Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .
Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .
" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .
" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .
" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .
" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .
Yuk baca cerita Lala😋
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29 mengadu pada Ibu
" Ibu aku,"
" Jadi kalian di kantor juga seperti dua orang yang tidak saling kenal , hanya atasan dan bawahan semata ?" pertanyaan Ibu semakin bernafas berat ketika mereka mengangguk .
" Ibu jangan salahkan Om Alex , Lala yang ingin kerja " kata Lala mengakui kesalahan nya .
" Jika kamu ingin bekerja , minta dia membelikan perusahaan atas nama kamu sendiri bukan bekerja di perusahaan nya " pernyataan Ibu .
" Kamu itu Nyonya keluarga Alexander Graham, tidak boleh bekerja dibawah tekanan orang lain " ucap Ibu .
" Rey " panggil Ibu yang dengan cepat Rey datang .
" Buat sebuah konferensi pers umumkan Lala sebagai istri Alexander Graham sekarang juga " perintah Ibu .
" Ibu jangan, Lala masih ingin bekerja , Lala suka sama suasana tempat ini, Ibu Lala mohon , sampai batas acara resepsi aja Bu " kata Lala memegang tangan Ibu .
" Tidak, Ibu tidak bisa membiarkan kalian seperti ini , jangan karena kalian dijodohkan membuat kalian bisa seenaknya bahkan tidak melakukan kewajiban sebagai anak menantu keluarga " kata Ibu yang sebenarnya sebulan ini memperhatikan seluruh kegiatan Alex dan Lala .
Mereka sama sekali tidak pernah menghadiri acara bersama !.
" Rey , karena acara pernikahan masih 3 bulan lagi jadi umumkan saja bahwa Lala adalah calon istri Alex " perintah Ibu yang langsung di kerjakan oleh Rey .
" Mulai hari ini kalian adalah pasangan yang dikenal publik , walaupun pernikahan kalian belum di publikasikan secara resmi tapi kalian harus menjalankan tugas-tugas sebagai anak menantu keluarga" tegas Ibu .
" Mulai dari menghadiri pesta , jamuan makan malam perusahaan sampai menghadiri acara atas nama perusahaan bersama " ucap Ibu .
" Baik Ibu " kata Alex mengangguk tidak membantah ucapan ibunya sama sekali .
" Alex jika Lala ingin bekerja belikan dia perusahaan atas nama dia sendiri dan Lala kamu tidak boleh bekerja sebagai bawahan lagi " ucap Ibu .
" Kamu itu menantu Ibu satu-satunya, Ibu tidak akan pernah bisa menerima perlakuan buruk orang lain terhadap kamu" ucap Ibu memeluk Lala .
" Hiks " Lala mengusap air matanya yang jatuh ketika Ibu memeluknya.
" Sudah jangan menangis, Ibu tidak marah, hanya tidak suka dengan cara kalian " ucap Ibu mengecup kening Lala.
" Ibu sampai lupa niat Ibu datang kesini " kata Ibu mengelus-elus kepala Lala .
" Ibu mau apa?" tanya Alex melihat Ibu yang melepas name tag di baju Lala .
" Ibu mau ajak Lala ikut arisan , Ibu mau memperkenalkan dia sama teman-teman Ibu " ucap Ibu memanggil bodyguard nya untuk segera membelikan baju ganti untuk Lala .
" Ibu tapi Lala,"
" Ibu akan mendandani kamu Sayang " ucap Ibu mengeluarkan sisir dari tas nya dan melepas kunciran rambut Lala .
" Alex, kamu udah tau istri masih kecil bukannya diurus malah kamu suruh bekerja " omel Ibu yang membuat Alex menarik nafas panjang.
" Om Alex urus Lala kok Bu" kata Lala duduk diam membiarkan Ibu menyisir rambutnya yang kini di biarkan terurai.
" Tidak, jika dia mengurus kamu dengan baik maka kamu tidak akan seperti ini" ucap Ibu yang rasanya sakit hati sekali melihat Lala berpenampilan seperti ini bahkan tanpa perhiasan padahal mereka punya kemampuan .
" Ibu aku," belum jadi Alex membela diri Ibu sudah kembali bicara .
" Jika dalam satu kesempatan lain Ibu masih menemukan menantu Ibu seperti ini, dia akan tinggal di rumah Ibu bukan dirumah kamu lagi " ucap Ibu yang bagaimana pun menyayangi Lala .
" Bagaimana bisa seperti itu dia istriku " pernyataan kepemilikan Alex .
" Dia juga adalah menantu Ibu, jika kamu kedapatan tidak mengurusnya dengan baik maka dia akan menjadi anak ibu saja" kata Ibu yang sebenarnya sebelum Alex dan Lala menikah ingin nya mereka tinggal dirumah utama , tapi Alex tidak mau .
" Ya sudah jika Ibu ingin Lala tinggal di rumah utama maka Ibu tidak akan mendapatkan seorang cucu" ucap Alex yang dengan entengnya bicara hal vulgar walaupun tidak secara langsung.
" Astaga , Kamu harus memberikan Ibu cucu secepatnya Alex " tegas Ibu .
" Ya makanya jangan bawa Lala " kata Alex yang tidak akan bisa tidur jika tidak ada Lala di samping nya .
Tok
Tok
Bodyguard masuk mengantarkan semua barang-barang yang ibu minta untuk Lala .
" Pakailah dan kita segera pergi " ucap Ibu yang langsung mendekat pada Alex begitu Lala masuk kedalam kamar mandi .
" Alex ibu tau kalau Lala nakal , namun bukan berarti kamu harus memarahinya setiap hari " kata Ibu .
" Aku tidak ada memarahinya " kata Alex.
" Tidak ada kamu bilang, dari bahasa tubuhnya yang menunduk takut aja sudah jelas kalau dia sering di marahi " ucap Ibu .
" Ya lagian siapa yang tidak takut Ibu marah-marah begitu , untung Lala tidak pingsan karena tertekan " kata Alex yang tadi dapat merasakan Lala takut dan tertekan ketika Ibu tau dia bekerja sebagai teknisi .
" Ibu bukan marah padanya tapi pada keadaan yang Ibu temui " ucap Ibu yang jujur saja merasa tidak nyaman sekali tadi .
" Alex sudah melarang bahkan menolak CV nya , tapi Ibu tau CEO dari perusahaan lain tempat Lala melamar pekerjaan datang keperusahaan kita hanya untuk menjemput Lala karena berkas lamaran nya tercecer bahkan siap membayar denda " kata Alex .
" Aku lebih tidak mau lagi istriku bekerja bersama perusahaan lain " ucap Alex .
" Hummmm, diawal saja menolak tidak mau menikahi Lala giliran sekarang kecintaan sampai melihat dia bekerja dengan orang lain pun cemburu " pernyataan Ibu
" Ibu , aku tidak mencintai nya, tidak bisa menikahinya " ledek Ibu mengulang perkataan Alex yang masih terngiang-ngiang di telinga nya sebulan yang lalu .
Lala keluar dari kamar mandi dan berjalan ceria memakai baju yang Ibu belikan .
" Ibu apakah Lala cantik memakai baju ini?" tanya Lala dengan excited menghampiri Ibu .
" Cantik, sini Ibu pasangan kalung" ucap Ibu juga memasangkan satu set perhiasan berlian untuk Lala .
" Dengar, setiap hari Lala harus berpenampilan seperti ini karena ketika menjadi Nyonya dari sebuah keluarga, kesuksesan suami kita di tentukan dari apa yang kita pakai " ucap Ibu mengajari Lala .
" Ibu tapikan kata Mami Lala nggak boleh pamer " kata Lala dengan polos .
" Pamer itu ketika kamu menceritakan apa yang kamu miliki pada orang lain, sedang jika kamu memakai apa yang kamu miliki itu adalah hak dan orang lain yang menilai " ucap Ibu .
" Seorang Nyonya harus berpenampilan menarik dan mewah di hadapan publik untuk martabat keluarganya dan ketika menjadi seorang Nyonya kita punya beberapa tanggung jawab untuk menjaga citra keluarga dihadapan publik " jelas Ibu mengajari menantunya .
" Mengerti ?" tanya Ibu yang diangguki Lala .
" Satu lagi , panggil suami dengan sebutan yang menyenangkan bukan Om " ucap Ibu .
" Aku sudah bilang berkali-kali padanya Bu, dia tetap saja memanggilku Om " kata Alex mengadu pada Ibunya .
Lala langsung mempelototi Alex yang mengadu pada Ibunya .
dobleeee donk thor😄💪
lanjuuttttttttt thor🤭😄💪
lanjutttttt💪😄