NovelToon NovelToon
Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:75.4k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Baca dulu "CALLIE SI BOCAH GENIUS"

Pergerakannya tidak bisa ditebak. Tingkahnya sangat random seperti remaja lainnya. Namun otaknya hampir 24 jam bekerja untuk membuat senjata dan sistem, meretas, dan melakukan eksperimen. Dunia bawah dan laboratorium khusus yang diwariskan padanya dari sang Opa, membuat gadis remaja itu tumbuh menjadi sosok yang cerdik. Dia adalah Callie Noura Eleanor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keren

Callie melepaskan ketapel dengan batu kecilnya ke arah dinding transparant itu. Dinding itu pecah dengan kaca yang berhamburan hingga mengenai semua anggota dari ZERO SUN. Bahkan wajah mereka ada yang terkena pecahan kaca hingga berdarah. Tidak terlihat adanya kaca tapi bisa muncul serpihan kaca dan melukai mereka. Ricko dan Ben sampai menjatuhkan pistol mereka karena terkejut dengan inovasi produk milik Callie yang baru terlihat. Calvin yang notabene pemimpin dari ZERO SUN pun tampak shock sambil menahan lengannya yang tertancap kaca.

Tolong...

Tolong...

Argh...

"Tangkap mereka semua," teriak Callie pada pengawal Ricko yang ada di villa itu.

"Nggak usah takut sama kacanya. Tidak akan melukai kalian," lanjutnya saat melihat para pengawal tampak berjalan hati-hati. Pengawal itu mencoba percaya pada Callie sehingga berusaha santai walaupun sedikit berhati-hati saat berjalan.

Kok jadi balon?

Derr... Derr...

Ricko dan Ben sialan...

Pengecut kalian semua,

"Woah... Bagus kaya mau pesta ulangtahun," teriak Callie saat serpihan kaca-kaca itu berubah menjadi balon. Bahkan beberapa kali ada yang meletus seperti balon biasa.

"Dia menganggap ini seperti pesta ulangtahun," bisik Ben yang masih shock dengan kejadian ini.

"Dia perempuan luar biasa, Ben. Jalan pikirannya itu tidak bisa kita duga. Lihat lah itu dia malah berjingkrak kaya anak kecil saat lihat balon. Padahal di depannya ada banyak orang terluka dan berdarah-darah. Sepertinya ada banyak inovasi produk di dalam otaknya itu. Kita beruntung bekerjasama dengan Callie," ucap Ricko dengan pelan.

Ricko merasa bangga dan puas karena bisa menemukan tambang berlian di negara ini. Sosok gadis remaja polos tapi mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Entah apa yang akan dilihatnya lagi setelah ini. Sungguh Ricko sangat penasaran dengan gebrakan baru dari Callie. Semua pengawal pun sampai takjub melihat kejadian ajaib ini. Callie masih asyik berlarian sambil menangkap beberapa balon yang terbang.

Bahkan umpatan dari Calvin dan anggotanya tidak dipedulikan oleh Callie. Semua pengawal membawa Calvin dan anggota ZERO SUN untuk interogasi lebih lanjut. Villa ini sudah tidak aman karena bisa didatangi oleh organisasi dunia bawah. Ricko juga tidak bisa terlalu banyak membawa anak buahnya ke negara ini. Bisa menjadi masalah yang besar jika ketahuan membawa banyak anggota mafia ke negara lain.

"Gadis remaja yang langka, Tuan Ricko. Pendampingnya besok juga harus yang luar biasa. Tidak bisa cuma setengah-setengah doang," ucap Ben sambil menghela nafasnya pelan.

"Ya dan dia sudah ada di sini, Ben." ucap Ricko dengan nada suara begitu serius.

"Mending anggap aja Callie sebagai adik, Tuan Ricko." saran Ben tapi Ricko hanya meliriknya sinis. Bahkan Ricko segera pergi meninggalkan Ben kemudian berjalan mendekati Callie.

"Ayo pulang, biar kami antar." Callie menganggukkan kepalanya dengan cepat. Dia sudah lelah dan ingin segera istirahat.

Callie menarik tangan Ricko untuk masuk ke dalam villa. Seakan kejadian barusan tidak ada artinya sama sekali. Padahal Ricko dan Ben pikir malam ini harus mengeluarkan banyak tenaga untuk mengusir para lalat itu. Namun hanya dengan satu senjata milik Callie, semua terselesaikan. Ini lah sisi lain Callie yang baru Ricko dan Ben ketahui. Callie tidak suka berbasa-basi, ingin segala sesuatunya selesai dengan cepat. Jika harus berantem dan saling tembak, bisa banyak orang yang akan terluka. Apalagi di villa ini ada maid dan penjaga yang bukan dari orang-orang dunia bawah.

"Callie, kenapa di luar ada banyak balon?" seru Rose yang tadi melihat kejadian di luar villa. Namun dia tak mengerti mengapa orang-orang di luar bisa terluka padahal Ricko, Ben, Callie, dan para pengawal tidak menyentuh mereka. Tak lupa dengan maid, penjaga villa, dan Oma Sesil yang turut melihat di sana.

"Mereka baru mengadakan pesta ulangtahun, Rose." jawab Callie dengan asal.

"Ayo pulang. Nanti Mama Achel bisa berubah jadi hulk kalau Callie ndak pulang-pulang," lanjutnya mengajak Rose segera pulang.

"Astaga... Aku hampir lupa," Rose sampai lupa kalau akan pulang karena terlalu larut dalam kejadian malam ini.

Kata Opa, jaga baik-baik itu si Callie. Dia adalah berlian yang tersembunyi,

Oma, jangan aneh-aneh.

Bye, Oma Sesil. Jangan kapok ketemu sama Callie,

Jangan lari-lari, Callie.

Hehehe...

***

Mobil yang dikendarai oleh Ben berhenti di depan sebuah rumah sederhana. Itu adalah rumah Rose. Sengaja Callie pulang ke rumah Rose karena tak ingin Ricko dan Ben mengetahui tempat tinggalnya. Setelah sampai di rumah Rose, keduanya segera pergi. Pasalnya sudah malam, mereka khawatir kalau warga sekitar akan membicarakan hal yang tidak-tidak tentang Callie dan Rose.

"Callie, ajari Rose begituan dong. Nggak usah gerak tapi bisa melawan orang jahat," bisik Rose pada Callie.

"Nggak usah. Rose duduk manis, belajar, dan jadi orang sukses aja. Biar Callie aja yang suka tembak dor dor dor," ucap Callie dengan asal.

"Kok..."

"Akhirnya kalian pulang juga. Bapak khawatir lho kalau kalian kenapa-napa di jalan. Lain kali kalau pulang malam, minta dijemput sama keluarga." omel Pak Krisman pada Callie dan Rose yang masih berdiri di depan pintu.

Hehehe...

"Yang penting kita pulang dengan selamat, Pak." Callie hanya cengengesan saja agar tak membuat Pak Krisman khawatir.

"Ayo biar Bapak antar pulang," ajak Pak Krisman yang akan langsung mengantar pulang anak majikannya itu.

Callie menganggukkan kepalanya. Dia juga butuh teman ngobrol sepanjang jalan pulang agar tidak mampir kemana-mana lagi. Apalagi tingkahnya yang random. Bisa tiba-tiba pergi kemana padahal kondisi badannya sudah lelah. Rose memilih di rumah saja karena badan dan pikirannya sudah sangat lelah.

"Nona Callie, terimakasih sudah mau berteman dengan Rose dari kecil sampai sebesar ini." ucap Pak Krisman tiba-tiba.

"Ibu RT mah berteman sama siapa saja, Pak. Nanti kalau nggak dekat sama warganya, bisa jadi omongan banyak orang." jawab Callie dengan santainya membuat Pak Krisman terkekeh pelan.

"Nona Callie ini ada-ada saja. Besok kalau jadi Ibu RT beneran, kira-kira Pak RT-nya seperti apa ya?" tanya Pak Krisman membayangkan Callie menjadi Ibu RT sungguhan.

"Mungkin Pak RT-nya bule, Pak. Kira-kira di luar negeri ada RT dan RW juga nggak ya, Pak?" tanya Callie dengan pertanyaan randomnya.

"Ya mana Bapak tahu, Nona Callie. Bapak kan belum pernah ke luar negeri. Bapak mah pernahnya ke desa sebelah, bukan luar negeri." Pak Krisman tertawa mendengar pertanyaan dari Callie. Padahal Callie tahu sendiri kalau dia ini hanya pergi dari kampung satu ke yang lainnya.

"Oh... I..."

Nona Callie, itu bukannya...

1
Atik Kiswati
lnjt....
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
iya kai kurang asem ya🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 jgn kalah
Tang Bin
jos kali mambu
Sani Srimulyani
gapapa kai, dulu juga onty mu pernah ikut mamamu ke sekolah.
Atik Kiswati
gk ada lawan...🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Kena mental ama Kai🤣
Ita Xiaomi
Jd baby sitter Pak Satpam🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Fania ngapa pula kepo ama org yg lg di rumah sakit. Kan jd dpt masalah. Mending pulang bobok di rmh.
Novita Sari
kau titisan callie kecil
ririen handayani
gooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tang Bin
gantinya kali mambu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 emang onty mu stressss
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 menurun
Ita Xiaomi: Benar Kk🤣
total 1 replies
tia
🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
pantas anaknya somplak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 enaknya jg somplak
Dewiendahsetiowati
darah mafia opa dolar begitu kuat di kali mambu
Sani Srimulyani
ya ampun dalangnya aja belum ketemu, ini malah mereka koma......cepet sadar dong, kasian KAI.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!