NovelToon NovelToon
CEO Belok Vs Colonel Cantik

CEO Belok Vs Colonel Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Contest / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kang anna

Candra adalah seorang CEO yang memiliki orientasi penyimpanan seksual, Candra di jodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang colonel cantik.

Mereka selalu terlibat perselisihan satu sama lain, mereka selalu bertengkar dan tak cocok dalam berbagai hal.

Namun suatu keadaan membuat keduanya sadar tak mampu berjauhan satu sama lain, dan saling membutuhkan.

Akan kah mereka saling mencintai pada akhirnya? Biarlah takdir menyatukan keduanya di akhir.

*Bebas promosi novel lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman kakek Rio

Kakek Rio sedikit terusik akibat keributan dari arah ruang makan, pasalnya kamarnya dan dapur tak begitu jauh, jadi kakek Chandra dapat dengan mudah mendengarkan keributan, terlebih lagi keributan yang Aliya dan Chandra ciptakan lumayan besar, bahkan beberapa asisten rumah tangga terbangun dan mendekat ke arah ruang makan.

Awalnya kakek Rio mengira ada maling di tempatnya malam malam begini, tapi di pikirnya keamanan cukup ketat bagaiman maling bisa masuk? Apa maling ini cukup handal? Berarti ia harus hati hati, itulah yang kakek Rio pikirkan.

Setelah berjalan cukup dekat, entah kenapa suara itu semakin familiar. Ya, suara itu adalah suara Aliya, yang sedang mengejek seseorang. Semakin panik lah kakek Rio, Kakek Rio bergegas menuju dapur, dan apa yang di temukan nya adalah. Sepasang laki laki dan wanita yang seperti tengah bermesraan, wanita itu duduk di atas meja makan, sementara si laki laki berdiri di hadapan si wanita. Mereka tampak seperti berpelukan, membuat kakek Rio melongo tak percaya. Terlebih suara itu adalah suara Aliya yang terdengar sedang kesal, sementara laki laki itu? Terdengar seperti mengejek.

Ah, tidak! Itu adalah suara yang sangat familiar di telinga kakek Rio. Ya, tak salah lagi suara itu adalah suara Chandra. Agh... harusnya kemaren kakek suruh ijab qobul langsung di tempat, ketika mereka memergoki mereka tengah ber*ciu*man, jadinya tak begini kan saat tengah malam, justru Chandra datang ke kediamannya untuk menemui Alyia.

Kakek Rio segera menghidupkan saklar lampu, dan kakek Rio kembali terkejut dengan posisi mereka. Ternyata terang ada antara mereka lebih terlihat mesra.

"Astaghfirullah ya Allah kalian sedang apa?" Chandra dan Aliya terkejut hingga akhirnya pegangan mereka sama sama melemah, terlebih lagi melihat tatapan tajam kakek Rio.

"Kalian berdua sekarang ke ruang keluarga," suara kakek Rio bagai sebuah komando yang harus di turuti, sementara mereka berdua bagai sapi di cucuk hidungnya, yang mengikut saja apa perintah tuannya.

Kakek Rio segera pergi ke kamarnya, meninggalkan sepasang tikus dan kucing tersebut. Kakek Rio segera mengambil ponselnya dan menghubungi nyonya Mona dan tuan Omer.

Setelah sambungan terputus kakek Rio kembali ke ruang keluarga, melihat posisi kucing dan tikus tersebut, apakah masih tetap sama atau sudah berubah.

Kakek Rio kembali dikejutkan dengan posisi Candra yang tengah mengunci Aliya. Ya, mereka kembali bergelut saling menyalahkan. Menyadari kehadiran kakek Rio, Chandra dan Aliya segera berlari dan memilih untuk duduk. Kakek Rio sudah memijit kepalanya pusing melihat tingkah kedua anak tersebut.

"Kalian masuk ke kamar sekarang," perintah kakek Rio memandang Aliya dan Chandra dengan jengah.

Bagai anak yang penurut mereka segera masuk kekamar, dan benar saja Chandra cara mengikuti Aliya untuk masuk ke kamar Aliya.

"Eh lo ngapain ke sini? Sana lo," suara ribut antara keduanya kembali terdengar, membuat kakek Rio semakin pusing di buatnya.

Kakek Rio segera menyusul keduanya untuk naik ke lantai dua. "Kalian berdua di kurung sampai berdamai," putus kakek Rio. "Dan jangan sampai keributan kalian terdengar hingga keluar, jika tidak kalian akan kakek kurung di toilet."

Setelah mengatakan hal tersebut terdengar bunyi kuncian pintu, membuat Aliya dan Chandra memilih bungkam. Setelah turun ke bawah ternyata nyonya Mona dan tuan Omer telah sampai, mereka memandang dengan tatapan polos.

"Si Chandra ngapain ke sini malam malam?" Pertanyaan pertama yang di lontarkan kakek Rio.

"Oh, tadi habis Mona panas panasin pah, eh taunya langsung ke sini," nyonya Mona menjelaskannya sembari terkekeh.

"Oh, tadi mereka bertengkar tapi peluk pelukan di dapur, mana gelap gelapan lagi," kakek Rio mulai bercerit. "Sebaiknya kita segerakan saja pernikahan mereka."

Nyonya Mona dan tuan Omer mengangguk setuju, sembari membicarakan konsep pernikahan si kucing dan tikus, yang akan di adakan.

Seakan tak ada hari esok, mereka menyegerakan maksud baik mereka, agar lebih cepat tersegerakan. Baru di pertengahan Chandra dan Aliya kini semakin terdengar lagi pertengkarannya, membuat mereka segera memandang ke arah tangga.

"Mereka memang gitu biasanya sampai capek mereka bertengkarnya," nyonya Mona seolah sangat hapal dengan pertengkaran mereka.

Baiklah kita beralih ke keadaan Chandra dan Aliya yang ada di dalam kamar. Mereka memang kesulitan untuk berbagi tempat tidur, karena tempat tidur Aliya itu tempat tidur tunggal, jadi mereka harus berdesak desakan di satu tempat tidur. Karena masih kesal Aliya mendorong Chandra, namun Chandra menariknya, membuat Aliya tak bisa mendorong Chandra, Chandra tertawa kemenangan. Geram dengan tawa Chandra Aliya segera melepaskan tangannya dari Chandra, membuatnya leluasa untuk mendorong Chandra.

"Kena lo mampus," Aliya terkekeh ketika melihat Chandra terjatuh dari tepat tidurnya.

Chandra tak ingin kalah ia kini naik ke tempat tidur dan menarik selimut, Sandra segera menyelimuti Aliya dan menggendong Aliya untuk tidur di lantai.

Aliya yak tinggal diam, Aliya menarik ujung selimut dan menarik Chandra ke dalam selimut juga. "Lo kira gue ga bisa ngebalas Lo curut sableng."

"Gue tadi lagi lengah kutil kancil," Chandra tak mau di anggap lemah oleh Aliya.

"Lengah apaan? Orang tadi lo mau nganiaya gue kok," Aliya justru mencemooh Chandra.

"Idih gue yang di aniaya sama lo," Chandra memang tak pernah mau mengalah dengan Aliya.

Saat di tengah tengah ribut, kakek Rio datang dan melihat mereka dengan jengah, kakek Rio kesal mereka sudah di ancam masih saja ribut.

"Kalian masih ribut? Ke toilet sekarang kalian berdua, bawa bantal," Kakek Rio benar benar mengurung kedua kutil kucing dan curut sableng di dalam kamar mandi. Kakek Chandra melemparkan satu bantal dan satu guling beserta satu selimut ke dalam kamar mandi.

"Kek jangan gini dong, dingin," Aliya memelas kepada kakek Rio.

"Tu makanya baikan dengan Chandra, minta hangatin sama dia," kata kakek Rio sebelum akhirnya meninggalkan Aliya dan Chandra.

Untung saja di dalam kamar mandi Aliya ada bathub, namun hanya cukup untuk satu orang. Akhirnya mereka memutuskan untuk berdamai dan masuk ke dalam tempat tersebut, dengan mengandalkan satu selimut satu bantal dan satu guling.

Saat tengah malam menjelang Aliya tiba tiba menggigil. Chandra yang melihatnya segera memeluk Aliya. Chandra menyadari bahwa bathub yang terbuat dari keramik ini membuat tubuh Aliya menjadi dingin Chandra segera mengalasi tempat mereka dengan selimut yang cukup tebal kemudian melepas jaketnya, Chandra segera menarik Aliya ke dalam dekapannya dan segera mengenakan jaketnya dari depan, sehingga saat ini Aliya berada di dalam jaketnya, bersamanya.

Sementara tangan Chandra yang lain menarik guling untuk di jadikan alas kepala mereka di pinggir bathub. Chandra juga menarik bantal untuk mendekat meletakkannya di punggung Aliya.

Nafas Aliya yang sedikit tersengal sengal karena merasa kedinginan, menerpa leher Chandra. Chandra memejamkan matanya, menarik nafas dalam dalam memendam sesuatu yang tiba tiba berdiri di bawah sana.

"Good night kutil kancil ku," Chandra mengecup lama puncak kepala Aliya.

1
Betty Fatimah
apa habis ya.......
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di cerita baru othor cantik ini, judulnya misteri rumah tua. Ceritanya misteri, horor dan komedi loh
total 1 replies
Rynza
💐💗
Maryana Fiqa
nangis darah tu si Brayen 🤣🤣🤣🤣🤣
Soraya
baru mampir thor lanjut
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
Maryana Fiqa
bikin ngakak gak bisa diam mulut mereka 😄😄😄
zea Aljazeera
syukaaaaaaa luaaarr biasaaaaaa
ig: kang_anna_story: terimakasih telah menjadi bagian dari othor dan bersedia membaca novel othor
total 1 replies
ayu nuraini maulina
kebalik keles nikah dulu baru kawin
ayu nuraini maulina
geleh da
ayu nuraini maulina
ko ak geleh y laki2 mgl syng k sesama lelaki
ayu nuraini maulina
nama Omer ingat kisah cinta elif
ayu nuraini maulina
🤣🤣🤣🤣
ayu nuraini maulina
whattt.....
Efrida
yg cwe tomboy, chandra melambai gk nih 😅😅😅
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Nenk NOER
Aku suka ceritanya..banyak yang lucunya.. sangat menghibur....Semangat berkarya Thor...💪💪😘
ig: kang_anna_story: hai jangan lupa mampir di karya novel baru othor ya
total 1 replies
Riska Fatihica
ceritanya menarik 👍 semangat terus ya Thor buat karyanya 🥰🥰🥰
zee
menyakini= menyalami
ig: kang_anna_story: mohon maaf typo terimakasih atas koreksinya
total 1 replies
Rabia(bia)
Luar biasa
Carlina Carlina
😅😅😅😅🤣🤣😘🤣🤣🤣🤣🤣😘😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!