NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Dosen Galak

Istri Rahasia Dosen Galak

Status: tamat
Genre:Dosen / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:65.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Maira salah masuk kamar hotel, setelah dia dijual paman dan bibinya pada pengusaha kaya untuk jadi istri simpanan. Akibatnya, dia malah tidur dengan seorang pria yang merupakan dosen di kampusnya. Jack, Jackson Romero yang ternyata sedang di jebak seorang wanita yang menyukainya.
Merasa ini bukan salahnya, Maira yang memang tidak mungkin kembali ke rumah paman dan bibinya, minta tanggung jawab pada Jackson.
Pernikahan itu terjadi, namun Maira harus tanda tangan kontrak dimana dia hanya bisa menjadi istri rahasia Jack selama satu tahun.

"Oke! tidak masalah? jadi bapak pura-pura saja tidak kenal aku saat kita bertemu ya! awas kalau menegurku lebih dulu!" ujar Maira menyipitkan matanya ke arah Jack.

"Siapa bapakmu? siapa juga yang tertarik untuk menegurmu? disini kamu numpang ya! panggil tuan. Di kampus, baru panggil seperti itu!" balas Jack menatap Maira tajam.

'Duh, galak bener. Tahan Maira, seenggaknya kamu gak perlu jadi istri simpanan bandot tua itu!' batin Maira.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Jihan

Dan tanpa diduga oleh Jack sebelumnya, apa yang diucapkan oleh Maira itu ternyata bukan omong kosong belakan. Dia memang bisa memasak, dan masakannya sangat enak. Wajar sih, karena sejak usia 10 tahun, dia sudah belajar masak sendiri. Dia hanya tinggal dengan neneknya, neneknya berjualan di pasar, tentu saja dia yang harus mengerjakan semua pekerjaan yang ada di rumah. Termasuk memasak dan lainnya.

"Bagaimana tuan?" tanya Maira excited.

Sebenarnya tanpa bertanya juga harusnya dia tahu, Jack makan dengan lahap. Bukankah itu artinya masakannya memang enak.

"Lumayan!" jawabnya.

Ya, pria itu sepertinya juga cukup jujur. Dia mengatakan apa yang sebenarnya. Masakan itu memang lumayan masuk di citarasanya.

"Saya sudah selesai, kamu makan siang juga. saya ada pekerjaan, jangan ganggu saya!"

"Siap bos!" kata Maira sambil menunjukkan sikap hormat ala-ala security pada Jack.

Jack hanya menoleh sekilas. Dia adalah seorang dosen dadakan yang sebenarnya punya status lebih penting daripada itu. Dia juga punya tujuannya sendiri jadi dosen. Tapi intinya, dia memang orang yang berasal dari kalangan yang memang jarang ada orang-orang seperti Maira ini. Seseorang yang polos, terang-terangan dan perilakunya no jaim-jaim.

Jack berbalik dan menuju ke ruangan kerjanya. Maira duduk di kursi di meja makan itu, lalu makan malam sendirian.

"Aku rasa tidak buruk juga. Hanya memasak dan mengurus rumah. Aku sudah biasa, dapat tempat tinggal gratis, makan enak pula. Nikmat apa yang kamu dustakan Ferguson?" gumamnya sambil menyendok satu sendok penuh nasi dan lauk pauk ke dalam mulutnya.

Di ruang kerjanya, Jack tampak sedang memandang sebuah foto di sebuah bingkai ukuran kecil.

Seorang wanita cantik, yang terlihat begitu anggun.

Wanita itu adalah alasan kenapa Jack sampai menjadi dosen di kampus itu.

Namanya Tamara, wanita cantik yang juga seorang dosen. Sebenarnya, Jack sudah suka padanya sejak lama. Hanya saja, wanita itu pernah memiliki traumatik pada pria kaya. Jadi, Jack sampai menyembunyikan statusnya. Karena memang tidak ingin Tamara menjauhinya. Menjadi dosen, adalah cara Jack mendekati Tamara.

Sayangnya baru 6 bulan menjadi dosen dah berusaha mendekati Tamara, semalam Jack malah di jebak oleh salah satu anak rekan bisnisnya. Jadilah dia harus bertanggung jawab pada Maira. Tadinya dia hanya ingin ganti rugi uang. Tapi, di khawatir Maira merasa terhina dan pada akhirnya malah mengungkapkan apa yang terjadi. Paul memberi saran, agar menikah kontrak saja. Wanita itu akan diam, dan pernikahan mereka juga tidak akan diketahui orang lain.

Jack pikir, cara itu juga tepat. Waktu satu tahun, adalah waktu dimana Maira akan lulus. Dengan begitu, wanita itu juga pasti akan memilih untuk menyongsong masa depannya yang lebih baik. Jadi, tidak akan ada yang merasa dirugikan. Dia juga bukan pria yang tidak baik. Hanya saja hatinya sudah milik Tamara.

Setelah selesai dengan semua pekerjaan yang seharusnya dia lakukan. Maira pergi ke kamarnya. Jack, bahkan memberikannya kar yang cukup besar. Bahkan di lemari juga sudah ada banyak pakaian.

Ada meja belajar juga, Jack memang pria yang baik. Sambil merebahkan dirinya di kasur yang lebih nyaman di bandingkan kasur yang ada di rumah neneknya. Maira menghubungi Jihan.

[Aku sampai jamuran nungguin telepon dari kamu Maira. Aku tadi dengar paman dan bibimu menjual kamu? kemana? kamboja?]

Mata Maira melebar mendengar apa yang dikatakan temannya itu.

"Amit-amit tujuh turunan, tujuh tikungan Jihan! alamat pulang tinggal nama" sahut Maira.

[Lah terus, kamu dijual kemana. Gak mungkin cuma jadi pembantu kan? kamu cantik loh Maira, kalau aku sih mending jual kamu ke om-om kaya ya kan...]

"Jihan!" sela Maira sedikit kesal.

Sungguh tak percaya Maira, setelah sahabatnya itu memujinya cantik. Kenapa malah di jatuhkan sampai tergelepar begitu. Kenapa harus ke om-om kaya? memangnya tidak ada oppa-oppa kaya?

[Ha ha ha. Sorry Maira. Aku terbawa suasana]

"Terbawa suasana atau naluri germoo kamu keluar?" tanya Maira sambil mendengus pelan.

[Ha ha ha, iya itu dia. Mendadak naluri germoo ku meronta. Kalau ada gadis cantik kayak kamu pengen dijual]

"Siapa yang pengen di jual. Aku gak tahu kalau aku ternyata sudah di depe.."

[Eh, main di depe saja. Paman sama bibi kamu benar-benar ya]

"Itu dia, ternyata makan malam kemarin itu. Hanya kedok, kamuflase, sandiwara, akal-akalan..."

[Stop Maira, iya iya nilai bahasa kamu 70, tapi jangan pamer literasi sama aku. Nanti aku mabokk kata. Yuk lanjut, terus gimana? abis kamu di depe langsung di inreyen dong?]

Maira benar-benar ingin menangis. Sahabatnya itu kalau bicara asbun sekali, alias asal bunyi sekali. Memangnya dia kendaraan baru keluar dari dealer apa di inreyen dulu.

"Kamu kira aku motor batu keluar dari dealer? semalam itu paman sama bibi aku suruh aku jadi simpanan juragan Rusli, katanya mereka jual aku 100 juta"

[Idih, 100 juta. Kemarin kita di tawar om-om di klub 500 juta kita tolak ya kan, ini sih namanya paman sama bibi kamu jatuhin pasaran kita, Ra]

Maira memegang keningnya. Sepertinya pilihannya untuk tidak menghubungi Jihan sudah benar. Temannya ini benar-benar tidak tertolong.

[Terus gimana, kamu lolos gak? apa itu si juragan tua udah berhasil merawaninn kamu?]

Maira mengusap wajahnya kasar. Kenapa temannya ini selalu bicara tanpa saringan.

"Untungnya gak, aku kabur. Aku tendang itu kantong kemenyannya. Meringis dia hampir pingsan"

[Nah gitu dong, kita tuh harus bisa jaga harga diri kita Maira. Bagus, gak sia-sia aku ngajarin kamu latihan jambak dan nendang kan?]

Jihan terdengar sangat bangga sudah mengajari Maira kedua hal itu.

Maira terdiam, dia memang sudah berhasil lolos dari juragan Rusli. Tapi, sebenarnya dia sekarang juga sudah kehilangan kesuciannya itu. Namun, untuk mengatakan semua ini pada Jihan. Dia masih ragu. Dia sama sekali tidak ingin melanggar perjanjian, kan memang dalam perjanjian itu pernikahan ini tidak boleh diketahui orang lain, selain dia, Jack dan Paul.

"Iya benar!"

[Terus sekarang kamu dimana? gak mungkin kamu pulang ke rumah paman dan bibi kamu kan? kalau gak kesini aja, Ra]

"Terimakasih Jihan, aku memang gak akan pulang ke rumah paman dan bibi. Tapi aku sudah dapat tempat tinggal, aku jadi pelayan di tempat orang yang lumayan kaya. Dia kasih aku tempat tinggal, aku disini masak, nyuci, beres-beres rumahnya"

[Gitu ya? tapi apa kamu masih bisa kuliah?]

"Masih, orangnya baik. Dia kasih aku kuliah, bahkan masih boleh kerja di klub. Asal semua kerjaan disini selesai!"

[Wah, bagus banget kamu ketemu orang baik gitu. Siapa namanya?]

Maira melebarkan matanya. Masalahnya, Jihan juga kenal Jack. Kan mereka kuliah di kampus yang sama.

"Em itu... "

***

Bersambung...

1
mimief
ehh..udah tamat kah?
aku terkejut 🫣🤣🤣

nice ending
Noer: gumawo
total 1 replies
mimief
Jackson Romero
kok namanya familiar bgt ya
kyk nama Vernon
tapi lupa,ini nama siapa ya?😜
mimief: ya.. Vernon mah tau say
yg aku tanya, Jackson Romero nya?
total 2 replies
mimief
lah dia pingsan lagi
elaah
yg menang banyak Paul donk🫣🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
mimief
mang modus aja da lu
ya..dasar jomblo
mimief
alah..alesan aja lah pa ul😜😜
mimief
wkwkwkwk..
Tamara salah makan obat apa ya
lagian siapa yg melewati banyak kesempatan selama 8 tahun
tapi...ga ada hak apa apa berani marah
mimief
wkwkwk🫣😜
Jihan jgn kepo
anak kecil ga boleh tau
mimief
yeee,dasar modus🫣
Noer: emang laki tuh gitu, yang gak ada modusnya tuh cuma Wonu, lempengggg aja hidupnya
total 1 replies
mimief
takut ilang Mai,kan...lagi mau nyebrang jalan
Jalan ke hatimu
eaaaa🤣🤣
Noer: eaaaaaa
total 1 replies
mimief
terlalu aneh,jadi berinding yaaa
Noer: mencurigakan
total 1 replies
mimief
prestasi yaa pak🫣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
mimief
lah pada mengarang bebas
dia pikir ini cerpen🤣🤣
mimief
es kul kul mah enak
nah dia eneg 🤣🤣
mimief
iy Lupa...tapi kalau ditelp mendadak main tinggal aja
elaah dasar cowok plin plan
mimief
jiaaah.. jangan disebut juga kali. kan ketawan kaum.mendang mending nya kita🤣🤣
mimief
Kesambet hantu perjaka kali 🤣
mimief
yg pasti bukan Ama Jack lah 😜
mimief
lah iya...ngapain aku yg pusing??
biarin aja kamu pusing sendirian 🤭🤣
mimief
ya..gimana ya?
pacar emang ga punya
punya nya suami 🫣😜
mimief
kok aku melow ya
apa karena tahun baru ujan ga bisa keluar jadi nya galau?
padahal diluar petasan bersahutan tapi ga ada yg nyahutin aku😜🤣🤣
Noer: nah itu wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!