NovelToon NovelToon
Aku Bukan Wanita Lemah

Aku Bukan Wanita Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dunia Masa Depan / Anak Genius
Popularitas:991
Nilai: 5
Nama Author: Yantiri

Tia adalah Seorang perempuan Desa yang merantau ke kota untuk memperbaiki perekonomian keluarga.Dia perempuan cerdas, tangguh,dan menyayangi ibunya.Singkat cerita Dia menemukan jodohnya dan membawa ibunya tinggal di kota bersamanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yantiri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab.5 Olimpiade

Tia mewakili SMA Tunas Bangsa untuk mengikuti olimpiade matematika tingkat nasional.Jumlah peserta yang mengikuti olimpiade tersebut cukup banyak dari berbagai provinsi yang mewakili sekolahnya.

Kegiatan ini bukan yang pertama bagi Tia.Sejak SD Tia sering mengikuti cerdas cermat matematika.Dulu Ayah Tia seorang arsitek,namun karena kecelakaan meregang nyawa ayahnya.Sehingga kehidupannya sekarang berbanding terbalik.

Tak heran jika Tia anak yang cerdas, karena ayahnya juga seorang arsitek yang handal.Kecerdasan yang dia miliki diturunkan dari ayahnya.

Pukul 07.00 semua peserta memasuki aula untuk registrasi.Dari arah pintu Tia melihat Jesika memakai almamater Sekolah lain.Ternyata Jesika pindah ke SMA Bhakti.Sama terkenalnya dengan SMA Tunas Bangsa. Selama 3 periode itu SMA Tunas Bangsa dan SMA Bhakti selalu bersaing memperebutkan juara umum.Kini Jesika lah perwakilannya.

Tia tersenyum kearahnya,namun Jesika membuang muka seolah -olah tidak mengenalinya.

Semua peserta yang sudah registrasi dipersilahkan untuk duduk mendengarkan teknis perlombaan.Materi olimpiade matematika selalu mencakup Bilangan, aljabar dan geometri

Sistem penilaian dalam ajang olimpiade tingkat nasional ini seringkali menggunakan sistem penilaian minus pinalti jika jawaban salah.Waktu pengerjaannya terbatas,menuntut kemampuan cepat dan akurat.

Ajang olimpiade tingkat nasional ini merupakan tingkatan tahap akhir dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi.Peserta disarankan untuk memahami konsep dasar matematika secara mendalam bukan sekedar menghapal rumus cepat.

Dalam Olimpiade nasional itu memiliki 3 Tahapan yaitu tahap penyisihan, tahap semifinal,dan Final .

Pada Tahap penyisihan peserta diberikan waktu 120 menit 35 soal. Ada 15 peserta yang lolos di Tahapan ini termasuk Tia dan Jesika. Panitia memberikan waktu 3 jam kepada peserta untuk istirahat dan melanjutkan ke tahap semi final.

Tia keluar dari ruangan,dan mencari mushola untuk beristirahat.Diluar Tia bertemu dengan Jesika."Hari ini kamu akan kalah,orang miskin seperti kamu tidak layak mengikuti ajang ini,"katanya.

Tia diam dan tersenyum.Dia tak peduli dengan ejekan Jesika.Dis sudah terbiasa diperlakukan seperti itu.Dia anggap angin berlalu saja.Mentalnya sudah kuat dan terbiasa dalam menghadapi ajang perlombaan.

Perlombaan bukan hanya masalah Menang atau Kalah.Tapi disini kita harus suportif,mental kita dipertaruhkan,dan kepercayaan diri yang utama diperlukan.Jika gagal jangan berhenti, jadikan kegagalan sebagai batu loncatan bukan dijadikan hambatan untuk meraih kesuksesan yang lebih besar.

Kesuksesan itu nyata bagi orang-orang yang selalu ingin mencoba.

Jangan takut gagal...

Jangan takut gak bisa...

Jangan kalah sebelum berperang...

Jangan menyerah ....

Maju terus pantang menyerah....

Pukul 13.00 tiba waktunya tahap semi final.semua peserta kembali melakukan registrasi dan memasuki aula. Waktu diberikan pada tahap ini 90 menit 15 soal.Tingkat penilaian sangat sulit menggunakan sistem pinalti.Kita dituntut harus memahami konsepnya.Tahapan ini sangat sulit,hanya orang-orang jenius yang akan lolos di Tahapan ini.Waktu habis , semua peserta meninggalkan ruangan.

Pukul 15.00 waktu yang ditunggu-tunggu para peserta untuk menyaksikan siapa 3 orang genius yang lolos di Tahapan ini. Semua peserta tegang,kacau,kaku,dan pasrah apapun hasilnya mereka tetap orang hebat

Hasil yang lolos ke tahapan selanjutnya adalah SMA kencana,SMA Bhakti,dan SMA Tunas Bangsa. Tiga sekolah unggulan ini yang selalu menjuarai olimpiade matematika tahun ke tahun.Tidak heran karena ketiga sekolah itu merupakan sekolah unggulan.Murid-muridnya cerdas,Guru- gurunya banyak yang Professor. Pastinya bayar sekolahnya mahal😭

Tahap Final dimulai....

pada tahapan ini peserta hanya diberikan 1 soal presentasi.Setiap peserta diberikan waktu 15 menit , 8 menit untuk mengerjakan soal dan 7 menit untuk presentasi.Penilaiannya menggunakan sistem 60% penguasaan materi dan 40% sikap.

Tentunya dalam setiap perlombaan,sikap merupakan bagian penting juga ya. Penilaian sikap dalam perlombaan adalah bagian dari evaluasi efektif yang bertujuan mengukur perilaku , mentalitas,dan sportivitas para peserta ,bukan sekedar kemampuan penguasaan materi saja .

Peribahasa mengatakan bahwa hiduplah seperti ilmu padi makin berisi makin menunduk.Maknanya semakin tinggi ilmu, kepandaian,atau kesuksesan seseorang seharusnya ia semakin rendah hati,santun,dan tidak sombong

Dari ketiga peserta olimpiade tersebut,yang pertama maju kedepan presentasi adalah dari SMA Bhakti.penampilan Jesika sangat bagus, memukau,namun para juara lebih terhipnotis dengan penampilan Tia.

Tia memiliki konsep pembahasan yang sederhana,mudah dimengerti,dan dipahami semua kalangan.penyampaiannya tenang,sopan,dan berwibawa.

Ketiga peserta sudah tampil dengan sempurna.Saatnya menunggu pengumuman hasil.Juri diberikan waktu 30 menit untuk menimbang siapa diantara ketiga peserta yang layak juara 1 dan go internasional mewakili Indonesia.

Tia duduk di dekat pohon menunggu hasil akhir.Jesika menghampirinya,"terbukti kan aku sudah bisa menyaingi mu,lebih baik kamu menyerah saja.Dulu kamu hanya beruntung Tia!,"katanya.

Tia merasa jengah mendengar kata-kata Jesika.Sebagai manusia biasa,Tia pun membela diri. "aku bukan Tuhan,aku juga bukan seorang Professor....aku hanya seorang murid yang berjuang mengharumkan sekolah,yang berjuang memberikan yang terbaik untuk ibuku. Kalah atau menang itu biasa Jesika!",kataku.

Tiba saatnya para peserta memasuki aula. kepala juri berdiri di medium untuk mengumumkan hasil siapa pemenang olimpiade matematika tahun ini.

Deg...deg....deg...

"Bismillahirrahmanirrahim ....

Berdasarkan hasil dewan juri yang dilakukan dengan cermat dan objektif dengan ini menyatakan bahwa peserta yang lolos mewakili Indonesia ketingkat internasional adalah TIA AYU NING TIYAS dari SMA Tunas Bangsa."

Sekaligus merupakan juara 1 dalam ajang olimpiade matematika tingkat nasional tahun ini.

Tia menangis bahagia akhirnya di penghujung kelas 12 dia berhasil memenangkan olimpiade lagi . Hadiah yang diberikan sangat Fantastis.Selain medali,uang tunai,hadiah utama beasiswa kuliah di perguruan negeri pun sudah ia kantongi.

Keadaan ekonomi bukan faktor hambatan dalam meraih kesuksesan.Semua anak mendapat kesempatan untuk berprestasi. Tugas anak hanya belajar bukan memikirkan biaya sekolah. Bagi orang tua jangan membebani anak dengan biaya sekolah.

Motivasi lah anak untuk meraih prestasi .... Motivasi lah anak untuk meraih cita-cita....

Setiap anak punya kesempatan...

Tia pulang kerumah membawa kemenangan.Tia berlari memeluk ibunya, mereka menangis bahagia. Ibunya bangga memiliki anak seperti Tia. Tia anak berprestasi,suka membantu orang tua. Uang hasil olimpiade pun Tia berikan kepada ibunya untuk modal usaha.

Namun,ibu menolaknya.

Ini uangmu ,simpan saja pergunakan untuk kuliahmu nanti. Keberhasilan mu cukup membuat ibu bahagia dan semangat untuk menemanimu sampai kamu sukses.

Do'akan ibu sehat, panjang umur...

Agar ibu selalu menemanimu sampai kamu sukses.... sampai kamu menemukan jodoh mu.Akan ibu titipkan padanya

1
yantiri
semangat juga
💪 terimakasih
yantiri
alur cerita bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!