NovelToon NovelToon
Pelakor Halal

Pelakor Halal

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:336.9k
Nilai: 5
Nama Author: Choco 33

Kedekatannya dengan seorang murid, membuat nya harus di cap menjadi pelakor di kala hubungan sang wali murid dengan pasangannya sudah berada di ujung tanduk dan tidak bisa di selamatkan lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Choco 33, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Sempurna

Mama Shinta memijat kening melihat Andrei dan Dhika yang ikut berjalan mondar mandir mengiringi langkah Riana sambil sesekali mengusap secara bergantian perut Riana.

" Kalian berdua bisa duduk nggak?. Mama pusing liat kalian berdua kaya setrikaan bolak balik ". Protes Mama Shinta yang langsung di hadiahi Dhika kode meletakkan jati telunjuk kanan nya di bibir nya yang sengaja di majukan beberapa senti.

" Oma, jangan berisik. Nanti Baby Utun nggak mau keluar, gara gara Oma ngomel melulu ". Papa Bharata mengulum senyum nya mendengar celoteh Dhika.

" Bunda, mau duduk dulu? ". Tanya Dhika saat melihat Riana menghentikan langkah nya.

" Nggak A'. Bunda haus ". Jawab Riana seraya meringis pelan, namun Andrei dengan telaten terus menerus mengusap belakang Riana dengan terus melantunkan ayat demi ayat Surah Yusuf dan Maryam secara bergantian.

Seperti Baby Utun sangat merespon apa yang Ayah nya kini tengah lakukan, karena setelah dua jam yang lalu saat Dia datang ke Rumah Sakit sang bayi sudah berada di posisi nya dan mulai membuka jalan 2 senti.

Dan kini Riana merasa bagian inti nya semakin berkedut dan melebar sedikit demi sedikit.

Riana menghela nafas pelan setelah menenguk air dari dalam botol minuman yang di serahkan Dhika.

" Istirahat dulu ya Bunda ". Ucap Andrei mengusap lembut punggung belakang Riana.

" Nggak usah Ayah ". Riana meremas lengan kanan Andrei dengan kencang, saat kontraksi nya semakin intens.

" Ma, kaya nya udah ganjel banget deh ". Ucap Riana lirih kepada Mama Shinta.

" Mama telepon Aurel dulu ya. Sekalian Mama dan Papa ajak Dhika ke kantin Rumah Sakit dulu ya ". Riana dan Andrei mengangguk pelan.

" A'a ikut sama Opa dan Oma dulu ya ". Dhika menggelengkan kepala nya menolak anjuran Riana. Bocah itu malah semakin erat memeluk pinggang Riana seraya menyembunyikan kepala nya di perut Riana.

Riana mengusap surai lebat putra angkat nya itu dengan lembut, dan kemudian menangkup wajah mungil balita berpipi chubby itu.

" A'a mau ketemu sama Baby Utun kan? ". Tanya Riana yang di angguki Dhika.

" Kalau gitu, A'a harus maem yang banyak dulu, supaya nanti Baby Utun udah keluar, A'a punya bisa temenin Bunda buat jagain Baby Utun ". Ucap Riana lembut dan membuat Dhika mengerjapkan kedua bola mata nya berkali kali.

" Ya udah. A'a ikut sama Opa juga Oma dulu deh ". Riana mengusap lembut pucuk kepala Dhika.

" Baby, A'a ikut Opa Oma dulu ya ".

" Iya A'a. A'a jangan nakal ya ". Ucap Riana menirukan suara anak kecil, hingga membuat Dhika gemas dan mencium perut Riana.

Dhika pun berjalan menghampiri Papa Bharata dan dengan sigap Papa Bharata menggendong Dhika.

" Kami berangkat dulu ya Sayang ". Pamit Mama Shinta mengecup singkat pucuk kepala Riana sebelum keluar dari ruang kamar Riana di ikuti Papa Bharata yang berjalan di samping Mama Shinta.

Mama Shinta dan Papa Bharata pun mengajak Dhika keluar dari ruang perawatan Riana, karena mereka tidak ingin Dhika sedih saat melihat Riana kesakitan dalam proses persalinan nanti

" Ayah, Bunda mau rebahan. Pegel banget belakang nya ". Riana. Andrei lalu menuntun Riana menuju bangkar dan kemudian membantu Riana merebahkan tubuh nya.

" Ayah ". Panggil Riana pelan Andrei yang baru selesai melantunkan Surat Yusuf sambil mengusap lembut perut Riana itu menatap lembut kepada Riana.

" Maafin Bunda ya, kalau selama menjadi Istri Ayah jauh dari kata sempurna ". Andrei mengusap lembut pucuk kepala Riana.

" Hust, Siapa yang bilang Kamu jauh dari kata sempurna? ".

" Kamu adalah Istri yang sangat sempurna buat A'a. Ibu yang sangat sempurna buat Dhika juga Baby Utun. Bahkan Mama dan Papa juga sangat menyayangi Kamu ". Riana memeluk lengan Andrei erat, dan menyembunyikan kepala nya di dada bidang Andrei sambil menangis kecil.

" Bunda, pasti kuat. Demi Ayah, A'a Dhika juga Dede Utun ". Riana mengangguk pelan.

Tak lama kemudian Dokter Aurel tiba dengan di dampingi seorang perawat memasuki ruang rawat inap Riana.

" Assalamu'alaikum Bunda ". Sapa Dokter Aurel saat memasuki ruang rawat inap Riana.

" Waalaikumsalam Dokter ". Jawab sapa Andrei dan Riana bersamaan.

" Sudah berapa menit sekali Bunda? ". Tanya Dokter Aurel ramah.

" Lima menit sekali Dok ". Dokter Aurel tersenyum kala Andrei lah yang menjawab pertanyaan nya bukan Riana.

" Wah benar benar Ayah siaga ya Bunda ". Riana tersenyum menanggapi ucapan Dokter Aurel yang tengah memasang sarung tangan karet.

" Mohon maaf Bunda, bisa tolong di tekuk dulu kaki nya? ". Riana mengikuti anjuran yang Dokter Aurel sarankan.

" Alhamdulillah, sudah bukaan sembilan. Kaya nya Baby Utun udah nggak sabar ya mau ketemu sama Ayah, Bunda, A'a juga Opa Oma nya ya ". Dokter Aurel tampak mengangguk pelan kepada perawat yang mendampingi nya.

" Alhamdulillah Bu ". Ucap Riana.

" Kita pindah ruangan ya Bunda. Seperti nya Dede udah pengen buru buru launching ". Riana tertawa kecil menanggapi ucapan Dokter Aurel yang merupakan seorang Dokter muda yang baru saja menjadi Ibu enam bulan yang lalu. Seorang Istri pemilik Rumah Sakit yang merupakan salah seorang rekan kerja Papa Bharata.

" Permisi Dokter, bangkar nya sudah siapa ". Dokter Aurel mengangguk pelan.

" Biar Saya saja yang gendong Istri Saya Dok ". Tolak Andrei ketika Dokter Aurel dan seorang perawat hendak memapah tubuh Riana.

Dengan sigap Andrei menggendong ala bride style Riana.

" Bismillah ya Sayang ". Bisik Andrei seraya mengecup kening Riana. Riana menggangguk tanpa melepaskan gengam nya kepada Andrei, saat memasuki ruang bersalin yang berada di samping ruang rawat Riana.

1
Nenden Zakiah Bahasuan
awas loh bunda udah KB belum ntar baby el punya adik sebelum waktunya
lee zha
bagussss 👍👍👍
Raditya
Luar biasa
Partini Minok Nur Maesa
mama shinta paling ibunya andrei
Partini Minok Nur Maesa
dika udah gx cedal gr2 demam tinggi
Sandisalbiah
Ana hamil.. sukses dong A'a nya...
Sandisalbiah
kiyai Ahmad dan Andini tentunya sebagai sponsor utama...
Sandisalbiah
ada kiyai model gini.. hais.. sekeluarga udah gak bener semua... dan lagi ngapain si Andini masih muncul disini..? emang ada yg mengharap dia nongol..? kirain dia udah jd sampah daur ulang.. nyatanya masih aja jd kotoran yg bikin semak dan merusak pemandangan..
Sandisalbiah
pelakor jaman now itu ada banyak model nya.. ada yg model perampok.. ada yg model jalang dan Fatimah ini model selow tp memuakan.. yg pasti apa pun modelnya yg namanya pelakor itu gak ada yg terhormat.. alias perbuatan tercela dan nista... apa lagi sampai menyakiti org lain demi ego sendiri..
Sandisalbiah
perlahan tapi pasti ya A'.. 😁😁
Sandisalbiah
gelar kiyai.. kelakua kaya gitu...aneh.. untung buat Zaki, ustd mirza danustd Anwar bisa berlapang dada..
Sandisalbiah
drama baru nih..kiyai Ahmad dan Fathima... dan makasih thor dr part di atas jadi tau pernikahan yg bagaimana yg di larang dan antara Dika dan Ara bukanlah saudara se susu begitu juga Andrei dan Mysha...jd antara Ara dan Dika syah utk menikah.. jd tambah ilmu ..
Sandisalbiah
lah... emang boleh thor..? jujur aku gak faham dgn ini cuma pernah dgn kalau org yg udah diangkat ank katanya.. ini baru katanya loh ya.. itu gak boleh dinikah kan dgn ank sendiri.. tp kan itu gak ada dalih yg menguatkan nya jd tolong di bantu kebenaranya gimana..?
Sandisalbiah
ternyata masalah yg di hadapi ank² lebih serius...
Sandisalbiah
ini akibat dgn sengaja merwbut hak ank yatim piatu.. belumpun menikmati hasilnya udah langsungbdpt azab... selamat gak tuh..??
Sandisalbiah
haredang euyy..
Sandisalbiah
hadehh.. kok aku yg jadi deg degan.. jd inget lahiran si kecil walau udah 11 thn yg lalu. 🤭🤭🤭
Sandisalbiah
ngeyel banget nih org tua... awas darah tinggian loh pak.. bahaya loh... uang angsuransi gak dapet.. eehhh.. strok iya... ngenes entarr..
Sandisalbiah
wah.. jd selegram dadkan nih keluarga Sutisna...
Sandisalbiah
sutisnya ini contoh orng yg dlm arti TUA-TUA DI CELANA... umur aja udah ujur tp kelakuan kek bocah... miris banget.. lihat org yg sibuk menuntut hak tp lupa akan tanggung jawab...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!