NovelToon NovelToon
Love You Sincerely ( Vega-Sherina )

Love You Sincerely ( Vega-Sherina )

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Cinta Murni / Romansa
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: Taurus girls

"Mencintaimu dengan Tulus: Kisah Cinta LDR"

Matara Vega Sakti dan Sherina Ayesha Wicaksono, dua mahasiswa semester satu yang menjalin cinta di tengah jarak. Mereka berbagi impian, harapan, dan tawa. Namun, ketika Sherina pulang ke Indonesia untuk liburan semester, perasaan cemburu Vega mulai menggerogoti hubungan mereka.

Konflik memuncak ketika Vega menemukan Sherina dekat dengan teman lamanya. Kesalahpahaman dan kecurigaan membuat hubungan mereka goyah. Apakah cinta mereka cukup kuat untuk menahan badai?

Di tengah kebimbangan dan kesulitan, Vega dan Sherina harus memilih antara memperbaiki hubungan atau berpisah. Akankah mereka menemukan jalan kembali ke pelukan each other?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Taurus girls, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LYS Halaman 35

Singkat cerita.

Kini terlihat dua keluarga tengah berkumpul diruang tamu kediaman Wicaksono. Mereka baru saja selesai membicarakan perihal pernikahan Vega dan Sherina. Anton juga telah memberikan sesuatu yang dia bungkus kertas kado serta dihiasi pita.

Terlihat sederhana, tetapi bagi siapa saja yang melihatnya akan dibuat heran karena didalamnya berisi surat dari salah satu perusahaan cabang milik Anton yang beratas namakan Matara Vega Sakti yang bernilai 20 M, itu Anton berikan sebagai tanda keseriusannya ingin menjadikan Sherina sebagai menantu keluarga Sakti.

Vega dan Sherina duduk bersisian, mereka terlihat sedikit gugup dan tidak yakin dengan keputusan yang baru saja diambil oleh orang tua mereka.

Arman, Papa Sherina, dia berdiri didepan mereka dengan senyum lebar.

"Baiklah, anak-anak. Kita sudah sepakat tentang pernikahan ini. Kita akan mulai mempersiapkan segala sesuatunya besok," kata Arman.

Citra yang duduk disebelah suaminya, mengangguk setuju. "Ya, kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Pernikahan ini harus berjalan dengan lancar dan bahagia."

Vega dan Sherina saling menatap, terlihat bahagia tapi juga ragu. Mereka takut saja acara pernikahannya tidak sesuai karena diadakan secara mendadak. Bagaimana tidak? tiga hari lagi loh mereka sudah akan menikah.

Setelah selesai dengan acara inti, Arman dan Citra mempersilahkan calon besan dan menantunya untuk makan siang bersama.

Setelah selesai makan bersama, Anton beserta Marina dan Vega pamit pulang karena urusan telah selesai, dan mereka masih harus pergi ke salah satu tempat.

...............................

Mobil hitam yang dikendarai Anton berhenti tepat dihalaman rumah sederhana, namun rumah tersebut tetap terlihat bersih nan luwes.

Anton, Marina, dan Vega turun dari mobil. Mereka berjalan menuju rumah tersebut, sesampainya didepan pintu Anton mengetuk pintu.

Terdengar suara sahutan dari dalam rumah tersebut. Anton, Vega, dan Marina menunggu sejenak hingga beberapa menit kemudian pintu terbuka dari dalam.

Seorang wanita yang sudah berusia sekitar 60 tahunan pun terkejut tak kala melihat kedatangan Anton beserta keluarganya.

"Anton! Hei, mengapa tidak menelfon dulu jika ingin ke sini?" kata wanita tersebut, wanita yang tidak lain adalah Ibu nya Anton, Ibu mertua Marina sekaligus Nenek nya Vega.

"Bu, maaf aku tidak sempat menelfon lebih dulu. Kami ke sini ingin menyampaikan kabar bahagia untuk Ibu sekaligus meminta restu dari Ibu," kata Anton, dia salim pada Ibu disusul oleh Marina dan Vega.

"Ya sudah, ayo masuk dulu. Ingin Ibu buatkan teh at--"

"Susu, Nek." jawab Vega cepat. "Vega ingin susu, ada kan?" tanya Vega, dia menyengir kuda.

Nita terkekeh lalu memeluk cucu tertampannya itu dengan gemas. "Ada, nanti Nenek buatkan," kata Nita, dia meminta mereka masuk.

Mereka segera masuk dan langsung menuju ruang keluarga, setelah mereka duduk Nita masuk ke arah dapur dan tidak lama Nita datang dari arah dapur dengan membawa empat cangkir susu.

Melihat susu yang diminta telah jadi, Vega tersenyum. "Terima kasih, Nek," kata Vega, dia segera meraih cangkir susu tersebut dan meminumnya hingga habis.

Marina menggeleng melihat kelakuan Vega yang tidak sopan. "Kamu ini Veg, kehausan atau apa? padahal tadi baru saja makan siang dirumah calon mertuamu,"

Nita terkejut mendengar kata calon mertua. "Apa katamu, Mar? Calon mertua?" tanya Nita, dia sangatlah penasaran.

Anton dan Marina mengangguk. "Iya, kami baru saja melamar seorang gadis yang dipilih Vega untuk menjadi istrinya," beber Anton.

Nita beralih menatap Vega, yang mana Vega langsung mengacungkan kedua jari disisi telinga. "Papa yang meminta Vega segera menikah, Nek. Kalau tidak percaya boleh tanyakan saja pada Papa," kata Vega, dia melirik Papa yang duduk disisi kirinya dan melirik Mama disisi kanannya.

Nita menatap Anton, dan Anton yang paham langsung mengangguk. "Betul, Bu. Aku yang memintanya." kata Anton, dia mengakui.

"Apa kamu tidak takut dengan resiko menikah muda, An?" tanya Nita, dia menatap putranya serius.

"Jika untuk nafkah Aku yakin, Vega tidak akan sampai membuat calon istrinya kelaparan, Bu," kata Anton, mantap.

Nita menggeleng. "Vega masih kuliah An, masih 19 tahun, dia masih sangatlah muda untuk masuk dalam hubungan pernikahan," kata Nita, dia kurang setuju dengan rencana pernikahan muda tersebut.

"Tap--"

"Pokoknya, Ibu tidak setuju," kata Nita, menyela Anton yang akan berucap.

Marina dan Anton saling berpandangan sejenak, Anton harus bisa membujuk Ibu supaya merestui pernikahan Vega yang akan digelar 3 hari lagi.

Sedangkan Vega, jujur saja dia tidak tahu harus bersikap bagaimana. Entah harus merasa senang atau merasa sedih dengan penolakan Nenek.

"Tapi, kami sudah berencana akan melangsungkan pernikahan Vega tiga hari lagi Ibu, tidak mungkin Aku membatalkannya." kata Anton, dengan nada lembut. "Aku juga sudah memberikan satu perusahaan cabang atas nama Vega pada keluarga Wicaksono, sebagai tanda bukti bahwa kami, keluarga Sakti tidak main-main ingin menjadikan putrinya sebagai menantu," kata Anton lagi, dia mulai kesal pada Ibu nya.

Marina yang paham segera mengusap punggung suami lewat belakang Vega, agar suaminya tidak emosi.

Anton tersadar, dia menghela napas dan meringis sembari meremas perutnya yang mendadak nyeri.

Vega yang melihat Papa nya terlihat kesakitan segera bertanya, dia khawatir. "Papa kenapa?"

Anton menggeleng. "Tidak apa-apa," jawabnya.

"Nek, Vega ingin bicara berdua dengan Nenek. Bisa?" tanya Vega, dia menatap Nita.

Nita menghela, lalu mengangguk. "Kita bicara di kamar Nenek. Ayo," kata Nita, dia beranjak dan di ikuti oleh Vega.

Marina dan Anton yang melihat Vega ingin bicara berdua dengan Ibu tentu penasaran. Tetapi mereka memilih membiarkannya, mereka tidak ingin terlibat, mereka bisa bertanya pada Vega saja nanti.

Dikamar Nenek Nita.

"Ingin berbicara apa, Cu?" tanya Nita, mereka berdua telah duduk berhadapan ditepian tempat tidur.

Vega menatap kedua netra Nenek Nita. "Nek, Papa marah karena aku bertunangan dengan kekasih ku tanpa sepengetahuannya. Makanya Papa memintaku segera menikah, kata Papa dia ingin melihat momen bahagiaku sebagai putra satu-satunya, Nek," kata Vega, wajahnya yang ganteng terlihat murung.

"Jika hanya bertunangan Nenek tidak masalah Cu, tapi jika menikah, jujur saja Nenek kurang setuju, kamu masih 19 tahun Cu," kata Nita.

Vega mengangguk membenarkan apa yang dikatakan Nenek. "Tapi demi menebus kesalahanku, Vega ingin menuruti permintaan Papa," kata Vega, dia berpindah posisi menidurkan sisi kepala di pangkuan Nenek.

Nita terdiam, dia tengah berpikir. "Siapa nama kekasihmu?" tanya Nita, setelah beberapa menit terdiam sambil mengusap rambut Vega.

"Sherina Ayesha Wicaksono, dari namanya saja dia sudah terlihat cantik, Ne-- aduh!" Vega mengusap keningnya karena Nenek menyentilnya.

"Yang lagi bucin," kata Nita, terkekeh.

1
Diana (ig Diana_didi1324)
ditunggu penjelasannya
Diana (ig Diana_didi1324)
kok bisa masuk ke kmrnya Dika ya?
anggita
iklan👆,,, like👍pertama.
Cakrawala: teruma kasih..
total 1 replies
anggita
like iklan👍👆
Cakrawala: terima kasih
total 1 replies
anggita
awalnya bilang kumal menjijikkan, nanti malah seneng 🥱😑
Aksara_Dee
hahaha Boneka bernapas
Cakrawala: ./Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
F.T Zira
maksudnya gimana ini.. manusia mati tapi bernapas?? 🤔🤔 mati ya gak napas dong
Cakrawala: mati masih bernafas ( orang tidur )
total 1 replies
F.T Zira
bahaya kalo hatinya udah ketutup gini🤧
Aksara_Dee
nekad banget , sevi
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 🥰
Cakrawala: terimakasih
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
syukurlah sudah ceria kembali
Abu Yub
lanjut thor keren ceritanya
Cakrawala: ./Good//Ok/
total 1 replies
Astrea
lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?
lanjut thor
Astrea
wkwk emng boboboi hhaaa
Astrea
smlm nekad bngt dn gk ada takut takutnya kok skrg ciut nyali Sev
Astrea
kmu yg msuk sndri kok msa trkejut Sev
Astrea
ngeri ah Sev jangan dendam itu perbuatan tidak baik
Aksara_Dee
jutek sekali kamu dika
Astrea
jaga diri jaga hati buat Vega ya Sher
Astrea
habis panen jd banyak duit dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!