NovelToon NovelToon
Menantu Kaisar Agung

Menantu Kaisar Agung

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Harem / Mengubah Takdir
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Zhao Ling'er

Ling Chen, pemuda cacat yang mati dalam kesepian, terbangun di dunia kultivasi sebagai pengawal rendahan di Kekaisaran Api Agung. Namun sebelum memahami takdir barunya, seorang putri kekaisaran tiba-tiba memilihnya sebagai suami di hadapan seluruh istana.

Di balik tubuh barunya tersembunyi Api Hitam kuno, kekuatan terlarang yang mampu mengguncang kekaisaran dan membakar langit. Terjebak dalam intrik politik, perebutan takhta, dan ambisi para pangeran, Ling Chen harus bangkit dari menantu yang diremehkan, menjadi penguasa yang ditakuti seluruh dunia.

Di dunia di mana kekuatan adalah hukum, ia akan membuktikan, yang hina hari ini, bisa menjadi Kaisar Agung esok hari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhao Ling'er, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Restu dari singgasana api

Pagi berikutnya, sinar matahari pagi menyusup melalui jendela-jendela tinggi Istana Api Abadi, menciptakan bayangan api yang menari di lantai marmer merah. Aula Utama Kerajaan dipenuhi para pejabat tinggi, para elder dari klan-klan besar, dan para tamu dari kekaisaran tetangga yang masih belum pulang setelah kekacauan upacara kemarin. Udara terasa berat, penuh tekanan qi dari para kultivator tingkat tinggi yang hadir.

Ling Chen berjalan di belakang Yue Yan, mengenakan jubah pengawal yang sudah diganti dengan setelan resmi berwarna hitam-merah sederhana—tanda status baru sebagai calon menantu. Tubuhnya masih terasa asing, tapi meridiannya mulai beradaptasi dengan energi api di sekitar istana. Yue Yan berjalan di depan dengan langkah mantap, auranya seperti perisai yang melindungi keduanya dari tatapan sinis.

Di ujung aula, Kaisar Api Agung duduk di singgasana emas yang diukir dengan naga api sembilan kepala. Di sampingnya, seorang wanita paruh baya berpakaian sutra ungu gelap duduk dengan anggun. Itu adalah Ibu Suri Huo Lian, ibu kandung Yue Yan dan istri sah Kaisar. Wajahnya cantik meski usianya sudah ratusan tahun berkat kultivasi, tapi matanya dingin seperti es di tengah lautan api. Dia dikenal sebagai wanita yang paling berpengaruh di balik tahta, dan keputusannya sering kali lebih ditakuti daripada amarah Kaisar sendiri.

Kaisar mengangkat tangan, menandakan keheningan. “Yue Yan, anakku. Dan kau… Ling Chen, pengawal yang tiba-tiba menjadi calon menantu. Jelaskan mengapa aku harus memberikan restu atas keputusan gila ini.”

Yue Yan membungkuk hormat, suaranya tenang tapi tegas. “Ayah, Ibu Suri. Pernikahan dengan Pangeran Tian Hao akan membawa bahaya bagi kekaisaran kita. Dia telah terikat dengan Klan Bayangan Ilahi, yang diam-diam meracuni pengawal istana dan merencanakan kudeta. Aku memilih Ling Chen karena dia tidak memiliki ikatan dengan kekuatan luar. Dia bisa menjadi suami yang setia, dan aku bisa fokus mencapai Realm Raja Api tanpa gangguan politik.”

Kaisar mengerutkan kening. “Kau tolak aliansi besar demi seorang pengawal rendahan? Apa bukti bahwa dia layak?”

Ibu Suri Huo Lian berbicara untuk pertama kalinya, suaranya lembut tapi menusuk. “Anakku, kau tahu aturan keluarga kita. Calon menantu harus membuktikan diri di hadapan Api Suci Leluhur. Jika dia gagal, bukan hanya pernikahan ini yang dibatalkan—jiwanya bisa lenyap. Apakah kau siap mempertaruhkan itu?”

Yue Yan menoleh ke Ling Chen, matanya penuh keyakinan. “Dia siap, Ibu.”

Semua mata tertuju pada Ling Chen. Dia melangkah maju, membungkuk dalam-dalam. “Yang Mulia Kaisar, Ibu Suri. Aku baru saja tiba di dunia ini… tapi aku bersumpah akan melindungi Putri Yue Yan dengan nyawaku. Aku tidak punya latar belakang, tidak punya kekuatan besar sekarang. Tapi aku punya tekad. Izinkan aku membuktikan diri di Ujian Api Suci.”

Kaisar tertawa dingin. “Tekad? Di dunia ini, tekad saja tidak cukup. Banyak orang mati karena tekad mereka. Tapi baiklah. Kita akan lihat apakah jiwa asingmu bisa bertahan di hadapan Api Leluhur.”

Ibu Suri mengangguk pelan. “Ujian dimulai sekarang. Bawa dia ke Ruang Api Abadi.”

Mereka berpindah ke ruangan bawah tanah istana, sebuah kamar besar dengan kolam lava biru yang berputar-putar di tengah. Di atas kolam itu, sebuah bola api suci menggantung—Api Leluhur, warisan keluarga kekaisaran yang bisa membakar jiwa dan tubuh, tapi juga memurnikan dan memberi berkah bagi yang layak.

Ling Chen berdiri di tepi kolam. Yue Yan berbisik di telinganya, “Jangan takut. Biarkan api itu mengalir ke meridianmu. Jika hatimu murni, kau akan selamat.”

Ling Chen mengangguk. Dia melangkah masuk ke kolam lava. Panas langsung menyergap, tapi anehnya, tubuhnya tidak terbakar. Api biru menyusup ke pori-porinya, membakar kenangan hidup lamanya—kesakitan, kesepian, kematian di bawah reruntuhan. Rasa sakit itu nyata, tapi dia tahan. Di dalam pikirannya, dia melihat kakaknya, Ling Mei, tersenyum. “Kau harus hidup kuat sekarang, adik.”

Api semakin ganas, mencoba membakar jiwa asingnya. Tapi Ling Chen berteriak dalam hati: “Aku tidak akan mati lagi! Aku ingin menjadi kuat… untuk diriku sendiri, dan untuknya!”

Tiba-tiba, api berubah warna menjadi emas. Bola Api Leluhur bergetar, lalu menurunkan seberkas cahaya ke tubuh Ling Chen. Meridiannya terbuka, qi api murni mengalir deras. Tubuhnya naik ke Realm Fondasi Qi tingkat 1 dalam sekejap—terobosan pertama yang biasanya butuh bertahun-tahun.

Ling Chen keluar dari kolam, tubuhnya bercahaya. Kaisar terbelalak. Ibu Suri tersenyum tipis, untuk pertama kalinya terlihat puas.

“Jiwa asing… tapi hatinya murni,” kata Ibu Suri. “Dia lolos ujian. Aku memberikan restu.”

Kaisar menghela napas panjang. “Baiklah. Pernikahan akan dilanjutkan dalam tiga hari. Ling Chen, mulai sekarang kau adalah menantu Kaisar Api Agung. Tapi ingat—jika kau mengkhianati putriku, api ini akan membakarmu hingga abu.”

Ling Chen membungkuk dalam-dalam. “Terima kasih, Yang Mulia. Aku bersumpah akan setia.”

Yue Yan mendekat, menyentuh bahunya. Matanya berbinar. “Kau melakukannya.”

Di luar ruangan, kabar menyebar cepat. Pangeran Tian Hao yang masih marah mendengar ini, auranya meledak. “Pengawal sampah itu lolos? Ini belum selesai!”

Sementara itu, Ling Chen merasakan kekuatan baru mengalir di tubuhnya. Petualangan sebenarnya baru dimulai—dengan restu orang tua Yue Yan, dia sekarang punya perlindungan, tapi juga musuh yang lebih besar menanti.

1
Nanik S
Cukup menarik diawal
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ: hehehe, terimakasih 🙏
total 1 replies
Akagami
mantap
Akagami
Lanjit
Akagami
ok
Akagami
seru
Akagami
mantap
Akagami
Awal yang menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!