NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: CEO-KU YANG BODOH

Berbagi Cinta: CEO-KU YANG BODOH

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Balas Dendam / Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:309.7k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

Candy seorang gadis lulusan SMK harus terjebak dalam sebuah pernikahan dengan seorang CEO muda, Ezza. Lambat laun tanpa disadari cinta mereka perlahan tumbuh sampai lahirlah putra mereka Daffin.

Tetapi restu dari Ibu Ezza tak kunjung didapat sampai ahirnya Candy dijebak ibu mertuanya dan Ezza mempercayai hal itu. Karena merasa sakit hati, Ezza pun menyetujui calon yang dipilihkan ibunya untuk menggantikan posisi Candy sebagai istrinya.

Delima hadir menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Ezza, tetapi ia hanya mengincar harta Ezza. Saat Ezza terjebak rekan bisnis hingga masuk penjara, Delima menjauh.

Saat itulah cinta mereka diuji. Candy yang berjuang demi keluarga besar Hadi Wijaya saat Ezza dipenjara. Ia pun yang memperjuangkan Ezza sampai ahirnya ia bisa keluar dari penjara.

Dengan segala ketulusan cinta Candy akankah mampu mengembalikan kasih sayang dari suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERTEMU SAHABAT LAMA

Langit pagi itu begitu suram, langit yang awalnya cerah kini telah menghitam, seolah tidak rela akan takdir kejam yang menyelimuti Candy. Kini hujan pun turun dengan sangat derasnya. Seolah ikut menangisi takdir kejam yang seakan tidak ada habisnya.

Dengan langkah tertatih, Candy terus menyeret kopernya. Ia bahkan tidak memperdulikan ribuan tetes air hujan yang mengguyur seluruh tubuhnya. Tanpa menyeka wajahnya ia terus berjalan menjauh dari kediaman suaminya.

Entah kenapa pagi itu, suasana sekitar perumahan mereka juga sepi. Membuat Candy kesulitan mencari kendaraan ataupun sekedar tumpangan untuknya.

.

.

Pagi itu kebetulan dokter Richard baru saja pulang dari rumah salah satu pasiennya. Ia mengendarai mobil dengan kecepatan sedang di jalan sekitar perumahan tempat Candy. Dari arah kejauhan ia melihat sesosok wanita sedang menyeret kopernya dengan keadaan yang sangat menyedihkan.

"Ya Allah, kemana wanita itu akan pergi di tengah hujan yang sederas ini?" batinnya pun iba melihat kondisi wanita muda itu.

Ia pun menepikan mobil untuk sekedar memberi tumpangan pada wanita itu. Semoga saja ia tidak menolak, batinnya.

Merasakan ada sebuah mobil yang mendekatinya, Candy merasa takut. Ia pun menyeret kopernya semakin cepat. Dokter Richard yang mengetahui hal itu segera mengambil sebuah payung lalu mengejar wanita muda itu.

"Tunggu dulu nona, saya bukan orang jahat... " serunya sambil berlari.

Candy seperti familiar dengan suara yang memanggilnya tersebut. Ia pun segera menoleh mencari arah sumber suara. Matanya sedikit perih karena air hujan, ia pun sedikit memicingkan matanya ditengah guyuran air hujan yang semakin deras.

Ahirnya ia bisa menyusul wanita muda itu," Nona maaf cuaca sedang tidak bersahabat kenapa Anda tidak berteduh?"

Dokter Richard seperti mengenal sosok wanita muda di depannya ini, "Bukankah Anda ..."

"H-hai ... do-dokter ..." sapa Candy mencoba ramah.

Dari raut wajahnya terlihat ia sudah sangat kelelahan. Lagi pula berada ditengah guyuran air hujan yang begitu deras membuat suhu seseorang berubah dengan cepat dan juga menjadi lebih rentan terkena sakit. Ia pun mengingat kalau wanita di depannya ini sedang berbadan dua.

"Nyonya Candy silahkan masuk ke mobil saya, biar saya antar ke rumah Anda."

Candy bersikeras menolak tetapi entah kenapa badannya yang menggigil membuat suhu tubuhnya meningkat, sehingga ia pun demam. Tak berapa lama kemudian ia pun pingsan.

"Nyonya Candy..." teriaknya sedikit panik.

Beruntung dengan cekatan dokter Richard menangkap tubuhnya sebelum jatuh ke tanah.

Tanpa menunggu lama, ia pun menggendong Candy dengan ala-ala bridal style ke arah mobil.

"Cantik ..." serunya dalam hati.

Setelah memastikan posisi yang nyaman untuk Candy, ia pun meninggalkan kawasan itu menuju rumah sakit tempat dimana ia berada.

Ia tidak mau ambil resiko karena ia tau Candy sedang hamil dan tentu saja ia istri orang yang entah siapa suaminya ia tidak tau. Beruntung hujan semakin mereda ketika ia hampir sampai di rumah sakit miliknya.

Dengan bantuan beberapa tenaga medis, Candy berhasil diselamatkan dan langsung dirawat di sebuah ruangan VIP.

"Bawa pasien ke kamar VIP," titah dokter Richard.

"Baik dok."

Semua berjalan lancar, tentu saja itu semua karena permintaan dokter Richard yang mengatakan kalau Candy keluarga beliau.

Setelah memastikan kondisinya membaik, ia pun melanjutkan pekerjaannya.

.

.

Beberapa jam kemudian ...

Bau khas obat-obatan menyeruak memenuhi indera penciuman Candy. Ia pun menyipitkan kedua matanya saat menyesuaikan pencahayaan yang masuk dalam netra matanya.

"Aku dimana?" sebuah pertanyaan konyol tiba-tiba melompat keluar dari bibir tipisnya itu.

Ia merasa sedikit pusing, lalu ia pun melihat salah satu tangannya sudah terpasang selang infus.

"Siapa yang membawaku kesini?"

Candy masih mengedarkan pandangannya dan menyisir ke seluruh ruangan. Ia kaget ketika melihat pakaiannya juga sudah tergantikan dengan pakaian rumah sakit.

"Tunggu dulu, apa dokter itu membawaku kemari?"

"Lalu ... bukankah ruangan ini ruangan VIP? Ha-ah!!! Ia tersentak.

"Bagaimana aku membayar biaya administrasinya nanti?" tiba-tiba pikiran tidak enak menyerang Candy.

Seketika kepalanya kembali berdenyut. Ia bahkan tidak membawa sepeser pun uang dari rumah, lalu dengan apa ia akan membayar nanti?

Sebuah gerakan dari arah pintu membuyarkan lamunan Candy.

"Selamat siang Nyonya ... " sapa seorang suster padanya.

"Si-siang Sus--

"Permisi, bolehkah saya memeriksa kondisi Anda sebentar?"

"Oh bo-boleh Sus, silahkan."

Dengan teliti suster itu memeriksa semua kondisi Candy. Tak lupa ia juga memberikan pengertian kalau semua ini sudah dibayar jadi ia tidak boleh banyak berpikir agar tidak membahayakan kondisi kehamilannya.

Candy pun mengangguk, tak lupa ia menitipkan sebuah ucapan terimakasih pada dokter Richard.

.

.

"Permisi dokter, pasien yang Anda bawa tadi sudah siuman."

"Benarkah, lalu bagaimana keadaannya, sekarang?"

"Menurut pemeriksaan yang barusan saya lakukan, pasien ada indikasi pre-eklamsia."

Richard menarik nafas panjang," Tetapi baru indikasi bukan?"

"Iya dokter."

"Oke, biar nanti saya resepkan beberapa obat dan vitamin agar bisa menekan efeknya."

"Baik dok, kalau begitu saya permisi."

"Terimakasih suster."

Sepeninggal suster, dokter Richard seperti mendapat sesuatu petunjuk. Ia mulai merunutkan satu persatu kejadian yang dialami pasiennya itu. Mulai dari saat pemeriksaan kehamilan pertama sampai pertemuan kedua tadi di pinggir jalan.

"Mungkinkah suaminya tidak memperlakukan dia dengan baik, sehingga kondisinya seperti itu?"

Entah kenapa pemikiran itu muncul begitu saja padanya.

"Tidak-tidak, lebih baik aku bertanya padanya daripada aku bermonolog sendiri."

.

.

Di dalam ruang kamar yang sepi, pikiran Candy caut marut. Ia sedang memikirkan bagaimana nasib anak yang di kandungnya saat ini. Terlebih baru saja ia terusir dari rumahnya.

"Bagaimana nasib kamu sayang, hiks ..."

Buliran air mata itu tak terbendung lagi, kedua pipi mulusnya kini telah basah oleh air matanya. Dokter Richard yang sudah diambang pintu mendengar suara tangisan dari dalam. Ia pun mematung di depan pintu, membiarkan sang empunya menumpahkan segala beban pikirannya saat itu.

Ia pun menyimpulkan kalau memang benar pasiennya kali ini sedang mengalami sebuah masalah besar.

.

.

Candy masih terlarut dalam pikirannya. Seolah-olah ia kehilangan semangat hidupnya. Tetapi ia segera mengusap kedua pipinya. Dihapusnya perlahan air matanya itu dengan seksama.

"Aku harus kuat, demi anak-anakku dan juga ayah ibu."

Ia terus men-sugesti pikirannya sendiri, dan terus meyakinkan dirinya agar terus kuat.

Meski kini hidupnya terlunta-lunta di jalanan, ia tidak boleh menyerah. Ia pun bertekad untuk mencari pekerjaan demi menghidupi calon buah hatinya.

.

.

Waktu terus berputar dengan cepatnya. Hari ini Candy dinyatakan sehat, ia sudah diperbolehkan pulang.

"Selamat Nyonya hari ini Anda sudah dinyatakan sehat, Anda sudah boleh pulang hari ini."

Ucapan dokter Richard membuatnya gamang. Di satu sisi ia merasa bahagia, di sisi lain ia bingung harus pergi kemana.

Richard paham akan situasi pasien di depannya ini.

"Nyonya Candy, kalau Anda mau, Anda bisa tinggal di rumah kontrakan saya yang lama."

"Ha-ah, eh, ti-tidak usah dok."

"Ya sudah, kalau Anda menolak permintaan saya, ini kartu nama saya, mungkin jika Anda membutuhkan sesuatu bisa menghubungi saya," ucapnya ramah.

"Terimakasih dokter, saya permisi."

Candy sungguh malu pada pemuda di depannya. Bagaimana bisa ia malah berhutang budi pada seorang dokter yang menanganinya. Ia pun tidak mau merepotkan ia lebih jauh dan lebih memilih pergi dari rumah sakit dan mencoba mencari pekerjaan di luar sana.

Terik matahari tidak mengurangi semangat yang ada pada diri Candy. Tak jauh dari rumah sakit, ia menemukan sebuah kedai bunga yang di depan pintunya bertuliskan, "DIBUTUHKAN SEGERA KARYAWATI YANG BISA BEKERJA SELAMA 8 JAM PER-HARI."

"Bismillah semoga Allah memberikan kemudahan jalan rezeki untukku.. Aamiin."

Dengan mengucap "Bismillah" Candy melangkahkan kakinya masuk ke dalam toko bunga itu.

Klingg... Terdengar bunyi lonceng yang dipasang dekat pintu masuk toko, bunyi lonceng tersebut menandakan ada pelanggan yang berkunjung.

Luna menengadahkan wajahnya untuk melihat pelanggan yang masuk toko bunganya.

"Selamat datang di toko kami ..." ucap Luna ramah.

Matanya terbelalak ketika mendapati sosok wanita yang pernah ia kenal.

"Candy ..."

"Luna ..."

Kedua sahabat lama itu saling berpelukan satu sama lain. Menumpahkan segala kerinduan yang telah lama terpendam. Lalu tanpa diminta mereka saling bercerita satu sama lain tentang kabar mereka selama berpisah beberapa tahun ini.

"Maafkan aku yang tidak pernah mengunjungimu, sehingga mereka bisa bertindak seenaknya kepadamu," ucap Luna kesal.

"Gak apa-apa, yang penting sekarang kita bisa ketemu."

"Iya, kalau begitu kamu tinggal di rumahku saja bagaimana? setelah boss memberikan ijin padaku nanti aku antar kamu ke kampung, rumah kedua orangtuaku."

"Apa gak merepotkan kakak?"

"Enggak lah Candy, aku malah seneng bisa nolong kamu dan bayimu."

"Ah, terimakasih sabahabatku."

"Sama-sama."

Lalu keduanya berpelukan saling melepas rindu.

Ia juga tak menyangka bisa bertemu Luna, sahabat semasa menjadi office girls-nya dulu. Karena merasa iba, Luna bersedia menampung Candy di kost-nya.

Setelah bercerita panjang lebar. Ahirnya mereka tinggal bersama di kost Luna. Luna juga berjanji melindunginya dari jangkauan Ezza dan keluarganya.

Demi keamanan Candy, Luna menawarkan padanya agar ia mau tinggal di kampung halaman Luna. Ia pun meminta ijin pada bosnya untuk mengantar Candy ke desa.

"Nah, karena jaraknya lumayan jauh, mending kita naik bus saja ya."

"Iya, gak apa-apa kak."

Lalu hari itu, Candy dibawa ke desa untuk mengobati luka hati dan fisiknya.

"Semoga disana kamu aman ya Candy, maaf jika caraku ini salah, tetapi aku harap kamu mengerti kalau aku benar-benar sudah menganggapmu sebagai adikku."

Hanya cara itu yang bisa ia lakukan agar senyum Candy kembali. Luna tidak akan membiarkan Candy bekerja di kota, karena ia akan mudah diketemukan oleh suaminya nanti.

 

Luna yang tau Candy hamil, tak bisa berbuat banyak. Ia juga hanya orang kecil tidak bisa menembus kalangan atas. Ia tau hanya Tuan Hadi yang bisa menyelamatkan Candy. Ia pun memikirkan cara agar bisa menembus dan bertemu Tuan Hadi untuk mengatakan kebenaran tentang semua yang terjadi pada sahabatnya itu.

.

.

...~Bersambung~...

.

.

...🌹Semoga suka dengan part ini🌹...

.

.

Happy reading all 😘

1
Noerlina Akbar
Lumayan
Noerlina Akbar
Kecewa
Akun Tiga
ah dah disakiti juga balikan anjing lah othor paling goblok yg pernah ada
Ran Aulia
terimakasih author 👍👍👍👍👍
Masitoh Masitoh
menarik..tulisnya cinta candy walau tersakiti..
Sri Supeni
alhamdulillah..mulai terurai
@Kristin
bangus cerita nya Thor 😀
VLav
hai ka, aq mampir ya, mulai baca pelan2, salam dari menikah karena berbohong 🥰
Sulati Cus
belum2 udah bikin emosi
Maulana ya_Rohman
mampir thor
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: terima kasih kak, semoga suka dengan ceritanya 🙏😊
total 1 replies
Bila Elgifani
ini udah sah jatuh talak.. tapi dibawah nya mrk ttp seperti suami ustri bahkan ezza menggauli candy dengan duawali doa bersetubuh.. ini author lg ngimpi, salah tulis atau lupa saat nulis kata2 talak? asli ngasal.. wkwk
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: terima kasih kak, ini menurut saya pribadi ya kak

Islam tidak langsung memisahkan antara suami dan istri itu melalui ucapan talak, akan tetapi masih memberikan waktu dan kesempatan bagi suami untuk berpikir ulang sebelum memutuskan. Waktu menunggu inilah yang disebut dengan masa idah. Kata 'idah' berasal dari bahasa Arab yang berarti "hitungan". Menurut syara ialah masa menunggu bagi perempuan yang dicerai oleh suaminya, apakah karena cerai hidup atau cerai mati. Masa idah hanya berlaku bagi perempuan yang sudah digauli suaminya. Sedangkan perempuan yang dicerai suaminya sebelum digaulinya tidak mengharuskan adanya idah. Berhubungan suami istri di masa idah adalah halal dan merupakan tanda rujuk yang dilakukan suami baik dengan niat ataupun tidak, karena dalam talak raj'i (dapat kembali) status perempuan itu masih istri suaminya, di mana suami masih wajib menafkahi istrinya dan mereka masih saling mewarisi hingga habis masa idahnya. Jika habis masa idah seorang istri tanpa ada rujuk maka saat itu dia sudah menjadi orang lain bagi suaminya dan putuslah hubungan pernikahan mereka.🙏
total 1 replies
Ryan gaming
thor hukuman buat si ezra yg kurang
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: masih banyak dibelakang kak..yuk baca sampai akhir😊
total 1 replies
Titik pujiningdyah
hukum y berrat, jangan sampai delima meninggal dlu sebelum menderita
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: uda kena karma akak 😘
total 1 replies
Titik pujiningdyah
semangat sembuh dong bu Hadi!!!
Ghiie-nae
aku baru mampir kak...🙏🙏🙏


salam dari jodohku Cinta Pertamaku 🙏🙏🙏
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
jgn bilang ada yg gangu onel 🙈🙈🙈🙈
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
gmn mau hamil belah duren aja blm 🙈🙈🙈🤭
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
seru ternyata awal awal mereka menikah
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
kejar ketinggalan dulu onel
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
betull jngan biarkan celah untuk org lain masuk dlm rmh tngga kita..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!