NovelToon NovelToon
Rindu Yang Menyakitkan

Rindu Yang Menyakitkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:168
Nilai: 5
Nama Author: Sweet Pen ASIAH

Elea Zara adalah seorang remaja ceria yang bersekolah di SMA favorit, dia bertemu dengan cowo kaya raya dan super nyebelin yaitu Aksara Zean yang ganteng dan hits di sekolah.

Pada hari pertama pertemuan mereka pun aksara sangat benci kepada elea karena kecerobohan elea, dan tidak patuh pada peraturan aksara. Sedangkan teman satu angkatannya sangat takut dan menghormati aksara.

Di perbatasan gerbang sekolah elea berlari sambil menangis pada saat bersamaan hujan deras ikut turun. Elea mulai kehilangan keseimbangan dan kehilangan arah pada saat berlari karena perasaan yang sangat menyakitkan seseorang yang menyakitinya ternyata rasa berlebihan itu sangat amat fatal.

Bagi elea, cinta itu adalah suatu yang sangat indah yang bisa di rasakan semua orang, mengapa baginya itu luka dan kenapa harus merasakan kerinduan yang menyakitkan.
Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta elea dan aksara ?

Tunggu yaaa part selanjutnya !!!

Jangan lupa follow dan komen ya teman-teman, saya pemula yang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet Pen ASIAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menolong

Suara hujan deras terdengar di luar mobil. Elea yang sedang melamun pun reflek memeluk lengan aksara karena suara petir terdengar bergemuruh kencang sekali. Dia menangis karena sangat kaget. Mobil yang sedang di kendarai pun tidak berfungsi lagi karena ban yang tadinya aman sekarang pecah kempis jadi mereka tidak bisa melaju.

Aksara bingung dengan keadaan itu ban mobil tidak di sangka akan pecah pada saat perjalanan yang mengharuskan mereka berhenti sejenak pilihannya ada dua dia pulang naik kendaraan lain atau dia menelpon sahabatnya untuk menjemput karena ban cadangan tidak di bawanya.

“Aduh aksara gimana ini, kita pesen ojek atau gimana ?.”

“Boleh coba pesen aja dulu. Tiba-tiba hp gue mati nih sial banget.”

Setelah tiga puluh menit dari penesanan online tak kuncung dapet, selalu saja di cancel karena hujan nya deras macet total jadi orang-orang sepertinya malas mengambil. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk menunggu di halte.

“Aksara gimana kalo kita pulang naik kendaraan umum aja, seingetku di depan ada halte busway deh.” Sambil elea menunjuk ke arah halte yang berjarak sekitar 500 meter.

“Boleh sih, tapi ini hujannya deres banget el dan payung cuma ada satu.”

“Gapapa kan bisa berdua ayo daripada kita disini terus ga bisa aksara.”

Aksara pun mengiyakan dan membuka pintu lalu bergerak ke arah pintu samping membuka dan mereka memakai payung 1 berdua. Hujannya semakin deras kilat petir menyambar saling bersautan. Sontak aksara merangkul elea supaya tidak terkena hujan.

Sesampainya di halte, aksara lupa bawa hp akhirnya dia pergi lagi ke mobil untuk mengambilnya karena tadi sempat di cas dulu di mobil.

Setelah mengambil hp aksara kembali menerjang derasnya hujan dan petir berjalan terlihat terburu-buru dan dia tidak menyadari sesuatu.

Ttttiiiiiiiitt …. Tiiiiitttt …. Tiiiiiiiiiiit elea yang mendengar samar suara klakson itu pun menoleh dia melihat ada mobil besar melaju ke aras aksara yang sedang menyebrang jalan. Elea pun berteriak supaya aksara bisa minggir ke jalan, tapi saking deras nya dia tidak bisa mendengar karena fokus pada hp yang hendak mengabari seseorang untuk menjemputnya.

Elea tidak berpikir panjang akhirnya dia berlari dengan kaki sedikit pincang karena kecelakaan tadi di sekolah hendak menyelamatkan aksara.

Dia berlari sambil berteriak “awas aksara, ada truk besar bahaya.” Tapi aksara lagi-lagi tidak mendengarnya. Sepersekian detik aksara hampir kena tabrak trus super besar itu karena elea langsung menarik lengannya dan payung yang di pegang pun terlepas dan terlindas oleh truk itu.

Mereka jatuh di jalan dengan posisi aksara memelum elea yang basah dengan air hujan yang terus turun dengan deras. Kembali mereka saling tatap dan muka elea terlihat lega sekali karena sudah membantu menyelamatkan aksara, telat 2 detik saja aksara sudah kena tertabrak.

Elea menarik nafas lega “untung aja lo selamet aksara, kalo ngga gue yang bakal menyesal seumur hidup.”

Aksara berusaha bangun dan membantu membangunkan elea “makasih banyak ya lo udah bantuin gue kedua kali nya. Gue bener-bener ga denger suara mobil iyu karena posisi gue pake payung dan hujannya deres banget.”

“Yaudah gapapa udah lewat, ayo kita nunggu disana.” Sambil elea berusaha berdiri dan mengusap muka yang terkena hujan.

Aksara melihat darah keluar dari kaki elea lumayan banyak mengucur perban yang tadi itu telah terbuka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!