sebaiknya baca gadis pilihan tuan penguasa versi all & Nadya baru baca yang ini biar bisa nyambung ya all
aku bukan dirinya
shaikha
kadang aku begitu sangat merindukan nya, berharap ketika aku membukakan mata ku,aku kembali melihat sosok mu di hadapan ku.lalu satu pagi kau hadir dalam pelukan ku,aroma mu yang sama terasa tidak asing dibalik hidung ku,tapi saat gadis itu membukakan matanya,aku baru sadar dia bukan diri mu
Ibra
#yg plagiat tolonggg minggat jauh2 guys
*by eva ma hye seung
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hye seung "eva", isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidak akan menyentuhnya Lebih
Aj Hackett Bungy
bungee jumping
Bali
shaikha menatap Pasangan yang telah terjun disamping mereka sejak tadi
sang perempuan berteriak sekencang mungkin saat terjun bersama pasangan nya itu,mereka terus berayun dari atas ke bawah untuk beberapa kali, teriakan histeris terus terdengar, kemudian pada akhirnya ayunan itu berhenti, lantas seorang instruktur mulai mendekati mereka dibawah, menurunkan mereka secara berlahan.
Seketika shaikha tertawa,menatap Ibra Beberapa waktu
Ibra ikut tertawa, menatap curiga ke arah shaikha
"aku fikir kamu juga akan berteriak se ektrim itu"
godanya kemudian
shaikha memonyongkan bibirnya
"tidak juga"
2 instruktur disamping mereka tampak sibuk membenahi ikatan mereka berdua, dan bisa dilihat laki-laki itu sudah terikat tepat di depan shaikha, Ibra mulai memeluk erat tubuh nya, dan ini adalah spot paling ekstrim yang mereka incar sejak dari Jakarta kemarin yaitu bungee jumping
dia menatap Shaikha sejenak, Kemudian mencium lembut kening shaikha
"siap?"
bisik Ibra kemudian di balik telinga shaikha
shaikha tersenyum ke arah Ibra, menatap dalam bola mata laki-laki itu
"oke"
Shaikha mengedip sebelah matanya
Ibra memberi kode pada para instruktur jika mereka sudah siap untuk terjun, dia menaikkan jempolnya
"okey we are ready sir"
salah satu instruktur berkata cepat
Ibra mengangguk, kemudian menatap shaikha
"kamu boleh berteriak sesuka hati mu"
bisiknya kemudian
shaikha terkekeh
"aku fikir aku akan menggigit mu"
Ibra menaikkan alisnya
"what? no no sayang itu menyakitkan"
shaikha terus tertawa
"karena itu tidak ada yang berani naik bungee jumping bersama dengan ku, kecuali saudara perempuan ku"
"oh no"
Ibra pura-pura terkejut
"sayang tidak"
"kita bersiap melompat"
bisik shaikha cepat kemudian memeluk erat tubuh Ibra, kepalanya bersandar kencang didada bidang laki-laki itu
*hmmm bukankah ini terlalu hangat, bahkan lebih hangat dari pada dada nya all"
ucap shaikha didalam hati sambil terkekeh, dia terus menyandarkan kepalanya didada itu.
Ibra memegang erat kepala gadis itu kemudian mencium puncak kepalanya, dan dalam hitungan detik mereka mulai bergeser dan bersiap untuk melompat
1
2
3
dan pada akhirnya mereka melesat turun dengan kecepatan penuh, menembus cakrawala yang terbentang luas, seperti ucapan shaikha gadis itu memang tidak berteriak namun malah menggigit dadanya beberapa waktu
"oh God"
Ibra kehilangan kata-kata
"sayang"
pekiknya pelan
kemudian shaikha melepaskan gigitannya, berteriak kencang dihadapan Ibra sambil memejamkan matanya.mereka berayun Beberapa kali dan benar-benar terasa lepas begitu saja di udara, shaikha terus memeluk Ibra dengan kencang. beberapa waktu ayunannya mengendur dan mereka mulai berlahan benar-benar berada dibawah.
shaikha tertawa pelan, masih terus memeluk tubuh Ibra
"takut?"
tanya Ibra pelan
shaikha terkekeh
"aku sering melakukan nya, sendiri. ini pertama kalinya aku melakukan ini bersama seorang laki-laki"
kemudian seorang instruktur menarik tubuh mereka secara berlahan lantas menurunkan mereka secara berlahan Kemudian mengendurkan tali-tali itu dan mulai melepaskan nya.
"kalau begitu kita akan sering melakukan nya, kita bisa melakukan nya di beberapa negara"
bisik Ibra cepat
"hmmm apa kamu punya waktu liburan sebanyak itu?"
ejek shaikha cepat
"kita akan menyusun jadwalnya bersama"
dia mengedip kan sebelah matanya ke arah shaikha
setelah semua pengaman terlepas Ibra dengan cepat membawa shaikha pergi berjalan keluar dari sana, menikmati suasana pantai yang indah dengan langkah kaki saling beriringan
******
pantai Seminyak
Bali
20.00 pm
malam
mereka menikmati semilir angin malam di pinggiran pantai, duduk di atas sofa-sofa santai sambil menikmati deru ombak dan pemandangan malam, tampak shaikha memejamkan pelan matanya, aktifitas seharian cukup membuat tubuhnya lelah, setelah pulang dan mandi di villa untuk waktu yang singkat sore tadi mereka kembali menikmati sunrise, lanjut dengan menikmati makan malam di pinggiran pantai dan kini mereka mencoba menikmati suasana malam sambil tiduran di pantai Seminyak Bali.
"Sudah lelah?"
Ibra merapatkan Dirinya disamping shaikha, menatap wajah gadis itu untuk waktu yang cukup lama
shaikha tidak menjawab
"hey"
Ibra mengelus pelan wajah gadis itu, dia fikir shaikha benar-benar tertidur karena kelelahan. dengan cepat dia mencoba menghubungi Cecilia
"bisa temukan titik lokasi kami? kita akan kembali ke villa"
"oke"
terdengar sahutan Cecilia dari seberang telepon nya
******
Villa Minggu
Seminyak
Bali
22.30 pm
Ibra menggendong pelan tubuh shaikha, membawanya masuk menuju ke dalam kamarnya lantas secara berlahan meletakkan tubuh gadis itu di atas kasur Yang ada dihadapan mereka.berusaha untuk tidak membuat gerakan terlalu berisik agar gadis itu tidak terbangun dari tidurnya.
sejenak dia memandangi gadis itu, menundukkan pelan Kepala nya lantas secara berlahan mencium bibir gadis itu dengan lembut. Ibra fikir gadis itu bagaikan candu untuk nya, dia bahkan tidak bisa melepaskan pandangannya dari sosok gadis ini, dan ketakutan terbesarnya adalah jika dia harus kehilangan sekali lagi.
terpatri jelas dalam ingatannya saat shaikha bicara soal kakak gadis itu, dia fikir apakah Laki-laki itu sebegitu mengerikannya? bagaimana cara dia menyakinkan Laki-laki itu nanti? dan bagaimana caranya untuk dapat bertemu dengan sang kakak gadis itu nanti?
Satu lagi PR hidup yang mesti dia selesaikan, bahkan dibanding bersama aish, bersama gadis ini jauh beresiko besar.gadis ini begitu pemberani, lebih terbuka,pola Fikir nya tidak mudah ditebak, hidupnya bahkan jauh lebih banyak tantangan nya, dia bergerak bebas Kesana-kemari sesui kemauan nya bahkan shaikha lebih berani mengambil resiko untuk hidupnya sendiri, meskipun sudah tahu resikonya besar atau bisa mencelakai dirinya sendiri gadis itu tetap akan berjalan lurus untuk membunuh resiko itu sendiri, bahkan seakan-akan tantangan itu seperti sebuah permainan untuk meningkatkan adrenalin nya, jika gagal dia lepas kan tapi jika berhasil maka akan dia terus pertahanan kan. berbeda dengan aish, gadis itu lebih lembut dan halus, dia pasti akan berfikir dua tiga kali dalam bertindak, aish bukan type gadis yang suka mengambil sebuah tantangan, dia lebih suka masuk ke zona amannya dan tidak suka mengambil resiko terlalu berat dalam hidupnya.
Ibra membaringkan berlahan tubuhnya di samping shaikha, pandangan matanya terus menatap dalam gadis itu, tangannya dengan lembut menyentuh gadis itu.
Dia memejamkan matanya, seketika bayangan allzigra membuat dirinya khawatir. dia fikir mungkin karena shaikha type yang tidak gampang di atur makanya laki-laki itu terus mencoba menahannya, Ibra mulai khawatir jika laki-laki itu akan merencanakan sesuatu yang buruk terhadap shaikha mengingat ucapan Cecilia soal bagaimana julukan Casanova bertengger di bahu laki-laki itu.
tidak dia pungkiri laki-laki itu memang memiliki wajah yang begitu mempesona, tidak heran jika banyak gadis rela menjadi gadis satu malamnya, tapi shaikha...
dia menggeleng kan pelan kepalanya
dia khawatir laki-laki itu juga akan melakukan hal yang sama padanya
dia takut menebak soal keterlibatan kematian aish terhadap laki-laki itu, kenapa pesan SOS itu ada nama allzigra dan kemudian kenapa tiba-tiba allzigra terus berada di sekeliling shaikha. dan kenapa 3 sosok orang ini sama sekali tidak bisa para bawahannya dapatkan soal silsilah keluarga mereka, dia terus berfikir sebenarnya mereka bertiga memiliki hubungan yang bagaimana?
Sesaat shaikha menggeliat, mengerakkan Pelan tubuhnya dengan lembut, Beberapa Detik Kemudian gadis itu terbangun, bola matanya terbuka secara berlahan
"kapan kita pulang?"
dia bertanya pelan ke arah Ibra dengan suara yang sedikit serak dan menggoda
"belum lama"
laki-laki itu menjawab pelan
shaikha tersenyum kemudian tiba-tiba dia menyentuh dada Ibra
"apakah sakit?"
tanyanya tiba-tiba
Ibra menaikkan alisnya, bertanya Bingung ke arah shaikha
"apa?"
"yang aku gigit tadi"
shaikha bicara dengan perasaan bersalah
Ibra terkekeh
"tidak sayang, ini sama sekali tidak sakit"
Shaikha diam, kemudian kembali mencoba memejamkan matanya
Ibra menyentuh hangat wajah gadis itu dengan telapak tangannya, mengelus lembut rambut shaikha, secara berlahan dia merapatkan tubuhnya, kemudian tanpa aba-aba dia mencium lembut bibir gadis itu.
shaikha membuka pelan bola matanya, alih-alih marah gadis itu kembali memejamkan matanya menikmati bibir lembut itu menyatu Dirinya, membiarkan Ibra membawanya entah kemana. anggaplah dia gila, lupa dengan pesan kakak laki-laki nya itu, dia tidak bisa menolak semua perlakuan lembut laki-laki itu, dia fikir apakah dia sudah benar-benar jatuh cinta pada Ibra.
tangan kanan Ibra mulai menyentuh lembut tengkuknya, Sedang kan tangan kiri itu entah sudah menjalar kemana, memperlakukan seluruh dirinya dengan begitu lembut, dia terbuai bahkan terlalu dalam, mengikuti tiap irama permainan laki-laki itu, bahkan ketika laki-laki itu masuk ke ceruk lehernya dia hanya bisa mengeluarkan suara indah di balik bibir nya, semuanya terlalu indah dan lembut membuatnya seakan-akan terbang melayang entah kemana, jantung nya terpompa dengan begitu sempurna bahkan tubuhnya menjadi tidak dapat di kendalikan.
seketika Ibra menghentikan semua gerakannya, menatap wajah shaikha yang mulai memerah, wajah itu benar-benar mampu membuat dirinya memanas dan hilang kendali dalam hitungan detik, Ibra fikir dia benar-benar nyaris tidak dapat mengendalikan dirinya. Dan Seketika kesadaran Ibra kembali,dia tidak akan melakukan hal lebih dari pada itu, dia bersumpah tidak akan menyentuh gadis itu sebelum dia benar-benar bisa menikahi nya, dengan gerakan cepat dia memeluk shaikha.
"Apa kau tahu? aku mencintaimu, karena itu aku tidak akan bergerak lebih jauh sebelum kita benar-benar telah di restui oleh keluarga mu"
ucap nya pelan sambil merapikan rambut shaikha yang mulai berantakan karena perbuatan nya tadi
shaikha tampak diam, dia mendongak menatap wajah Ibra, laki-laki itu mencium pelan kedua matanya.
Seketika senyum manisnya mengambang, ingatan soal ucapan all kembali berdenging ditelinganya
yah laki-laki yang benar-benar mencintai mu tidak akan meniduri mu sebelum dia benar-benar ingin menikahi mu.
karena itu bagaimana dia tidak benar-benar jatuh cinta dengan laki-laki ini coba? Ibra memperlakukan dirinya dengan sangat lembut bahkan mampu menjaga nya dengan begitu baik bukan.
g rela 😭😭
akhirnya jadi tau asal usul nama Ibra de Lucas..
ternyata dari jalur ibunya ya..
karena klo dari jalur ayah, so pasti masuk klan Hurairah..
g nyangka jg klo Abraham jadi jahat gitu..
padahal ortunya (Ghanem dan Violet) baik banget..
g tau mau komen apa lagi, yg pasti semua novelmu yg udah aku baca keren banget..
cukup sulit ditebak jalan ceritanya, apalagi PPMD all seasons..
amazing.. bravo..!!!
yg pasti, semoga sehat selalu yg mak..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu di dua dunia (halu dan nyata) 😁😁😁💪🏻😘🥰😍🤩
come shaikha... buka mata dan hatimu . Ibra SDH bilang dia mau km percaya akan cintanya. dia sungguh2🤗🤗🤗🤗
shaikha seorang hillatop gitu lohhh💖😤
JD pengen baca ulang LG😁😁
diulang LG kisahnya dlm versi Ibra masih ttp sedih... tp gimana kelanjutan Ibra yaa.. kn Ibra dipenjara kayaknya.
wkwkwkwkwkwkwk
sungguh wanita tak tahu lahhhh...
tp kalau laki2 yg tulus dan bnar2 sayang PD pasangannya ga akan merusak duluan. bhkn akan dijaga sampai kata halal buat dirinya. 🤗🤗🤗🤗
heeemmmmm Ibra lope lope sejagat cakrawalaaa dehh💖💖💖
yg gnteng2 nan Kayo Rayo alias biliuner cuma ada dinovel ajah... kalau dunia nyata dpt yg miskin lngsung dipisah.
jgn suka main teka teki silang mas brooo😁😁
kita2 juga kan PD mau tau😁
ibraaa.. pokoknya jgn sampe sama2in shaikha dengan aish yaa.. kesian shaikha SM ortunya aja kadang dianggep aish.. masa SM km juga gitu