NovelToon NovelToon
Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Penyeberangan Dunia Lain / Transmigrasi
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Setelah akhirnya memasuki masa pensiun, Raya memutusakan menghabiskan hari tuanya seorang diri di sebuah vila mewah yang telah ia beli dengan hasil kerja keras selama puluhan tahun.

Namun, nasib seolah mempermainkannya. Baru sehari menikmati kehidupan sebagai pensiunan kaya, keesokan paginya ia terbangun di dunia yang sama sekali asing.

Bukan hanya itu, ia kini menghuni tubuh seorang wanita berusia tiga puluhan yang terkenal genit dan mesum.

Beruntung, ia mengetahui satu rahasia besar.

Halaman belakang rumah reyot yang tak diinginkan siapa pun itu ternyata terhubung dengan zaman lain.
Dalam ruangan penghubung dimensi, ternyata menyimpan kekuatan yang mengubah nya selangkah demi selangkah menjadi abadi.

2 Agustus 2026

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Setelah selesai melihat pekerjaan mereka, Su Wanwan pun kemudian menatap mereka bertiga. Mereka terlihat fokus atau memang acuh kepadanya, namun dia tidak terlalu peduli.

"Cepat selesaikan, sudah waktunya makan!"

Dia tidak ada kewajiban untuk berteriak dua kali, jadi setelah mengucapkan itu dia segera pergi ke dalam. Duduk dan makan dengan tenang.

Setelah melihat Su Wanwan kembali masuk, Bai Rongxin menatap Hu Zheng dan Shen Yuzhi dengan wajah yang terkejut.

"Apakah itu benar-benar nyonya? Nyonya menyuruh kita makan, dia memasak?"

Biasanya merekalah yang memasak dan menunggu makanan sisa dari Su Wanwan. Ataupun mereka menyembunyikan sedikit makanan, namun sekarang rasanya cukup mengganjal di hati.

"Sudah selesai, sudahlah masuk saja. Wanginya begitu enak, tidak mungkin beracun kan." Ucap Hu Zheng terlihat dewasa, namun jakun nya sudah bergerak beberapa kali karena aroma harum itu.

Shen Yuzhi juga ikut berdiri dan di susul Bai Rongxin, begitu kaki mereka melangkah masuk ke dalam mereka seketika tertegun dengan tak percaya.

Di atas meja terhidang beberapa makanan mewah-- olahan daging dan sayuran. Dan tidak lupa nasi putih yang paling menarik perhatian mereka.

"Tidak ada kursi lain, ambil makanan kalian dan duduk di sana." Su Wanwan menunjuk tempat yang sudah dia bersihkan untuk mereka duduki.

Meskipun wajahnya terlihat dingin dan pembawaan nya acuh, namun dalam batinnya dia sedang berperang besar. Berpikir apakah sikap nya ini keterlaluan, apakah tidak apa-apa jika dia makan duduk di kursi dan mereka di bawah.

Namun dia juga tidak ingin tiba-tiba bersikap baik dan perhatian, itu pasti sangat mencurigakan.

Untung nya mereka bertiga tidak terlihat keberatan dengan apa yang di ucapkan, mereka berjalan secara berurutan dengan rapi.

Hu Zheng menelan ludahnya dengan susah payah. Tangannya memegang mangkuk, namun tangan nya sungkan untuk mengambil makan.

Su Wanwan meliriknya datar. "Apakah kau menunggu aku mengambil kan nya untuk mu?"

"T-tidak, a-aku mengambilnya..." Meskipun ucapan Su Wanwan memang agak menekan, namun euforia dari melihat hidangan mewah dan dapat memakannya membuat Hu Zheng melupakan nya.

Ia menyendok satu nasi ke mangkuk nya, melirik reaksi Nyonya nya yang ternyata terlihat acuh memakan makanan nya. Dia pun mengambil satu centong nasi lagi ke dalam mangkuk nya.

Setelah mengambil makanan, mereka pun dengan tertib duduk di tempat yang di tunjuk Su Wanwan.

Hu Zheng dan Bai Rongxin langsung memakan makanan dengan khidmat dan nikmat. Sementara Shen Yuzhi terlihat waspada, dia diam-diam melirik Su Wanwan, namun tidak menemukan apapun yang mencurigakan.

Mengendus makanan di mangkuk nya namun harumnya malah membuat mulutnya berair dan perutnya berbunyi.

"Jika kau takut aku meracuni mu, tidak perlu memakan nya. Tidak ada yang memaksa mu makan."

Ucapan Su Wanwan yang tiba-tiba membuat ketiga nya tertegun, Bai Rongxin dan Hu Zheng saling tatap dan kemudian menatap Shen Yuzhi. Melihat mangkuk nya masih utuh, Bai Rongxin langsung berbisik pelan.

"Kakak Shen, jika kamu tidak ingin makan. Berikan saja untukku, meskipun di racuni namun untuk masakan seenak ini aku rela." Ucapnya dan di angguki Hu Zheng.

Shen Yuzhi melirik Bai Rongxin dan Hu Zheng dengan sebelah mata, setelah itu ia langsung melahap makanannya. Sudahlah, lagipula dia sudah memastikan nya jika Su Wanwan pun memakan tiap hidangan langsung dari masing-masing piring hidangan yang mereka ambil.

Krieett

Decit kayu tua itu saat Su Wanwan berdiri dari duduknya. "Kamar kalian di sisi lainnya, dan bereskan mangkuk-mangkuk ini. Aku ingin pagi nanti semuanya bersih." ujarnya lalu pergi memasuki kamarnya.

Bai Rongxin dan Hu Zheng seperti tersihir dengan apa yang di lakukan nyonya mereka, entah mengapa mereka merasa nyonya mereka jadi agak misterius.

"Kakak Shen, apa maksudnya bereskan mangkuk-mangkuk ini? Apakah makanan nya harus di simpan." Tanya Bai Rongxin, sambil mengerutkan keningnya bingung.

Shen Yuzhi terdiam beberapa detik hingga akhirnya berbicara. "Maksud nyonya habiskan semua makanan nya, dan kita harus mencuci semua mangkuk kotornya."

"Benarkah?!" Mata Bai Rongxin dan Hu Zheng bercahaya seperti lampu, menatap Shen Yuzhi meminta verifikasi resmi.

Shen Yuzhi menghela napas, sejujurnya dia pun tidak mengerti. Sejak kapan Su Wanwan sebaik ini, hidangan daging, nasi putih yang gurih dan berminyak ini dia tega memberikan nya kepada mereka.

Biasanya dia akan sangat tidak tega walaupun membagi mereka sedikit kuah garam. Dan ini malah sebaliknya, di pikirkan seperti apapun dia tidak bisa melihat niat apa yang di inginkan Su Wanwan.

"Ya"

Satu kata dari Shen Yuzhi langsung membuat Bai Rongxin dan Hu Zheng berdiri dan berlari dengan gesit ke meja makan.

"Kakak Hu, jangan habiskan nasi nya!"

"Aku juga ingin daging nya, jangan di masukan semua ke mangkuk mu."

Shen Yuzhi menggeleng kan kepalanya pasrah. Dia memasukkan sepotong daging ke mulutnya dan matanya seketika terpejam merasakan lelehan lemak nya. 'Sudahlah, dia tidak akan tega meracuni makanan enak. Tidak menyangka masakan nya seenak ini.'

Di dalam kamarnya, Su Wanwan bisa mendengar sedikit pertengkaran itu. Bibirnya sedikit terangkat, 'tidak ada yang bisa menahan godaan micin. Apalagi orang kuno ini.'

Su Wanwan memasukkan beberapa pakaian jeleknya ke dalam kain jelek yang lusuh, setelah itu mengikat nya sebagai buntalan. Tangan nya terangkat ke udara dan dalam sekejap pintu segera muncul. "Sudahlah, waktunya melaksanakan rencana selanjutnya."

***

Di tempat lain, Su Weiwei akhirnya terbangun setelah pingsan di hajar oleh Wang Yue.

"Ibu, Ibu sudah bangun!"

"Bu, Ibu baik-baik saja?"

Su Weiwei tersenyum tipis. "Ibu baik-baik saja, sudah tidak apa-apa."

"Bu minumlah dulu." Su Hao, anak tertua nya memberinya air minum. Su Weiwei menerimanya dengan senang hati.

"Bu, kita berhasil pisah rumah dan hubungan dengan Bibi Su. Kita juga mendapatkan rumah ini, kita berhasil!" Ucap Su Hao terdengar senang dan gembira.

Su Weiwei ikut tersenyum, namun tidak seantusias Su Hao. Entah kenapa hatinya terasa sesak dan tak nyaman, dia sendiri juga tidak mengerti kenapa, padahal sudah mendapatkan rumah utama ini. Namun dia merasa melewatkan kesempatan besar yang seharusnya miliknya.

Apa itu karena Wang Yue? Atau karena hubungan Er'guo dengan nya di ketahui orang lain? Tidak, dia tidak ada hubungan dengan Er'guo. Er'guo hanya membantu nya, mereka tidak ada hubungan yang lebih dari itu. Namun apa yang membuat hatinya merasa sakit ini?

1
Fauziah Daud
x disangka rupanya suami zaman moden
Fauziah Daud
trusemangattt
Fauziah Daud
mantap
Dern
hah mana lanjutannyaa
Kyyy: Sabar~
total 1 replies
Dern
heh kamu jangan jadi pedofil 😭
Dern
nah bener ini kadang sistem di nt langsung bikin pu kuat tak terkalahkan bikin gak seru gak ada petualangan perkembangannya
Dern
padahal 300 cukup 😭 ini dari tadi uang kebanyakan ga si ka?
Kyyy: Sekalian bangun rumah kak...😌
total 1 replies
Dern
mungkin 7 tael lebih ok karena kan tabib desa bukan tabib kota
Kyyy: Kompensasi mental dari orang kaya kak, Su Wanwan pernah fitnah bilang kalau obatnya bermasalah dan sampe mau bawa ke pengadilan.
total 1 replies
Dern
hah apa gak kebanyakan 50 tael? 1 tael aja bisa hidup 1 tahun untuk kalangan bawah
Dern
akhirnya terpecahkan, jadi misal dia pindah ke kota, dia masih bisa akses ke dunia modern
Dern
HEH WKWKWK AIR WUDHU BJIR WKWKWKWK
Dern
baru w pertanyakan hal ini di bab sebelum, eh muncul bagian ini wkwkwk
Kyyy: Harus agak realistis 😌
total 1 replies
Dern
tapi kalau mendadka berubah banyak sedangkan dia gak keluar rumah untuk beraktifitas fisik jadi aneh gak sih ??? orang2 jadi curiga
Dern
kepo, apa bakal ada pergantian tael ke yuan. kan siapa tau dia mulai bisnis trus uang dari jaman dulu ke modern bisa dituker
Dern
emang dasarnya ibu2 nenek2 pasti ada aja yang dipamerin 🤣🤣
Dern
wow bahaya nih kalau dia tiba2 tau ada pintu ke mana saja
Dern
ini nanti 3 budak itu merasa janggal gak sama bantal selimut dan bahan masakannya?
Kyyy: Nggak deh, soalnya dulu Su Wanwan pelit dan hemat. Jadi kalo dia ngeluarin barang, dikira gak pelit, juga mereka tau Su Wanwan pernah kerja di kota (tempat bangsawan gitu) jadi barang2 bagus itu nanti di kira dari kota /bangsawan
total 1 replies
Dern
kirain tempatnya bakal stay frozen gitu, tenryata masih "normal" mengikuti waktu yang ada ya? berarti lama2 bisa habis barangnya dan gak infinite. bole2 siapa tau su wan2 belanja di dunia modern
Dern
make sense sih, tapi kan surat budak sampai mati ada di tnagan su wen2
Dern
WKWKWK MEME TIDAK FANTASSTHH
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!