NovelToon NovelToon
Bucin, Suami CEO

Bucin, Suami CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Keluarga / CEO / Persahabatan / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:648
Nilai: 5
Nama Author: Ika Nanda

kehidupan yg tidak pernah di ingin kan oleh Kang Hana, putri dari seorang wanita karir bernama Go Haeri dan almarhum suami nya yg bernama Kang Min Ho.
Hana adalah seorang gadis yg ceria, usia nya baru menginjak 20 tahun. ia juga seorang gadis yg rajin dan tekun belajar. Hana juga salah satu mahasiswi di Seoul National University (SNU)
2 tahun lagi ia akan menyelesaikan pendidikan S1 nya, namun semua berubah karena perjodohan yg di lakukan oleh ibu nya. kehidupan yg tadi nya baik-baik saja berubah menjadi kacau.

yuk ikuti cerita nya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

"iya sayang, semoga saja. "

"kapan jadwal kontrol lagi!?? aku akan ikut menemanimu"

"mungkin sekitar seminggu lagi, ibu akan memberitahu mu nanti"

Jimin pun saat itu tiba. "selamat pagi semua nya" sapa Jimin melihat istri dan ibu mertua nya bergantian

"selamat pagi nak. apakah tidur mu nyenyak!?? "

"hemm, sangat nyenyak bu... " jawab Jimin memandang Hana "oiya, kau sudah memberitahu ibu!?? "

"soal apa!?? Hana belum mengatakan apa pun" nyonya Haeri pun melihat ke arah putri nya itu

"ayo sarapan.... " ucap Hana menyajikan makanan

mereka pun menyantap makanan yg sudah di masak oleh Hana "oiya bu, aku tidak bisa lama di sini. setelah ini, aku dan Jimin akan melihat sebuah apartemen yg sudah di siapkan oleh ibu Min Seo. setelah itu juga, kami tidak akan kembali kesini lagi. "

"ibu tau nak, ibu sudah bertemu dengan mu saja sudah senang. melihat Jimin, dan kau baik-baik saja adalah suatu yg membahagiakan. " ucap nyonya Haeri tersenyum

"jika aku belum masuk kantor, kami akan sering-sering berkunjung. tapi mungkin jika aku sudah sibuk, Hana akan lebih sering menemui mu sendiri" ucap Jimin

"tidak masalah. yg penting kalian slalu akur dan baik-baik saja. "

setelah selesai sarapan, Hana dan Jimin pun berpamitan. mereka pun sudah di jemput oleh sopir pribadi. mereka langsung ke apartemen yg sudah di sebut kan.

setelah tiba di sana, Hana pun tercengang dan heran. "Hana... "

"hemm.... "

"ada apa!?? "

"oppa, apakah ini tidak telalu besar kalau untuk kita berdua. "

Jimin pun tertawa kecil "kita belum melihat nya, ayo kita masuk" ajak Jimin mengulurkan tangan nya

Hana pun hanya pasrah memberikan tangan nya, lalu Jimin pun membawa Hana melihat apartemen nya. apartemen mereka ada di lantai 7 salah satu gedung hannam the hill.

setelah melewati beberapa tahap, akhirnya mereka pun bisa langsung masuk. mereka pun tiba, Jimin pun membuka pintu nya dan membawa Hana masuk.

Hana pun lagi-lagi tercengang melihat isi di dalam nya "masuk dan lihat lah, jika tidak suka kita akan bicarakan pada ibu mertua mu nanti" ucap Jimin langsung berjalan ke tirai jendela untuk membuka nya

Hana pun masih terdiam sembari berjalan ke beberapa ruangan dan kamar. sampai lah Hana melihat pandangan yg indah, bagaimana tidak. ia bisa melihat sungai Han dari apartemen itu.

"kau suka... " tanya Jimin berdiri di samping Hana

"hemm... " jawab Hana tanpa sadar "ouh apa kata mu tadi!?? " Hana pun langsung tersadar dan melihat Jimin

"kau suka dengan rumah nya!?? " Jimin mengulangi ucapan nya

"hanya orang yg tidak waras yg tidak akan suka. tapi oppa... bukan kah ini terlalu besar, sedang kan kita hanya tinggal berdua. " ucap Hana kembali melihat pemandangan di luar

Jimin pun mendekati nya, dan menempatkan Hana di sisi kaca "lalu kau ingin ada siapa lagi di sini. " ucap Jimin berbisik di telinga Hana

"oppa, kendalikan dirimu. "

"itu lah yg sulit aku lakukan akhir-akhir ini. " Jimin pun mundur beberapa langkah

"maaf oppa, aku bukan bermaksud menyinggung mu. tapi... "

"aku tau. kau tidak perlu khawatir, aku tidak akan memakan mu setiap saat" Jimin kembali mendekati Hana "tapi, kalau hanya sebatas mencicipi bisa kan!?? " Jimin pun mulai mengecup bibir Hana

Hana yg masih mematung pun hanya bisa pasrah. Jimin pun menggenggam satu tangan Hana, sedang kan satu tangan lagi meraih leher Hana. dan Jimin pun kembali mencium bibir nya, dan Hana pun membalas nya. setelah cukup lama, Jimin pun menyudahi nya.

suara nafas mereka pun beradu karena tidak beraturan "apa aku setampan itu!?? " ucap Jimin

"hah... " Hana pun heran

"iya maksud ku, kenapa kau mencium orang yg sedang tidur. "

Hana pun berfikir sejenak "oppa kau... " Hana pun teringat "curang... " Hana mendorong Jimin dan ia pun berjalan meninggalkan Jimin

"hei, curang bagaimana. kau yg curang, kenapa mencium orang yg sedang tidur. kalau saat sadar saja aku bersedia" ucap Jimin menyusul langkah Hana

Hana pun menghentikan langkah nya dan berbalik ke arah Jimin "hentikan oppa... "

"kenapa!?? "

"aku kan jadi malu" Hana pun menutup wajah nya dengan kedua tangan nya

Jimin pun menurunkan kedua tangan Hana dan mengangkat dagu nya agar dapat melihat wajah nya "tidak perlu malu. kau melakukan nya pada suami mu, aku senang dengan itu. hal-hal kecil yg kau lakukan, membuat ku semakin nyaman berada di sisi mu. Hana, apa kau mau menyukai ku!?? "

Hana pun masih menatap Jimin sembari tersenyum "oppa, aku sudah menyukai mu" Hana pun memeluk Jimin

Jimin pun membalas pelukan nya dan membelai lembut rambut Hana.....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!