tidak biasanya mereka menjadi seperti ini dan.. kemana perginya keserasian dari pertanyaan mereka sebelumnya?

Mio tertawa saat mendengar pertanyaan saudari tiri ku.

“Lily-sama.. sebenarnya Alice-sama dan Alyssa-sama ingin berbicara dengan Lily-sama. Hanya saja, mereka terlalu malu untuk mendekati Lily-sama hingga kejadian ini terjadi.. mereka memberanikan diri untuk menemui Lily-sama” ucap Mio sembari menjelaskan alasan kenapa mereka menemui ku.

Pantas saja aku merasa ini sangat aneh.

“Em, apa ada yang aneh?” ucap ku setelah melihat Alice dan Alyssa menatap wajah ku.

Alice dan Alyssa tiba-tiba tertunduk dan melakukan pose seperti meminta sesuatu.

“Tolong bawa kami ke kota!”

“Tolong bawa kami ke kota!”

“Huh?” aku tidak tahu apa yang mereka pikirkan tapi alasan mereka menemui ku hanyalah karena ingin ikut bersama ku mencari sesuatu di kota.

“Kalian tahu kan jika aku ke kota untuk membeli sebuah pedang?”

“Kami tahu!”

“Kami tahu!”

“Apa Ayah mengijinkannya?” membawa mereka hanya akan menimbulkan masalah jika Ayah mengetahuinya. Situasi ku sudah cukup berantakan, jadi jangan tambah parah situasi ku!

Mereka terdiam dan tertunduk lesu. Yah, Ayah mungkin tidak akan mengijinkan mereka keluar.

“Apa yang kalian cari?” jika mereka mencari sesuatu.. aku hanya perlu mencari dan membawanya saja kan?

Mendengar pertanyaan ku ini, mereka yang semula tertunduk lesu kini kembali bersemangat.

“Buku sihir!”

“Buku sihir!”

“Baiklah, aku akan mencarikannya.. sekarang. Kalian bisa kembali ke kamar masing-masing” ucap ku dengan nada memaksa.

Siapa sangka, pengalaman pertama kami saat berkomunikasi menjadi seperti ini.

Apakah ada manusia yang menemui ku tanpa meminta sesuatu dari ku?

“Terimakasih, Onee-sama!”

“Terimakasih, Lily-nee!”

Alice dan Alyssa mencium kedua pipi ku. Kecupan lembut itu menghiasi kedua pipi ini. Perasaan buruk yang ku pikirkan sebelumnya menghilang, ternyata.. mereka hanyalah gadis kecil yang polos dan tertarik pada sesuatu.

Jantung ku tiba-tiba bergetar hebat dan perasaan hangat mengalir di dada ku.

Apa ini?

Perasaan yang sangat luar biasa.

Alice dan Alyssa turun dari kasur ku dan bersiap-siap kembali ke kamarnya. Mio melepas pelukannya dari ku.

Saat Alice dan Alyssa menunggu di pintu masuk, Mio berbisik di telinga ku.

“Lily-sama, tak adil!” dengan protes singkat itu. Mio lalu bergegas menemani Alice dan Alyssa kembali ke kamar mereka.

Sekilas.. aku melihat ekspresi Mio yang cemberut.

1
ErnRhea
well well
ErnRhea
masuk di akal
Ririn Nuriyanti
heh ini cewe sama cewe kh ???
MARQUES
parah ga manusia atau dewi ga ada bedanya otaknya lagi di gadai 😂😂
MARQUES
agak laen novelnya
Reepha
Udah abis aja tau tau.....
Ruan Mei: gak jauh beda
total 7 replies
Reepha
pusing2 dah tu si bapak🤣🥇
Reepha
Teori : Dewi adalah Author🥇
Reepha
sepertinya beliau belum merasakan kenikmatannya makanya bilang aneh🤣
Reepha
Kakak yang baik, lily chan!🤣
Reepha
Kalau aku jadi si Marques udah pasti aku langsung teriak, pecahin piring trus bundir ajalah. Chaos banget anjir🤣
Reepha
Diajak kawin malah cosplay sapi🤣 moo~ moo~
Reepha
Goddess of Yuri?🤣
Reepha
di chap sebelumnya aku selalu baca sambil senyum atau ketawa2, tapi pas bagian akhir chapter ini aku sampe diam dan nyaris ga nafas sampe babnya selesai. Gak nyangka Lily bakal sejauh itu, kukira itu sangat keren kawan🏆
Reepha
Yang begitu lebih baik wahai Dewi!
Reepha
Sejauh ini luar biasa. Pembawaan kalimatnya santai namun tidak terlalu santai. Penyusunan kalimatnya nyaman saat diucapkan. Komedinya dapet, lucunya dapet. Tapi, untuk anak 5 tahun.... aku pikir Lily lebih cocok jika sedikit lebih dewasa, mungkin? (hanya pendapat pribadi, jangan terlalu dipikirkan).

Ahya, aku udah baca banyak novel Yuri atau ya...gxg lah. Nah sejauh pengalamanku, yang bikin aku males baca itu ketika ceritanya sudah lebih banyak mengarah pada hubungan badan, kasarnya adegamg yang pada bab-bab awal itu seru dan bikin pengen baca terus entah karena dramanya atau apanya, tapi pas sampe pertengahan bab males lanjut karena isinya seks terus.

Dan, novel ini sepertinya tidak demikian. Menurut opiniku pribadi. Batasan terbaik untuk cerita yuri adalah ketika mereka AKAN. ingat ya, baru AKAN melakukan hubungan, namun saat berhubungan badan itu tidak dijelaskan melainkan dibuat menggantung supaya pembaca bisa membayangkan sendiri bagaimana kelanjutan. Aku pikir itu lebih baik.

Overall aku suka banget. Udah sesuai selera, dapet bonus komedi yang bikin ngakak pula. Good job, author. Terimakasih atas hidangan lezatnya
Reepha
Si bapack ini perasana kena ancem pedang mulu dah🤣 pertama kali baca novel di app ini, udah ceritanya sesuai selera, sampe dibikin ngakak pula berkali🤣 Like streak sejauh ini thor🏆
Reepha
Emotional demage🤣
Reepha
Lu asik Dewi🥇
Reepha
Really? 5 tahun? kukira dia lebih dewasa lagi, 12 atau/sampai 17 tahunan gitu.... Apakah saiya melewatkan sesuatu dibab2 sebelumnya?🏆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!