NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Si Kulkas

Mengejar Cinta Si Kulkas

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Obsesi
Popularitas:15.5k
Nilai: 5
Nama Author: Queen Fitria

Clarissa wanita cantik yang sangat ceria, berumur 22 tahun, ia adalah anak perempuan yang kuat dan mandiri.

Ibunya memperlakukannya dengan buruk, ibunya lebih menyayangi anak laki-lakinya. Bahkan ibunya lebih menyayangi menantu perempuannya di banding Clarissa.

Tantangan hidupnya tidak sampai di sana,
Clarissa jatuh cinta pada Zayn Austin, cinta pada pandang pertama.

Namun pria yang Clarissa sukai selalu berwajah datar dan bersikap dingin. Tapi itu semua tidak meredupkan semangat Clarissa untuk mengejar cintanya.

Akankah Clarissa mampu meluluhkan hati Zayn?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 35 Bertemu Zayn

Clarissa membawa kue ke caffe, ia dan rekan kerja lainnya sudah sampai sebelum jam 10:00 pagi, untuk bersiap-siap.

"Hai semua! hari ini Aku membawa kue, apakah kalian mau mencicipi," ujar Clarissa dengan senyum ramahnya.

Para staff yang mungkin ada sekitar dua puluh orang tersebut kini mendekat pada Clarissa dan Mira yang menaruh kue di atas meja, yang siap dibagi-bagikan.

Staf di cafe tersebut memang sangat banyak, itu karena caffe tersebut sangat besar, jadi harus memiliki karyawan yang banyak juga, agar semua pekerjaan terhandel dengan baik.

Semua para staff caffe berkumpul dan mencicipi kue tersebut, mereka terlihat menikmati entah enak atau mungkin karena gratis.

"Bagai mana rasanya? " ujar Mira dengan tak sabar.

"Hemmm, sangat enak," ujar Aldo sambil mengunyah.

"Hem, ini rasanya sangat enak," timpal rekan kerja lainnya, yang tulus memuji.

"Rasanya sangat pas. "

"Apa kalian berdua yang membuatnya? " ujar salah satu rekan kerja Clarissa.

Clarissa dan Mira mengangguk, "Hmmm, Kami yang membuatnya," ujar Mira dengan bangga.

"Kenapa tidak jualan saja? sekarangkan mudah, bisa online lagi," ujar yang lainnya lagi.

"Ya, Aku dan Mira memang Akan memulai berjualan, maka dari itu kami sedang membuat beberapa resep kue," ujar Clarissa.

Clarissa dan Mira membawa kue ke caffe, hanya agar mereka tahu apa yang kurang dari kue tersebut. Tapi siapa sangka justru teman-temannya memuji rasa kue buatan Mira dan Clarissa, Clarissa merasa puas melihat reaksi teman-temannya.

Jika kue tersebut sudah terasa lezat, maka Carissa dan Mira tinggal berusaha menjualnya.

...****************...

Beberapa hari berlalu dengan cepat,

Clarissa dan Mira baru saja keluar dari caffe, Kenzo sang kekasih Mira. Pria itu sudah duduk di atas motor menunggu Mira sambil memainkan ponsel.

Mira langsung bersemangat, "Sa, suamiku sudah jemput tuh! Aku duluan ya," ujar Mira lalu berjalan meninggalkan Clarissa.

Clarissa hanya menggeleng, melihat sahabatnya yang bucin. Clarissa akan memesan ojek online. Tapi tanpa sengaja Clarissa melihat sosok yang ia rindukan, Clarissa kembali mengangkat pandangannya dan menatap ke arah tadi.

Benar saja sosok yang ia rindukan ada di sana, Zayn Austin sedang berjalan dengan menenteng kantung belanja, Clarissa tidak diam saja, ia berlari ke arah Zayn berada.

Sungguh ia rindu pria dingin itu, biarlah dia di anggap bodoh dan sebagainya, yang penting hatinya merasa tenang dan ia bisa tidur nyenyak nanti malam. Tanpa mengharapkan bisa bertemu lagi, karena kini ada kesempatan untuk bertemu. Jadi rindunya akan sedikit terobati.

Clarissa berlari ke arah Zayn Austin, ia berlari bukan karena memiliki hak. Melainkan karena hatinya sudah tidak bisa lagi menahan sesak karena rindu, langkah kakinya terasa ringan namun terburu-buru. Mengabaikan logika yang sedari tadi berbisik, bahwa diantara keduanya tidak ada hubungan apapun.

Clarissa berdiri mematung di hadapan Zayn, Clarissa menatap wajah Zayn dengan intensitas, yang seolah ingin merekam setiap gurat wajah Zayn, agar tidak hilang lagi dari ingatan. Ada keinginan kuat untuk menghambur ke dalam pelukan Zayn, dan menyembunyikan wajahnya di dada Zayn, dan mengatakan bahwa ia sangat merindukannya.

Namun yang Clarissa lakukan justru hanya meremas tangannya di belakang, menahan tangan agar tidak langcang menyentuh Zayn.

Zayn Austin tertegun, saat melihat Clarissa sudah ada di hadapannya, Zayn dapat melihat rindu yang Clarissa pendam. Melihat Clarissa yang hanya diam menatap wajahnya, ada dorongan kuat dalam dirinya untuk segera merengkuh bahu Clarissa.

Namun ia teringat sesuatu, hingga Zayn menahan diri untuk memeluk Clarissa.

"Apa ada sesuatu? " tanya Zayn dengan suara yang di usahakan sedatar mungkin, tatapannya yang tajam sempat melembut beberapa detik, lalu kembali memasang wajah datar lagi.

Tapi Clarissa dapat menangkap tatap lembut Zayn padanya meski hanya beberapa detik saja. Sebelum Zayn mengalihkan pandangannya.

"Aku... " Tiba-tiba suara Clarissa tercekat, Clarissa pun mengatur napas agar lebih tenang dan dapat mengendalikan emosi, meski dadanya bergemuruh, Clarissa menujukan senyum, senyum tipis yang tidak sampai ke mata.

Clarissa mencoba mengatur nafas dan emosi. Hingga tercipta keheningan yang bising. Zayn menatap lurus ke jalanan, ia tidak bisa menatap mata Clarissa, ia takut ia tidak bisa mengendalikan diri dan kembali melukai Clarissa dan dirinya.

Clarissa sudah mulai bisa mengendalikan diri, ia segera berkata, "Apa Aku melakukan kesalahan? "

"Tidak," jawab singkat Zayn, berharap Clarissa tidak lagi bicara, dan ia bisa segera pergi.

"Lalu kenapa sekarang kamu bersikap seolah-olah tidak mengenal ku?" ujar Clarissa berusaha tegar, padahal ia sangat ingin meraung, memaki Zayn yang tidak berperasaan.

"Aku terlalu sibuk," ujar Zayn menjeda Ucapnya, Zayn Austin mengangkat tangan dan melihat jam yang melingkar di tangannya, lalu kembali berkata, "Aku harus pergi sekarang."

"Bisakah jangan seperti ini, ini sangat menyiksaku, Apa kamu tidak tahu jika Aku sangat rindu," ujar Clarissa air matanya jatuh tanpa bisa ia tahan. Ia ingin Zayn tahu bahwa dadanya terasa sesak saat rasa rindu itu datang, tanpa memberi ampun padanya.

1
Hesty
ko alurnya jadi gini thooorr... ada pihak ke 3 lagi😌
Fitria: gak ada kok, kak.
total 1 replies
nesha
next thor 😄
Fitria: Siap.
total 1 replies
Hesty
semangeet tor
nesha
auww sweet bgt babang zayn 🥰
Rian Moontero
lanjooot😄
nesha
lanjut thor semakin bagus ceritanya 😍👍🏻
nesha
semangat athor 🥰
Hesty
smngetttt💪
nesha
di tunggu kelanjutan nya selalu thor 🥰
Fitria: Oke Kak
total 1 replies
nesha
😂😂😂😂
nesha
gengsi mu zayn setinggi gunung everst 🤣
nesha
mampos situ 🤣🤣
nesha
macam g ada harga diri kamu jd cewek sa, udah di tolak tapi terus aja kejar si kaku itu
Fitria: jangan di marahi kak, kasih semngat aja😄
total 1 replies
nesha
hhmm kecewa 🥹
nesha
😂😂😂
nesha
tlep g di jawab setidaknya balas kek pesan nya, dasar zayn si kaku kayak kanebo kering
nesha
kiw kiw
nesha
😂😂😂
nesha
mampus 🤣
nesha
sumpah jahat banget wulan, benar2 g punya hati nurani
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!