NovelToon NovelToon
Quantum Xuan

Quantum Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Sistem / Transmigrasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aditya Jetli

Dia Xuan Huan. seorang pejuang tingkat sembilan. Programmer sekaligus hacker yang sangat ditakuti. Banyak lawan yang sudah ditaklukkan, bahkan ada yang berkeinginan untuk menjalin kerja sama.

Proyek terakhir yang Ia kerjakan, adalah proyek kecerdasan buatan, yang bisa menjelajahi alam semesta. Penuh dengan kode kode rumit dan mencengangkan.

Quantum Xuan, itulah nama programnya. Tapi karena program itu dia harus mati, dan jiwanya ditempatkan pada tubuh seorang gadis lemah 12 tahun ke belakang, yang juga mati karena penganiayaan. Lalu bisakan tubuh dengan jiwa Xuan membalas dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aditya Jetli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Perbedaan

Untuk diketahui, walaupun level mereka dalam penyebutannya sama, tapi dalam praktiknya berbeda.

Level satu, atau tingkat satu yang dimiliki oleh orang orang itu hanya mengandalkan kekuatan tubuh saja, atau katakanlah hanya memiliki kekuatan dari hasil pelatihan tubuh mereka, tanpa dilandasi oleh tenaga dalam, apalagi energi spiritual.

Sedangkan level yang digunakan oleh Nindya juga Kirana, termasuk yang sudah dikuasai oleh delapan anak buahnya itu, tingkatannya berbeda. termasuk kekuatannya.

Perbandingannya, mereka yang berlevel satu, sama dengan level 10 petarung biasa seperti Arga juga yang lainnya.

Kekuatan mereka jika diukur dengan angka, tiap level satu. memiliki kekuatan sebesar 1.000 kilogram. Sedangkan kekuatan Arga juga yang lainnya jauh daripada itu.

Level satu petarung biasa, mereka mematok angka mulai dari hitungan 100. 200, 300 dan seterusnya. Berbeda dengan orang yang memiliki energi spiritual.

Tiap menembus level satu, maka kekuatannya sudah mencapai angka 1.000. Jika belum menembusnya, maka kekuatan mereka nol. Seperti kasus Raka juga kawan kawannya. Terkecuali Nindya.

Sekarang mereka sudah berada di level satu puncak, termasuk Sukma. dan kekuatan mereka sudah berada di kisaran 1.000 sampai 1.100 kilogram. Tentunya mereka sangat kuat.

Beda kasusnya dengan Chen Da. kekuatannya hanya mendekati angka 1.000. Berarti tingkat 10 pertengahan. Itupun berkat beberapa keterampilan yang Ia kuasai.

Namun jika berhadapan dengan Nindya juga Kirana. Chen Da tidak ada apa apanya. Melawan Raka dan kawan kawannya saja kemungkinan kalah atau seri, apalagi jika melawan pemimpinnya.

Sekarang Nindya malah sedang berhadapan dengan empat orang yang berada dilevel satu juga dua. yang kekuatannya berada di angka 100 dan 200.

Sedangkan Anak buah mereka yang 25 orang itu merupakan petarung biasa.

Kekuatannya tentu masih rendah. Kemungkinan baru berada di kisaran 50 sampai 80 kilogram. Tentu sangat mudah untuk dikalahkan.

Namun sayangnya mereka salah perhitungan. Mereka mengira bisa mengalahkan Nindya dengan mudah. Apalagi setelah melihat Nindya hanyalah seorang gadis kecil. tentu sangat mudah untuk ditaklukkan.

Tapi mereka tidak tahu, kalau Nindya adalah orang yang sangat berbahaya. Hanya dengan menjentikkan jarinya saja mereka akan binasa.

Tapi Nindya memiliki niat lain. Dia tidak ingin membunuh mereka, tapi mengalahkan mereka saja. Setelah itu dijadikan anak buah, yang tentunya setelah dipasangi segel bawahan dan tuan.

Jadi saat berhadapan dengan empat petinggi kelompok satu, dan 25 orang bawahannya, yaitu kelompok Serigala, yang baru berada di tingkat satu dan dua itu, Nindya hanya menyilangkan tangannya saja.

Dia mengira mereka sangat kuat. tapi ternyata hanya orang orang biasa saja.

"Siapa kau?" respon pimpinan Serigala, saat melihat Nindya muncul di depan mereka. "Kenapa bisa memasuki ruangan ini, dan bersikap arogan seperti itu. Apa kau sudah bosan hidup?" reaksi salah seorang dari empat petinggi itu kurang senang.

"Aku...?" jawab Nindya, sambil menunjuk diri sendiri.

"Ya, itu kamu! Tak mungkin setan?"

"Oh, aku kira siapa?"

"Cepat katakan. apa keperluan mu menemui kami. Apa kau ingin mengantarkan nyawa?"

"Aku dengar kalian sedang mencariku, untuk dimasukkan ke kelompok kalian. Apa benar berita yang ku dengar itu?" tanya Nindya tanpa basa basi lagi.

"Mencarimu, dimasukkan ke kelompok Serigala? Kau pikir kau siapa. ha!?"

"Kami semua yang ada di sini adalah petarung, sedangkan kau itu apa. Tubuh lemah dan gemulai seperti itu mau masuk ke dalam kelompok kami, berkaca dulu kau!" respon Arga.

"Oh, kalau begitu terima kasih. Aku jadi tidak perlu bersusah payah lagi untuk menunjukkan bahwa aku ini Nindya, orang yang sedang kalian cari."

"Tapi aku penasaran, bagaimana kalian bisa mengincarku. Apa ada seseorang yang memprovokasi kalian?" respon Nindya, mencari kejujuran dari mereka.

"Apa! kau Nindya? gadis yang dikabarkan mempunyai kekuatan yang luar biasa itu? Kebetulan sekali, aku ingin menjajal kekuatanmu!" reaksi Arga, mendadak senang hatinya.

"Kalau kau ingin mencoba silakan. Tapi aku peringatkan lebih baik kau mundur saja kalau tidak mau celaka." jawab Nindya.

"Kurang ajar! Apakah kau pikir aku ini lemah, hah!"

"Untuk kau ketahui anak muda, kekuatanku saat ini sudah mencapai 200 kilogram. Jika kepalan tanganku ini mengenai wajah atau tubuhmu, maka dalam sekejap saja, tubuhmu akan meledak!"

"Jadi berpikirlah dua kali sebelum menantang kami. Bagiku itu biasa saja. Jangankan melawanku, melawan anak buahku saja kau tidak akan sanggup!" reaksi Arga, mencoba menunjukkan kesombongannya.

"Siapa pemimpin tertinggi kalian? Cepat panggil dia kemari, karena aku ingin membuat perhitungan dengannya!" balas Nindya.

"Siapa yang sedang mencariku, apa sudah bosan hidup?"

"Salam ketua!" respon seluruh anak buahnya. sesaat setelah ketua tertinggi mereka datang.

"Ya. Tidak ku sangka, jebakan ku ternyata berhasil. Ternyata kau terprovokasi juga Nona?"

"Oleh karena itu, bergabung lah dengan kelompok kami, maka kau akan mendapatkan kekuatan, kemulian serta kekayaan di dalamnya." tawar Kumbara, ketua tertinggi kelompok Serigala, mencoba untuk mempengaruhi pikiran Nindya.

"Bergabung dengan kelompok kalian? Kalian pikir kalian siapa? Kekuatan baru seumur jagung, sudah berani mendeklarasikan diri yang paling kuat. berkaca lah dulu kalian!" jawab Nindya.

"Dengarkan dulu tawaranku anak muda. Itu bukanlah tawaran biasa. Organisasi yang aku pimpin ini, termasuk organisasi terkuat nomor 2 di Kotavia. dan tak lama lagi akan menjadi organisasi terkuat nomor satu di kota."

"Jika mau bergabung, maka aku akan memberikan penghasilan yang cukup tinggi untuk mu, 10 juta untuk satu bulan. Bagaimana, apakah kau bersedia?"

"Sepuluh juta? Bahkan jika kau menggajiku satu miliar untuk satu hari, aku tidak akan bersedia, karena sudah aku katakan, kalian belum pantas jadi atasanku. Kekuatan kalian masih terlalu rendah. Sebaliknya, kalian lah yang harus menjadi bawahanku."

"Jadi saranku, batalkan keinginan kalian itu sekarang. Kalau tidak, jangan salahkan aku kalau aku akan menghancurkan kesombongan kalian!"

"Oh, ya aku lupa untuk mengatakan, kalau orang orang mu yang ada di luar itu sudah bukan pengawalmu lagi, tapi sudah menjadi orang orang ku, dan mereka kemungkinan sedang tertidur untuk sementara di sana?"

"Apa! Kau sudah melumpuhkan mereka. Bagaimana bisa?" reaksi Kumbara tidak terima.

"Bukan aku, tapi anak buahku. Sekarang kau lihatlah, sebentar lagi kemungkinan Dia akan datang."

"Tapi jangan coba coba untuk melawan, karena kekuatannya sudah cukup tinggi."

"Sebaliknya kalau kalian melawannya, itu akan sia sia saja, karena seribu orang seperti kalian, tidak akan ada artinya di matanya."

"Jadi menyerah saja lah, dan jadilah anak buahku, serta bergabung dengan organisasi Pemburu Darah yang baru aku bentuk. Aku yakin kalian semua akan betah di dalamnya?" jawab Nindya.

"Kurang ajar! kau pikir kau siapa, ha? Kau sudah terlalu berani meremehkanku!"

"Sekarang serang aku. Aku beri kau tiga kesempatan untuk melumpuhkanku. Jika dalam tiga serangan aku masih berdiri, maka kau kalah, dan saat itu juga kau sudah menjadi anak buahku."

1
azka aldric Pratama
saking bagusnya,gk bisa komen apa2👏👏👏👏
azka aldric Pratama
hadir moga bagus
irawan muhdi
lanjut thor 👍
Lely Riza U
ceritanya sangat menarik👍
Bambang Widono
mantab lanjut Thor👍🙏🙏🙏💯💯💯💯💯👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏
Aditya Jetli: Terima kasih Kak. Baru kali ini buat Novel yang MC nya Perempuan. Dukung terus ya kak. biar tambah semangat
total 1 replies
Aditya Jetli
Tinggalkan jejak setelah membaca ya. walau hanya like saja. Itu sudah jauh lebih baik dari tidak sama sekali. Ditunggu kebaikannya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!