Zayn Barack O'Neil duda tampan, hot dan seksi yang ditinggal pergi istri beserta janin dalam kandungannya. Alasan itulah yang membuat sikapnya berubah menjadi arogan dan tak tersentuh. Pertemuannya dengan seorang gadis membuat hidupnya terusik dan seringkali membuatnya marah marah.
Lembayung Senja Kusuma, gadis cantik berusia 21 tahun. Gadis ceria dengan segala sikap kebar bar annya. Mimpinya memiliki seorang suami duda tampan dan seksi. Hingga pertemuannya dengan Zayn membuatnya bertekad ingin merebut hati sang Duda tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Epson 35 - KERAMAS LAGI
KIRIM VOTE VOTE VOTE VOTE
HADIAH HADIAH HADIAH OKE
Berbeda dengan si kutu loncat yang tengah merana, mendengar kabar pernikahan Senja dengan Zayn. Dia melewatkan hal itu, mengingat dirinya sakit perut dan kini perutnya sudah membaik setelah periksa ke dokter. "Pakai acara sakit segala, sialan pasti si udik itu tengah bermesraan dengan kak Zayn
sekarang. " geram Tya.
Ya iyalah bermesraan, lagian mereka sudah resmi kali dasar oneng. (˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)
Tya mengambil ponselnya, menghubungi orang suruhannya untuk memotret apa yang dilakukan Senja dan Zayn. Setelah selesai dia taruh ponselnya, lalu mengambil minuman kemudian menyesap teh hangat buatan Maminya.
Mami Zaynpun datang, langsung duduk ini sebelah puterinya. Tya kini menoleh kearah Mami kesayangannya itu. "Apa Mommy tahu kalau kemarin Zayn menikahi gadis udik itu. " cecar Tya penasaran.
"Iya Mommy tahu.Memangnya kenapa Tya, apa kamu berniat menganggu mereka, apa kamu suka disebut pelakor oleh orang orang di luar sana hemm. " tegur Mami mencoba sabar menghadapi puterinya itu.
Tya pun hanya tercenung mendengar nasehat dari sang Mami. Sedangkan Mami Zoya terlihat pasrah dengan apa yang dipikirkan puterinya itu, dia ambil sebuah majalah kemudian membukanya.
❣️❣️❣️
Sementara pasangan baru itu kini berada di Mall milik Zayn, Keduanya kini sibuk mencari Lingerie untuk Senja. Senja pun melihat suaminya itu sambil menggerutu. "Kemarin kemarin saja pegang lingerie ketakutan kayak lihat setan, eh sekarang semangat banget belinya dasar kucing garong. " cibirnya Senja.
"Mas, buat apa beli banyak kalau akhirnya tiap malam bakal disobek sama kamu. " ujar Senja.
"Ya enggak papa dong, kalau perlu aku beli satu pabriknya sekalian, asal kamu memiliki berbagai macam modelnya. " sahut Zayn.
Senja mendengus keras, diapun ikut membantu memilih jenis modelnya. Setelah cukup membeli 20 model lebih, keduanya langsung segera membawanya ke kasir. Selesai membayar mereka langsung keluar dan Zayn menaruh barangnya ke dalam mobil. Mereka masuk ke mobil dan melesat meninggalkan pusat perbelanjaan.
Drt drt drt Senja mengambil ponselnya yang berdering. Dengan senyum mengembang di bibirnya, dia langsung menekan tombol hijau dalam layar ponselnya. "Hai sahabat cantikku ada apa kangen ya sama nyonya Zayn ini. " goda Senja pada Dara.
"Iya iya Nyonya Zayn, btw gimana malam pertama kalian semalam. "
"Mas Zayn sangat hot dan perkasa lho, apalagi ehem cukup ya ya gitulah. " Sesekali Senja melirik kearah suaminya yang tengah fokus menyetir. Zayn yang mendengar ucapan sang istri hanya bisa menggeleng tak percaya.
"Udah jangan jelasin, entar otak kotorku tambah kotor. " gurau Dara sambil mencibir.
Senja tertawa terpingkal pingkal mendengar ucapan konyol dari Dara. Seketika Dara langsung memutus video callnya, Senja menghentikan tawanya, lalu mengirim chat pada Dara. "Eh sekarang kamu ada di mana
Dar. "
"Aku lagi berkemas nih, mau liburan sama Rey dan keluarganya. "
"Ya sudah selamat bersenang senang ya. " Setelah itu Senja menyimpan ponselnya, kala mobil mereka telah sampai di halaman mansion sang suami.
Entah kenapa Senja kepikiran untuk bekerja, namun keinginannya itu belum dia sampaikan pada suaminya Zayn.
Senjapun turun dari mobil disusul oleh Zayn. Mereka membawa beberapa paperbag ke dalam mansion, Senja langsung meletakkan semuanya ke dalam lemari yang berada di kamar mereka berdua. Diapun ke luar dari sana, menuruni anak tangga dan pergi ke ruang tamu. Di sana dia langsung duduk di pangkuan sang suami, Zayn merengkuh pinggul istrinya sesekali mengelusnya. "Mas, Bolehkah Senja kerja di kantor Mas Zayn!
"Ya aku sih setuju setuju saja sih Yank, tapi bukankah kamu ingin secepatnya punya anak. " seru Zayn.
"Iya sih ya sudah deh gak jadi aja. " Dengan jahil Senja sedikit menggerakkan pinggulnya, Zayn menggeram merasakan di sana tengah terbangun, Senja terkekeh merasakan something yang membuatnya kecanduan.
"Yang hentikan jangan pancing aku!
"Kita main kuda kudaan lagi yuk Mas, Senja pengen lagi nih! Zayn langsung bangkit dan membopong tubuh sang istri menuju ke kamar mereka.
makan lagi, olahraga lagi, keramas lagi..balik kanan enak tenan 😆🤣🤣
Skip Di Kamar
"Ah.. Emh.. . " desah Senja, kala sang suami bergerak cepat di atas tubuhnya memberikan kenikmatan lebih padanya, membuatnya kecanduan. Dia memeluk tubuh kekar Zayn, sesekali mereka saling berpagutan mesra.
Zayn menghela nafas pelan, menatap lekat wajah sang istri yang penuh keringat. Dia kini semakin cepat melakukannya, membuat Senja terus menerus mendesahkan nama dirinya.
Setelah menghabiskan tiga ronde pagi ini, Zayn langsung menghempaskan dirinya ke samping. Dia menarik selimut menutupi tubuh polos mereka berdua. Zayn membawa tubuh polos istrinya ke dalam dekapannya, sesekali menyentuh persik sang istri sontak membuat Senja menahan suaranya. "Terimakasih Yank, kamu selalu bisa buat aku puas. " bisik Zayn ditelinga istrinya.
"Gimana gerakanku tadi mas. " goda Senja pada suaminya.
"Sangat enak yank meliuk liuk kayak pensil inul, ya sudah kita mandi yuk. " Zayn bangkit dan membawa istrinya ke kamar mandi.
Satu jam berlalu selesai berganti pakaian dan selesai beres beres, Keduanya langsung ke luar dan menuruni anak tangga. Mereka kini berada di meja makan, tak lama Andrapun datang menemui Zayn dan Senja.
"Pagi pengantin baru, duh yang pagi pagi rambutnya basah. " ledek Andra yang tengah memperhatikan rambut Zayn dan Senja terlihat basah sehabis keramas.
"Enggak usah iri deh Jomblo, kasihan si gagak kesayanganmu belum ada pawangnya 'kan. " ejek Senja pada sahabat suaminya itu.
Andra berdecih, tak disangka Senja sangat pintar membalas ucapannya. Zayn tertawa dan langsung memberikan kecupan di bibir istrinya sekilas, melupakan keberadaan Andra yang bagaikan obat nyamuk. "Woy elah masih ada orang disini. " ujar Andra dengan raut datarnya.
Senja menoleh kearahnya kemudian berkata. "Oh sayangnya, kami enggak peduli. " Dia kembali memagut bibir suaminya, kembali berciuman dihadapan si jomblo yang tengah merana.
Hareudang hareudang ckck
Sabar sabar orang sabar dicintai Tuhan dan wanita cantik.
Andra mengabaikan mereka, dia langsung mengambil nasi dan lauk kemudian sarapan dengan tenang. Selepas berciuman pasangan suami istri itu langsung sarapan dan tentu saja saling menyuapi satu sama lain.
15 menit berlalu
Mereka bertiga bangkit dan memilih tempat lain untuk mengobrol. Sementara Mbak kini tengah membereskan meja makan.
Di ruang tamu
Senja bersandar di dada bidang sang suami, pasangan baru itu tak henti hentinya memamerkan kemesraan mereka. Andra hanya bisa mendengus keras melihat kelakuan dua sahabatnya itu. "Sudah aku putuskan untuk kembali ke Amerika Zayn. " ujar Andra terlihat serius kali ini.
"Kenapa, apa kamu masih teringat dengan mantan kekasih terindahmu itu. " sindir Zayn dengan wajah datarnya.
"Cih tidaklah bodoh, Mommy dan Daddy tengah gencar menjodohkan ku dengan anak para koleganya lagi. " jawab Andra singkat.
Zayn dan Senja saling melirik satu sama lain setelah itu tertawa mendengar ucapan Andra. Andra memutar bolamatanya malas, sungguh dia merasa sia sia telah bercerita pada pasangan di depannya. "Terima sajalah Ndra, lagian niat orang tuamu 'kan baik. " tegur Senja memberi saran pada Andra.
"Apa yang istriku katakan benar Ndra, kamu pengecut setiap ada masalah selalu lari ke luar negeri. " cibirnya.
Andra menghela nafas, memikirkan nasehat yang diberikan Zayn dan Senja padanya. Entahlah dia sebenarnya belum siap jika harus menjalin hubungan lagi dengan seorang wanita.
Tbc