NovelToon NovelToon
Inikah Cinta? (tahap revisi, semua bab)

Inikah Cinta? (tahap revisi, semua bab)

Status: tamat
Genre:Dosen / Tamat
Popularitas:180k
Nilai: 4.5
Nama Author: Secarik rindu di senja hari

Perjodohan yang dilakukan orang tua ku dan teman mereka membuatku terjebak dengan seorang Dosen killer. Dia meninggalkan aku di sebuah rumah besar miliknya, namun dia terus menafkahiku. Pria itu berjanji akan menceraikan aku setelah ia kembali.

Setelah 5 tahun, dia kembali dan meminta diriku untuk tetap bersamanya. Setelah aku menyanggupinya, tiba-tiba saja ada wanita yang datang dalam kehidupan kami dan mengaku sebagai istrinya.

Siapa wanita itu sebenarnya? Dapatkah kami mempertahankan rumah tangga ini hingga akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Secarik rindu di senja hari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Persiapan Pernikahan

"Pak apa tak ada cara lain, untuk membatalkan perjodohan ini?" tanya Nathaline, tiba-tiba. Membuat Reyhans hanya bisa menarik nafas dalam saat sedang berkonsentrasi pada jalanan.

"Maafkan aku, tapi sudah tidak ada cara lain. Aku sudah berulang kali membujuk Ayahku. Namun, ia tetap bersikukuh dan bersikeras untuk tetap melanjutkan perjodohan ini," jawab Reyhans sedikit menyesal.

Jawaban Reyhans membuat Nathaline sangat kecewa dan membuatnya kembali membungkam mulutnya. Gadis itu kembali memalingkan wajahnya dari arah Reyhans.

Sepanjang perjalanan Nathaline melihat keluar jendela yang terbuka, membiarkan sedikit angin menerpa wajahnya. Barangkali kesedihannya bisa turut hilang, dibawa oleh angin.

Reyhans sesekali melirik gadis itu, ia tampak kasihan kepada Nathaline yang harus kehilangan masa mudanya karna perjodohan ini. Namun, apalah daya, dia juga tidak mampu membantah keinginan Ayahnya.

Setelah cukup lama berkeliling, Reyhans dan Nathaline akhirnya tiba di kediaman gadis itu. Reyhans segera turun dan membukakan pintu mobil untuk Nathaline.

"Terima kasih, Pak." Nathaline turun dari mobil sembari melempar senyum tipis ke arah Reyhans.

Reyhans hanya membalas dengan anggukan kecil, dia tau Nathaline hanya memaksakan senyum kepada dirinya.

Cukup lama mobil Reyhans terhenti di depan kediaman keluarga Halim, pria itu masih menatap punggung Nathaline yang perlahan menjauh darinya dan hilang dari pandangannya.

Reyhans segera melajukan mobilnya saat sudah memastikan Nathaline benar-benar lenyap dari pandangannya.

...***...

Sebuah pesan masuk ke ponsel pintar milik Nathaline, ia dengan segera meraih ponselnya dan memeriksa isi pesan tersebut.

"Kemana saja kau? aku mencarimu dari pagi dan tidak menemukanmu. Apa kau baik-baik saja? aku mendengar para siswa bergosip tentang dirimu dan si killer itu, apa yang terjadi? Jika kau melihat pesan ini, cepatlah balas!" isi dari pesan tersebut.

Nathaline mengulum senyum saat melihat sang pengirim pesan 'Reza Bawel'. Entah mengapa hatinya merasa lebih baik saat melihat kekhawatiran Reza kepada dirinya.

Gadis itu sebenarnya diam-diam menyukai sahabatnya itu, cukup lama ia memendam perasaannya terhadap Reza. Namun, tidak kunjung ada balasan dari Reza.

Nathaline dengan segera membalas pesan tersebut, tetapi ia merasa sangat bingung, haruskah menceritakan semuanya kepada Reza atau tidak, ia takut sahabatnya itu akan terkejut.

"Maaf, aku sedang banyak masalah akhir-akhir ini. Jadi tidak sempat untuk menghubungimu. Aku baik-baik saja, kau tidak perlu mengkhawatirkan aku," balas Nathaline.

"Ada masalah apa? Biasanya kau selalu menceritakan masalahmu padaku, apa sekarang kau sudah tidak menganggapku sebagai teman?" Balasan Reza membuat Nathaline terdiam sejenak.

Cukup lama ia berfikir, akhirnya dengan berat hati Nathaline memutuskan untuk menceritakan semua masalahnya kepada Reza tanpa ada satupun yang di lewatkan. Ia berharap, barangkali Reza bisa memberinya sebuah saran.

Panjang lebar Nathaline membalas pesan Reza. Namun, tidak kunjung ada balsan dari Reza, Padahal saat ini dia sedang butuh teman curhat.

Nathaline membanting telepon pintar miliknya di atas kasur. Dia sudah lelah menunggu selama 30 menit, tetapi tidak kunjung ada balasan dari Reza.

"Dasar pria menyebalkan, selalu saja menghilang di saat aku membutuhkan teman curhat. Sok sibuk sekali dia." Nathaline membatin, dia mendengus kesal atas perlakuan Reza yang mengabaikan pesan darinya.

Dia membanting tubuhnya dengan kasar di atas kasur. Lagi-lagi membenamkan wajahnya ke dalam bantal miliknya.

Ya, begitulah! hanya bantal yang menjadi pelampiasan kemarahan, kesedihan, dan juga sebagai teman curhatnya.

Beberapa minggu setelah kejadian itu, Reyhans datang ke rumah Nathaline untuk membeli berbagai keperluan pernikahan mereka berdua, termasuk membeli baju pengantin.

Ayah mereka sangat sibuk bekerja hingga sang mempelai yang harus turun tangan secara langsung untuk membeli segala perlengkapan pernikahan mereka.

"Aku sudah siap, ayo berangkat," ucap Nathaline yang baru saja menuruni tangga. Nathaline berdandan simple, tetapi terlihat sangat Cantik.

Mereka segera melaju, menuju butik langganan keluarga Halim. Mereka masuk untuk melihat dan memilih gaun yang cocok.

"Bagaimana dengan yang ini? Apakah kau menyukainya?" tanya Reyhans, sembari menunjukkan sebuah gaun pengantin bewarna merah muda.

Nathaline tidak mengucapkan sepatah katapum dan hanya mengangguk setiap kali Reyhans bertanya. Ia bahkan tidak tertarik untuk memilih gaun pengantinnya.

Reyhans bahkan sudah tidak tahu lagi, apa yang harus dilakukannya untuk membuat Nathaline bisa tersenyum.

Mereka sudah keluar dari butik setelah Reyhans menemukan gaun pengantin yang ia rasa akan cocok jika di kenakan di tubuh Nathaline, mereka kemudian pergi ke restoran untuk makan siang.

Selama perjalanan, Nathaline masih tidak mengeluarkan sepatah katapun. Gadis itu bahkan terus menunduk, seolah enggan untuk melihat Reyhans.

Gadis itu hanya terdiam dan hanya mengangguk saja setiap kali Reyhans melemparkan pertanyaan. Ia bahkan tidak menggubris setiap ucapan Reyhans.

"Bicaralah! mengapa kau mengabaikan aku, seperti ini? Setidaknya jawablah setiap aku bertanya dan jangan hanya mengangguk saja." Reyhans berusaha membujuk Nathaline untuk berbicara. Karna jujur saja, Reyhans tidak suka di abaikan oleh lawan bicaranya.

"Maaf pak, saya tidak tau harus membicarakan apa." Nathaline mengangkat wajahnya dan memberanikan diri menatap mata Reyhans, ia mencoba membuka suaranya.

"Tidak bisakah kau bahagia sedikit saja atas pernikahan ini? Aku tidak akan menjadi seorang dosen killer lagi." Reyhans mencoba mengajak Nathaline bercanda, namun hanya ditatap datar oleh Nathaline. Tampak sekilas garis senyum di bibir Nathaline.

"Tidak bisakah kau belajar untuk menyukai diriku? Setidaknya agar pernikahan kita tidak menjadi beban bagimu." Reyhans kembali berbicara. Namun, kali ini wajahnya tampak serius

"Bagaimana dengamu Pak? Apakah kau bisa memaksakan hati untuk menyukai seseorang? Maaf, bukannya aku lancang, tetapi cinta tidak bisa di paksakan." Jawaban Nathaline membungkan Reyhans.

Bagaimanapun Reyhans sadar betul, cinta tidak akan pernah bisa di paksakan, dan pernikahan mereka hanyalah sebuah perjanjian di masa lalu antara kedua orang tua mereka. Hingga membuat mereka terpaksa harus bersama.

Bagaimanapun mereka mencoba dan memaksakan diri untuk tetap melanjutkan pernikahan ini rasanya cinta tak akan tumbuh di antara mereka.

Setelah selesai makan siang, mereka kembali mencari barang-barang yang harus dibeli untuk pesta pernikahan mereka.

Cukup lama mereka berkeliling dari satu toko ke toko lainnya, hari juga sudah mulai petang. Nathaline juga sudah terlihat sangat kelelahan setelah berkeliling seharian.

"Kau tidak lelah? jika kau lelah kita lanjutkan besok saja," ucap Reyhans saat menatap Nathaline yang tengah bersandar lemas di kursi mobil.

"Tidak apa Pak, kita lanjutkan hari ini saja. Waktunya sudah tidak banyak lagi." Nathaline kembali menegakkan tubuhnya

Reyhans kembali melajukan mobilnya untuk mencari barang-barang yang belum terbeli.

"Pak, Bisakah mampir ke situ? Sebentar saja." Nathaline menunjuk taman bermain yang berada di seberang jalan

Reyhans segera mencari parkiran kosong dan memarkirkan mobilnya. Dengan segera, ia melangkahkan kaki keluar dari mobil untuk mencari keberadaan Nathaline, yang berjalan lebih dulu, tadi.

"Pak, main capit boneka yuk!" Nathaline segera menarik tangan Reyhans yang berada tidak jauh darinya.

Nathaline beberapa kali mencoba. Namun, tidak berhasil sekalipun, ia kemudian meminta Reyhans untuk mencoba permainan tersebut.

Beberapa kali Reyhans mencoba, tetapi ia juga tidak berhasil sekalipun. Kesabarannya sudah habis, ia segera pergi dari sana dan meninggalkan Nathaline yang belum menyerah.

"Belum menyerah juga? Sudahlah, ayo pulang saja." Reyhans kembali menghampiri Nathaline yang masih bergulat dengan mesin capit boneka.

"Aku ingin boneka yang itu, sebentar lagi yah." Nathaline menunjuk sebuah boneka tedy bear yang lumayan besar.

"Ah, terserah kau saja," balas Reyhans, kesal.

Reyhans kembali meninggalkan Nathaline, yang masih belum menyerah. Pria itu sudah bosan berdiri selama 1 jam di sana.

"Ambilah ini, ayo kita pulang sekarang! Kita tidak akan tiba di rumah hingga besok, jika kau terus mencoba permainan itu." Nathaline menoleh saat Reyhans memberikan boneka dari arah samping.

"Wah, Cantik sekali! Terima kasih Pak Rey." Nathaline tersenyum sumringah melihat Reyhans membawakan boneka tedy bear, yang sangat besar. Boneka itu bahkan tampak lebih besar dari tubuh Nathaline yang mungil.

"Biar aku saja yang membawanya! Badanmu saja lebih kecil daripada boneka ini." Reyhans mengambil boneka yang susah payah di pikul oleh Nathine.

Hari sudah semakin larut, Nathaline sudah tampak kelelahan setelah berkeliling seharian. Gadis itu sampai tertidur di dalam mobil milik Reyhans.

"Maafkan aku, jika saja aku bisa menolak perjodohan ini, mungkin saja kau tidak akan tersiksa seperti ini." Reyhans menatap wajah Nathaline dari balik kaca, ada raut tidak tega yang di tunjukkan oleh pria itu.

...Next........

......Selamat Membaca😘......

1
ana kristianti123
kok sedih lho aku😭
Ndi Inkong
sedihx,,,
you_are_nana1485
Hai para readers, terima kasih sudah mampir dan baca novel ini sebelumnya. Author sudah selesai revisi dan alunya banyak berubah, jika alur sebelumnya Reyhans mempertahankan dua istrinya, sekarang author bikin cerai aja deh😅
Terima kasih atas kritik dan sarannya.
Ekasri.
Authour tega banget sih sm kita pembaca, yg bener2 tertarik dengan kisahnya, kenapa ujung2nya ada unsur poligami bgini, trs mana letak tegas para org tua dan menrtua yg mendukung Nathalien sebgai korban ke egoisan laki2 dlm cerita ini.😭
you_are_nana1485: sip kk, di tunggu saja ya. Author belum sempat revisi ulang, baru sampai BAB 30. jadi di mohon bersabar ya
total 3 replies
Ekasri.
😭😭😭Rehayan jahat banget...Lo bagusnya author tolong donk percapat bpknya tau kelakuan rehyan yg bejat itu.😭
Ekasri.
kurang ajar banget tuh Dosen, istrinya ditinggalin, malah terayu sm sekeretaris gila bin pelakor., Authour paling nyesek deh aku baca novel klu udah ada cwo yg mempermainkan perasaan cwe. ,😭
Niken Hapsari
ceritanya kok aneh ya
you_are_nana1485: lagi dalam tahap revisi kak. ada perubhn dri tahap alur
total 1 replies
Bee
nathalin kapan bahagianya thorr,bpk nya aja udh benci dia kasian sekali dia
Fitri Sri Dewi
kok ceritanya mengenai poligami.. hal yg paling aku benci seumur umur..
Heni Yuhaeni
tinggalin aja rayhan nya, biar dia rasa nya gimana, kasian nathalin, rayhan tega banget suh... ternyata kelakuan nya lebih parah dari wanita nakal.
Heni Yuhaeni
aqu berdoa, semoga yg membuli nathalin dapet bulian jga dari orang lain..
Heni Yuhaeni
aqu baca nya nyesek ya, nathalin di buli, di acuhkan sama ayah nya, ayah nya cuma ingin nathalin nikah sama rayhan, bukan karna kasih sayang.. heran ko ada ayah seperti ayah nathaline
Heni Yuhaeni
semiga yg membuli nathalin dapet buliyan jga nantinya, biar dia gimana rasanya di buly
Heni Yuhaeni
reyhan g sadar klo dia yg gila, udah tau si nathaline mabuk, masih di anggap gila, dia sendiri yg normal, masih ngatain orang mabuk..
Heni Yuhaeni
ko ada ya.. ayah seperti ayah nathaline, kasian nathaline, semoga bahagia di akhirnya ya..
Zaida Cantik
ya ampunn... sederhana sekali penyelesainya,omgggg ini pengalaman pribadi ato gmn thor😂
Zaida Cantik
ya iyalahhh,5 tahunn laki2 mana tahann
Putry Centil
dasar laki" egois, maunya menang sendiri,
benci aku sama Reyhans
Putry Centil
minta cerai saja ,
ko jdi gini si, uda ngga seruh lgi
Putry Centil
aku bencih sama Reyhans , dasar laki " pleyboy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!