NovelToon NovelToon
Little Rainbow

Little Rainbow

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Percintaan bebas / Kisah cinta masa kecil / Tamat
Popularitas:64.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ftl03

Mily dan Mike adalah teman masa kecil yang manis. Mike kehilangan kedua orang tuanya saat berumur delapan tahun kemudian dirawat dan dibesarkan di tengah keluarga Mily yang sederhana. Sampai suatu saat Mike memutuskan untuk berpisah dari Mily dan tak pernah menghubungi gadis itu sama sekali. Setelah sepuluh tahun berlalu, akhirnya takdir mempertemukan keduanya kembali. Akankah Mike jatuh cinta pada teman masa kecilnya itu? Akankah Mily memiliki kesempatan untuk berada disamping orang yang selama ini dirindukannya? Dan akankah takdir menyatukan mereka?

Simak terus kelanjutan ceritanya. Jangan lupa tinggalkan jejak.. Terima kasih..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ftl03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam disaat Mily sakit

Mily berjalan keluar kamar dengan sedikit berjinjit, pelan-pelan. “Kamu mau kemana?” suara Mike tiba-tiba.

“Astaga kamu benar-benar membuat ku kaget. Aku mau mandi,” timpal Mily.

“Kamu lagi kurang enak badan, lebih baik gak usah mandi. Toh kamu juga seharian ini akan diam dirumah.” Mike menasihati.

“Kamu tahu kan aku lagi datang bulan? Jadi aku harus mandi. Pokoknya harus.” Mily bersikeras. Saat mendengar jawaban gadis itu barusan, Mike tampak sedikit tersipu. “Eh iya, Mike tolong belikan aku pembalut dong. Please.” Gadis itu langsung memasang raut wajah memelas.

“Oke-oke, tapi apa kamu gak apa-apa ditinggal sendirian?” Mike sedikit ragu.

“Ya gak apa-apa. Toh supermarketnya juga gak jauh dari sini kan.”

“Ya sudah, kalau kamu ada apa-apa telepon aku,” pinta Mike.

“Ehmm,,, aku tahu...cepat sana pergi," usir Mily.

**

“Selamat datang,” sapa seorang wanita dengan kaos berkerah berwarna merah. Mike hanya tersenyum kecil ke arah wanita itu. Laki-laki itu berbelok ke arah kiri, karena rak yang ditujunya ada disana.

Bola matanya bergerak kekanan kekiri keatas kebawah mencari yang dicarinya. Tangannya meraih sebungkus pembalut yang berada di rak paling atas. Matanya mengamati setiap tulisan yang tertera disana. “Mba,” panggilnya saat melihat wanita yang menyapanya tadi sedang berada disekitarnya, merapihkan barang di rak.

“Iya apa ada yang perlu dibantu kak?” tanya wanita itu ramah.

“InI.” Mike menyodorkan bungkusan pembalut yang di ambilnya.

“Apa ada ukuran yang lebih besar dari ini?” tanya Mike tanpa basa-basi.

“Oh, ukuran yang lebih besar dari ini yang tiga puluh lima senti kak, tapi sekarang barangnya kosong,” jawab wanita itu.

“Ya sudah aku ambil yang ini mbak.”

Ponsel Mike bergetar. Laki-laki itu langsung menjawab, “Halo Tante.”

“Mike, Mily gimana?” tanya mama Mily.

“Tadi sudah sarapan bubur, langsung habis Tante. Sudah minum obat juga.”

“Oh baguslah. Tante pikir dia akan rewel. Oh iya kamu lagi dimana? Kenapa ramai suara kendaraan?”

“Aku lagi dijalan pulang dari supermarket tante.”

“Supermarket? Apa Mily minta tolong dibelikan sesuatu?”

“Emmm..Dia minta dibelikan pembalut.”

“Astaga anak itu. Dia ini sudah kelas tiga SMA masih juga minta tolong kamu belikan barang-barang keperluan perempuan. Tante minta maaf Mike kalau kamu jadi kurang nyaman. Nanti Tante tegur Mily.”

“A-ah.. Gak masalah Tante. Gak apa-apa..”

“Kalau begitu, Tante juga mau minta tolong sama kamu Mike.”

“Minta tolong apa Tante?”

“Mmmm... Malam ini Tante mau minta tolong kamu tidur dikamar Mily.”

“A-ah?” Mike kaget sekaligus bingung. Dia takut salah dengar.

“Habis Tante khawatir. Kalau kamu selalu di samping Mily, Tante baru tenang. Kamu tidak keberatan kan?”

**

Mike membuka lemari berwarna putih dikamar Mily. Laki-laki itu mengeluarkan selimut tebal berwarna merah muda. Selimut itu di gelarnya di lantai tepat disamping tempat tidur Mily. Gadis itu sedang asyik bermain handphone. “Sini, pinjam satu bantalmu,” seru Mike yang membuat gadis itu sadar kalau ternyata malam itu Mike akan menginap dikamarnya.

“Mike kamu mau tidur disini? Kan kamu juga punya kamar sendiri,” tanya Mily bernada protes.

“Emm...Tante yang minta aku tidur disini.”

“Kalau gitu aku telepon Mama.” Gadis itu langsung menelepon mamanya dan “Halo Ma, kenapa Mike tidur dikamarku?”protesnya.

“Sayang, kamu ini lagi sakit. Mama Papa juga gak ada dirumah. Jadi Mama minta tolong Mike untuk tidur di kamar kamu, takut kamu ada apa-apa. Dan juga hanya untuk malam ini.”

“Aduh Ma, aku udah baikan. Terus juga aku sama Mike udah umur tujuh belas tahun. Gimana ceritanya kita berdua tidur satu kamar. Ngaco Mama nih.”

“Bagus kalau kamu sadar umur kamu tujuh belas tahun. Terus kenapa juga kamu masih minta tolong Mike membelikan pembalut.”

“Tapi Ma itu beda persoalan.” Mily tetap bersikeras kurang setuju.

“Kamu ini. Pokoknya malam ini Mike tetap akan tidur dikamar kamu. Toh cuma untuk satu malam juga.”

“Mama gak takut apa kalau Mike nerkam aku tiba-tiba gimana?” Mily melirik Mike yang sedang duduk bersender pada lemari kecil di samping tempat tidurnya. Ekspresi laki-laki itu tetap datar.

“Mama malah berharap Mike bisa seperti itu,” canda mamanya sembari sedikit tertawa kecil.

“Mama-aaaaaa,” teriak Mily.

“Sudah-sudah.. tidur sana.. besok kalau masih kurang enak badan jangan masuk sekolah. Mama sama papa juga akan usahakan pulang lebih cepat ya sayang.” Mily langsung menutup panggilan telepon.

“Nih.” Mily menyodorkan bantal pada Mike dan laki-laki itu pun langsung menerimanya. “Awas kalau kamu curi-curi kesempatan.” Ucapan gadis itu terdengar sedikit mengancam. Mike tak menanggapi sedikit pun ancaman Mily. Malah sebaliknya.

“Kalau kamu butuh sesuatu bangunkan aku,” serunya datar.

Mily hanya mengangguk dan langsung menempelkan kepalanya di bantal sedangkan selimut tebal hanya menutupi sebatas pinggangnya. Mike berdiri mendekat kearah Mily, badannya sedikit membungkuk. “Kamu mau apa?” seru Mily tiba-tiba sembari menyilangkan kedua tangannya didada.

“Membetulkan selimut kamu.” Mike menarik selimut Mily sampai menutupi seluruh tubuhnya dan hanya menyisakan leher dan kepala gadis itu saja.

“Wehh.. kamu gak sekalian menutupi kepala ku juga?” protes Mily.

“Tidur," jawab Mike. Laki-laki itu langsung merebahkan tubuhnya diatas selimut tebal yang sudah diaturnya tadi. Tubuh laki-laki itu miring membelakangi tempat tidur Mily. Sedang gadis itu diam-diam menatap punggung Mike.

**

“Mily bangun...Mil... hei bangun..” Lengan Mike tak henti-hentinya mengguncang kedua bahu gadis itu. Wajah Mily sedikit pucat dan berkeringat namun tubuhnya tampak sedikit bergetar menggigil kedinginan. Matanya perlahan terbuka. “Mike,” ucapnya sembari menangis.

“Sekarang apa yang kamu rasa? Apa ada yang sakit?” tanya Mike lembut. Laki-laki itu berusaha terlihat tenang. Dirinya tahu betul Mily takkan menangis jika itu masih baik-baik saja. Sekarang gadis dihadapannya menangis berarti dia sedang tidak dalam kondisi yang masih sanggup di tahannya.

“Aku merasa kedinginan. Badan ku rasanya sakit semua,” jawabnya sembari sesenggukan.

“Jangan menangis, oke? Badan kamu panas banget. Aku keluar sebentar ambil air untuk kompres.” Mike langsung berlalu pergi meninggalkan Mily. Tak butuh waktu lama, laki-laki itu sudah kembali dengan sebuah handuk dan baskom berwarna hijau berisi air hangat.

Setelah menaruh baskom diatas meja kecil di samping tempat tidur, Mike berjalan ke arah lemari. Diambilnya dua selimut tebal yang tersisa disana. Satu persatu selimut itu di lebarkan di atas tubuh lemah Mily. Setelah selesai, Mike sudah sibuk memeras handuk putih kecil yang tadi dibawanya. Handuk yang sudah basah dengan air hangat itu diperasnya dan ditaruhnya di atas dahi Mily. “Jangan menangis, nanti kamu tambah sakit,” bujuk Mike lembut. Mily mengangguk.

“Apa sekarang masih terasa dingin?” tanya Mike lagi. Mily menggelengkan kepala. Air mata masih menetes dari sudut matanya. Perlahan, Mike mengusap air mata di wajah pucat gadis itu. “Cobalah untuk tidur. Aku disini. Gak akan pergi kemana-mana.” Kalimat yang baru saja di ucapkan Mike membuat Mily merasa lebih baik.

Dua puluh menit berlalu Mike masih tampak sibuk mengurus kompresan air hangat. Mily sudah tertidur pulas. Sementara jam didinding sudah menunjukan pukul dua pagi. Mata Mike masih terus terjaga. Laki-laki itu mencoba merebahkan tubuhnya disamping Mily. Matanya menatap wajah Mily dengan seksama. Dan tanpa sadar tubuh Mike sudah memintanya untuk beristirahat.

1
Wichan606
semangat up kk
Elisabeth Ratna Susanti
daratkan like yang tertinggal😍
Elisabeth Ratna Susanti
like fav 😍
Jasmine Pramestia
aku mampir lho
Ichigo rojo
Auto mewek saya
Lenkzher Thea
semangat lanjut, 👍
Hayaku Gaya
Selamat mily atas pernikahan mu, Huhu🤧🤧🤧
Reihan!!! 😭😭
ENDingnya es campur, 🤧
Ftl03: 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Lenkzher Thea
Lanjut, 👍👍👍👍
Lenkzher Thea
keren, 👍👍👍
Ftl03: makasihhhhh😆
total 1 replies
Lenkzher Thea
Semangat, 👍👍
Ftl03: shiappp.. oia kak.. yuk ikuti cerita ku yg baru.. Still with me
total 1 replies
Lenkzher Thea
okee, 👍
Hayaku Gaya
Sadarlah!! Emang kelakuan Anda bukanlah kelakuan seorang ayah yang baik.. 🤧 niat dan tujuannya baik tapi caranya salah Pak!!
Ftl03: 😅😅😅😅😅😅😅😅😅
total 1 replies
Ch_mastya
sedih loh ini 😌

aku kalo jadi Mily ya mesti milih Reihan.

nyawa aja dikasih apalagi warisan bapaknya yang seabrek itu 😅
Ftl03: hahaha bisa ajaaaa🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Maliq Abdul Azis
👍👍👍😁😁😁
Hayaku Gaya
Huwaaa.. Rehan 😭😭🤧🤧🤧
Ngga kuat ngga kuat
Ftl03: 😭😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Hayaku Gaya
Duh, bener bener pertarungan sengit!!!
Ayo Mily tegar lah kita selamatkan Mike bersama sama!!
Ftl03: 😀😀😀😀😇😇😇
total 1 replies
Hayaku Gaya
Akhirnya up juga thor..
Duh dua duanya pilihan yang sulit ckckc 🤧🤧
Ftl03: 😅😅😅😅😅😆😆😆😆😆😆
total 2 replies
Ch_mastya
lanjut thooorrr
Ftl03: shiap...pantengin terus ya hehehe
total 1 replies
istri ke-2 tuan Saga 🥰♥️♥️
jangan sampe Reyhan sakit dan mily terpaksa menikah sama Reyhan 😭gak siap
Ftl03: 😅😅😅😅😆😆😆😆😆😆
total 1 replies
Hayaku Gaya
Hemm, meski berat dan pasti ada yang terluka tapi sakit diawal lebih baik dari pada menyesal di akhir 😭🤧hiks hiks
Eh, eh... Rei!!!
Ftl03: setujuuuuu 😆😆😆😆😆😅😅😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!