NovelToon NovelToon
Paman, I Love You

Paman, I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa
Popularitas:27.1k
Nilai: 5
Nama Author: fieThaa

Kemandirian Nayanika Gentari Addhitama mulai terkikis karena seorang lelaki yang 10 tahun lebih tua darinya, Erza Naradipta. Pesona lelaki yang dipanggil paman itu tak terbantahkan. Demi sebuah benih suka yang tumbuh menjadi cinta membuat Nika rela menjadi sosok lain, manja dan centil hanya untuk memikat lelaki yang bertugas menjaganya selama kuliah di luar negeri.

Akankah cinta Nayanika terbalaskan? Ataukah Erza hanya menganggapnya sebagai keponakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fieThaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Tak Tega, Tapi Harus Dilakukan

Di kedai teh susu Nika sekarang. Sepertinya kedai itu akan menjadi tempat favorit untuknya untuk menenangkan pikiran. Tempatnya begitu nyaman sama seperti kamarnya di tanah air. Rintik hujan mulai turun. Senyum melengkung ketika melihat tetesan air hujan membasahi jendela.

Hubungannya dengan Ezra masih sebatas dekat. Belum ada ungkapan apapun. Dia juga memang sadar diri terlebih Elang sudah memberi peringatan cukup keras perihal perasaannya.

Guratan kecewa cukup kentara, tapi dia juga tak bisa menyalahkan Ezra sepenuhnya. Di usia Ezra yang sudah tak muda pasti memiliki sebuah kisah masa lalu yang tak terlupa bahkan belum selesai. Nika mengerti akan hal itu.

Dinikmatinya teh susu dingin di cuaca yang cukup dingin dengan mata yang terus memandang jendela.

"Pelan-pelan pasti bisa melepaskan dan melupakan," ucap Nika sembari tersenyum penuh kegetiran.

"Boss!"

Di luar seorang lelaki yang memakai pakaian formal sudah basah kuyup karena terus bersandar di samping pintu mobil yang terparkir di depan kedai teh susu. Sang anak buah sudah membawakan payung, tapi lelaki itu tak mau.

"Jangan pedulikan saya. Nona yang harus kalian jaga."

Ketika Nika pergi dengan pengawal yang lain, Ezra segera mengikutinya dari belakangan. Wanita yang sudah duduk di kursi penumpang depan ditariknya keluar dengan cukup kasar.

"Dipta, aku ini calon tunangan kamu!" teriaknya cukup keras.

"ENGGAK PEDULI!"

Lelaki itu segera masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil dengan cukup kencang. Mengejar mobil yang membawa Nika pergi.

Dan sedari tadi lelaki itu berdiri di samping mobil sambil menatap Nika yang tengah duduk di samping jendela. Bukannya tak mau mendekat, tapi dia tengah menjaga jarak demi sebuah keamanan seseorang yang dia sayang.

.

Di AXE company Chandra begitu sebal dengan tingkah laku wanita anomali yang terus memaksa bertemu sang atasan. Sudah dua hari berturut-turut dia terus datang dan ingin bertemu dengan sang bos. Sedangkan lelaki yang semakin menjadi manusia misterius itu sudah dua hari tak datang ke kantor. Tak ada kabar berita sama sekali. Dihubungi pun tak aktif.

"Pak Ezra sedang tidak ada di kantor."

"Jangan coba-coba bohong!" Wanita itu terus memaksa.

"SAYA INI TUNANGANNYA!!!"

Chandra malah tertawa mendengar ucapan wanita anomali tersebut. Selama lima tahun bersama Ezra, lelaki itu tak pernah dekat dengan perempuan. Seperti alergi terhadap lawan jenis. Dan hanya ada satu gadis yang membuat Ezra rela menghentikan meeting dan mengusir sekretaris pribadinya.

"Mabok nih cewek!" umpat Chandra sambil menelepon pihak keamanan untuk mengusir anomali betina.

Sudah dua hari inipun Nika tak diantar ataupun dijemput oleh Ezra. Tak ada kabar apapun dari sosok lelaki tersebut. Namun, pikirannya tertuju pada surat undangan yang Allana berikan. Kemungkinan besar lelaki itu tengah mempersiapkan pertunangan impian. Hanya bisa membuang napas dengan begitu kasar.

Ponsel yang diletakkan di atas tempat tidur mulai diraih. Jari jemarinya mulai menari-nari di atas layar ponsel.

"Paman, Nika ingin ke suatu tempat."

Tak sampai satu menit pesan itu dibalas. Beda halnya jika Chandra yang menghubungi. Pasti selalu dalam keadaan mati.

"Ke mana?"

Jari-jemari indah itu kembali menari. Mengetikkan sesuatu lagi..

"Lihat matahari terbenam di Istana Musim Panas."

Sebuah keinginan yang harus Nika realisasikan dengan orang yang dia sayang. Setidaknya akan ada sebuah kenangan.

"Pulang kuliah saya jemput."

Nika tersenyum membaca pesan balasan sang paman. Dia sadar jika yang dia lakukan salah. Tapi, dia berjanji ini kali terakhir untuknya mengganggu Ezra Naradipta..

Sesuai dengan janji sang paman, lelaki itu sudah menjemput Nika di depan kampus. Namun, Nika merasakan sesuatu yang berbeda. Di mana wajah Ezra tak seperti biasanya. Terlihat pucat.

"Paman sakit?"

Lelaki itu menggeleng dengan cepat. Membukakan pintu penumpang depan untuk sang gadis yang dia rindukan.

"Nika enggak ganggu waktu Paman kan?"

Lagi, lelaki itu menggeleng dengan tangan yang mengusap lembut ujung kepala Nika. Senyum bahagia pun terukir di wajah cantiknya.

Tibanya di istana musim panas kecantikan Nika bertambah sepuluh kali lipat. Lelaki yang biasanya sulit sekali untuk tersenyum sekarang malah tersenyum dengan begitu lebar dan manis. Seperti melihat penghuni istana sesungguhnya.

Nika yang melihat senyum lebar yang begitu manis tetiba mematung. Ditambah cahaya senja yang membuat vibes berbeda dan lebih bermakna.

"Alam pun seakan mendukung perpisahan ini."

Mata indah sang gadis mulai berembun. Sekuat tenaga dia tahan agar tak terjatuh. Dia ingin mengukir wajah tampan lelaki di hadapannya lebih lama lagi. Dan akan dia simpan dengan baik di memori kepala.

Ezra mulai mendekat. Manekin hidup nan dingin itu memiliki kepekaan yang luar biasa. Ditatapnya wajah Nika yang tengah tersenyum sambil menahan air mata.

"Nika--" Tangannya sudah berada di pipi putih sang gadis yang tengah tersenyum.

"Please hug me."

Ezra segera berhambur memeluk tubuh Nika dengan erat. Tangan gadis itupun mulai membalas dan tak terasa air matanya terjatuh. Begitu juga dengan Ezra yang sudah berkaca. Dan terngiang sebuah lagu di telinga Nayanika.

All I ask is

(Yang saya minta hanyalah)

If this is my last night with you

(Jika ini malam terakhirku bersamam

Hold me like I'm more than just a friend

(Pegang aku seolah aku lebih dari sekedar teman)

Give me a memory I can use

(Beri aku kenangan yang bisa aku gunakan)

Take me by the hand while we do what lovers do

(Pegang tanganku sementara kita melakukan apa yang dilakukan sepasang kekasih)

It matters how this ends

(Penting bagaimana hal ini berakhir)

Cause what if I never love again?

(Sebab bagaimana jika aku tidak pernah mencintai lagi?)

Pelukan itu berlangsung cukup lama. Dan Nika baru menyadari jika suhu tubuh Ezra cukup tinggi. Ketika dia mengendurkan pelukan, wajah Ezra sudah memerah serta bibirnya yang pucat jelas terlihat.

"Paman, kita ke--" Ezra menggeleng.

"Saya enggak apa-apa. Saya akan temani kamu sampai kamu puas berkeliling di sini."

Kembali Nika memeluk tubuh Ezra. Intuisinya merasakan ketulusan dari sosok lelaki yang dia sayangi. Tapi, dia juga harus membuka mata akan kenyataan yang ada.

Menghabiskan waktu berdua dengan jarak yang begitu dekat. Baik Nika maupun Ezra terlihat sangat bahagia.

Tibanya di apartment, Ezra dilarang masuk ke area dapur. Gadis cantik itu sendiri yang akan menyiapkan untuk Ezra. Dan menyuruh lelaki itu duduk manis di sofa panjang ruang depan. Hembusan napas kasar keluar dari bibirnya ketika hendak menuangkan serbuk putih ke dalam teh hangat. Tak tega, tapi dia harus melakukannya.

Nika masih terduduk di bawah sofa sambil memperhatikan wajah Ezra yang tengah terlelap dengan begitu damai. Keningnya tengah dikompres menggunakan handuk putih kecil agar panasnya turun. Ponsel Nika bergetar dan nama seseorang yang tak dia duga tertera di sana.

"Aku udah di bawah."

Segera Nika bangkit dari ruang depan. Berlari menuju kamar dan mengambil tas ransel yang sudah disiapkan. Langkahnya terhenti ketika melewati ruang depan. Kembali menghampiri lelaki yang tengah terbaring yang sudah masuk ke alam mimpi.

Direndahkan tubuhnya. Ditatapnya wajah Ezra yang begitu tampan dengan tahii lalat yang bertebaran di wajah putihnya. Perlahan bibirnya mulai turun ke dahi sang pengawal dan sebuah kecupan hangat dan cukup lama dibubuhkan.

"Makasih untuk hari ini, Paman. Nika janji, Nika enggak akan ganggu Paman lagi."

Gadis cantik itupun segera bangkit dan keluar dari unit yang dia huni. Tak terasa sambil melangkah air matanya jatuh juga. Ketika dia membuka pintu mobil senyumnya melengkung dengan lebar melihat siapa yang ada di belakang kemudi.

"Siap untuk terbang?" Nika mengangguk tanpa ragu.

"Dan pada akhirnya rasa ini dicukupkan. Semoga berbahagia, Paman."

...**** BERSAMBUNG ***...

Udah aku tunaikan janjiku, ya .. Jangan lupa komennya

1
Kasih Sklhqu
kasihan paman gantatr
kasihan paman ganteng di tinggal Nika
nonaleutik
bahhh kabur ke mana lagi nihh si niknik
wes angel klo udh dalam pengawasan elang kaga bakal bisa nemuin dah ntar si paman🤭
NadiraDira
nikaaaa.....mau kemana....
Salim S
dua orang yg sama-sama saling mencintai tapi sama-sama terluka
Wiwin Winarsih
elang bukan nih yg bawa nika terbang...
Yeni Yeni123.
rasain tuh....ga tegas sih jd cowok , di tinggal deh....
Lusi Hariyani
ternyata nika bs bersikap dewasa
sum mia
laahhh..... Nika beneran pergi . entah seperti apa nanti kecemasan , kepanikan , dan kekecewaan yang Ezra rasakan . barulah dia akan sadar bagaimana perasaan yang sebenarnya pada Nika .
dan .... kira-kira Nika pergi ke mana ya .

lanjut terus kak semangat moga sehat slalu 😍😍😍
Diana Nur
jd melow nih😭😭😭😭😭
Tanti Retno Wati
ah sedih nya
El Dzaky
kok jadi sedih sih/Sob//Sob/
Nurminah
ah meleyot hati ku
Tanti Retno Wati
ya ampun zra kmu ko GK peka banget
Tanti Retno Wati
lanjut
Rahmawati
gimana sih paman jd bingung sm sikapnya
Gaishan Ahzar
dah Nika jangan mau terus bertahan disituasi begini,mending berhenti ngejar c Ezra fokus ma pendidikan za cuekin balik c Ezra...ternyata c Ezra masih gamon ma masa lalunya yg jelas2 dah pernah nyakitin dia/Smug//Smug/
sum mia
sumpah.....aku geregetan banget sama si Ezra . yang terlena dengan masa lalunya . pengen tak getok aja tuh kepalanya biar gegar otak sekalian . nanti setelah Nika menjauh dan pergi baru tau rasa , baru menyesal dia .

lanjut terus kak semangat moga sehat slalu 😍😍😍
sum mia: di tunggu double up nya kak.....😍😍😍
total 1 replies
Riris
mudah2n kesalahpahaman ini cepat berlalu ya nika😔
Lusi Hariyani
beneran tunangan apa vm sandiwara nich
ria rosiana dewi tyastuti
jangan2 ni akal2an tua bangka bangkotan itu siapa tu.....kakek siapa tu....namanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!