NovelToon NovelToon
DI KUASAI MAFIA

DI KUASAI MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:444
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Mengisahkan hyunjin yang terobsesi pada wanita bernama eunbi, wanita yang mungkin tidak akan mencintainya karena kesalahan yang ia perbuat, ia menahan eunbi di bawah kuasanya hingga membuat gadis itu menjadi pemberontak seiring berjalan nya waktu.

Kisahnya semakin rumit saat eunbi dengan sengaja menyeret Seo-joon seorang pegulat handal namun miskin ke dalam kisah cinta mereka, mampukah eunbi terlepas dari jeratan hyunjin? dan apakah Seo-joon bisa menyelamatkan-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 5 : Cinta pada pandangan pertama?

"Ya hyunjin melakukan nya, dulu mereka berhubungan baik sampai ayah eunbi menghianati hubungan bisnis mereka, tuan hwang marah dan mengeksekusi keluarga eunbi, gadis itu melihat dengan mata kepalanya sendiri" Ungkap yunho.

"Kurasa dia sudah gila, aku juga akan gila jika melihat keluarga ku terbunuh secara langsung" Timpal seo-joon.

"Aku juga, semua hal yang ada di sini adalah gila seo-joon, kau harus membiasakan dirimu"

"Semoga aku tidak mendapat kesulitan di sini" Seo-joon mendesah pasrah.

"Kemiskinan akan selalu membawa kita menjadi orang yang buruk, aku juga begitu, tapi kau bisa berhenti ketika sudah kaya nanti" Kata yunho.

"Semoga saja"

...****************...

"Aku tidak suka warnanya" Tolak eunbi.

Seorang wanita membungkuk dan meminta maaf pada hyunjin setelah menunjukkan semua isi ponselnya pada eunbi.

"Sudah ku tunjukkan semuanya tuan" Katanya.

"Aku tidak suka, akan lebih baik jika datang ke tokonya langsung" Eunbi tersenyum lebar.

"Kau boleh pergi" Usir hyunjin.

"Baik"

Hyunjin berjongkok didepan eunbi yang duduk di ranjangnya.

"Kau tidak sedang mengelabuhiku kan?" Tanya hyunjin.

"Aku hanya ingin pergi keluar dan jalan jalan, itu saja" Balas eunbi.

"Baiklah tapi jangan mencoba untuk lari, aku akan memenuhi permintaan mu" Kata hyunjin.

"Aku akan bersiap!" Eunbi tersenyum lebar.

"Apa yang sedang kau pikirkan sayang" Hyunjin membatin.

Hari ini untuk pertama kalinya eunbi akan keluar dari kamar ini, wanita itu mengapit lengan hyunjin seolah mereka adalah pasangan paling romantis di dunia.

Eunbi mengedarkan pandangan pada rumah luas milik keluarga hyunjin, sangat besar, lebih besar dari rumahnya.

"Selamat pagi tuan muda" Sapa salah satu seorang laki laki dengan pakaian hitamnya.

"Selamat pagi" Balas hyunjin.

"Aku tau kau kaya tapi aku tidak menyangka rumahmu sebesar ini, jadi aku nyonya di sini?" Tanya eunbi.

"Nyonya?" Tanya hyunjin sembari mengangkat sebelah alisnya.

"Istri dari tuan muda" Balas eunbi.

Hyunjin tertawa kecil mendengar pengakuan eunbi, ia tak merasakan keseriusan atas apa yang di ucapkan wanita favorit nya itu.

"Kau lebih dari sekedar istri bagiku eunbi-ah" Ungkapnya

Hyunjin kembali menarik tangan eunbi menuju halaman tempat dimana mobilnya terparkir, ia tak sengaja bertemu dengan seo-joon disana, laki laki itu bersama dengan yunho tengah memakan sarapan paginya.

"Pagi tuan muda" Sapa yunho.

Hyunjin mengangguk sebagai balasan sementara seo-joon tertegun saat pertama kali bertemu eunbi, gadis yang terlihat polos dan sangat cantik, ia seolah bisa merasakan lembutnya rambut hitam yang tersapu angin tersebut, mata indah itu menyihirnya.

Yunho menyenggol lengan seo-joon pelan hingga lelaki itu tersadar.

"Aku akan pergi dengan eunbi, sampai jumpa!" Pamit hyunjin.

Eunbi menyadari bahwa seo-joon menatapnya lama, wanita itu menyunggingkan senyum manisnya.

"Apa yang kau lihat bodoh?" Bisik yunho.

"Apa dia wanita gila itu?" Bisik seo-joon.

"Ya seperti yang kau bicarakan"

"Dia terlihat baik baik saja, dan sangat cantik" Kata seo-joon.

"Jika aku jadi dia aku juga hanya akan diam menurut dan menghabiskan semua uang hyunjin saja" Kata yunho.

"Setelah seseorang membunuh keluargamu? yang benar saja yunho"

"Hyunjin tidak membiarkan nya mati, aku tidak mau hidup sengsara, lebih baik menikmati hidup dan menghabiskan uangnya" Yunho kembali meyantap nasi kepal dengan sekali suapan besar.

"Hei! kenapa melamun? kau mau makan tidak setelah ini kita harus pergi" Kata yunho melihat keterdiaman seo-joon.

...****************...

Eunbi menyandarkan kepalanya pada bahu hyunjin yang sedang menyetir mobilnya, ia juga memeluk lengan hyunjin erat dengan pandangan fokus ke depan.

"Berapa banyak bawahan yang di miliki ayahmu?" Tanya eunbi tiba tiba.

"Entahlah, tapi kemarin malam dia baru menambah jumlahnya, salah satunya pria yang kita temui tadi, ayahku sangat menyukainya" Ungkap hyunjin.

"Kenapa?"

"Entahlah"

"Dia tidak akan menyukai seseorang tanpa sebab kan?"

"Mungkin dia hebat" Jawab hyunjin acuh.

"Siapa namanya?" Tanya eunbi.

"Aku tidak suka kau bertanya tentang orang lain" Kata hyunjin.

"Kau yang memulai pembicaraan ini tadi"

"Aku bicara bukan untuk memberitahumu tentang dia, tidak ada yang lebih penting dariku untukmu, aku adalah segalanya bagimu kau hanya membutuhkan ku di dunia ini" Kata hyunjin.

"Menyenangkan di cintai oleh orang kaya, tampan dan seksi seperti dirimu" Kata eunbi.

"Kau berubah" Hyunjin berujar lirih.

"Apanya?"

"Aku masih mengingat dengan baik bagaimana caramu bicara bahkan nada seperti apa yang kau gunakan, itu berbeda dengan sekarang" Kata hyunjin.

"Semua orang bisa berubah hyunjin-ah"

"Apa ada yang berubah dariku?" Tanya hyunjin.

"Kau masih sama seperti dulu, hanya cara pandangku saja yang berbeda"

"Kesalahanku mungkin tidak akan pernah bisa kau lupakan, tapi bagaimanapun keadaannya kau harus tetap menerimaku, Lee eunbi"

"Aku sedang berusaha sekarang" Eunbi tersenyum mengarah pada hyunjin.

Hyunjin meraih tangan eunbi, mencium telapaknya beberapa kali.

"Aku sangat mencintaimu sayang"

"Bagaimana dengan tokonya?" Tanya eunbi.

"Entahlah"

"Aku menyukai bunga kau ingat?"

"Aku mengingat semua detail kecil tentangmu"

"Aku bahagia jika melihat bunga"

"Aku bisa membelikanmu bunga setiap hari"

"Aku ingin menanamnya"

Hyunjin tampak mendesah pelan, ia menarik tangannya dan kembali meletakkan pada stir mobil.

"Jadi?"

"Jadi aku ingin menanam bunga untuk mengusir bosan? apa boleh?"

"Cium aku!"

Eunbi tanpa ragu mendekatkan dirinya pada hyunjin dan mencium bibir lelaki itu singkat.

"Baiklah kau mendapatkan apa yang kau inginkan" Final hyunjin.

"Itu bagus"

...****************...

Lee Sangho, pria berusia 47 tahun itu tengah menemui seseorang yang menjadi tujuan terakhirnya meminta sebuah perlindungan, ia datang ke tempat dimana semua orang siap akan senjata tajam maupun api yang siap menyerang jika ia salah mengambil langkah.

"Tuan han?" Panggilnya sopan

"Saudaramu terbunuh 2 bulan yang lalu?" Tanya pria bermarga han itu.

"Kakak ipar dan satu keponakan ku yang masih kecil, mereka juga membunuhnya" Ungkap Sangho.

"Hwang memang kejam, aku tau maksudmu datang" Kata pria tua berusia 53 tahun itu.

"Sudah beberapa kali seseorang datang dan berusaha membunuhku, mereka selalu mengetahui keberadaanku, dan aku tidak punya pilihan lain selain datang padamu" Katanya.

"Kau kesini pasti dengan informasi yang sangat penting kan? aku bersedia melindungimu jika kau memihak aku" Kata tuan han.

"Benar, aku bersedia mengatakan apa yang aku ketahui jika kau berjanji untuk melindungiku" Kata Sangho.

"Aku menerimamu dengan baik, selamat bergabung" Tuan han mengulurkan jabatan tangan nya menunggu Sangho membalas.

"Ayah?" Panggil seorang gadis cantik saat baru membuka pintu ruangan sang ayah.

"Jaeyi?"

"Oh maaf aku kira ayah sendiri" Gadis bernama jaeyi itu meringis melihat tamu sang ayah.

"Tidak masalah sayang, apa ada masalah?" Tanya tuan han.

"Aku akan bicara nanti, sampai jumpa!" Jaeyi kembali menutup pintunya setelah berpamitan

"Dia putriku, bungsu keluarga han" Kata tuan han pada Sangho.

Lee Sangho mengangguk mengerti.

"Jadi Sangho? apa yang kau ketahui?"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!