“Aku akan mengganti uang mu. Tapi tolong lepaskan aku.”
“Dengan cara apa kau membayar nya? Bahkan untuk selembar kain pun kau tidak memilikinya!”
“A—aku akan bekerja, dan membayarnya dengan cara mencicil.”
“Aku bukan tukang kredit! Menikahlah dengan ku, dan bersandiwara lah di depan kakek tua itu, setahun ke depan aku akan melepaskan mu dan membebaskan hutang mu!”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jeritan Nichole
...~Happy Reading~...
Ciuman yang awalnya perlahan dan lembut, kini menjadi sangat menuntut saat Davis semakin melesakkan lidah nya untuk memasuki dan menjelajahi langit langit milik istri kecil nya, membuat Nichole sendiri tak bisa tinggal diam dan berusaha membalas ciuman itu untuk saling membelit dan bertukar saliva.
Eugghhh!
Satu lengu han lolos saat Nichole merasakan jemari tangan Davis yang mulai berjelajah di area perbukitan kembar milik nya. Tangan Davis semakin lincah, dan tanpa sabar laki laki itu langsung merobek piyama milik Nichole hingga membuat tubuh gadis itu ter ekspos hanya tertutup kain kacamata berwarna merah terang yang menutupi area bukit terlarang nya.
“Jangan di tutup. Aku sudah pernah melihat nya,” ucap davis dengan napas terengah karena berkabut akan gai rah. Lalu detik berikutnya, ia kembali mencumbu bibir Nichole dengan tangan yang semakin aktif untuk membuka sisa kain yang di kenakan oleh gadis tersebut.
“D—Davis tunggu dulu,” Nichole menggigit bibir nya saat ciuman Davis semakin turun menjelajahi leher jenjang nya. Tangan nya sudah berhasil membuka seluruh penutup di tubuh istrinya, lalu dengan perlahan davis merebahkan tubuh Nichole di atas tempat tidur.
Davis langsung menindih Nichole dan kembali mencumbu nya, tanpa perduli bagaimana gadis itu berusaha memberontak dan menahan dirinya.
“Bukankah ini yang kamu inginkan? Dan sekarang akan ku kabulkan, jadi berterima kasihlah kepada ku nanti,” ucap Davis yang masih memikirkan gengsi nya, hingga membuat mulut Nichole langsung menganga.
‘Dasar manusia kulkas!’ umpat Nichole menggerutu dalam hati.
“Ahhh!” pekik Nichole saat tanpa sadar bahwa ternyata Davis sudah mulai bermain di bawah sana. Meskipun Nichole pernah merasakan itu dulu, namun saat itu dirinya di bawah pengaruh obat, sedangkan kini sepertinya Davis lah yang sedang di bawah pengaruh obat.
“Rasanya masih sama,” bisik Davis di telinga Nichole dengan tangan yang masih aktif memancing di bawah sana.
“Davisss plisss , a—aku ... “ Nichole langsung mencengkram erat bahu davis dengan mata terpejam saat merasakan gelombang kenikmatan hanya karena ulah jari suaminya.
“Bagaimana?” tanya Davis, “Kamu yakin ingin melakukan nya?”
Nichole terdiam, ia masih sibuk untuk mengatur napas nya, hingga tiba tiba matanya kembali membola dengan sempurna, saat tiba tiba ia merasakan sesuatu yang berusaha memasuki area sensitif nya. Ini bukan tangan Davis seperti sebelum nya, namun sesuatu yang lain.
“Untuk apa bertanya, kalau kamu langsung memasukkan nya!” jerit Nichole langsung berteriak dan mencakar punggung Davis saat merasakan sakit yang luar biasa di bawah sana.
Ia begitu kesal dengan Davis yang langsung memasuki nya begitu saja. Meskipun dirinya sudah merasakan pelepasan, namun dirinya belum siap, paling tidak ia bisa menahan napas nya lebih dulu atau berdoa sebelum di masuki. Namun, laki laki itu justru langsung masuk begitu saja hanya dengan satu kali hentakan.
“Maaf!” ucap Davis dengan sedikit rasa bersalah. Ia diam sebentar, lalu mengecup bibir Nichole berharap bisa mengurangi rasa sakit yang di rasakan oleh istrinya.
"Jahat banget hiks hiks. Sakit tau gak!"
“Jangan bergerak dulu!” seru Nichole semakin terisak, karena rasanya memang sangatlah sakit. Ini kali pertama untuk dirinya, dan Davis melakukan nya dengan cukup kasar menurut nya.
Bayangkan saja, pintu nya masih begitu rapat, dan Davis main langsung masuk saja mendobrak pintu itu hanya dengan satu kali dobrakan.
Bahkan, ia sampai tak berani melihat ke arah bawah sana, yang sudah di pastikan bahwa milik nya robek atau bahkan berdarah banyak.
...~To be continue......
...Dah bubar bubar,, wkwkkww Pendek banget yak, Mommy bingung hahhaha .......