NovelToon NovelToon
Terjebak

Terjebak

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Mata Batin / Kutukan / Time Travel / Iblis
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Asyiah A

Malam temaram, cahaya siluet datang menyambar. Detak jantung berlarian ke segala arah. Menimpali ubin yang kaku di tanah.

Di sana, seorang anak kecil berdiri seperti ingin buang air. Tapi saat wajah mendekat, Sesosok hitam berhamburan, melayang-layang menatap seorang wanita berbaju zirah, mengayunkan pedang yang mengkilat. Namun ia menebas kekosongan.

Apakah dimensi yang ia huni adalah dunia lain? nantikan terus kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asyiah A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Belenggu 2

Selama ini hanya terjadi kesalahpahaman pemikiran. Stella mengira bahwa kedua orangtuanya tidak menyayanginya. Itulah sebabnya mereka meninggal dunia tepat saat dia berusia satu tahun.

Selama ini Stella memendam sendirian rasa sakit, kecewa dan amarahnya. Dia tak ingin membagi pada sang Bibi. Dia takut merepotkan Bibi hanya karena emosi dan rasa marahnya. Bibi tidak seharusnya tau tentang perasaan dan pikirannya.

Bibi sudah banyak menderita karena dia. Cukuplah hanya bekerja di toko roti, pergi pagi sekali dan pulang sudah larut. Kadang, Stella ikut membantu apabila tidak ada aktifitas belajarnya.

***

Stella mengusap air matanya berkali-kali. Air mata itu membanjiri wajahnya, tepat mengenai buku diary ibunya.

Stella sangat hampa. Keputusasaannya sangat nyata, ia merasa bersalah sudah menuduh yang tidak benar pada orangtuanya.

Rasa perih yang menjalar ke pelupuk hati, menyemai rasa sesal. Menumbuhkan sebuah tekad, "Aku harus menemukan pelakunya! " ucapnya samar dengan kegigihan. Tangan terkepal itu tanpa terasa sudah meninju bangku yang terbuat dari kayu dengan sangat kuat. Ada setetes darah. Tangannya berdarah.

Dia menemukan kunci rahasia. Pada halaman pojok terakhir.

"BUKALAH, BERPETUALANGLAH, IKUTI KATA HATI. BAWALAH CITRA YANG BAIK. "

Pandangan Stella memudar. Dia merasakan jantungnya bergejolak sepersekian detik, sedikit sesak, namun nadi terasa berdenyut normal.

***

Dunia yang memiliki teka-teki. Ada sebuah terowongan paralel yang menghubungkan antara dua dunia. Saat seseorang masuk, maka ada hal yang menggetarkan dua dunia, yang disebut dengan Gempa. Gempa terjadi saat kedua dunia bersinggungan. Ada yang menerobos masuk yang tidak semestinya terjadi. Entah sebab terjebak atau keputusasaan.

Cahaya menyilaukan. Stella memandangi kisah hidupnya. Mulai dari saat dia bayi, kedua orangtuanya tersenyum.

Deggg ....

Ada perasaan yang hangat, tanpa luka, tanpa celah. Hanya ada cahaya yang memenuhi hati. Dia melihat langsung wajah ayah dan ibunya yang tersenyum sangat dekat padanya. Hanya ada jarak 2 centi. Dua pasang mata beradu padanya. Kebahagiaan dihari itu menyelimuti. Sukacita kedua keluarga saling bersahutan. Semua orang berkumpul di rumah itu.

Kemudian, Stella beranjak satu bulan, dia mulai bersikap ingin tau segala sesuatu. Hingga menjelang satu tahun. Ibunya tampak sedih saat membaca sepotong surat. Wajah ibunya tampak sembab saat ditemani oleh Stella.

Ibunya menggendong dan berusaha menidurkannya, agar tidak ikut merasakan apa yang ibunya rasakan, tapi sayang, Stella sudah melihat semuanya. Matanya tak ingin bergeming, ia menatap lekat-lekat wajah ibunya dan mengusap pelan.

"Da, da, da, da. Berrrrrrr ... " Stella mulai mengoceh. Dia memainkan cairan dari mulutnya ke langit.

Ibunya tersenyum dan mengecup pelan Stella. Malam itu sangat gelap. Ditambah dengan cahaya lampu yang meredup, tangki yang mulai mengering karena tidak diisi oleh minyak.

Stella kembali melihat masa-masa bahagia, pilu dan nestapa. Dia melihat dengan jelas bagaimana kedua orangtuanya meninggal. Namun tetap tidak menemukan petunjuk siapa pelakunya.

Stella terkejut. Tubuhnya yang kecil dikala itu berguncang. Jeritan rasa takut memenuhi rumahnya. Bibi mengingat pesan Selena, ibunya Stella. Bahwa jika sesuatu terjadi pada Stella, hendaknya bawa dia pergi menjauh dari lingkungan itu.

Bibi berlari membawa Stella, beberapa perkakas ikut dibawa. Dia membawa dua tas yang besar berwarna hitam. Tak lupa, dia bawa buku diary itu.

Malam itu, Bibi menaiki kereta kuda. Malam yang gelap hanya ditemani dengan cahaya lampu menyala. Malam itu sangat mencekam. Angin kencang, suara jeritan bayi dan pohon-pohon bergaduh riuh.

Bibi menenangkan nya. Dia mengusap kepala. Mengelap dengan sapu tangan milik ibunya. Tanpa terasa bahwa memang saat itu Stella sedang sakit. Panas terasa di dahinya.

Bibi mendekap kuat. Dia tak ingin ada yang tau kepergiannya. Hanya laki-laki pembawa kuda itu yang tau persis ke mana mereka pergi, yang tak lain adalah suaminya.

Stella terdiam. Tertidur di pangkuan bibinya. Ternyata, sejak Stella menangis, dia sudah diikuti oleh sosok hitam yang menghantuinya. Rasa takut pada anak bayi akan hal sensitif itu membuatnya menangis. Bibi yang sudah paham, karena silsilah keluarganya yang memiliki indera keenam, tidak membuatnya takut. Dia menyadari bahaya sedang mengancam Stella.

Siapakah sosok yang sangat menginginkan Stella?

Pertanyaan itu selalu menghantui pikiran Bibi. Hingga akhir dunianya, Bibi tidak pernah mengetahui jawabannya.

1
Wang Lee
Keren banget
Wang Lee
Sip deh, pokoknya...
Wang Lee
Mampir thor
Wang Lee
Ceritanya bagus
Sia A
belum pernah liat kan?? ayo liat dulu
Protocetus: kok belum up Thor 🥲
total 1 replies
Roxanne MA
OHH, nyamar-
Sia A: iya , iblis itu pandai banget nyamar, dah kayak paparazzi pula
total 1 replies
Roxanne MA
sambil upload ig story bikin quotes, senja~
Sia A: Bisa banget nihhh mah
total 1 replies
Roxanne MA
sama aku jg klo soal uang indra penciuman nya jadi tajem
Sia A: tosss duluuu ni
total 1 replies
Roxanne MA
ih serem
Roxanne MA
eh mendengkur?? makhluk apa tu🤔
Sia A: itu dengkuran tidur Stella kak/Chuckle/
total 1 replies
Roxanne MA
sorry kak, aku tadi bacanya kencing 😭
Sia A: humor nyaaa /Smirk//Cry/
total 1 replies
Protocetus
min up
Sia A: siap kakk
total 1 replies
Coretan Timur
yukk mampir thor, saling dukung
Sia A: Okay kak
makasih ya sudah mampir /Smile/
total 1 replies
NURIKA DWI ALIRA
Akhirnya up lagi, up lagi dong
Sia A: siaaaaap/Hey/
total 1 replies
Protocetus
min, mimin ke mn 🥹
Sia A: siap kak.. tunggu ya/Hey/
total 3 replies
Miu Nuha.
Bibi adalah kunci yg baik
Sia A: iyaa, bibi sangat sayang dengan Stella
total 1 replies
Miu Nuha.
wow keren
Sia A: /Smile//Tongue/
total 1 replies
Miu Nuha.
mikirin apa ya enaknya, hmmm 🤔🤔
Sia A: apa aja, misal jajan /Hey/
total 1 replies
Miu Nuha.
dua dunia itu maksudny dunia biasa milik stella dan dunia milik gadis yg pake zirah itu yg banyk nyawa dipertaruhkan 🤔🤔
Sia A: Bener kakk/Sneer//Sneer//Sneer//Sneer/
total 1 replies
Miu Nuha.
yahhayyy aku ikut diajak pesta kan
Sia A: bisaa, ayok ikutan/Hey/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!