NovelToon NovelToon
My Lover Is My Boss (Sweet Love Lian &Yumna)

My Lover Is My Boss (Sweet Love Lian &Yumna)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rayana Lovely

Dilarang Baper! 🤪

"Memberimu nafkah batin adalah caraku untuk menyalurkan rasa kasih sayang kepadamu, yang sudah sah menjadi milikku!"

~Lian Aditya~

"Satu hari dimana kita menikmati hari bersama hingga kita tidak sengaja melewati malam berdua, tidak disangka satu hari tersebut adalah awal dari segalanya."

~Yumna Safeera~

BLURB👇

Lian dan Yumna, adalah sepasang anak manusia yang berteman sejak kecil, harus berpisah ketika orang tua Lian memutuskan untuk memindahkan anaknya belajar ke luar negeri. Selama lima belas tahun mereka berpisah dan bertemu kembali saat mereka remaja. Mereka pun menjalin hubungan asmara. Namun, perjalanan cinta mereka tidak semulus yang mereka harapkan. Penuh permasalahan dan rintangan. Terlebih hadirnya orang ketiga di antara mereka. Suatu hari, Lian dan Yumna tak sengaja menghabiskan waktu bersama. Hingga hubungan mereka melampaui batas, dan menyebabkan Yumna hamil!! Hal itu membuat Yumna frustasi berkepanjangan. Apalagi orang tua mereka tidak merestui hubungan mereka. Yumna semakin terpuruk. Setiap hari hanya ada penyesalan yang tak berarti dalam dirinya.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Ikuti cerita selengkapnya ya para readers. Jangan lupa tinggali like, comment dan votenya ya😚 Kasih bintang 5 agar author semakin semangat menulis📖🖋

Ig : Rayana Lovely
Fb: Rayana Rayana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rayana Lovely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perhatianmu Kepadaku Membuat Perasaanku Semakin Dalam! (Part 1)

Lian menggenggam tangan Yumna saat menuju parkiran. Dengan cepat Yumna melepaskan genggaman tangan itu, dan kembali bersikap seperti biasa. Membuat Lian menghentikan langkahnya karena merasa bingung akan sikap Yumna.

"Kamu kenapa Yumna? aku lihat seharian ini sikapmu begitu beda! Tidak seperti biasanya?! Ada apa denganmu?!" batin Lian masih penuh akan pertanyaan.

"Aku gak pa pa kok!" jawab Yumna kikuk. "Aku pulang naik bis aja ya? aku merasa tidak enak kalau harus terus-terusan barengan sama kamu!" lanjutnya.

Lian tersenyum manis. Dia mengelus kepala Yumna dengan lembut.

"Hey,,, kenapa kamu merasa tidak enak kepadaku! Aku ini kekasihmu! Yang nantinya akan menjadi suamimu! Jadi sudah tugasku untuk bertanggungjawab pada dirimu!"

Deeeggg!!!

Yumna kembali merasakan hal seperti tadi. Entah kenapa setiap mendengar Lian mengucapkan kata-kata yang menyatakan bahwa dia adalah milik dirinya seutuhnya, hati Yumna seperti menggelegar. Perasaannya senang karena Lian menganggap dirinya adalah tanggungjawabnya. Tapi disisi lain, hatinya sakit karena dia merasa ragu dan merasa tidak akan pernah mendapatkan cinta Lian seutuhnya suatu hari nanti. Lama dia berdiam diri. Lian kemudian menarik tangannya dan memaksanya masuk ke dalam mobil.

****

Seminggu berlalu..

Yumna merapikan tempat tidurnya. Dia masih mengenakan handuk kimononya karena baru saja selesai mandi pagi. Jam menunjukkan pukul setengah tujuh saat ini. Hari ini adalah hari yang ditunggu oleh rekan kerjanya, Amel. Kebetulan hari ini mereka libur karena memang hari ini adalah hari minggu. Saat sedang asik membereskan kamarnya, bu Afni datang menghampiri.

"Yumna."

"Hem? iya Bu."

"Ada Lian di bawah, katanya mau menemui kamu!" kata bu Afni datar.

"Apa?!" Yumna kaget dan memikirkan untuk apa Lian datang tiba-tiba ke rumahnya.

"Untuk apa dia datang sepagi ini, Bu?!" tanya Yumna heran.

"Mana Ibu tau Yumna! Coba kamu temui dia dulu!"

"Ba, baik Bu. Yumna ganti baju dulu!"

Bu Afni mengangguk pelan lantas pergi meninggalkan Yumna yang dipenuhi tanda tanya dibenaknya.

***

Lima menit kemudian, Yumna telah bersiap diri. Dia turun dari kamarnya dan segera menemui Lian yang sudah menunggunya di ruang tamu bersama bu Afni.

"Ada apa? kok kamu datang ke mari sepagi ini?!" tanya Yumna.

"Apa aku tidak boleh datang ke rumahmu ini walau hari masih terlalu pagi?" balas Lian memandang Yumna sinis.

Yumna hanya diam tak bergeming. Ya, dia menyadari kalau rumah yang dia tempati saat ini adalah kepunyaan keluarga Lian, jadi apakah pantas dia bertanya seperti tadi?

Lian sepertinya bingung akan sikap Yumna yang sedikit menjaga jarak darinya selama beberapa hari ini. Dalam pikirannya, Yumna seperti terlalu lelah dengan pekerjaannya dan butuh liburan. Tidak ada kecurigaan sedikitpun di hatinya akan sikap Yumna yang ingin menjauh dari dirinya.

Melihat mereka yang saling memandang kaku, bu Afni merasa tidak enak kalau harus ada di antara mereka.

"Hah, ya udah Tante tinggal dulu, ya! Biar kalian lebih leluasa ngobrolnya." saat bu Afni ingin beranjak, Lian menahannya.

"Aku ingin membawanya ke luar hari ini, Tante! Apa Tante mengizinkannya?!" tanya Lian serius, membuat bu Afni kembali menjadi salah tingkah.

"Ha? oh.. ya boleh dong! Biasanya Tante juga mengizinkan kalian pergi berduakan! Asal kalian menjaga diri baik-baik.Tapi tanya dulu sama orangnya, mau atau tidak! Kalau Tante sih, terserah sama yang punya badan saja!" jawab bu Afni memaksakan senyum di bibirnya. Sejak mengetahui hubungan asmara antara Lian dan anaknya, bu Afni menjadi berubah pandangannya kepada Lian. Namun, dia berusaha untuk bersikap seperti biasa.

Sejurus, pandangan Lian dan bu Afni pun mengarah kepada Yumna yang berdiri kaku di hadapan mereka. Mata mereka mengisyaratkan pertanyaan itu kepada Yumna. Yumna menghela nafas berat.

"Sepagi ini, emang kamu mau ajak aku ke mana? Kamu gak ingat hari ini adalah hari pernikahan Amel, seharusnya malam ini kita ke luar untuk menghadiri pestanya," tanya Yumna masih tetap dengan nada datar. Tanpa ekspresi sedikitpun.

"Kita akan tetap pergi ke acara pernikahan Amel malam ini, jangan takut. Aku hanya ingin menghabiskan waktu berdua bersama denganmu hari ini," ucap Lian penuh harap.

Yumna memandang kaku ibunya. Matanya bertanya seakan ingin meminta izin. Bu Afni mengerti, dia mengangguk pasrah. Yumna sedikit lega.

Akhirnya, Lian membawa Yumna pergi untuk refresing bersama.

Bu Afni mengantar kepergian mereka sampai di luar rumah. Mobil Lian sudah melaju. Bu Afni memegang dadanya yang terasa berdebar dengan tiba-tiba.

"Ada apa ini! Kenapa perasaanku jadi tidak enak begini!" gumam bu Afni. Matanya masih mengawasi mobil Lian yang sudah jauh melaju.

***

Banyak hal yang mereka lakukan hari ini. Lian mengajak Yumna berkeliling Kota Jakarta. Mereka ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Makan di restoran ternama. Puas dari sana Lian mengajak Yumna bermain di wahana Dunia Fantasi (DUFFAN). Yumna terlihat sangat antusias. Sudah lama dia tidak liburan. Terakhir kali dia liburan saat dia dan teman-temannya selesai magang di kantor perusahaan sewaktu kuliah kemarin.

Yumna menikmati masa-masa ini! Raut wajahnya menggambarkan kebahagian tanpa beban. Semua masalah yang dihadapinya selama ini lenyap seketika. Lian benar-benar mengembalikan senyum meronanya. Mereka tertawa riang gembira. Seperti seorang anak kecil yang senang saat dibawa orang tuanya pergi liburan. Berbagai macam wahana yang mereka naikki. Hingga akhirnya mereka lelah sendiri.

Yumna melirik jam tangannya. Jam menunjukkan pukul 4 sore. Dia ingat malam ini harus menghadiri pesta pernikahan Amel, rekan kerjanya. Yumna mendekati Lian yang sedang membeli minuman.

"Sudah jam empat, kita harus pulang sekarang. Aku harus menghadiri pesta pernikahan Amel, aku tidak mau sampai kemalaman." Amel sudah dianggap Yumna seperti sahabat sekaligus kakanya sendiri.

"Tenang Yumna, kamu jangan takut. Kita pasti akan datang ke pesta itu. Aku juga akan menghadirinya malam ini. Kita pergi bareng." Lian menenangkan Yumna yang sedikit panik.

"Tapi ini sudah jam empat sore, aku ini perempuan, perlu dandan dulu kalau mau ke pesta. Dan perlu waktu yang cukup lama untuk itu. Gak seperti laki-laki." protes Yumna.

Lian tertawa gemas mendengar pengakuan Yumna.

"Hahaha... Yumna, Yumna. Kamu gak dandan aja udah cantik kok. Oke, oke.. kalau begitu mari kita pulang." Lian menyodorkan lengannya untuk digandeng Yumna. Dengan ragu Yumna menyambut lengan itu. Dia merangkul legan kekar Lian dan bersama melangkah ke luar wahana.

****

"Kok kita berhenti di sini?!" tanya Yumna heran sambil melihat sekeliling. Bukannya membawa Yumna pulang ke rumah, tapi Lian membawanya ke Boutiqe Spa milik ibunya. Dua ruko yang berdampingan dengan Boutiqe pakaian yang juga dikelola oleh ibunya.

Setelah memarkirkan mobilnya, Lian mematikan mesin mobil kemudian tersenyum manis ke arah Yumna yang terlihat bingung.

"Kamu rileks kan dulu diri kamu di sini. Agar semua kelelahan yang kamu rasakan selama ini menghilang. Ayo..!!" ajak Lian. Dia turun lalu membuka pintu mobilnya untuk Yumna.

"Tapi nanti kita kemalaman dong nyampe ke acaranya!"

"Gak akan sayang,, kamu percaya deh sama aku, ya." Lian mengelus rambut Yumna.

Yumna pasrah dan menurut. Lian menuntunnya memasuki Rumah Spa. Pintu kaca itu dibuka oleh seorang wanita yang bekerja di sana.

"Selamat datang, Tuan. Kami sudah mempersiapkan semua yang Tuan katakan. Silakan menikmati pelayanan kami." Wanita itu berkata dengan membungkukkan badannya.

"Bawa dia dan layani dia sebaik mungkin!" Lian menyerahkan Yumna kepada wanita itu. Yumna menjadi canggung. Rupanya Lian sudah merencakan ini dengan pekerja di Boutiqe Spa itu.

"Baik, Tuan! Kami akan melayani Nona ini sebaik mungkin." balas wanita itu.

Wanita cantik itu tersenyum ramah dan membawa Yumna ke dalam, menyerahkan Yumna kepada para pekerja wanita yang lain, yang bertugas memijat, melulur, dan memandikan Yumna dengan berbagai macam kembang nantinya. Sementara Lian menunggunya di ruangan lain sambil menikmati secangkir kopi dan makanan ringan yang telah disiapkan untuknya.

Yumna sangat menikmatinya. Tubuhnya terasa lebih rileks. Pikirannya menjadi tenang. Aura cantiknya kembali terpancar keluar. Membuat wajah putihnya terlihat semakin merona. Setelah seluruh tubuhnya dilulur dan dipijat, Yumna yang menggunakan kain yang hanya menutupi dada hingga ke paha itu di minta oleh wanita wanita itu untuk duduk santai terlebih dahulu sebelum mereka memandikannya dengan kembang, sambil menikmati segelas orange jus dan camilan yang sudah mereka siapkan.

Yumna tersenyum bahagia. Dia tidak menyangka Lian akan memanjakan dirinya seperti ini. Semakin dalamlah perasaannya kepada Lian. Sekarang Dia yakin kalau Lian tidak akan pernah meninggalkannya demi perempuan lain yang lebih cantik dan kaya seperti yang ditakutkan ibunya. perasaannya semakin kuat kepada kekasihnya itu.

****

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Susana Ana
semangat teruskak
re
Melahirkan
re
Romantis
Susilawati Dewi
lanjut
Zulaikha Alif
cccc
Lilik Juhariah
ha ha ha
Bee mi amore
persis plek yg pernah sy alami sm yuma padahal itu kejadian sdh lebih dr 35 th.ingatan masa kecil terpaksa pisah dg sahabat dan tanah kelahiran membekas smp skr
Author Rayana Lovely: wih, pasti kangen bgt ya kk🥺
total 1 replies
selir jansen༻
kayaknya bgs 🌹🌹
Author Rayana Lovely: selamat membaca kak🥰
total 1 replies
fa _azzahra
kamu jahat thor ada gambar jarum segala,aku takut lihat jarum suntik
Author Rayana Lovely: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
fa _azzahra
kalau mau pake bahasa melayu latian nonton upin ipin thor😂
fa _azzahra: aamiin😂😂
total 2 replies
fa _azzahra
keluarga yumna mmg berhutang banyak pd keluarga pak mirwan karna sering dibantu materi.tetapi kluarga pak mirwan jauh lebih berhutang ke keluarga yumna saat menolong lian
fa _azzahra
nunggu konflik
fa _azzahra
deg degan baca warning dari mu thor😂
fa_zhra
jakarta singapura 15 tahun ga pernah mudik gitu?? terlalu
Author Rayana Lovely: Baca bab selanjutnya kak, ntar Lian jelasin kepada Yumna kenapa dia gak bisa kembali ke Jakarta selama 15 tahun 😊😊
total 1 replies
Nurcahyani Nurr
Perfect
Nurcahyani Nurr
Baca kisah emak bapak nya mentari dulu.. Nti bru bc ksah anakny..
Chairu Nisa
jujur ya author ...lbih bagus buat sajak atau puisi ketimbang buat novel...sumpe muuuantap bgt kta2 nyq
Author Rayana Lovely: Jiaaahh😂 tau aja beb aku suka nulis sajak😁😁
total 1 replies
Ilan Irliana
kata2'y...jd inget rangga aadc...sllu bikin kt2..
Hendra
author suruh tanggung jawab tu Lion, kasian Yumna
Author Rayana Lovely: ntar kita datangi ya kk☺️☺️🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!