NovelToon NovelToon
Rumah Untuk Si Bungsu

Rumah Untuk Si Bungsu

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor / Keluarga / Karir / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Kisah seorang anak perempuan terakhir yang hidupnya selalu di tentukan oleh orang tuanya,dan tidak di beri kesempatan untuk memilih untuk hidupnya.
hingga akhirnya ia pergi dari rumah, dan bertemu dengan seseorang yang mampu untuk ia jadikan rumah dan tempat bersandar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RUSB 5

Nina dan yang lainnya sudah berada di ruangan Raynar, Raynar ingin meninggalkan mereka namun di cegah oleh Haris, merasa tidak enak jika pemilik ruangan tidak berada di tempat, akhirnya Raynar memilih duduk di dekat Anin dan memangku Chessy.

Sedangkan Nina duduk di sebrang Raynar,ia menundukan kepala dan diam , kala Haris sedang mengomelinya.

" Kamu tau gak, betapa kecewanya ibu, bapak, anak perempuan satu- satunya kabur tanpa kejelasan, seharusnya kamu bersyukur, hidup kamu terpenuhi, fasilitas di sediakan, kamu masih bisa beli barang branded, bukannya bersyukur malah bikin ulah" omel Haris pada adik perempuannya.

Nina yang dari tadi diam kini mengakat wajahnya dan menatap ke arah abangnya yang kini sedang duduk di sampingnya.

" bang" lirih Nina.

" apa kamu mau ngbela ?" sahut Haris.

Anin tau jika sang suami, kini tidak bisa di hentikan, akhirnya ia hanya diam dan terkadang ,menegur sang suami jika terlalu keras.

" Abang pernah ngerasain di posisi Nina enggak bang? Nina selalu di bandingkan sama Bang Haris dan Kak Wira, di umur Nina yang masih 17, bahkan Nina masih duduk di bangku SMA, sedangkan abang sudah 28, sudah punya perusahaan, sudah punya segalanya,bisa ngasih ibu dan bapak apapun yang mereka inginkan begitu pula dengan Kak wira" ujar Nina yang capek selalu di tuntut seperti kakaknya.

" 17 bang 17, abang 17 masih sibuk sekolah, sedangkan Nina harus mikirin gimana Nina bisa sukses kayak abang dan kak Wira, tapi apa bang? Nina enggak di kasih kesempatan memilih jalan hidup Nina bang, Nina selalu di setir sama ibu dan bapak, Abang dan kak Wira kuliah dan bisa mengekspor segalanya, sedangkan Nina kuliah aja enggak boleh bang, bahkan Kak Wira dan Kak Malihah mau membiayai kuliah Nina, enggak boleh, Nina selalu dilarang ini itu, Nina enggak di kasih kesempatan mengekspor segalanya, Tapi Nina di paksa untuk sesukses Abang dan Kak Wira, bahkan di toko pun, Nina hanya bisa menjadi kasir bang, karena semua masukan Nina di tolak mentah- mentah sama ibu, padahal itu untuk kemajuan toko ibu juga" Ada sedikit rasa lega di hati Nina setelah mengeluarkan unek-uneknya.

" apa selama ini Nina protes bang? Nina selalu pendem semua sendiri, tapi Nina juga capek bang, selalu saja di bandingkan dengan abang dan Kak Wira, Nina juga yang jadi bahan amukan ibu jika ia sedang kesal dengan orang lain, ibu memang enggak pernah marah sama abang, walau abang salah sekalipun, tapi ibu marah ke Nina bang, ke Nina bahkan Nina pun enggak tau apa yang abang lakukan" lanjut Nina, sedanb Haris masih bengkak mendengar semua ucapan sang adik.

" Nina tuh capek bang, capek, Nina butuh orang untuk yemangatin Nina,bukan orang yang ngerusak mental Nina, abang pikir Nina enggak mau kayak abang dan kak Wira? Nina mau bang,tapi apa boleh buat hidup Nina yang selalu di setir, ibu itu cuma sama sayang sama abang dan kak Wira, dikit- dikit abang,dikit- dikit Kak Wira, Nina tuh juga pengen di banggakan,tapi apa boleh buat Nina hanya orang bodoh bang" Ujar Nina.

Raynar merasa iba pada Nina, gadis yang ia kagumi beberapa jam lalu, ternyata menyimpan luka dan trauma yang begitu berat.

Anin kini sudah berpindah tempat duduk di sebelah sang adik ipar, iya memeluk adik iparnya begitu erat.

" aku hanya ingin membuktikan kak, kalau aku bisa,aku selalu saja di remehkan, aku selalu di bilang manja, aku selalu tidak di dengar, aku hanya ingin melakukan apa yang ku inginkan" isak Nina di dalam pelukan Anin.

Anin semakin mengeratkan pelukannya pada aduk iparnya tersebut, sedangkan Haris masih terdiam dan mencerna apa yang di katakan oleh adik perempuan,apa mungkin selama ini ia juga terlalu keras dengan sang adik? tapi ia melakukan itu semua demi kebaikan sang adik.

Chessy turun dari pangkuan Raynar, ia menghampiri mommynya san juga sang aunty yang sudah lama tidak bertemu, Chessy memeluk sang aunty.

" nanti daddy kita tinggal beli es klim yaa na" ujar chessy melihat Aunty kesayangnya menangis karena ulah daddy nya.

1
Nana Ningrum
luar biasa
Elly Maryani
semangat bang Ray rebut hati Nina,,jgn kalah ma bawahan🤭...up tiap hari ya Thor,bagus ceritanya
Makhfuz Zaelanì
lanjut thor
Makhfuz Zaelanì
ini ga ada kelanjutan kah thor
Nana Ningrum: ada dong readers, di tunggu yaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!