assalamualaikum,
hai jumpa lagi dengan saya vera
novel ini menceritakan perjalanan seorang wanita yang menantikan pendamping hidupnya.
lailatul zahwa seorang wanita karir yang berencana menikah setelah wisuda S2 nya. ia pun pergi ke acara wisuda dengan membawa setumpuk undangan dan dibagikan kepada teman temannya juga beberapa orang dosen.
namun takdir berkata lain, laila harus kehilangan calon suaminya beberapa hari sebelum janur kuning melemgkung. laila terpuruk dan mengurung diri hingga ia mendapat teguran dari perusahaan tempat ia bekerja.
ahirnya dengan berat hati laila melepaskan pekerjaan yang ia dapat sebagai bonus dari predikat comlude sarjana nya. ia dipanggil bekerja dengan posisi yang cukup bergengsi, bukan sebagai karyawan biasa.
ahirnya laila memutuskan menjalankan usaha mama dan menjemput jodoh disana. sudah banyak pernikahan orang yang ia rancang dan laksanakan sehingga menjadi meriah dan meninggalkan kesan bahagia yang bisa di kenang seumur hidup.
dan laila pun berharap ia juga bisa menata pernikahannya sedemikian rupa dengan lelaki yang mencintainya. dan mampu mendampinginya sampai ajal memisahkan mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vera irmayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
FLASH BACK
di acara pernikahan kak tio laila sudah bersiap dengan segala harap yang selama ini menghantui harinya, akan ia panjatkan saat prosesi ijab kabul berlangsung. karena yang ia tahu dari berbagai macam buku yang ia baca soal jodoh, sering di jelaskan bahwa akan ada beribu malaikat yang berkumpul di majelis akad. dan insyaallah segala doa yang kita panjatkan akan dikabulkan.
Saat prosesi akad
***bismillahhirrohmanirrohim,
ya illahi robbi, ampunkan segala salah dan khilafku, maafkan diri yang munhkin selama ini terlalu sombong dengan kelebihan yang engkau beri, karena sejatinya selama ini ENGKAU menutupi kelemahan dan segala khilafku dengan sedikit kelebihanMu.
untuk diriku dan keluargaku, aku mohon limpahkan kami dengan rezeki yang halal dan berkah. berkahilah pernikahan kakak kami tio dan dewi yaa rabb.
aku juga ingin seperti mereka, menjadi ratu sehari dengan pangeran hidupku, menjalani rumah tangga yang harmonis dan dikaruniai anak yang soleh dan solehah seperti kedua orang tuaku. hamba mohon dengan segala kerendahan hati, pertemukanlah dengan pendamping hidupku. jika ada yang bisa membantu hamba menjalani usaha keluarga, jika tidak ada pun tak apa, asalkan ia bisa menerimaku dengan segala kelemahanku dan dapat membimbingku untuk senantiasa istiqomah dijalanMu dan melangkah bersama menuju surgaMu ya allah ya robbi ya rohman ya rohim***.
sah sah sah saahhhh,,, laila pun tersadar dari lamunan saat mendengar riuh suara saling bersahutan. dan ia pun secara tidak sadar meneteskan air mata, karena bahagia pernikahan kakak tercintanya dan doa yang ia minta pada sang pemilik alam semesta. besar harapan laila akan dikabulkannya doa-doa yang ia minta.
kenangan rencana pernikahan pun kembali terlintas dalam benak laila. betapa bahagianya ia saat itu. bersama merancang segala hal yang diperlukan dalam acara akad dan resepsi nanti. dan pada ahirnya ia harus berlapang dada melepas kepergian calon suami tiga hari menjelang hari pernikahan.
tiba - tiba saja ibu memegang tangan laila, seolah ibu mengerti apa yang kini di rasakan anak gadisnya itu. ibu sedikit menenangkan laila dengan menggenggam tangannya, lalu meminta laila menjemput dewi yang masih di dalam kamar.
laila pun mengangguk mengerti dan melangkah menuju kamar pengantin. saat melangkah laila sekilas melihat raut wajah bahagia kak tio yang sudah tak sabar melihat istri tercintanya.
saat sampai di kamar laila lantas mengajak dewi untuk segera keluar, karena ia tahu kaka tio dan seluruh keluarga dan tamu undangan sudah tidak sabar melihat dewi dan tio di sandingkan diatas pelaminan.
laila melihat air mata bahagia dewi, yang kini telah sah menjadi kakak iparnya. ia pun tak kalah bahagianya begitu juga dengan yang lain. laila segera menggandeng tangan dewi dan melangkah keluar menuju tempat akad.
laila pun membayangkan seandainya ia yang menjadi pengantin hari ini, betapa bahahianya hati laila. namun apalah daya laila masih ditakdirkan menjadi panitia pelaksana pesta pernikahan bukan pengantin.
setelah acara foto keluarga usai, acara dilanjutkan dengan resepsi yang sangat meriah sampai aore hari. banyak tamu berdatangan dari keliarga jauh dan dekat, para tetangga, rekan kerja kak tio dan mbak dewi juga kedua pasang orang tua. semua tampak berbahagia, dan menikmati acara sampai selesai.
acara hari ini berjalan sukses, meskipun ada sedikit kendala tapi masih bisa di atasi laila dan tim hingga acara selesai. berhari-hari dan berminggu persiapan untuk acara bahagia satu hari kak tio dan mbak dewi tidak sia-sia. semua lelah mereka terbayarkan dengan berjalannya acara sesuai rencana sampai acara usai.
FLASHBACK OFF