NovelToon NovelToon
Suamiku Mencintai Wanita Lain

Suamiku Mencintai Wanita Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:253.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wiwit Kurniasih

"Rena....,Aku mau minta maaf sebelumnya,tapi jujur ini juga berat untuk aku,tapi aku juga harus jujur sama kamu".

Rena tak memandang curiga saat suaminya berkata seperti itu,tapi setelahnya ucapan kejujuran dari suaminya seperti pisau tajam yang menusuk hatinya.

"Aku mencintai wanita lain yang kutemui 6 bulan terakhir ini,Dia bukan hanya cantik tapi juga pintar memasak,semua yang ada didiri wanita itu aku sangat menyukainya".

Rena diam membeku,tapi Ia juga ingin tau apa yang menjadi alasan suaminya bisa mencintai wanita lain padahal ada istri yang sudah Ia nikahi lebih dari 10 tahun.

"Kenapa Mas...?,Kenapa harus ada wanita lain yang Mas cintai".

"Aku sudah tidak cinta sama kamu Rena,Kamu berubah,Kamu tidak lagi menarik dimataku,Kamu juga selalu mementingkan anak-anak daripada aku suamimu".

Rena kembali diam,Ia ingin meledak tapi teringat ada 2 anaknya yang harus Ia jaga mentalnya.

"Baiklah Mas....,terus apa maumu kalau sudah seperti ini?Kamu mau pisah?".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiwit Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ide Sabian

Disaat Dion sedang meratapi nasibnya,Rena merasa lega saat Aluna sudah kembali ceria.

Rena tak berhenti berterimakasih kepada Adrian karena telah melindungi Aluna dengan baik,Rena tak bisa membayangkan jika bukan Adrian orangnya.

Bagaimana keadaan Dion tak menjadi masalah umtuk Rena,Karena yang dia inginkan anaknya bisa kembali dalam keadaan baik-baik aja.

Keadaan yang sudah membaik membuat Rena bisa kembali fokus bekerja,Ia juga meminta maaf kepada Sabian dengan ramah,apalagi selama Rena berkomunikasi dengan Adrian Sabian ada didepan meja kerjanya.

"Pak Sabian....,Saya minta maaf soal apa yang terjadi barusan,Saya janji akan menambah jam kerja saya yang terpakai karena urusan pribadi saya,sekali lagi saya minta maaf ya Pak....".

Sabian yang mendengar seluruhnya memaklumi apa yang terjadi,apalagi Rena masih terhitung karyawan baru yang masih menyesuaikan dengan semuanya,bukan hanya soal kerjaan tapi juga kehidupan anak-anaknya.

Sabian duduk persis didepan meja kerja milik Rena,Ia menatap Rena yang memilih menatap kembali laptop didepannya.

"Rena...,apa nggak sebaiknya anak kamu ikut aja disini menemanimu bekerja?Dia bisa tetap dalam pengawasanmu sekaligus kalian akan tetap nyaman satu sama lain,Aku tau mungkin anak kamu masih kaget karena tiba-tiba Ibunya bekerja dan menghabiskan hari-harinya ditempat bekerja,Perusahaan tidak mempermasalahkan selama pekerjaanmu baik-baik aja".

Rena terkejut,Ia menatap Sabian tepat dimatanya,Ia mencari kebohongan disana tapi nyatanya apa yang diucapkan Sabian adalah sebuah kebenaran.

Rena bahkan tersenyum lebar atas saran dari Sabian,Karena bagaimanapun bohong jika Rena fokus bekerja,nyatanya semakin mencoba fokus semakin pikirannya terbagi untuk kedua anaknya.

Walaupun Adrian sangat bisa diandalkan tapi bathin dan pikiran yang belum terbiasa berjauhan lagi membuat Rena menerima dengan sangat bahagia atas saran dari Sabian.

"Ini beneran Pak?Apa rekan kerja yang lain tidak akan mempermasalahkannya Pak?Mereka mungkin akan berpikir bahwa Bapak mengistimewakan saya karena jabatan saya sebagai manager,tapi kalau memang boleh saya akan sangat bahagia".

Sabian kemudian tersadar bahwa apa yang Ia katakan secara tiba-tiba sudah bukan membawa kepentingan kantor tapi kepentingan hatinya yang ikut sedih tentang apa yang terjadi dengan Rena dan anaknya.

Tapi karena sudah terlanjur berbicara,Sabian mengiyakan bahwa karyawan yang lain juga berhak membawa anaknya selama itu sudah lebih dari 5 tahun,bahkan tiba-tiba Sabian dengan gampangnya akan membuat ruangan khusus untuk anak-anak bermain selama ibunya bekerja.

Rena semakin terkejut,Ia tak menyangka Sabian sangat peduli dengan para karyawannya,tapi Sabian yang kepalang mengatakan ide-ide itu Ia langsung keluar dari ruangan Rena bekerja.

Setibanya Sabian diruang kerjanya sendiri,Ia mondar-mandir karena merasa ada yang berbeda pada dirinya sendiri.

"Sial....,Ini apa-apaan sih,Kenapa mendadak aku sangat peduli dengan urusan orang lain?Kalau sudah seperti ini aku harus gimana?".

Sabian bahkan memukul mulutnya sendiri yang dengan lantang berbicara tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.

Sabian terus mondar-mandir tak tentu arah,bahkan sekarang Ia memikirkan ruangan mana yang akan Ia sulap menjadi tempat penitipan anak.

"Arrrrgghhhhhh......,Aku kenapa sih?",racau Sabian pada dirinya sendiri.

Sabian baru berhenti mondar-mandir saat Kakeknya tiba-tiba datang.

"Kakek....,Kakek ngapain kesini?Kakek kan baru sembuh dari sakit....".sapa Adrian pada Kakeknya yang sudah berusia lebih dari 85 tahun.

"Kakek kesini karena mau menjodohkan kamu sama seseorang,Kamu cucu kakek satu-satunya yang belum menikah,Kamu mau jadi apa Sabian?Kamu akan terus seperti ini sampai tua?Lupakan mantan penghianat itu dan belajarlah untuk mencintai orang lain".

Sabian terduduk lesu,Ia bukan tidak ingin dijodohkan tapi Ia takut akan menyakiti orang lain yang tidak bersalah,Karena nyatanya Ia belum ingin membuka hati atau tanpa sadar justru belum menemukan orang yang pas.

Sabian sangat ingin menikah dan berumah tangga,tapi Ia butuh mengenal dengan baik secara alami tanpa adanya perjodohan.

Sabian mendekati Kakeknya yang walaupun sudah berusia lanjut tapi masih cukup sehat terbukti penyakit yang kakeknya derita hanya penyakit biasa layaknya anak muda.

"Kakek....,tolong berikan Sabian waktu sampai akhir tahun ini,Kalau Sabian belum juga menemukan seseorang yang pas maka Sabian akan menerima perjodohan dari Kakek".

Kakek Sabian hanya mengangguk,Ia kemudian pergi ditemani Asisten yang selalu menemani.

Sabian merasa lega sekaligus pusing,Diusia yang tidak lagi muda ternyata bukan hanya dikejar untuk bisa mengurus Perusahaan tapi juga mencari jodoh.

Sabian menunduk dan meremas rambutnya,Ia bingung kemana dia harus mencari dan mengenal seorang wanita,Karena nyatanya setelah penghianatan mantan pacarnya Sabian hanya menghabiskan sehari-harinya dengan bekerja dan bekerja,bahkan saat tiba dirumah Sabian juga hanya olahraga dan membaca banyak buku.

Jam makan siang membuat Sabian merasa lega,Ia akan mengistirahatkan isi kepalanya yang hari ini sudah bertindak keterlaluan,Karena setelah apa yang Ia ucapkan mau nggak mau Ia harus memujudkannya segera.

Begitu pun dengan Rena,Ia sengaja menemui anaknya saat jam makan siang tiba,Ia tidak ingin anaknya menyimpan trauma atas perbuatan Ayahnya.

Disebuah Mall Rena mengarahkan Taxi online yang Ia pesan,Ia juga sudah menitip pesan kepada teman kerjanya bahwa Ia makan siang diluar.

Rena merasa lega saat bertemu dengan anaknya yang sedang makan siang bersama Adrian,Rena merasa heran karena Adrian membawa Aluna kerestoran yang cukup mahal.

Restoran yang Adrian pilih adalah restoran yang menjual aneka sushi yang memanjakan siapa aja yang menyantapnya.

"Halo sayang.....,Ibu kangen loh sama anak Ibu ini?gimana,makanannya enak?Om Adrian ternyata pinter memilih makanan untuk kamu",sapa Rena saat bertemu dengan anaknya dan juga Adrian.

Aluna memeluk Ibunya secara tiba-tiba,tapi setelahnya anaknya justru menangis.

"Ibu.....,Maafin Aluna Bu .. ,Aluna sudah buat masalah yang buat Ibu kawatir,Aluna kangen sama Ayah Bu...,tapi Aluna juga benci,Maafin Aluna ya Bu....".

Rena membalas pelukan anaknya dengan erat,Ia sangat memahami perasaan anaknya karena mau bagaimanapun ikatan anak dan Ayah juga cukup kuat.

"Aluna...,Ibu maafin kamu sayang....,Ibu juga minta maaf ya sama kamu,Ibu tau kamu kangen sama Ayah,tapi sekarang Ayah sudah bukan Ayah yang dulu,Ayah yang sekarang hanya memiliki tujuan tertentu saat mendekatimu,Aluna ngerti kan...?".

Aluna mengangguk patuh,mereka akhirnya makan siang bersama dengan Adrian yang mentraktir.

Rena merasa heran saat melihat kartu yang Adrian keluarkan untuk membayar makanan mereka,Karena tanpa Adrian tau Rena melirik sekilas saat Adrian menyerahkan kartunya.

"Kok dia bisa punya kartu itu ya?Apa jangan-jangan itu punya temannya?Tapi kartu itu kan hanya dimiliki orang-orang kaya,tapi Adrian kok bisa punya?",gumam Rena pada dirinya sendiri.

*

*

*

Note:Hayoooo siapa yang akan menang buat dapetin Rena,Sabian atau Adrian?Hahahahaha

1
Les Tary
kamu hrs bangkit danbahagia Aira dan pelajaran sama pamanmu yg serakah itu💪
Neng Nosita
nah begitu Aira...cintai dan sayangi diri sendiri👍
park jum
Thor lebih baik berhnti buat ceritanya deh berbelit-belit, judulnya pun kagak sesuai, diawal dah bagus eh, kenapa dibaca tambah kemana mana ceritanya, MC siapa FMC siapa, yg nulis kek pelakor aja
Mommy Iz: Hahahaha,Mulutnya sadis amat Kak,kalau gk suka tinggal skip sih daripada jatuhnya fitnah
total 1 replies
park jum
kalau bisa pangil namanya dikurangi Thor,
Neng Nosita
oh nunggu Adrian nikah dulu ya Thor,baru end🤭🙏
Les Tary
lanjut thor
Neng Nosita
lega rasanya....semuanya mendapatkan kebahagiaanya👍
Neng Nosita
kesel kesel kesel...kesel sama mereka🤣
Neng Nosita
maaf author,aku baru Nemu karyamu🙏
Neng Nosita: ok,nanti ya
total 2 replies
Ariany Sudjana
puji Tuhan, kaira bisa melewati masa kritisnya dan congrats buat Aira dan Adrian
Les Tary
wih ayo andrian gas ken🤣😍
Les Tary
nikah aja sama Adrian Aira biar bisa kembali rebut rumahmu
Les Tary
Andrian langsung tancap gas🤣😍
Les Tary
ayo semangat aira untungnya kamu ketemu org baik buka lembaran baru
Ariany Sudjana
semoga Aira bisa melewati masa dukacita dan Adrian bisa membantu mengungkapkan kejahatan paman dan bibinya Aira
Les Tary
andrian emang pada dasarnya org baik💪
Les Tary
lanjut thor
Sutirah Sutirah
rena menikah ma Fahri ..
Les Tary
lha dion meninggal...
Dayu Dayu
episode ini membingungkan
Mommy Iz: pelan-pelan Kak bacanya 😄,emang ngebut sih alurnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!