NovelToon NovelToon
Perfect Husband

Perfect Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:16.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ratu Asmara

Di awali dengan sebuah perjodohan seorang sahabat yang tidak lain adalah adik dari orang yang ku cintai, aku di pertemukan dengan Andra yang ternyata saudara kembar Andre, kakak Anita.
Akhirnya kami berdua menikah. Namun perasaanku masih memilih Andre. Tanpa sengaja aku terus membuat Andra yang mencintaiku sakit hati.Sedangkan Andre sebenarnya memiliki perasaan yang sama terhadapku, tapi ia mempunyai sebuah alasan yang menyebabkannya menyerahkanku pada saudara kembarnya.
Ketulusan Andra akhirnya mampu meluluhkan Aku, dan kami benar-benar hidup sebagai pasangan suami istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratu Asmara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05. Curhat

Kenangan semalam masih teringat jelas di dalam ingatanku. Aku mengecek jariku, takut semuanya hanya mimpi dan aku mendapati cincin berlian itu masih melingkar di jari manisku.

Semuanya terlalu manis untuk aku lupakan. Rasanya aku sudah rindu pada Andra. Aku baru sadar, semalam aku tidak meminta nomor whatsaap dia. Bodoh! umpatku dalam hati. Aku memutuskan untuk menelepon Anita. Dia harus menjelaskan semuanya padaku.

"Ada apa, Sil? tumben pagi-pagi telpon aku."

Suara Anita sedikit serak. Sepertinya dia baru bangun tidur.

"Hari ini ke rumah aku dong, mau curhat nih.. Jelasin ke aku, siapa Andra sebenarnya," Ucapku tanpa basa-basi.

"oke, siap. Aku mandi dulu ya." Anita langsung menutup telpon dariku. Awas saja, nanti aku akan memanah dia dengan banyak pertanyaan.

Aku sendiri bersiap menyambut kedatangan sahabatku itu. mandi dan menyiapkan camilan untuk menemani kami ngobrol nanti. Setengah jam kemudian Anita datang. Wajahnya tampak seperti biasa tanpa merasa bersalah sedikitpun.

"Duduk,Nit," Aku pura-pura jutek.

"Kenapa sih, Sil? sukses kan kencannya sama Kak Andra?"Dia masih tampak biasa saja.

"Kenapa kamu nggak bilang dari awal kalau Andra itu kembarannya Andre?!" Tanyaku dengan nada ketus. Aku membuang muka sambil menahan tawa yang hampir meledak.

"Ya... maaf Sil. Aku sama kak Andre takut kamu nolak Kak Andra kalau sampe tau dia kembaran Kak Andre.." ujar Anita sangat hati-hati. Seperti takut salah bicara.

"Tapi aku malah seneng, tuh," Masih dengan nada ketus. setelah mencerna kalimatku Anita langsung memelukku erat.

"Se-ri-us?" Anita belum percaya dengan perkataanku.

"Beneran, Nit. lihat cincin di jari manisku ini.. ini pemberian Andra semalem.." Aku menunjukkan cincin pemberian Andra. Anita melihat dengan kagum. Memang cincin yang ku pakai ini sangat indah. Aku suka selera Andra.

"Waw! Aku nggak nyangka, semalem Kak Andra ngelamar kamu. selamat ya, Sil. Aku pasti bantu kamu untuk persiapan pernikahan kalian," Aku melihat Anita sangat senang.

"Tapi aku takut, Nit"

"Takut kenapa?"

"Aku takut tidak bisa membahagiakan Andra," Aku mencoba jujur. Meskipun aku telah menerima Andra, Tapi aku juga takut. Takut tidak bisa mencintai Andra dengan tulus dan menganggap Andra hanya bayangan dari Andre.

"Aku yakin, kamu pasti bisa, Sil. Aku sudah bisa pastikan kalian jadi pasangan yang serasi. Ganteng dan cantik. Cocok," Anita mencoba menyemangatiku.

"Minggu depan Kalian akan di nikahkan," Sambung Anita. Aku terbelalak. Kaget. Baru semalam aku bertemu Andra, Seminggu lagi aku harus menghadapi pernikahanku dengan dia.

"Nggak bisa di undur, Nit? aku belum ada persiapan apa-apa,"

"Mama udah siapin semuanya. sejak sebulan yang lalu, aku, mama, papa dan Kak Andre sudah mengatur semuanya. Kami yakin kamu pasti mau menerima Kak Andra. undangan pun sudah di cetak." Aku terharu. Keluarga Anita sudah sangat baik padaku. Aku tidak menyangka akhirnya aku akan menjadi bagian dari keluarga Wijaya. Meskipun bukan dengan menikahi Andre.

"Terima kasih, Nit. Kamu dan keluargamu sangat baik padaku. sampai-sampai menjadikan aku Menantu."

"Sama-sama, Sil. Aku mau persahabatan kita terus berlanjut. Sebentar lagi kamu akan jadi kakakku. Aku sangat senang," Anita memelukku lagi.

"Menurut kamu, gantengan mana? kak Andre atau kak Andra?" Celetuk Anita. Harusnya pertanyaan ini jangan di tanyakan. Aku tidak bisa membedakan ketampanan mereka.

" Mereka berdua sama-sama tampan. Tapi aku lebih ngevote Andra satu angka dari KaK Andre,"

"Huuu.. Mentang-mentang calon suami dibelain nih, yee.." Anita mencubit pipiku gemas. Pipiku memerah. Entah kenapa aku mulai merasa perasaanku terhadap Andra mulai tumbuh.

Sejak malam itu, aku merasa Andra adalah orang yang spesial. Dia sukses mendapatkan tempat di hatiku. Padahal dulu saat masih pacaran dengan Fian, aku tidak pernah merasa dia sesepesial ini.

kalau di ibaratkan nasi goreng sepesial, telurnya bukan hanya dua tapi empat.

"Aku minta tolong, Sil... Jaga kakakku dengan baik ya. sayangi dia, cintai dia.. Aku ingin kalian bahagia.." Tiba-tiba Anita menangis tersedu-sedu.

"Insyaallah, Nit. Aku akan berusaha jadi yang terbaik untuk Andra," Aku menghapus airmata Anita dengan tisu. Aku bisa merasakan kesedihan yang mendalam sedang dialami olehnya.

"Dari kecil, kak Andra nggak pernah dapat kasih sayang dari papa dan mama. Dulu ekonomi keluarga kami tidak sebaik sekarang. Terpaksa orangtuaku menitipkan kak Andra pada kakek dan nenek di Amerika. Sekarang kami semua ingin melihat kak Andra bahagia. Saat dia bilang ingin menikah, satu-satunya gadis yang kami fikir cocok dengan kak Andra cuma kamu, Sil. Seperti sudah di atur oleh Allah, saat Kak Andra buntutin kamu pertama kali dia langsung cocok. Dan Alhamdulillah, Kamu juga bersedia menikah dengan dia," Ceritanya panjang lebar.

"Sebenarnya aku sempat curiga saat kamu ngotot banget pengen jodohin aku dengan seseorang yang kamu bilang temen kak Andre itu. Setiap dekat dengan siapapun kamu pasti cerita. Kalau hanya teman, tidak mungkin kamu sampai setengah memaksa aku," Sejak awal kecurigaanku sudah benar. Tetapi aku sangat bersyukur memiliki calon suami seperti Andra. Dia sangat menghargai aku sebagai wanita dan juga dia mampu membuatku merasa nyaman.

Mungkin ini adalah sebuah kesempatan baik yang Allah berikan padaku. Allah mengirimkan sosok Andra untuk menjagaku sekaligus memberiku kesempatan untuk belajar menjadi istri yang baik.

"Untuk semuanya, aku minta maaf. Eh, Sil...kak Andra udah siapin rumah buat kalian tinggal nanti loh. Begitu menikah, kamu akan di ajak tinggal di sana, aku yakin, kamu pasti suka dengan rumahnya,"

"Ru-mah?" Ujarku sedikit terbata. Aku fikir aku akan tetap tinggal di rumah ini meskipun udah menikah.

"Iya, Rumah baru kalian nanti," Jelas Anita. Ia menatapku heran.

"Memangnya harus langsung tinggal bersama ya?" Pertanyaanku konyol. Anita langsung tertawa geli.

" Jelas dong, Sil. setelah menikah kan kalian sudah sah menjadi pasangan suami-istri, jadi ya harus tinggal bareng," Kata Anita di sela tawanya.

"Iya sih, Sil. tapi aku belum siap..."

"Hayoo belum siap apa? belum nikah udah mesum nih temenku," Ledeknya

"Bukan itu yang aku maksud, Nita.. Iiiih, sepertinya kamu nih yang ngeres, " Aku balas meledek Anita.

"Lama-lama juga terbiasa kok, Sil. Kakakku nggak suka gigit kok. cukup di puk-puk dia pasti nurut,"

"ye elah, dikira Andra kucing apa gimana... pake di puk-puk segala.. " Aku tertawa lirih.

"Terserah kamu, marmut juga boleh.." Katanya lagi.

"makan rumput dong ya," Aku menimpali candaan Anita.

Aku bahagia menghabiskan waktu hari ini bersama sahabatku. Kami terus membahas Andra dan segala macam persiapan pernikahanku nanti dengannya. Kapanpun, aku sudah siap.

1
Anonim
jadi ikut curiga sama Bian ada sesuatu yang dirahasiakan
Anonim
Sila itu ya aneh2.
Kenapa ngurusin Andre.
Rasain dilecehkan Andre.
Salahmu sendiri Sila.
Anonim
Andre payah
Anonim
Andre terpuruk kedua kalinya hiiiikkkzzzzz
Anonim
Andre ini bisa2nya berkomitmen seperti itu sama Vallen
Anonim
seruuuuuuu
Anonim
Sila ini yang kurang kerjaan masih peduli sama Andre
Anonim
Andre cepat sadarlah dari keegoisanmu...tuh Vallen tulus mencintaimu. Aneh kau ini sebagai pria lembek karena cinta yang lalu.
Anonim
ciri khas ibu2 rumpik berisik kalau sudah gibah
Anonim
sampai kapan Vallen bertahan menghadapi tunangannya yg blm move on sama cintanya yg sudah jadi istri orang
Anonim
ini Author nyebut Andre di beberapa bab nyebutnya Andra
Anonim
oooooooooooooooooowwww
Anonim
Andra ini benar2 mengecewakan
fantasiku49
iyasi
fantasiku49
bgs
Dewi Nurmalasari
lah Salah dia sndri yg uda nyerahin Sila k andra, malah sibuk nyalahi org2 lain
Dewi Nurmalasari
g suka sm sila,, kasi an andra
Dewi Nurmalasari
ko klimafnya kesannya masi Cinta sm andre
Khaira Talitha
ceritanya seru klo tidak muter2
Khaira Talitha
ubah panggilan nya dong thor jngan adek,yank aja gitu lebih enak d dengar kesan nya santai tpi mesra
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!