NovelToon NovelToon
Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

Tamara, seorang gadis muda berusia 19 tahun rela menjadi pelayan demi membalas dendam pada orang-orang yang telah menyakiti keluarganya.

Namun saat sedang menjalankan misi, hal yang tak terduga terjadi. Tamara terlibat cinta segitiga dengan suami majikannya.

Akankah misi Tamara untuk balas dendam berhasil? ikutin terus kisahnya ya🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebahagiaan palsu

Setelah insiden di kamar mandi, Tamara memang tidak dipecat. Namun, ia sadar betul bahwa hidupnya di rumah mewah itu tidak akan pernah sama lagi. Giyandra seolah menemukan alasan baru untuk terus mengawasi dan menyiksanya.

Tapi ada satu hal yang membuat Tamara lega, ia tidak pernah bertemu lagi dengan Dion sejak hari itu. Membuat Tamara bisa sedikit bernafas lega.

Malam mulai larut, para pelayan lain sudah diizinkan masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat. Namun tidak dengan Tamara. Ia seolah menjadi budak yang tak boleh lelah. Giyandra terus memberinya tugas-tugas yang tidak masuk akal, seolah ingin memaksanya menyerah dan mengundurkan diri.

Mulai dari menyuruh mencuci semua gorden rumah yang menurutnya "terlihat kotor", padahal Tamara baru saja menggantinya dua hari yang lalu. Hingga hal paling menjengkelkan, menyuruhnya membuang biji buah anggur satu per satu dengan tangan, hanya agar Giyandra bisa memakannya tanpa perlu repot mengeluarkan bijinya.

Jika Giyandra berharap Tamara akan mengeluh, menangis, atau memutuskan berhenti, ia salah besar. Tamara menelan semua rasa lelah dan sakit hati itu. Ia bekerja dengan diam, sabar, dan tetap sopan. Ia tidak akan pergi sebelum misinya selesai.

"Saya sudah membuang semua bijinya, Nyonya. Silakan dinikmati," ucap Tamara seraya meletakkan mangkuk kristal berisi anggur itu di atas meja di hadapan Giyandra.

Giyandra tidak menjawab. Wanita hamil itu langsung mengambil sebutir anggur dan memasukkannya ke mulut. Namun, tiba-tiba wajahnya berubah masam. Ia menemukan satu butir anggur yang bijinya belum terbuang sempurna—sedikit saja, tapi cukup bagi Giyandra untuk meledakkan amarah.

Itulah yang ia tunggu-tunggu. Sebuah kesalahan kecil untuk dijadikan alasan memaki.

BRAKK!!

Dengan kasar, Giyandra melempar seluruh mangkuk itu ke lantai. Suara pecahan kaca memecah keheningan malam. Potongan-potongan tajam berhamburan ke segala arah, beberapa di antaranya melukai kulit kaki dan tangan Tamara yang berdiri tak jauh dari sana.

"Apa ini, Tamara?! Apa maksudmu?!" teriak Giyandra dengan mata melotot. "Bukankah aku sudah menyuruhmu membersihkannya dengan sempurna?! Kau sengaja membuatku kesal, bukan?!"

"Kalau kau memang tidak mau bekerja di sini, lebih baik kau undur diri saja! Jangan bertahan tapi kerjanya asal-asalan dan membuat emosiku naik!" hardiknya tanpa rasa iba sedikitpun, meski melihat luka-luka kecil di tubuh Tamara mulai memerah.

Tamara menahan rasa perih dan ingin menangis, tapi ia menunduk dalam. "Maafkan saya, Nyonya... Ini murni kesalahan saya. Saya lalai. Tolong... beri saya kesempatan sekali lagi. Saya janji akan lebih teliti," pinta Tamara dengan suara bergetar menahan tangis dan sakit.

Giyandra mendengus kesal. "Baiklah! Aku beri kesempatan terakhir. Kalau masih ada kesalahan sedikit saja, kau langsung keluar dari rumah ini!"

"Terima kasih, Nyonya. Saya tidak akan mengecewakan Anda lagi," jawab Tamara lega meski hatinya perih.

Saat itu juga, langkah kaki berat terdengar mendekat. Dion muncul dari arah koridor. Melihat kedatangan suaminya, ekspresi wajah Giyandra berubah drastis dalam sekejap. Wajah garang dan penuh amarah itu lenyap, digantikan dengan senyum manis dan wajah polos seolah tidak terjadi apa-apa.

"Ada apa ini? Kenapa berantakan begitu?" tanya Dion sambil menatap pecahan kaca di lantai, lalu menatap Tamara yang tampak ketakutan dan terluka.

"Nggak ada apa-apa kok, Sayang," jawab Giyandra dengan nada lembut dan manja, seraya berjalan mendekati suaminya. "Cuma tadi Tamara tidak sengaja menjatuhkan mangkuknya sampai pecah. Aku cuma mengingatkan dia supaya lebih hati-hati lain kali, kan perabotan ini mahal-mahal."

Tamara hanya bisa menggigit bibir bawahnya mendengar pembohongan itu.

"Oh begitu," balas Dion datar, tanpa ekspresi. Ia seolah tidak peduli atau pura-pura tidak melihat luka di tubuh Tamara.

"Eh, Sayang... Bukannya kau dinas ke luar kota seminggu? Ini baru tiga hari, kenapa sudah pulang?" tanya Giyandra sambil melingkarkan tangannya ke lengan sang suami dengan pose menggemaskan.

"Urusanku selesai lebih cepat dari jadwal, jadi aku langsung pulang. Kenapa? Kau tidak senang aku pulang cepat?" Dion tersenyum tipis, lalu duduk di sofa dan menarik pinggang istrinya agar duduk di pangkuannya. Mereka terlihat begitu mesra dan bahagia di depan mata Tamara.

Melihat pemandangan itu, Tamara merasa ingin muntah. Ia memilih untuk mundur perlahan, keluar dari ruangan itu tanpa suara, membiarkan pasangan suami istri itu menikmati momen kebahagiaan palsu mereka.

Saat pintu kamar utama tertutup rapat di hadapannya, Tamara mengepalkan tangannya kuat-kuat.

"Dasar laki-laki brengsek dan munafik!" batin Tamara meluapkan amarah. "Di depan istrinya dia bersikap setia dan penuh cinta, tapi baru beberapa jam yang lalu dia berani mengirimiku chat mesum dan memintaku ke kamarnya!"

Api dendam di dada Tamara semakin membara. Permainannya baru saja dimulai, dan ia akan memastikan kebahagiaan palsu Giyandra hancur berkeping-keping seperti mangkuk tadi.

Bersambung...

1
Dewi
jangn menyerah tmara, kamu harus membals org-org yang jahat pada keluargamu
Dewi
jijik sama orangnya tapi minta dibikinin jus sama orang itu
Dewi
katanya orang kaya, tapi gak bisa bedain barang asli sama palsu
Dewi
ah, Pasti tamara pura-pura jatuh supaya bisa dekat dengan Dion
Dew666
👄👄👄
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
💄💄
Dew666
🔥🔥🔥
Dewi
fokus saja dengan misimu tamara, jangan terkecoh sama Dion
Dewi
Dion udh suka sama tamara, makanya nolak giandra
Dewi
Dion suka sekali bermain api
Dew666
💃💃
Jengendah Aja Dech
❤️
Dew666
🥰🥰
Dew666
🥰🥰
Dewi
kayaknya tamara mau balas dendam karena dion atau istrinya sudah menghancurkan keluarganya
Dewi
misi apa tuh?
Dew666
👑👑
Dew666
💜💜
Dew666
🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!