NovelToon NovelToon
Boss Kecil, Didunia Kuno! [Boy Lovers]

Boss Kecil, Didunia Kuno! [Boy Lovers]

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Hwang zin bukanlah orang dari era ini,dia lahir di tahun 2028 dan berusia 30 tahun,dia yatim piatu,Dia bekerja keras selama hidupnya.

Dia menjadi koki , petugas pengangkutan barang, bartender,pelayan restoran dan lainnya,dia hidup dengan menghemat banyak uang saat tabungannya mencapai 100 juta dalam 15 tahun hidupnya.

Hwang zin membeli bangunan toko kecil yang lengkap penuh dengan barang-barang grosir dari barang orang tua hingga anak-anak dan makan pokok dan sejenisnya.

dia akan mulai berbisnis tapi siapa kira saat dia dalam perjalan pulang justru mobilnya tertabrak truk dan bangun disini .....bukannya mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bisnis datang

Mereka duduk dihalaman depan untuk mencerna makan,hari mulai gelap,dan kedua pria itu ingat soal kedatangan mereka kesini.

"Zin.an kami sebenarnya memiliki sesuatu untuk dibicarakan dengan mu...."jelasnya padanya.

"Ada apa?"tanyanya ,Kakak Zhang menyentuh kepalanya malu sebelum berkata." Kau tau kakak mu suka bicara,dan tak sengaja' membuat seseorang penasaran dengan air dingin mu...."

"ah? Siapa....?"tanyanya terkejut.

Rekan kerja Zhang ikut menjelaskannya." Ini bos dari dermaga kota...bos itu tak sengaja tersesat ke arena kami dan mendengar bualan Zhang Peng soal air dingin mu..."

"Bos itu berkata dia ingin mencobanya,jika cocok dia berniat membeli banyak untuk pekerjanya dikapal..."lanjut Zhang Peng padanya.

Hwang zin merasa lega,dia kira dia menyinggung Seseorang." Kakak kamu datang saja besok untuk mengambil air dan memberikannya pada bos itu mencobanya...."

"Baiklah -baiklah..." Zhang Peng lega karena Zin.an tak marah padanya, ketiganya mengobrol beberapa saat sebelum berpamitan pergi.

Hwang zin menyalakan semua lentera dirumah,dia masuk ke dalam kamar untuk berganti pakaian tidur.

dia membeli pakaian dalam dari sutra yang kusus dia pakai untuk tidur, warna putih berkilau dan sangat nyaman untuk dibuat tidur.

Dia berbaring di kang yg dingin dan sejuk dengan cepat tertidur.

Pada pukul 10 pagi Zhang Peng datang sendiri, Hwang zin mengemas air dingin ditabung bambu yg sudah dia bekukan.

Dermaga kota berjarak 1 jam dari rumahnya,jadi saat sampai disana air dingin akan meleleh sempurna saat Zhang Peng sampai ke dermaga.

Bumbu itu setebal Lengan pria dewasa,panjang nya 70 cm,Hwang zin menagih 50 koin untuk 1 Bambu ini. Zhang peng mengangguk mengerti dan segera pergi ke dermaga.

"Bos kecil aku ingin tahu pedas!dan air dingin...aku akan memakannya disini..."pesan pria tua yg biasa menarik kereta diarena sini.

"Baiklah, duduklah dulu..."ucapnya,dia berbalik ke kedai mengambil mangkuk dan membuka tutup tahu pedas,dia mengambil semangkok dan menyiramnya dengan kuah sup tulang.

Lalu mengambil air dingin dan mengantarnya pada pria itu." Paman jangan makan terlalu pedas di cuaca seperti ini,aku menambahkan sup tulang untuk mu...ini hanya sedikit pedas...''

"Bos kecil kau selalu perhatikan... terimakasih banyak .."tawa Pria itu merasa bersyukur.

dia menyendok tahu pedas dengan sup tulang dan memang rasanya tak sepedas biasanya,sup tulang terasa gurih dan lezat.

"Bos kecil!"teriakan itu membuat Hwang zin dan pria tua dan beberapa orang yg lewat ketakutan, Pria tua itu menggenggam sendok den tangan gemetar."ahk!"

"....."Hwang zin berbalik untuk melihat ke asal suara dengan wajah gelap." Kamu menakuti pelanggan ku...!"

".......".Wajah orang-orang segera memerah malu dan tertawa canggung,mereka memberi salam pada pria tua yg dirugikan."Maaf paman , tolong silahkan makan lagi...."

"Tak apa-apa..." Pria tua itu bernafas lega ternyata kenalan bos kecil,dia kira mereka akan merampok.

"Paman makanlah kami akan mencari bangku lainnya,jangan buru-buru.." Hang si dengan senyum ramah menghiburnya.

"Baiklah -baiklah..."melihat bahwa mereka tak begitu menakutkan pria tua itu tak jadi pergi.

"Total berapa orang....?" Tanya Hwang zin sambil berjalan ke belakang meja kasir. Hang si mengikutinya dan memesan." Kami 8 orang, kami ingin tahu pedas dan air dingin...."

"Tunggu sebentar...pinjam lah meja dan bangku disebelah...."ucapnya,Hang si berkata baiklah dan berbalik dengan rekan-rekan untuk meminjam meja dan bangku.

Hwang zin segera membuat pesanan mereka selagi prajurit-prajurit itu sibuk,sesaat kemudian pria tua menghabiskan makanan nya dia membayar dimeja dan berpamitan pergi.

jadi rekan Hang si memanggil nya untuk meminjam 2 meja san 4 bangku saja.

Beberapa orang yg lewat didepan toko sesekali melirik penasaran pada pelanggan Hwang Zin yg nampak seperti nya bukan orang biasa.

Prajurit-prajurit ini tengah berlibur,tapi mereka tetap mengenakan seragam hitam kebanggaan mereka,walupun tak lengkap,jadi sekelompok pria serba hitam dengan wajah menakutkan agak menarik perhatian orang-orang.

Kereta kuda keluarga Song ,yg dipimpin oleh paman Li melihat ke arah depan dengan terkejut."Tuan bukankah itu kelompok Hang si?"

Pintu jendela terbuka,Song Wen di kereta melihat ke depan pada sekelompok pria yg sangat mencolok dari kejauhan."...Apa yg mereka lakukan disana?"

"Itu kedai Hwang Lin, makanan anak itu enak...."Jawab paman Li,alis Song Wen mengerut, Hwang Lin? Bukankah itu pelayan Tua dari keluarga Luo di ibukota.

"Apa Paman pernah kesana?"tanyanya lagi.ternyata itu pemilik kedai.

"Ya istriku sering membeli tahu dan air dingin padanya..." Jelasnya dengan senang hati,Song Wen mengangguk lalu memintanya memberhentikan kereta didekat kedai.

Kereta Keluarga Song sudah dikenal di daerah ini,apa lagi keponakannya Song Wen adalah kapten dari Prajurit Hitam.

Jadi saat kereta itu berhenti.Hang si segera menendang rekannya disampingnya."Kapten !"

"Kapten !" mereka berdiri dengan mangkuk ditangan mereka dengan wajah tegang.

kenapa orang ini disini!teriak mereka dalam hati.

"Makanlah perlahan...." Song Wen melambaikan tangannya tak perduli pada mereka,dia masuk ke kedai dan melihat pria muda duduk didalam dengan ekspresi malas'.

Melihat ini Hang si dan lain menghela nafas lega,duduk kembali dan makan .

Melihat seseorang datang,Hwang zin segera bangun untuk menyambut nya."...selamat datang,apa yg kamu inginkan?"

Song Wen tak banyak bicara dia langsung mengatakan apa yg dia inginkan." Bos kecil apa anda masih memiliki pai telur...dan air dingin?"

"Dibawa pulang atau..."

"Aku akan memakannya disini....."Mendengar ini Kelompok pria itu segera menyisihkan satu bangku dan meja untuk kapten mereka dan memilih berjongkok untuk makan.

Hwang zin dengan cepat membuat,lalu mengantarnya pada Song Wen."..silahkan..."

"Terimakasih..." Song Wen melihat bahwa ini masih pai telur' yg sama dan air dingin yg nampak buruk tapi rasanya luar biasa.

Dia pertama memakan pai telur,renyah dan lembut,sama sekali tak amis telur.melihat kapten mereka makan dengan santai Hang Si dan lain'nya tak buru-buru pergi.

Tak lama Kereta berhenti di depan kedai,sosok pria muda turun dan langsung tertegun.

"Song Wen!"pria itu melihat adik dari teman lamanya duduk dengan santai sambil memakan pai telur.

"......"sial sekali.Song Wen hampir tersedak makanan dimulut nya Karena terkejut akan teriaknya."..batuk! Bai Ling?"

Bai Ling adalah teman dari kakak laki-lakinya, pria itu tersenyum."Hei kau disini,aku kira kau akan segera pergi..."

"Tidak, pangeran memberiku libur,jadi aku akan tinggal disini,bulan depan baru kembali...."Jawabannya dengan santai,tak terburu-buru.

"Begitu...." Pria itu mengangguk,lalu berjalan ke arah meja kasir." Zin.an!...apa pai telur masih ada?"

"Masih .." jawaban dengan agak malas.Bai Ling tak memperhatikan reaksinya dan memesan."beri aku 10 pai..."

dia menyerahkan kotak kayu padanya. Hwang zin menerimanya dan memintanya menunggu,Pria itu menganggu dan berbalik untuk mengobrol dengan Song Wen.

"Kamu sering kesini?"tanya Song Wen dengan basa basi.

Bai Ling mengangguk ,dan memuji Hwang Zin dengan lugas." Ya ,nenek dan ibu menyukai pai telur disini,Zia.an membuatnya dengan baik....."

Song Wen menoleh ke arah kedai dan tak melihat anak itu,lalu berbisik dengan penasaran bertanya."....Bukankan dia anak pelayan Hwang?"

"... Benar tapi paman Lin sudah meninggal 2 bulan lalu,anak ini tinggal sendiri..."jawabannya pelan,merasa agak kasihan.

"Ternyata dia berbisnis untuk menyambung hidup. ."gumam Song Wen terkejut dan kagum.

mereka mengobrol beberapa saat sebelum Hwang Zin memanggil Bai Ling.Pria itu membayar dan berpamitan pada Song Wen dan pergi dengan Keretanya.

Song Wen juga selesai makan ,dia menaruh uang dimeja dan pergi juga.Para prajurit cavivar juga tak lama pergi.

Hari sudah sore dan makanan sudah habis jadi Hwang zin menutup toko.

Dia memasuki halaman rumah dan melihat bahwa persik nya telah kering sempurna,juga buah bery juga sudah kering,dia berencana membuat bubur buah kering saat musim dingin nanti.

Namun dia masih membutuhkan biji teratai,jadi. Hwang zin memasuki toko grosir milik nya untuk mencari bubuk biji teratai.

Didalam toko terdapat rak-rak Tinggi dengan berbagai barang,Dia berjalan ke arena tepung,dia melihat rak yg terisi terigu, tepung ketan, tepung beras dan tepung jagung,dan ada tepung biji teratai.

Dia mengambil ukuran setengah kilo,lalu mencari buah-buahan kering ke rak lainnya, Hwang zin menemukan buah ceri kering,anggur,serta kacang-kacangan.

Dia masing-masing membawa satu kantong kecil dan berencana menaruhnya didaur dulu,saat hari mulai dingin dia akan membuat menu baru.

Hwang zin keluar dari ruang,dan mendapati hari nampak mendung,dia segera pergi ke halaman depan untuk mengunci pintu.

Lalu masuk ke dalam rumah,tak lama hujan datang dengan deras,sedikit membuat hawa dingin,Hwang zin pergi untuk mandi sambil membawa payung.

Setelah mandi dia duduk dikamar dengan santai, sambil menghitung uang yg dia dapat 1 Minggu ini, total didalam kotak kayu ada lebih dari 1.570 koin.

Dia cukup puas,dia segera menyimpan nya dilemari dan bergegas tidur.

1
Dania
misi
LING
r
Jack Strom
Nice!!! 😁
Jack Strom
Jejak kumis!!! 😁
Dania: misiiiiiii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!