NovelToon NovelToon
My Baby Boy 'A'

My Baby Boy 'A'

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat / Contest / Badboy
Popularitas:872.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Mawar Jk

Tidak mudah hamil di usia muda, apalagi jika itu kembar lima. itu lah yang dirasakan oleh Alya, setelah orang tua nya meninggal, mahkota Alya di ambil oleh orang yang tidak ia kenal sehingga ia hamil.
Bagaimana Alya menjalani kehidupan nya itu?



Silahkan pada mampir siapa tau suka kan,
jangan lupa like komen dan vote nya yaa makasih

Follow Instagram author
@mawarjk_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar Jk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34

#Like sebelum membaca

...Happy reading...

.......

.......

Gara dan Alya kini berada di sebuah restoran, Gara mengajak Alya untuk makan siang, dan yah hanya berdua. Sebenarnya Alya agak canggung kalau berdua seperti itu meski ada banyak pengunjung di sana tapi tetap saja Alya ingin mengajak anak-anak nya tapi dicegah oleh Gara karena ada yang ingin ia bicarakan dengan Alya

Dan disinilah mereka duduk bersebelahan dengan keadaan canggung meskipun mereka sering bertemu satu sama lain.

"Makanlah dulu, setelah makan baru kita mulai bicaranya" titah Gara, Alya menganggukan kepala merespon. Mereka pun makan dalam keadaan hening hingga makanan mereka habis tak tersisa

"Jadi begini..." Gara menelan ludahnya lalu menatap Alya dengan serius "Saya ingin menjadikan kamu sebagai istri saya, jadi Alya Rosmalina mau kan kau menjadi istriku, pelengkap hidupku?" tanya Gara dengan tegas, dari tatapan tidak ada keraguan sama sekali

Alya yang masih mode terkejut karena lamaran dadakan itu pun hanya terdiam "Jika kamu menerima saya, maka kamu ambil cincin ini. Tapi kalau kamu menolaknya kamu ambil buket ini" lanjut Gara melihat Alya yang masih diam, ia yakin Alya masih terkejut karena lamaran dadakan nya ini. Tapi Gara sudah memikirkan nya dengan matang matang

"A..aku" kata Alya

"Ini terlalu cepat" lanjut nya menundukkan kepalanya

"Saya tau itu, tapi saya butuh jawaban kamu sekarang. Apapun jawaban nya saya akan terima" ujar Gara

Huff "Baiklah..." Alya menghembuskan nafasnya sejenak lalu dengan satu kali tarikan nafas Alya mengulurkan tangannya. Gara sekali lagi menelan ludahnya melihat tangan Alya

Gara menutup matanya karena tangan Alya semakin dekat hingga

Hap

Alya meraih nya, Gara langsung membuka kedua matanya lebar lebar dan

Duarrrrr

Gara membolakan matanya terkejut melihat pilihan Alya. Lihatlah tangan kanan nya sudah kosong dan berarti Alya mengambil cincin tandai itu cincin!!

Gara tidak bisa berkata-kata lagi ia langsung memeluk Alya meluapkan kegembiraan nya

"Kak" panggil Alya karena Gara sampai sekarang belum melepaskan pelukannya, Alya merasa tidak nyaman karena pengunjung menetap mereka

"Eh, iya maaf" Gara nampak tersenyum canggung kembali "I..ini mungkin karena saya terlalu bahagia, jadi saya refleks memeluk kamu" lanjut nya

Alya mengangguk mengerti lalu tersenyum, Gara pun ikut tersenyum dan mereka kembali duduk "Makasih sudah mau terima lamaran saya" ujar Gara "Pulang nanti kita jelaskan sama anak-anak" ucap Gara tangan nya terulur untuk mengelus tangan Alya yang sudah ia pasangkan cincin di jari manis nya

__________

"Assalamualaikum ma" ucap lima 'A' yang sedikit berteriak yang baru pulang dari latihan nya di Gana, lebih tepatnya Alfan dan Arkan yang berteriak tidak dengan ketiga abang nya

"Waalaikumsalam" bukan Alya yang menjawab melainkan Gara, karena kebetulan ia singgah saat mengantar Alya pulang yang berniat menunggu putra putra nya pulang, dan ternyata lima 'A' pulang agak sore'an sehingga ia menunggu mereka pulang

"Papa" seru Arkan berlari menghampiri Gara yang sudah berdiri dari duduknya menyambut putra nya

"Papa kenapa tiba-tiba ada disini?" tanya Alfan yang baru saja tiba di hadapan Gara dan duduk di sofa yang ada disana bersama saudara nya yang lain

"Emang Papa gak boleh kesini?" tanya balik Gara, Alfan dengan cepat menggelengkan kepalanya membuat Gara terkekeh

"Papa kangen dong sama anak-anak Papa ini" kata Gara mengelus kepala Arkan yang ada di samping nya dengan menatap mereka satu persatu

Argan menaikkan sebelah alisnya menatap Gara, Papa nya. kangen katanya?, padahal mereka bertemu setiap hari dan terakhir mereka ketemu tadi siang dan Papa nya kangen?

Argan mendatarkan kepada ekspresi nya "Ada yang ingin Papa sampaikan?" tanya Argan langsung to the point membuat gara tersenyum simpul melihat anaknya yang sangat serius itu

"Ya ada yang ingin Papa sampaikan sama kalian semua, tapi sebelum itu kalian masuk kamar dan mandi sebentar lagi Mama kalian selesai memasak" ucap Gara

"Sana mandi dulu" usir Gara

"Iya pa"

lima'A' menaiki tangga dan menuju kamar mereka. Setelah Alya menyajikan makanan di meja makan ia pergi memanggil yang lain untuk sholat magrib berjamaah dengan Gara yang imam nya , setelah itu baru mereka mulai makan malam nya

______

"Jadi?" tanya Afkan membela keheningan diantara mereka

Alya melirik Gara menunggu pria itu berbicara "Jadi begini anak-anak, Papa tadi siang melamar Mama kalian untuk menjadi istri Papa. dan alhamdulillah Mama menerima lamaran Papa dan ya seperti yang ada di pikiran kalian kalau kami secepatnya akan menikah" jelas Gara mantap terlihat ketegasan di setiap ucapan nya

"Apa kalian setuju?" tanya Gara kepada lima'A'yang terdiam mendengar penjelasan Gara

"Papa dan Mama akan menikah" seru Alfan dengan mata berbinar

"Dan kita akan tinggal bersama" timpal Arkan yang ikut senang

"Kalian bagaimana sayang" tanya Alya kepada Argan Afkan dan Arsan

"Kita terserah Mama, kalau Mama bahagia kami pun pasti ikut senang" ucap Argan, Argan memang selalu bersikap dewasa dalam segala hal

"Ya kalau Mama bahagia kenapa kita tidak setuju" timpal Arsan

Afkan menganggukkan kepalanya ikut setuju dengan ucapan saudara nya. Alya dan Gara sudah tidak bisa menahan senyum nya pagi, mereka berharap semoga keluarga nya tetap bahagia seperti ini tapi tidak ada yang tahu esok hari nya, apa yang akan terjadi "Bagaimana dengan Rangga" tanya Afkan

"Papa yang akan menjelaskan nya" jawab Gara

________

"Sayang tadi kak Alya kirim pesan kalau lima 'A' merestui hubungan kak Alya dan kak Gara" kata Aira kepada Raka

"Alhamdulillah" ucap Raka bersyukur

"Iya, lusa kita pulang ya" pinta Aira

"Iya sayang" Raka mengelus puncak kepala Aira dengan sayang

"Semoga kak Alya bahagia dengan pernikahannya ini, kamu tau gak yank dulu itu pas kak Alya tau kalau di sedang hamil hari itu kakak Alya benar benar hancur makan enggak, minum enggak, kak Alya hanya diam bengong tatapan nya kosong" cerita Aira, sekali kali ia mengusap ujung matanya yang menitihkan air mata

Raka hanya diam mendengar cerita sang istri ia hanya bisa mengusap punggung Aira menguatkan nya "Kak Alya dulu bahkan ingin bunuh diri waktu ia ingin menggugurkan kandungan nya hiks hiks untung Aira ada disana menghentikan nya hiks kalau tidak..." Aira tidak bisa melanjutkan ucapannya lagi, ini terlalu sakit untuk di ingat ingat kembali dimana hari itu memang hari yang paling buruk untuk nya

"Udah gak usah diingat ingat lagi, masa lalu biarlah berlalu dan kini kita pandang masa depan kita semoga kita tetap di berikan kebahagiaan. Roda kehidupan pasti berputar sayang ada kala kita di berikan kebahagiaan, ada kala kita di berikan cobaan jadi kita sebagai manusia kita jalani itu semua dengan ikhlas" ujar Raka bijak

"Aku mohon jangan pernah tinggalkan aku" ucap Aira yang sudah berhamburan ke pelukan Raka

"Enggak akan, kamu adalah separuh nafas ku tanpa mu aku tidak tidak bisa apa-apa. Aku tidak mau berjanji ini dan itu sayang, aku berusaha untuk memastikan nya" kata Raka, mereka berpelukan sangat erat sampai sampai tak ada cela sedikit pun

"I love you husband"

"I love you to my little wife"

bersambung

Terimakasih atas dukungan nya semua 🥰 sampai jumpa di chap selanjutnya

Jangan lupa like vote dan komen sebanyak banyaknya agar aku tambah semangat up untuk kalian

bye bye 👋

^^^Mawar Jk^^^

1
Nani Maulani
gara kenpa ga curiga golongan darah nya sama knpa ga tes DNA aja yah
Nani Maulani
kpan ktauan nya anak gara
Neneng Sulastri
deuh knp ngga mengenali sih
Ita Xiaomi
Saya baru nemu ceritanya pas mau menjelang bulan puasa.
Ita Xiaomi
Neneknya si kembar
Ita Xiaomi
Bakalan heboh.
Ita Xiaomi
Kontak batin para debay dgn bokapnya 😁
Ita Xiaomi
Ndak kebayang. Jd pengen ngakak🤣🤣🤣.
Ita Xiaomi
Syukurlah kena sindrom Couvade.
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
nice
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
hwaiting
Suzana Diro
mana robot pelindung Leon

kata ada bodyguard bayang
Suzanne Shine Cha
Thor critanya bgss bgtt malahh 👍🏻👍🏻👌🏻
tapi tolong tulis San yg byk typo secara sadar dan tdk di bagusin, apalagi yg salah tulisan tolong byk cari recommend buku2 utk nambah Ilham.....mu GKI. sekedar hiburan tp jgn bikin salah penulisan nya... Villa bukan Fila, itu sangat berbeda..dll lahh..ttp smgt utk berkarya 👍🏻💪🏻💪🏻💪🏻🌹🌹🌹
Pappa Rifkaa
Kok Gara tidak kenal Alya ya?Padahal kan gara fotonya Alya.
Riesa Sophia Pratiwi
kak ini posesif brother nya blm realese ya?
umi istilatun
Luar biasa
Dessy Rinda
kok knp tiba2 ada di makasar ya,?
Aulia Aulia
sangat bagus dan sangat seru
Siti Nurjanah
kok robot yg waktu itu tdk di suruh jagain Alya lg
Siti Nurjanah
atau itu suruhan sarah?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!