Aulia seorang gadis cantik yang di khianati oleh pasangannya.
tetapi nasib sialnya bukan cuma sampai disitu saja dia juga di jebak oleh saudara angkatnya yang ingin memberikan dia kepada mantan tunangannya tersebut
dia berhasil pergi dari tempat yang di pesan oleh tunangannya tetapi sialnya dia malah harus bermalam dengan seorang mafia yang terkenal dengan kekejamannya
hingga malam itupun tidak bisa untuk di hindari lagi
sang mafia sampai frustasi mencari keberadaan Aulia katena memang semua jejaknya sudah di hilangkan oleh sahabatnya makanya yidak bisa menemukan jejaknya sama sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Esti R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 35
..." lebih baik kamu jangan lagi berlagak bijak Leo, karena aku cuma menyuruh mu untuk pura-pura menjadi ayahnya sampai Aulia menemukan siapa kandungan ayah mereka yang sebenarnya , apakah kamu mengerti???" ucap Jean berbohong kepada Leo...
...Sungguh sebenarnya Jean tidak akan rela jika sahabatnya ini harus bertemu dengan laki-laki kriminal yang menjadi ayah dari si kembar tersebut .Siapa lagi laki-laki tersebut kalo bukan Revan Alexsander...
...Seorang mafia kelas kakap yang bisa membunuh siapapun dan di manapun kalo memang dia menginginkan itu semua terjadi tanpa perlu pertimbangan terlebih dahulu sebelum melakukan semuanya...
...kini Leo berdecak beberapa kali setelah tahu kenapa Jean memaksanya untuk pergi ke kediaman Jean dan juga Aulia saat ini hanya untuk menjadi ayah pura-pura dari bayi yang sedang di kandung oleh Aulia...
...CK !!!...
..." padahal Lia kalo kamu tahu siapa laki-laki yang telah menghamilimu itu maka nantinya kamu akan memperoleh banyak keuntungan darinya bukan hanya sekedar mendapatkan pertanggungjawaban darinya tetapi kamu juga bisa mengeruk semua harta yang dia miliki , bukan ???! " ucap Leo yang memang sangat materialis tis dan selalu hijau matanya kalau melihat uang jadi semuanya pasti akan di kaitkan dengan uang uang dan uang . Entahlah mungkin di otaknya hanya ada uang saja...
...Mendengar perkataan dari Leo tersebut membuat Aulia segera menggelengkan kepalanya...
..." aku bukannya berniat untuk sombong, karena kalo masalah uang mungkin yang aku punya sekarang sudah sangat cukup untuk kehidupan ku dan juga anak-anak ku kelak. Bahkan mungkin sampai tujuh turunan saja mungkin juga masih bisa tanpa harus mengeruk uang milik orang itu " ucap Aulia dengan sedikit angkuh...
..." dan kalo masalah bertemu dengannya aku malah berharap semoga tidak lagi bertemu dengan dia lagi, mungkin itu akan lebih baik " ucap Aulia yang kini malah kembali menikmati buah-buahan yang tadi sempat tertunda sebantar karena harus berbicara dengan Leo tadi...
...Mendengar perkataan dari Aulia tersebut membuat Leo sedikit terkejut dan kini dia segera melangkah maju ke arah Aulia dan bahkan tanpa sengaja dia malah menarik bahu Aulia. ya walaupun itu tidak sakit cuma mengejutkan saja bagi Lia...
..." apa jangan-jangan kamu memang nasih mengingat wajahnya ya kan Lia ?" tanya Leo penuh selidik sambil memicingkan matanya ke arah Aulia...
..." karena tidak mungkin saja kalo kamu sampai tidur bareng tidak mengingat wajahnya sedikit pun bukan???!" tanyanya lagi...
..." kalo begitu cepat katakan saja siapa orangnya dan apakah dia hanya orang biasa saja??? Sehingga kamu menutupinya???" tanya Leo secara beruntun bahkan tak memberikan waktu sedikitpun kepada Aulia untuk menjawab pertanyaan darinya...
..." dan apakah kamu sudah pernah mengatakan ini semua kepada orang tua mu dan tentang laki-laki yang telah tidur denganmu tersebut, aoakah mereka berdua tahu siapa orang itu ?" tanya Leo yang tak habis-habisnya itu membuat Jean yang mendengarnya menjadi semakin kesal dan langsung saja memukul kepala Leo...
..." sudahlah Leo lebih baik kamu sekarang tutup saja mulut mu itu daripada kamu terus aaja bertanya kepada Aulia, yang nantinya akan menjadikan Aulia semakin sakit kepala mendengarkannya " ucap Jean dengan kesal...
..." dan bukannya Aulia juga sudah bilang sama kamu kalo suatu hari nanti dia pergi akan kembali ke kota kelahirannya dan dia juga gak peduli kalo nanti orang tuanya tidak ingin menerima anak tersebut karena masih ada kita yang akan selalu mendukung dan peduli kepadanya bukan?" ucap Jean...
...Mendengar itu Leo hanya bisa berdecak kesal, kini Leo menatap wajah Jean dengan tatapan tidak bersahabat sana sekali sungguh mereka berdua ini selalu saja seperti itu kalo sudah bertemu...
..." jadi sebenarnya mau kalian berdua sekarang ??! Apakah kalian menyuruhku untuk menikah dengan Aulia begitu ??!" tanya Leo untuk memastikan tugasnya...
...Mendengar perkataan dari Leo tersebut membuat Jean langsung saja menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju dengan perkataan dari Leo tersebut...
..." enak saja tentu saja tidak seperti itu maksudku karena nantinya kamu hanya bertugas untuk berperan sebagai ayah buat si kembar saja dan tidak lebih dari itu " jelas Jean dengan tegas...
..." tapi nantinya aku sungguh akan di bayar bukan?" tanya Leo yang kini mulai kembali ke mode awal yaitu tentang uang...
...mendengar itu Aulia langsung menepuk pundak Leo dengan pelan...
..." hm... Kamu tenang saja masalah bayaran nanti aku akan selalu mentransfer sejumlah uang setiap bulannya asalkan kamu bisa berperan sebagai ayah untuk si kembar karena aku hanya tidak ingin kalo nantinya si kembar kehilangan sosok ayah saja" jelas Aulia sambil tersenyum...
...Mendengar perkataan dari Aulia tersebut membuat Leo segera mengukir senyum manisnya kini dia sudah mengerti akan maksud dari Aulia dan menjadi tugasnya nanti . Apalagi hal ini juga nantinya sangat menguntungkan baginya , maka dari itu tidak mungkin seorang Leo ingin menyia-nyiakan kesempatan emas yang dia dapat karena dia bisa mendapatkan uang dengan sangat mudah hanya dengan berpura-pura menjadi ayah dari si kembar dan dia akan mendapatkan uang yang lumayan fantastik jumlahnya...
..." baiklah kalo begitu dengan sangat terpaksa saya akan setuju dengan permintaan kalian berdua" ucap Leo akhirnya padahal sebenarnya hatinya sangat senang....
...Sungguh Leo ini termasuk menjadi golongan orang yang munafik bukan?...
..." ck !!! Gimana tidak terpaksa karena aku harus mengakui anak - anak yang bukan merupakan darah daging milik ku sendiri " ucap Leo dengan santainya...
...Kini pria tersebut malah melangkahkan kakinya meninggalkan kedua sahabatnya tersebut, dua berjalan menuju ke meja makan karena memang kini perutnya sudah terasa sangat lapar sekali , apalagi setelah perdebatannya dengan Jean tadi dan harus emosi karena mendengar cerita dari Aulia hal ini membuatnya semakin lapar saja...
...melihat Leo yang kini sudah tak terlihat lagi membuat Jean langsung saja mendekati Aulia dan kembali bertanya kepada Aulia...
..." kenapa kamu tidak mengatakan kepada Leo tentang siapa pria yang telah menghamili mu itu Aulia?" tanya Jean yang kini sudah berada di dekatnya...
..." aku tidak memberitahukan tentang siap pria itu karena aku tidak mau kalo ada orang lain yang mengetahuinya dan aku hanya ingin supaya kamu saja yang tahu tentang siapa laki-laki itu Jean" balas Aulia dengan tegas...
..." lagian kita juga belum tentu akan bertemu lagi bukan sekalipun kita kembali. Yah aku memang sempat berfikir tentang bagaimana kehidupan pria tersebut setelah malam itu . Apakah dia senang karena aku sudah menghilang seperti ini sehingga dia tidak perlu lagi untuk bertanggung jawab atas perbuatannya bukan ??!" ucap Aulia dengan mata yang mulai berkaca-kaca...
...Mendengar itu Jean langsung saja menarik Aulia masuk ke dalam pelukannya untuk sekedar menenangkannya...
..." aku tahu itu karena sampai kapanpun aku tidak akan pernah setuju jika kalian akan bersatu karena kamu tahu sendirikan kalo Revan Alexsander itu adalah mafia yang paling menakutkan di dunia ini sungguh dia sering sekali berbuat nekat tanpa memikirkan resikonya nanti " ucap Jean dengan suara yang sangat kecil supaya tidak terdengar oleh Leo...
...Kini Aulia malah langsung bertanya kepada Jean yang masih setia mengelus punggung milik Aulia...
..." apakah kamu mengetahui berita terbaru tentangnya??! Sungguh sebenarnya aku juga sedikit kepo dengan dirinya tetapi dengan wajahnya saja aku sudah sedikit lupa seperti apa, ku rasa dia sangat tampan tetapi kalo di ingat kembali aku juga sudah lupa tentang bentuk pasti wajahnya iru seperti apa" ucap Aulia sambil mencoba untuk mengingat-ingat wajah Revan...
..." sudahlah lebih baik kamu lupakan saja karena yang harus kamu pikirkan sekarang ini adalah tentang kamu dan anak-anak yang ada di dalam kandungan mu saja, jangan memikirkan hal lain lagi Lia " ucap Jean mencoba untuk memperingati Aulia...
...Mendengar itu Aulia hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti ucapan Jean...
...****...
...Segini dulu ya gay's semoga kalian semua suka dengan ceritanya...
semoga kalian semua juga suka dengan ceritanya