NovelToon NovelToon
AKU MADU IBUKU

AKU MADU IBUKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / CEO / Pelakor / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Febriliani

Menceritakan seorang gadis cantik yang bernama Halwatu Zahra terpaksa menikah siri dengan seorang pria yang dikiranya duda. Karena sebuah kesalahpahaman. Ternyata pria yang dinikahinya mendadak itu, adalah ayah tirinya.

Akankah Zahra akan terus jadi madu sang ibu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febriliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panas dingin

 Sepeninggalannya Rara, Zahra langsung masuk ke k#amar mandi. Dia membasuh wajahnya, agar rasa panas yang menjalar di seluruh tubuhnya bisa teredam. Tapi nyatanya usahanya tidak berefek. Dia bahkan merasa semakin menjadi saja. Bagian bawahnya semakin berdenyut-denyut. Sungguh dia tidak tahu, bagaimana cara mengendalikannya.

Saat ini akal sehat Zahra Benar-benar lumpuh. Otak cerdasnya tidak bisa dibuatnya untuk berfikir, karena nafs"u yang bergejolak sudah sampai ke ubun-ubun. Tubuhnya bahkan bergidik geli. Dan bagian bawah semakin berdenyut-denyut. Suhu tubuh semakin panas, kepala pun jadi pusing.

"Apa ini ya Allah, maafkan hamba mu ini yang sempat silau mendengar akan diberi pinjaman. Aku tahu ada yang tidak beres dengan diriku." Zahra bermonolog, keadaannya sungguh gila. Kalau pun dia pergi dari kamar ini, sebelum kondisinya stabil. Dia takut, dijalanan dia akan dimanfaatkan orang, mungkin penjahat yang sedang mabuk.

"Aku harus mandi, siapa tahu tubuhku bisa lebih segar." Ucapnya mulai melepas pakaiannya satu persatu dengan tidak sabarannya. Sungguh getaran aneh ditubuhnya tidak bisa dikendalikannya.

Zahra kini sudah mandi di bawah shower, tentunya dengan tubuh polos. Bagian bawahnya sempat di sentuhnya. Karena dia ingin buang air kecil. Saat itu juga gejolak bir"ahi itu semakin tersulut. Dia yang polos tidak tahu untuk menenangkan bagian intinya itu.

Dia juga merasa kepalanya semakin pusing, Zahra tidak tahu, minuman yang diminumnya mengandung obat perangsang. Rara benar-benar wanita binal, yang tidak punya hati. Dia tega menghancurkan hidup Zahra. Hanya, karena dendam pribadi.

Zahra masih sempat menyumpahi Rara, saat mandi. Saat itu dia mendengar suara pria dari arah tempat tidur. Dalam keadaan bingung dan h*orny. Dia panik, menghentikan acara mandinya dengan tergesa-gesa, menyambar handuk dari rak gantung dan membelitkannya di tubuhnya.

Dia membuka pintu dengan terburu-buru, berniat ingin melarikan diri. Padahal yang harus dilakukannya adalah memakai baju dulu. Tapi, Karena paniknya, dia malah keluar kamar mandi dan Brugggkk,....

Zahra malah menabrak sosok seorang pria yang kini juga berada tepat di depan kamar mandi. Sepertinya pria itu ingin mandi juga. Karena tabrakan keduanya cukup kuat, Zahra hendak terjatuh kebelakang, karena dia sempat hilang keseimbangan. Saat itu juga pria yang ada di hadapannya dibuat terkejut.

Pria itu berusaha meraih tubuhnya Zahra agar tidak terjatuh ke lantai kamar mandi. Tapi sial, pria itu malah tidak dapat menggapai seluruh tubuh Zahra. Pria itu hanya memegang handuknya dengan kuat, menarik handuk itu hingga kini Zahra sudah dalam keadaan polos dihadapan pria itu.

Zahra berteriak, berusaha menutupi miliknya dengan kedua tangannya secara menyilang, tentu saja itu dilakukannya untuk menutupi gunung kembar dan rawa-rawa miliknya.

Pria yang kini dihadapannya dibuat gelagapan, pria itu sampai berulang kali menelan air ludahnya secara kasar, dengan mata melotot. Jangkung pria itu bergerak naik turun saat menelan ludahnya. Zahra dibuat waspada dengan tatapan pria matang dihadapannya.

Bapak yang dimaksud Zahra, yang tak lain adalah Ezra Assegaf, benar-benar merasa beruntung, akhirnya bisa menikmati pemandangan indah di hadapannya.

Sudah bertahun-tahun dia tidak pernah melihat langsung gundukan yang akhir-akhir ini sering traveling di otaknya. Karena, hormon endorfinnya sedang meningkat drastis disebabkan dirinya tertarik pada koki barunya yang sangat cantik dan ayu.

Tentu saja, saat ini alam bawah sadarnya ingin melahap gundukan itu. Karena Ezra pria normal, pasti sangat suka melihat penampakan tubuh polos dihadapannya.

Saat ini dia juga sedang dijebak relasi bisnisnya. Tanpa ada sedikitpun rasa curiga, minuman Ezra telah dicampur juga dengan obat perangsang.

"Ba---pak---!" ucap Zahra lirih, masih setengah sadar. Karena masih hor*ny. Pria dihadapannya benar-benar Ayah Rara. Tapi, penampilan Ayah Rara kali ini sangat berbeda. Pria itu wajahnya memerah, tatapannya juga seperti harimau kelaparan yang siap memangsa. Tatapannya tajam, tapi bisa membuat Zahra terpana dan terhanyut. Sebab dia juga lagi hor#ny.

Tatapan Ezra sangat berbeda, Zahra semakin takut. Tatapan pria itu tidak seperti tadi pagi, penuh kharisma dan kewibawaan.

"Ka---mu, kenapa ada disini? apa kamu mengikuti saya?" Ezra berbicara ngaur, saat ini dia merasa wanita yang dihadapannya adalah Koki barunya yang bernama Anindya. Yang wajahnya sangat mirip dengan Zahra.

Ezra benar-benar mabuk dan terangsang, apalagi, Zahra masih berdiri didepannya dengan keadaan polos, tanpa sehelai benang pun.

Zahra berusaha melawan dirinya agar tidak terhanyut dalam suasana. Karena dia juga sudah merasa tergoda dengan penampilan Ezra yang hanya memakai celana saja. Dada pria yang ototnya bagus dan bidang itu terpampang nyata dihadapannya. Otak mesumnya, berharap bisa menempel dengan dada pria itu.

"Astaghfirullah.... Ya Allah, obat apa yang diberikan padaku. Kenapa aku seperti binatang, jenis anji'ng yang tidak bisa mengontrol napsunya." Zahra membathin, memalingkan wajahnya dari tatapan Ezra yang kini mendamba.

"Dyah, kenapa kamu kesini?" kini Ezra menjulurkan tangannya menyingkirkan rambut Zahra, agar wajahnya bisa jelas dilihat pria itu. Karena saat ini Zahra membuang muka.

Saat ini dipikiran Ezra, wanita yang ada dihadapannya adalah Anindya, koki barunya. Bukan Zahra.

"Maaf Pak, aku harus pergi." Zahra menepis tangan Ezra. Dia yang kalut dan bingung itu masih kepikiran untuk lari. Tidak mungkin dia berduaan dengan pria dalam kamar. Apalagi dia sedang sangat bernaf*su.

Tapi langkahnya ditahan oleh Ezra. Pria itu menghadang Zahra dengan kedua tangannya, sehingga kini Zahra mentok di dinding. Dia masih saja berusaha menutupi bagian intinya. Yang saat ini Ezra menatap ke arah itu. Seolah ingin melahap itu.

"Kamu mau ke mana? bukannya kamu mau memasak untukku?" cara bicara Ezra sudah tidak punya alur lagi. Masak memasak, di dalam kamar hotel, tengah malam begini.

"Pak, maaf. Saya harus pergi." Zahra berusaha lari dari bawah ketiak Ezra. Saat itu juga pria itu langsung membopong Zahra.

Wanita itu berontak dalam gendongan pria kekar itu. Tapi, usahanya sia-sia. Tenaga Ezra benar-benar kuat. Zahra yang meronta dalam dekapan pria itu, tidak ada apa-apanya. Dia malah semakin terangsang dengan tingkah Zahra yang berontak. Karena, gundukan kembar itu semakin menggoda di mata Ezra.

Bruggkkkk...

Tubuh polos Zahra kini sudah terhempas ke atas ranjang empuk itu. Ezra tersenyum puas, pria itu benar-benar tidak bisa mengendalikan dirinya kali ini. Apalagi wanita cantik yang ada di hadapannya adalah Anindya, koki barunya yang bisa membuatnya jatuh cinta. Ya, saat ini Ezra menganggap Zahra adalah Anindya.

"Ba--pak ma--u apa?" Zahra terbata-bata, sangat ketakutan dengan apa yang akan terjadi. Dia sudah yakin, hidupnya akan hancur malam ini. Pria yang ada dihadapannya sudah seperti buaya kelaparan. Sungguh Zahra jadi jijik melihat pria yang ada dihadapannya,

Padahal tadi pagi dia sudah simpatik dan terpesona pada pria itu.

"Jangan panggil Bapak, dan juga tuan. Panggil saja dengan cintaku atau honey." Ucap Ezra dengan lembut, Tatapannya sayu, lidahnya sesekali menjulur dan membasahi bibirnya yang memang saat ini juga sangat menggoda di mata Zahra.

Zahra bergerak, hendak turun dari ranjang. Tapi Ezra menahan kakinya dan menariknya lagi.

"Pak, jangan! ku mohon lepaskan aku." Rintih Zahra dengan berurai air mata. Walau dia masih Hor#ny. Tapi, dia berusaha untuk melawan hasrat nakal itu.

Ezra sedikit terpengaruh melihat Zahra yang menangis. Dia pun berusaha untuk melawan gejolak bira#hi itu. Tapi, kali ini sungguh tidak bisa.

Padahal biasanya dia selalu sukses melawan hawa naf#sunya. Disaat dalam kesendiriannya dia menginginkan itu. Tapi, kali ini. Dia tidak bisa mengendalikan anak kecilnya. Padahal dulu dia bisa bicara ramah pada anak kecilnya agar anak kecilnya bisa di ajak kompromi.

Ezra yang hilang akal itu, karena pikirannya sudah dipenuhi n#afsu, malah membuka semua pakaiannya di depan Zahra. Yang sebenarnya hanya tinggal celana saja.

AaaWwww.... "Tidak--- Ti---dak Pak! ku mohon jangan lakukan itu." Zahra berteriak, dan bangkit dari ranjang. Berusaha lari, tapi keburu dihadang oleh Ezra kembali. Kini wanita itu sudah tersudut. Ke sebelah kiri dinding dan ke sebelah kanan ranjang.

"Lihatlah, dia tidak bisa di ajak kompromi." Ezra malah memamerkan Adek kecilnya kepada Zahra.

Zahra dibuat syok melihatnya, baru kali ini dia melihat penampakan sebesar itu. Urat-uratnya jelas terlihat, karena miliknya Ezra itu putih bersih. Tentu saja ada bulu-bulu hitam lebat di atasnya yang menghiasinya.

"Ti---dak..!" teriak Zahra, tapi anehnya bagian bawahnya semakin berdenyut-denyut dan panas setelah melihat milik pria dihadapannya.

"Ya Allah, Astaghfirullah...!" Zahra berusaha untuk sadar, dia berdoa dalam hati. Agar dirinya dan Ezra bisa melewati semua ini.

"Pak, jangan Pak." Zahra benci dengan kelakuan pria dihadapannya. Benar-benar seperti binatang. Yang tidak bisa dibilangin. Zahra tidak tahu, bahwa Ezra juga mabuk.

Ezra memandang benda pusaka nya, yang sedang ere*ksi itu dan dia pun berkata.

"Hi, anak kecil. Jangan nakal, ayo istirahat dulu! Abang sering mengatakan itu padanya, disaat dia ingin dicelup-celupkan ke sarangnya. Biasanya juga dia nurut. Tapi, lihatlah. Kali ini dia tidak menurut. Dia menginginkanmu sayang." Ezra yang mabuk dan H#orny itu pun langsung mengunci tubuh Zahra, menahan kedua tangannya ke atas dinding.

Dia pun mulai menyalurkan keinginannya, berusaha meraih kenikmatan dari bibirnya Zahra. Tapi wanita itu terus saja berontak. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya

Agar pria itu tidak bisa mengakses bibir nya.

Tapi bukan Ezra namanya. Pria matang dan pernah menikah. Tentu dia tahu titik lemah seorang wanita. Tanpa ba-bi-bu, Ezra langsung melancarkan satu tangannya ke bagian inti Zahra. Melihat wanita itu melemah dan ingin lebih. Ezra pun melancarkan aksi favoritnya itu.

Wanita itu terkejut dengan perlakuan Ezra. Ada rasa aneh yang dirasakannya menjalar di sekujur tubuhnya. Dia tidak pernah merasakan sensasi aneh dan nikmat seperti itu.

"Tidak...!" Zahra menyikut wajah Ezra dengan lututnya, Ezra duduk tersungkur. Zahra terlonjak kaget, takut dan bingung. Dia menangis..!

TBC

Mohon dukungannya dengan like coment positif dan Vote

1
Eka Aphalah Aphalah
ada gitu cucunya di dukung jd pelakor,, walaupun alasan apapun itu
emang gak sakit hati istri pertama nya nanti kalo ketauan,,
si Zahra az cemburu kalo ibunya telponan Ama kakinya
l apa kbr sama ibunya,,,untung ibunya blm di garap juga Ama si bandot😅😅😅 kalo gk,,dosaa besaaaarrr tu
Puji Rahayu
pengalaman...mantan terindahku mo jd misua gk jd jg org batak sayyy...
tp dy islam se iman sm akoh.
jd gk masalah keless...
nm nya dunia nopel ya halu
ikut aja alur crita authornya.
kl gk mo bc ya sudah tp jgn mnghina n berkata kasar.
ni karya org d bkn susah payah tlg hargai..
🍁NuNa🌹 ❀ ⃟⃟ˢᵏ
wakkk nyungsep
Noer Hasanah
Cerita dlm Novel mah bebas ya...mau pestax dibuat lbih meriah dri pernikahan pangeran Charles dan Lady Diana pun ok lah ya
febriliani: hihihi.. iya kak. moga suka ceritanya. Terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Sulastri Tri
aku enggak suka thor untuk ezra nya, terlalu tua.
🍁NuNa🌹 ❀ ⃟⃟ˢᵏ
cerita yg bikin penasaran
Elminar Varida
iiissh..gw mah ohah😅😅
Elminar Varida
astaga...aku yg baca ikutan tegang bayangin ada pempakan gitu😄😄😄
Angel Cristin noel
cerita nya menarik
mommyanis
lanjut....👍👍👍👍👍👍👍👍👍
febriliani: baca novelnya kk
total 1 replies
Mega
kl membaca dr judulnya AKU MADU IBU KU. brti seharusnua anaknya lah yg harus keluar dr lingkup dosa yg tidak di sengaja,apa pun itu alasannya biar cinta mati sm suaminya dan tidak di sengaja itu pasti akan ada salah 1 yg tersakiti,kl mau mundur harus anak dan ibu mundur semua biar tdk ada hati yg tersakiti,kl yg tersakiti si suami itu resiko dia yg main menikah2 aja kayak beli kucing dalam karung ngk tau apa2 main nikah aja,,, jd kl menurut sy sndri si kl mau ada yg mundur ya harus anak sm ibu mundur bareng,kl cmn 1 yg mundur itu bukan pengorbanan tp egois buat dr sendiri,,,,,
Mega
bagus zahra,kl blh jujur jg yg harus mengalah itu zahra,kl bicara mslh cinta mmg zahra sm ezra sama2 cinta,lalu sblm ada zahra ezra cinta ngk sm anin,,, di sini mmg org ke 3 itu jg zahra si anak,dan memang buasanya orang tua mengalah buat kebaikan anak,tp lihat dr awal lg,apa pantas seorg anak merebuat suami ibu kandungnya sndri,,,, dan dlm hukum jg tdk di perbolehkan,,,, ibu anin udh sakit2an mkn hanya pingin merakan kebahagiaan walau pun hanya sebentar,sdgkan zahra,maaa depannya msh panjang msh bisa mncari kebahagiaan yg lain, dan udh jelas jg yg salah ezra main nikah2 aja ngk pernah mau tau keluarga anin atau pun zahra,buat apa katanya org kaya tp ngk bisa mencari info yg sangat mudah sptri itu,konyol kan jdnya,,, anak dan ibu jd ke egoisan ezra,,,,
Tarrie Sidik
maaf ya toorrr...biasanya orang batak itu manggil mantunya itu bukan bere tapi hela at kela buat orang batak karo.
febriliani: ini batak angkola kk, beda kk
total 1 replies
Chy Teteh Bhawel
pak arif digantara nih
Calista
semangat terus yaa tor buat nulis cerita yg baru lagi...
Calista: yo I say...
total 2 replies
Imes Maesaroh
baik
Calista
kutunggu karya terbaru mu slalu...
Calista
sungguh karya yg baik karna banyak mengajarkan tetang cara bersikap lebih baik menghadapi semua situasi... Semangaaaaat terus yaaa tor buat berkarya... sukses slalu buat mu... 😘😘😘
febriliani: iya kak, buka profilku kak, aku sdh ada 9 novel
total 1 replies
Hence Mamanya Ramadhan
tambah seru nih cerita nya
Hence Mamanya Ramadhan
mantap Thor lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!