NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:14.3k
Nilai: 5
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MASUK HUTAN GELAP/DINGIN

Trimakasih Bu.. Tapi maaf, Guang Manyue terlambat datang. Maaf jika membuat kalian menunggu..." Ucapnya lembut. Guang Manyue duduk di kursi yang di tunjuk oleh sang ibu. Sedangkan Feng Li Nan duduk di sebelah kiri Nyonya Lu. Wajah gadis itu terlihat memerah menahan kemarahan dan kebencian terhadap Guang Manyue. Dia ingin membuka mulutnya kembali menyerang Guang Manyue , Namun ucapan sang Ibu membuat Dia terdiam.

"Jangan mengucapkan trimakasih seperti itu. Ibu memang sengaja memanggilmu untuk makan bersama kami . Tidak masalah kau datang terlambat. Kita baru datang juga kok. Ya sudah ayo makan.. " Ucap Sang Ibu lembut.

" Benar kata ibu , aku juga baru datang.. mungkin Nan'er saja yang sudah datang duluan. Hingga dia menunggu agak lama..."Ucap Kakak ke empatnya dengan sikap santai . Mendengar ibu dan kakaknya jelas membela Guang Manyue, kemarahan Feng Li Nan hampir saja tidak bisa di tahan . Dengan susa payah dia menekan kemarahannya. andai saja dia tidak mempertahankan wajah sok polos dan baik hatinya, rasanya dia ingin menpar dan menguliti wajah Guang Manyue saat itu juga. Dia hanya bisa menahan kemarahan dengan mengepal erat kepalan tangannya yang ada di bawah meja. Akhirnya mereka mulai menikmati makanan yang ada di atas meja bersama-sama. Sesekali Nyonya Lu dan putra pertama yang duduknya dekat dengan Guang Manyue, mengambilkan daging atau sayur lalu menaruh di atas mangkok Guang Manyue. Membuat Feng Li Nan semakin marah dan iri menjadi satu. Dan ketika mereka sedang asyik makan, Tiba-tiba Feng Li Nan berkata.

" Ibu.. Nanti siang temanku akan datang berkunjung ke tempatku , apakah boleh...? " Ucapnya sambil menatap Sang Ibu. Namun sebelum Nyonya Lu menjawab, Guang Manyue berbicara di dalam hati.

(Waah...Dia mulai menebarkan jala jebakan untuk putra Ketiga. Dia ingin melaksanakan perintah Ayah kandungnya secepatnya. Setelah tadi malam mereka mengadakan pertemuan, hari ini Putri palsu ini ingin melakukan apa yang di perintah Sang Ayah untuk menjodohkan Putra ketiga dengan Putri Wang . Benar- benar Putri berbakti.) . Mendengar kata hati Guang Manyue, tentu saja Nyonya Lu dan ketiga Putranya saling bertatapan. Dan tak lama putra Pertama bertanya

" Memangnya siapa yang akan datang ke rumah kita.. ? " Tanya Feng Hao Yu datar. Mendengar pertanyaan sang Kakak yang tak biasa, sempat terlihat kegugupan di wajahnya. Walaupun itu hanya sebentar saja.

"Beberapa temanku Kak.. " Jawab Feng Li Nan setelah menguasai kegugupan dan sedikit rasa takut di dalam hatinya .

"Beberapa teman..? Jadi bukan hanya satu teman..? " Tanya Hao Yu lagi. Dia memang tidak pernah melihat teman Feng Li Nan yang sering datang kerumah mereka.

"Benar kak.. Sebenarnya mereka sering datang kemari , Hanya saja mereka tidak bertemu kalian .? " Jawab Feng Li Nan.

(Tentu saja mereka tidak bertemu kalian kakak- kakak yang baik... karena mereka datang hanya ingin membantu Feng Li Nan menindas ku dan mempermalukan aku.) ucap Guang Manyue dalam hati. membuat kakak pertama menatap Feng Li Nan dengan tatapan tajam.

"Lalu mengapa baru sekarang kau meminta ijin pada Ibu...? Dan untuk apa mereka datang..? " Tanya Hao Yu sambil menatap gadis itu. Merasakan tatapan kakak pertama yang tak biasa, Feng Li Nan berbicara dengan kepala sedikit menunduk. ada perasaan takut di dalam hatinya.

"Mereka datang ingin bermain. dan juga ada Putri mentri Wang yang juga datang kemari... " Jawab Feng Li Nan sambil menatap Putra Ketiga. Dia ingin melihat reaksi Kakak ketiganya saat mendengar ucapannya. Namun dia melihat kalau Kakak ketiga terlihat biasa saja. Hanya terlihat datar dan dingin sambil menikmati makanan yang ada di depannya. Sedangkan Yang Lain terlihat terkejut . Namun tanpa di sadari Feng Li Nan, wajah ibu dan Kedua kakak yang lain terlihat dingin menatap kepadanya.

" Baiklah kau boleh membawa mereka datang. tapi ingat , jangan membuat masalah. Atau mengganggu orang lain.... "Ucap Sang ibu. Dengan jelas Nyonya Lu memperingatkan Feng Li Nan dan temannya janga sampai mengganggu Guang Manyue .

"Jangan biarkan temanmu datang ke tempatku. Aku tidak ingin kediaman ku di datangi siapapun itu. " Ucap Putra ke tiga .

" Tidak akan kak.. Tapi apakah kakak akan pergi ke istana lagi ..?" Tanya Feng Li Nan.

"Kenapa kau tanyakan itu..? " tanya Putra ketiga sambil menatap Feng Li Nan tajam .

"Teman-teman ku datang kemari, apakah kakak bisa tidak pergi ke istana..? " tanya Femg Li Nan dengan nada manja.

" Apa hubungannya mereka denganku..? Aku pergi atau tidak ada masalah...? " Tanya Feng Sao Yang sambil menatap Feng Li Nan dengan mata tajamnya.

"Bukan begitu kak... Bukankah kakak baru kembali dari Istana. Biasanya kakak libur dia atau tiga hari.. " Ucap Feng Li Nan menjawab pertanyaan Feng Sao Yang .

"Pergi atau tidak itu bukan urusanmu. Kenapa kau tanyakan itu...? " Tanya Feng Sao Yang dengan tatapan terlihat marah.

Melihat itu, Feng Li Nan terlihat agak kaget. Biasanya kakak ketiganya sangat perhatian padanya. Malah jika dia meminta sang Kakak tetap di rumah saat liburan tugas. pria itu dengan senang hati akan menurutinya.

" Maaf kak... Salah satu temanku ingin bertemu dengan kakak ketiga . * ucap Gadis itu dengan bibir tersenyum dan sikap manja . Sebab Dia menyangka sang Kakak pasti menyetujuinya.

" Apa.. Temanmu ingin bertemu denganku..?Memang siapa dia..? " Tanya Sao Yang dengan nada kesal yang berusaha dia sembunyikan.

" Putri mentri Ritus, yang bernama Wang Yi Ran . " Jawab Feng Li Nan . Yang membuat ibu dan ketiga kakaknya kaget .

" Oo.. Gadis tinggi kurus itu.. ? "Ucap Sao Yang dengan nada jijik.

" Kau mengenal gadis itu Yang'er..? " Tanya Sang ibu.

" Tidak kenal Bu..aku tidak mengenal dia. Tapi dia pernah tanpa rasa malu dan muka tebal menyatakan keinginannya menjadi istriku, dan ibu tahu . dia melakukan itu di depan teman- temanku. membuat aku malu bukan main..." ucap Putra Ketiga Sao Yang dengan wajah merah karena marah.

"Apaaa...dia seberani itu mengatakan ingin menjadi istrimu..? lalu apakah kau menerimanya.?tanya Nyonya Lu dengan wajah syok. seorang gadis baik- baik berani mengutarakan perasaannya di depan banyak orang. apakah ini masih di katakan wajar..?

"Tidak , tentu saja aku langsung menolak dia... " Ucap Feng Sao Yang dengan nada kesal , sinis dan marah .

" Kak.. Kau tega menolak gadis itu..? " Tanya Putra ke empat Bay Yun dengan wajah kaget dan juga senang sekaligus ingin tertawa.

" Memangnya kenapa..? salah dia sendiri... menyatakan perasaannya tanpa melihat tempat. Dan aku tidak mengenal Dia. apalagi Dia bukan tipe gadis yang kusukai. Dia terlalu agresif , berani dan tak tahu malu. Dan yang paling penting , aku tidak pernah mengenal dia dan juga tidak menyukai Dia..." Ucap Pria tampan itu dengan nada kesal.

"Tapi Dia sangat mencintai kakak. Dia ingin menjadi Istri kakak. ..Dia melakukan itu karena Dia ingin kakak menerima Cinta Dia..." Protes Feng Li Nan.

"Kalau Dia menyukai aku, itu urusan Dia sendiri. Sedangkan aku tidak menyukai dia lalu apakah aku harus memaksakan diri untuk mencintai gadis yang tidak aku sukai .? " Seru Sao Yang dengan nada marah.

" Tapi Kak.. " Seru Feng Li Nan masih berusaha membela Sang teman.

( Ha ha ha..Ini bakal seru ceritanya. Mungkin karena inilah Feng Li Nan memberikan ide menghabisi Kakak ketiga. Demi lancarnya rencana mereka, dia tega mengorbankan Kakak ketiga. Benar- benar jahat ..) ucap Guang Manyue dalam hati . Seketika Ibu dan ketiga Kakaknya menatap padanya. Tentu saja mendapat kan tatapan dari keempat orang yang ada di depan dan di sampingnya, Guang Manyue kaget dan heran.

" Aku tidak ikut- ikutan lo...Kenapa kalian menatapku seperti itu ..?" Ucapnya dengan wajah tenang. Terlihat mereka menghela nafas panjang. Dan tak lama terdengar suara Sang ibu .

"Sayang.. Apakah kau punya ide untuk masalah gadis itu dan kakak ketigamu ..?"Tanya Sang Ibu perlahan .

"Tidak ada Bu. .. Hanya saja, kalau memang kakak keempat tidak mau, ya sudah.. tinggal menolak saja keinginan gadis itu . Dan menghindari Dia sejauh-jauhnya . Bukankah kakak ke empat punya hak menolak cintanya. Beda jika kakak itu seorang wanita.. Wanita menerima perjodohan dengan pasrah. Dan kau Kakak Li Nan. Kalau sekarang kau sudah tahu kalau kakak ke tiga tidak mau atau tidak menyukai temanmu itu , suruh saja Teman mu itu melupakan kakak ke tiga . Serta menjauh dari kakak . dari pada nantinya Dia akan mendapatkan rasa malu karena kembali di tolak cintanya.. " Ucap Guang Manyue .

"DIAM KAU..!Jangan ikut campur urusan kami..! Kau fikir kau siapa..berani sekali berkata seperti itu..." Teriak Feng Li Nan saat mendengar ucapan Guang Manyue. Tentu saja teriakan itu membuat kaget Ibu dan Ketiga Kakaknya.

" Lo.. Siapa yang ingin ikut campur urusan kalian.. aku hanya memberi saran karena Ibu bertanya. Hanya itu saja kok.. Kalau memang tidak sesuai dengan keinginan mu , ya sudah jangan kau hiraukan kata- kataku tadi. lagi pula kenapa kau marah- marah seperti itu.. Jika orang yang melihat sikapmu ini , mereka pasti salah paham. Mereka akan mengira kalau kau sangat menginginkan Kakak ketiga menikah dengan Putri Mentri Ritus itu . atau ini perjodohan yang memang sengaja kau atur untuk Kakak Ya.. Kau ingin kakak ketiga menikah dengan temanmu itu...?. Waah.. kau hebat kak.. kau sudah berani menjodohkan kakak ketiga sebelum ibu melakukannya.." Ucap Guang Manyun dengan nada tenang dan sedikit ejekan .

"Kau...dasar wanita sialan tak tahu diri ...!"Feng Li Nan terlihat sangat marah. terlihat wajahnya memucat laku memerah karena marah. Dia marah Karena merasa niat Dia sesungguhnya bisa di tebak Guang Manyue.

"Sudahlah Cukup Nan'er..Kenapa kau sampai marah seperti itu..? Benar kata Yue'er tadi, Kakak ketiga tidak menyukai putri dari Mentri Ritus itu. lebih baik kakak menjauh dari gadis itu. Dan kau juga Nan'er. Jangan memaksa kakak ketiga lagi, kalau kakak memang tidak menyukai gadis itu ya biarkan saja.. hak kakak ketiga menolak dia ." Tambah Putra Keempat menengahi. Terlihat Feng Li Nan menatap Guang Manyue dengan tatapan marah, benci dan dendam jadi satu. Lalu dia melanjutkan makannya dengan wajah kesal dan marah.

Guang Manyue yang di tatap, balas menatap dengan tatapan dinginnya . Setelah makan bersama, Guang Manyue pamit kembali ke kediamannya. Di susul Feng Li Nan setelah dia tidak memiliki kesempatan lagi untuk membujuk sang Kakak ketiga . Saat Nyonya Lu menyuruh dia kembali ke kediamannya .

Setelah mereka berdua pergi, Kini hanya tinggal mereka berempat di rumah utama . Nyonya Lu meminta ketiga Putranya untuk pindah ke ruang kerja sang Suami. Setelah meminta Bibi Yi menjaga di pintu ruang kerja tersebut, mereka baru berbicara.

"Ternyata semua yang di ucapkan Yue'er selama ini terbukti selalu benar adanya. Melihat kejadian demi kejadian, kenapa aku merasa apa yang di katakan adik kalian itu benar-benar akan terjadi pada kita ya.. " Ucap sang Ibu.

"Benar kata Ibu.. Aku juga merasakan perasaan yang sama Bu..." Kata Putra Pertama.

"Lalu apa yang harus kita lakukan ..? " Tanya Putra Keempat Feng Bay Yan.

'"Kita selidiki masalah ini. Awasi gadis itu dengan ketat, tapi jangan sampai dia menyadarinya. Kita tidak bisa bertindak sebelum ada bukti... " Ucap Putra Pertama.

"Dan kita harus selalu sering bersama adik kecil Yue'er... kita akan tahu apa yang akan terjadi kedepannya... aku merasa adik kecil bisa melihat masa depan kita... " ucap Feng Sao Yan.

"Benar sekali apa yang kau katakan itu. kita harus membuat Yue'er betah di rumah ini. Kita harus bisa membuat Niat keluar dari rumah ini segera hilang dari otaknya... " ucap Putra Ke empat Bau Yan.

"Bu...Aku akan kembali ke istana Putra Mahkota, Nanti malam Aku tidak kembali, Lagi pula besok aku ada tugas mengawal Putra Mahkota.. " Ucap Putra ketiga Feng Sao Yang.

"Tidak masalah nak.. Memang lebih baik kau menghindari gadis itu seperti yang di katakan Yue'er. Berhati- hatilah dalam bertugas.. " Ucap Nyonya Lu prihatin. Mereka berunding sebentar, sebelum akhirnya mereka kembali pada tugas mereka.

🍁🍁💐💐

Sedangkan Guang Manyue sendiri , kini sedang berjalan bersama ketiga pelayannya kembali ke kediaman taman Anggrek. Sesampai nya di kediamannya, Guang Manyue ingin masuk hutan sendiri mencari tanaman obat . Jika hanya mengandalkan membeli di toko Obat atau gedung pelelangan, rasanya masih banyak bahan yang tidak terdapat di kedua tempat itu. Dan Dia ingat hutan yang letaknya di luar kota tersebut, di dalam cerita jarang di datangi manusia . Yang datang kebanyakan para pendekar atau murid Perguruan yang ingin menguji kekuatan mereka. Itupun jarang terjadi. Konon katanya tempat itu penuh dengan binatang buas tingkat tinggi. Semakin dalam kedalam hutan , semakin kuat Bintang yang ada di dalam hutan itu .

Manyue pernah mendengar kalau pergi kesana butuh waktu tiga jam menunggang kuda untuk sampai di hutan tersebut . Mumpung sekarang masih pagi, dia bisa pulang sebelum makan malam. Tapi andai kan Dia terlambat, kemungkinan mereka mencari Dia , tidak akan terjadi. Bukankah mereka tidak perduli akan keberadaan Guang Manyue . Mengingat semua itu, membuat Manyue sedikit merasa tenang pergi ke hutan tersebut .

" An.. Aku akan keluar rumah, nanti jika ada yang mencari ku , bilang saja aku berasa di halaman belakang. Dan tolong berikan botol ini pada Nenek, satu berisi air ramuan dan satunya lagi pil kesehatan. tolong juga katakan Pada Bibi Wang , agar tidak lupa mengingatkan Nenek rutin meminumnya . Minta Bibi Wang agar tetap menjaga makanan yang akan di makan Nenek.." Ucap Guang Manyue .

"Baik Nona .. Hamba akan pergi ke kediaman Indah . memangnya anda mau pergi kemana..?apakah hamba tidak perlu ikut..?" Tanya Ansi dengan wajah khawatir.

" Tidak usah. Aku hanya ingin mencari bahan obat saja. Jaga rumah dengan baik.." Jawab Manyue.

" Baik Nona.. Tapi Anda harus selalu hati- hati . hamba tidak ingin terjadi sesuatu pada anda .. " Ucap Ansi dengan wajah terlihat masih cemas.

" Jangan Cemas.. Aku akan hati- hati.. " Ucap Manyue, dia segera keluar rumah dan tak lama, dia sudah hilang dari pandangan Ansi . Dan seperti biasanya ,Manyue tidak keluar rumah melalui pintu gerbang, Tapi kali ini dia memilih keluar melalui pintu belakang. sebab dia tidak melihat pelayan di sekitar pintu tersebut . Setelah berada di luar rumah, Guang Manyue berdiri sejenak untuk berfikir dan juga mengganti cadarnya denga topeng perak yang ada di menara

"Lebih baik aku membeli seekor kuda untuk pergi ke hutan Dingin . Lagi pula Kuda bisa aku taruh di Dunia Kecilku . Ee.. Tapi apakah bisa...? " Ucap Manyue dalam hati.

" Bisa saja Tuan.. Saat ini selain benda - benda kecil, tuanku sudah bisa membawa hewan atau apapun itu kedalam Dunia kecil ... " Ucap Liuli terdengar di pikiran Guang Manyue

" Baguslah, kalau begitu aku akan mencari kuda yang kuat untuk aku gunakan sebagai kendaraan jika aku bepergian .." ucapnya gembira.

Tak lama terlihat Guang Manyue sudah berlari dengan cepat kearah Pasar . Ilmu meringankan tubuhnya semakin hari semakin tinggi. Sebenarnya dia tak butuh kendaraan untuk perjalanannya. Tapi demi menghemat tenaga, dia harus membeli kuda. Sesampainya di pasar, Dia agak bingung. Karena dia tidak tahu pasar hewan di kota ini. setelah bertanya pada beberapa pedagang, Dia menemukan beberapa peternakan kuda yang katanya memiliki koleksi kuda terbaik di kota ini . Setelah mendatangi beberapa peternakan kuda, barulah Guang Manyue menemukan kuda jantan tinggi besar berwarna merah kehitaman dengan sorot mata tajam. . Walaupun harganya cukup lumayan mahal, tapi melihat besar dan kuatnya kuda itu, Guang Manyun tak merasa rugi.

Setelah membayar harga Kuda, Guang Manyue segera membawa kuda itu pergi. Dan benar saja,kuda tersebut sangat cepat dan kencang larinya . Hanya dalam sekejap saja, mereka sampai di pinggiran hutan. Waktu yang seharusnya tiga jam sampai di hutan dingin itu, dengan kecepatan lari kuda miliknya, mereka hanya membutuhkan waktu dua jam saja. Hutan ini terkenal dengan nama hutan Dingin namun ada juga yang menyebut hutan gelap . Karena rapatnya pohon hingga hampir tak ada cahaya yang bisa menembus kegelapan di dalam hutan tersebut. Karena itu keadaan di dalam hutan tersebut dingin dan gelap. Kelembapan hutan itu tergolong sangat tinggi. Karena rapat nya pepohonan dan lebatnya daun yang membentuk kanopi di hutan, membuat Cahaya matahari sulit menembus Kanopi tersebut . Hingga hutan itu selalu dalam keadaan gelap dan dingin . Hingga membuat para penduduk tak berani masuk kedalam hutan itu. Hanya bagi mereka yang memiliki kekuatan tinggi yang bisa masuk kedalam hutan itu. Atau para murid Perguruan yang ingin berlatih diri yang berani masuk kedalam hutan itu. Itupun mereka rak berani terlalu jauh masuk kedalam hutan dingin. para penduduk biasanya hanya bisa berada di pinggir hutan saja. Sampai batas tertentu yang masih mendapatkan cahaya matahari. walaupun cahaya yang bisa masuk haya samar saja. Karena itulah hutan tersebut banyak di huni binatang buas yang memiliki tingkatan level cukup menakutkan . Apalagi semakin dalam hutan tersebut, semakin ganas dan kuat binatang yang ada di kedalaman hutan. level binatang Buas sangat beragam. di hutan pinggiran , banyak di temukan binatang yang masih berada di level dua dan level tiga. jika Semakin kedalam kita masuk, level binatang yang kita temui semakin kuat juga. dan yang paling membuat mereka sangat takut masuk lebih dalam lagi karena, rumit berkata kalau di dalam kedalam hutan gelap ada Mahluk kuat yang sudah berada di level sembilan tingkatan binatang buas. Sedangkan tingkatan binatang buas setara dua kali kekuatan level manusia.

Dan kini Guang Manyue telah berada di pinggiran hutan dingin (Leng) atau juga hutan Gelap (Hei'an) .

"Inikah hutan yang di takuti banyak orang... Ada apa sebenarnya di dalam sana..? " Ucap Guang Manyue perlahan. Manyue lalu menatap kuda merah kehitaman yang sedang makan dengan tatapan lembut. Lalu dia berkata.

" Kau belum memiliki Nama kan. Bagaimana kalau aku memberimu nama Xiao Hong..? " Tanya Guang Manyue yang di jawab ringkikan oleh Sang Kuda.

" He he he.. Ternyata kau mengerti ucapanku. Kau suka nama itu..? " Kembali terdengar Kuda itu meringkik.

" Baik.. Mulai saat ini namamu Xiao Hong. Dan sekarang kau bisa menikmati rumput terlebih dahulu sebelum ku bawa ke Dunia kecilku.. " Ucap Guang Manyue sambil mengusap kepala Xiao Hong. Kembali terdengar suara Xiao Hong. Seolah Dia mengerti ucapan Guang Manyue. Namun terdengar suara Liuli di dalam pikiran Guang Manyue.

" Tuan.. Di dalam sini juga ada padang rumput yang cukup luas dan memiliki rumput hijau segar. Jika hanya untuk makan Xiao Hong tak akan habis.. " Ucap Si Peri kecil.

" Benarkah..lalu kenapa aku kemarin tidak melihatnya..?" Tanya Guang Manyue.

" Hamba juga tidak tahu.. Tapi sekrang di belakang menara, tempat anda berlatih terdapat padang rumput yang sangat luas,. " Jawab Liuli dari dalam ruang Dunia kecil menjelaskan.

"Ya sudah biarkan Xiao Hong makan sebentar lagi , setelah itu akan ku kirim dia kedalam sana . Tolong kau bawa dia untuk minum dan tempatkan dia di padang rumput.. " Ucap Guang Manyue.

" Baik Tuan.. Tapi bolehkan setelah itu hamba keluar menemani tuanku..." Tanya Liuli.

"Boleh saja..." Jawab Guang Manyue .

Sambil duduk, Guang Manyue melihat Xiao Hong yang sedang menikmati rumput hijau di pinggiran hutan. Setelah merasa cukup, Guang Manyue segera mengirim kuda tersebut ke dalam Dunia kecilnya. Dan setelah itu, Dia mulai melangkah masuk ke dalam hutan.

Di pinggiran hutan masih terlihat cukup terang. Mungkin karena masih di pinggiran hutan cahaya bisa masuk. Namun Guang Manyue juga gembira, karena di beberapa tempat, Dia bisa menemukan tanaman obat yang merupakan bahan obat untuk ramuan tingkat dasar , tingkat satu maupun tingkat Dua. Namun saat langkahnya semakin kedalam, Dia bisa menemukan tanaman obat tingkat tinggi. Dengan perasaan gembira, Guang Manyue memanen tanaman obat tersebut.

Tak terasa kakinya semakin dalam memasuki hutan dingin ( hutan gelap) . Karena semakin dalam langkah Guang Manyue memasuki hutan. Dia melihat cahaya matahari semakin sulit masuk kedalam hutan . Dan akhirnya cahaya benar-benar tidak bisa masuk. Hutan yang dia lalui semakin lama semakin gelap . Guang Manyue menciptakan api di tangannya sebagai penerangan

"Tuan...di dalam sini ada Mutiara cahaya. Anda bisa memakainya sebagai alat penerangan.." Terdengar kembali suara Liuli dalam fikiran Guang Manyue.

"Dasar kau ini..kenapa baru sekarang kau mengatakannya .. " Ucap Guang Manyue sedikit kesal.

"He he he... Maaf , hamba juga baru melihatnya tuan... Hamba melihat di luar sana cuaca menjadi gelap, Karena itu hamba mencari alat agar Anda bisa memakai sebagai alat penerang jalan. Dan hamba melihat tumpukan Mutiara cahaya di sudut ruangan di lantai pertama menara... " Ucap Liuli menjelaskan. Mendengar penjelasan Liuli, Guang Manyue merasa bersalah.

"Maaf.. Maafkan aku Liuli, aku fikir kau tahu sejak tadi... " Ucap Guang Manyue.

"Tidak apa- apa tuan.. Hamba akan membawa satu untuk anda. Sekalian hamba ingin bersama tuanku di luar sana... " Dan tiba-tiba Liuli sudah terbang di depan wajahnya dengan membawa Mutiara bercahaya di kedua tangannya.

"Trimakasih Xiao Li... " Ucap Guang Manyue sambil mengambil Mutiara yang ada di tangan Liuli.

"Sama- sama tuan... " Segera keduanya melanjutkan langkah mereka. Dengan Mutiara cahaya di tangannya, Guang Manyue dengan muda mencari tanaman obat. Semakin masuk kedalam, semakin banyak tanaman obat langka yang dia temukan. Membuat Guang Manyue sangat gembira.

Maaf udahan dulu ya... aku lanjut pada episode selanjutnya

Bersambung.

1
Lily Nurindah Sari
akhirnya setelah sekian purnama nongol lagi.. semangat thor🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Nemu apa kira2 didalem hutan
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Tuman dicuekin 😅 mang enak
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Othor gada gambar Manyeu kah 😃 penasaran tau sama perubahan naaa /Whimper/
@Mita🥰
wiiiih ..kira" dapat hewan kontrak gak ya🤭🤭🤭
Erna Fkpg
wah panen banyak😅
Erna Fkpg
karya baru semoga lebih bagus dan seru kaya ceritanya sebelumnya
Erna Fkpg
wah bisa tambah kuat lima elemen minyue dengan ada lima pohon warna💪💪💪
@Mita🥰
ayo manyue bagi" buah nya buat para saudara mu
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
😃 Molotot ga tuh mata na si Li Nan
Jungkookie🐰
kukira jodohnya bakal putra mahkota setelah ngga jadi sama Pangeran anaknya si selir eh ternyata kayaknya jodohnya malah jendral agung adik kaisar malahan wkwk
Respati: bingung... author juga bingung 😄🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waah 😅 Manyeu jadi incaran duo pangeran
Dwi Setyaningrum
jd bayangin cantiknya Guang manyue itu kyk apa ya🤔 mgkn bidadari kalah cantik kali ya🤔hmm ga bisa dibayangin deh..🤭
Respati: jangan di bayangin neng 🤭🤭
total 1 replies
@Mita🥰
wih mantap tuh si minyue
Erna Fkpg
selalu kutunggu dengan semangat 😘😘😘
Iyus Iyus
tiga mawar sama vote tor
Respati: Trimakasih.. 🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
pasti tambah dongkol tu Feng Li nan semua diberi hadiah oleh minyue😅💪💪💪
Sekar
lanjut thor💪💪😍😍
Vivi❄️❄️
cakep cover nya. 😍😍😍😍 lanjutan
Nur baity Al hanan ♍
up nya banyak kan donk jangan 1 bab doang.... 🤣🤣🤣
selalu up semangat💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!