Mikhayla Lyandra Alexandra & Mikhael John Smith
Playboy akut dipertemukan dengan Playgirl bar-bar lewat perjodohan kuno yang direncakan oleh kedua orangtuanya.
Bagaimana jadinya seorang Mikhael, si Playboy narsis memiliki hubungan sehidup semati dengan Mikhayla, si Playgirl penyuka tebar pesona?
Hidup bersama membuat keduanya terbiasa sampai hadirnya sebuah konflik yang mengharuskan mereka berpisah.
Mampukah Mikhael hidup tanpa si centil Mikhayla?
Dan mampu jugakah Mikhayla hidup tanpa adanya si Playboy kesayangan?
Jawabannya hanya ada saat kau selesai membaca😀🤣
_-_
Dalam Tahapan Revisi!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva As, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sikap Dewasa Mikhayla
Hai para Readers ,Hari ini Author Crazy up sesuai janji Author sama seseorang!
Diminta dukungannya ya!! Supaya Authornya semangat
Happy Reading!...
_________________
"Putus."Ucap Mikhayla tanpa ragu.
"Lo serius?"Tanya Mikhael memastikan.
"Ia.Karna gue gak mau kalo harus nyakitin hati gadis polos itu dengan gue yang menjadi penghalang bagi hubungan mereka."Ucap Mikhayla.
"Gua juga sama perempuan,jadi gue ngerasain apa yang dia rasain.Dia itu Istrinya,sementara gue hanya pacarnya.Akan lebih baik jika gue mengakhiri hubungan terlarang ini.Kak Reza lebih pantas bersama Istrinya,bukan gue pacarnya."Lanjut Mikhayla.
Mikhael menatap Mikhayla lekat.Tidak di sangka,Istri cantiknya yang hanya bisa narsis itu masih bisa berfikiran dewasa.
Dia kagum,sangat kagum.Mikhayla berfikiran begitu jauh.Demi kebaikan wanita lain,dia rela melepaskan apa yang sudah lama menjadi miliknya.
Tapi itu juga demi kebaikan hubungan mereka juga si.Jika Reza sudah tidak ada,Mikhael dan Mikhayla akan memulainya dengan serius.Sebagai suami istri yang SAH dimata hukum dan negara.Bukan di atas kertas.
Kemudian Mikhael teringat dengan Reza.Dia ingat akan tatapan Reza yang menatap mata Mikhayla penuh cinta.Ia sedikit khawatir,bagaimana jika pria itu mengelak dan enggan untuk melepaskan Mikhyla.Dan tetap menjadikannya wanita simpanan.Mikhael tidak rela!
"Gimana kalo Reza gak mau lepasin lo gitu aja?gue yakin,dia bakalan kekeh sama cintanya sama lo!"Ucap Mikhael sembari menatap Mikhayla.
"Gue tau kak Reza seperti apa.Bagaimanapun,gue dan dia udah lama bersama.Gue tau,kak Reza belum mencintai dan menerima Istrinya karna dengan keberadaan gue ditengah-tengah mereka."Balas Mikhayla."Setelah gue lepas,gue akan membuat kak Reza terbuka pikirannya Sehingga dia meminta maaf dan memulai kembali hubungannya dengan Istri sah-nya dengan baik!"Lajutnya sambil tersenyum tulus.
Mikhael menatap Mikhayla tanpa berkedip.Sungguh pemikiran yang luar biasa.Karna kebanyakan wanita yang berada di posisi Mikhayla,akan lebih memilih memisahkan daripada menyatukan.
Tapj Mikhayla,justru dia malah memikirkan perasaan wanita yang jadi Istri pacarnya.Bahkan dia tidak memikirkan perasaannya sedikit pun.
Dan sisi dewasa dari Mikhayla itu,sukses membuat Mikhael terkagum dibuatnya.
Mikhayla mengangkat sebelah alisnya heran.Heran dengan Mikhael yang terus menatapnya dengan tatapan yang sulit Mikhayla artikan.
"Lo kenapa tan?"Tanya Mikhayla yang berhasil membuyarkan lamunan Mikhael.
"Gak.Gue hanya kagum dengan pemikiran lo yang dewasa.Lo gak egois,lo juga gak mikirin perasaan lo sendiri.Dan lebih mengutamakan perasaan wanita lain."Ucap Mikhael tanpa sadar sudah memuji Mikhayla.
"Ya iya lah!Orang cantik pinter imut baik hati kaya gue mah emang ter The best.Uwwu...Mikhayla gitu lohh!!"Ucap Mikhayla narsis.
"Cih,nyesel gue muji lo!"Ucap Mikhael sambil memutar bola matanya malas.
"Ngapain juga ya gue muji tu anak,narsis again kan dia jadinya."Batin Mikhael mendengus malas.
"Gak usah nyesel tan!Emang gue orangnya pantes di puji kok."Balas Mikhayla sambil mengedipkan sebelah matanya genit.
Mikhael memilih mengalihkan pandangannya daripada menanggapi ucapan Mikhayla itu.
"Tan,tapi lo tau dari mana?bisa aja kan foto itu palsu?"Ucap Mikhayla penasaran.
"Gue nyewa detektif untuk itu.Dan gue juga punya rekaman Cctv dimana dia merenggut kesucian wanita itu dalam keadaan mabuk,sebelum menikah."Balas Mikhael sambil menatap Mikhayla serius.
"APA!!!"Pekik Mikhayla dengan mata membulat sempurna."Jadi,lo nonton vidio 21+ gituh?"Lanjutnya asal ceplos.
Pletak...
Mikhael menyentil kening Mikhayla.
"Lo itu fikirannya ke ena-ena mulu yah,heran gue!"Ucap Mikhael kesal."Apa jangan-jangan,lo udah gak tahan buat gituan yah?"Lanjutnya menggoda Mikhyla.
"Gak tahan pala lo.Justru gue merinding kali Kalo bahas yang gituan."Elak Mikhayla dengan memalingkan wajah.
Mikhael yang melihatnyapun berusaha menahan tawanya agar tidak pecah.
"Enggak enggak.Tapi kok mukanya merah gitu si,uhh dasar cwi.Lain di mulut lain di hati!"Batin Mikhael.
"Gue itu bukan liat vidio 21+ kaya yang lo bilang,gue cuma liat waktu Reza mabuk di bar sambil nyeret wanita itu ke salah satu kamar yang dia pesen waktu itu."Jelas Mikhael kembali serius.
"Jadi maksud lo,wanita itu hamidun gitu?maka dari itu mau gak mau kak Reza nikahin dia.Gitu?"Tanya Mikhayla semakin penasaran.
"Hem.Gue pikir emang begitulah yang terjadi sebenarnya."Balas Mikhael.
"Tapi gue gak percaya kak Reza mabuk."Ucap Mikhayla sambil mengalihkan pandangannya dari Mikhael.
"Selama kak Reza sama gue,dia gak pernah nyentuh minuman sedikitpun.Gue yakin,pasti ada yang salah disini."Lanjutnya.
"Serah kalo lo gak percaya."Ucap Mikhael kesal dan berdiri dari duduknya.
"Eeh....Iya iya,gue percaya kok sama lo tan!"Ucap Mikhayla sambil tersenyum ke arah Mikhael yang tangannya kembali di tarik duduk oleh Mikhayla.
Mikhael hanya memandang Mikhayla jengah.Kemudian dia teringat akan sesuatu,senyuman licikpun terlihat jelas di bibirnya.
"Lo gak lupa kan?sama perjanjian kita?"Ucap Mikhael menatap Mikhayla dengan tatapan memangsanya.
Gluk..
Mikhayla menelan salivanya susah payah.
"Eum,,itu...Gue lupa."Balas Mikhayla langsung."Dah ya tan,takut ada guru ke kalas gue.Bye!!!"Lanjutnya sambil ngibrit pergi dari sana.
Mikhael tersenyum melihat tingkah Mikhayla.Istrinya itu langsung pergi saat Mikhael hendak menagih janji.Seperti tahu jika dirinya adalah mangsa dari singa kelaparan seperti Mikhael.
"Lari yang jauh key,lari!karna sampai pintu neraka sekalipun,gue bakalan tetep bisa nemuin lo!"