NovelToon NovelToon
MY STARLA

MY STARLA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Mafia / Gangster / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: mety

Starla adalah gadis cantik berusia 20 tahun, sebentar lagi lulus sekolah Di akademi perawat. Ia bercita2 menjadi perawat seumur hidup dan tak akan menikah karena tak mau seperti mamanya yang ditinggal begitu saja setelah menikah.

Tapi rencana tinggal rencana, cita2nya hancur saat harus berurusan dengan majikan tempat mamanya selama ini bekerja.

Senior Anthony Montenegro lelaki dewasa berumur 35 tahun, seorang pengusaha merangkap ketua mafia senjata di Meksiko yang terkenal kejam dan berlaku dingin terhadap wanita semenjak istrinya meninggal 3 tahun lalu

Apakah yang terjadi saat Starla bertemu Anthony? apakah mereka akan bahagia atau sebaliknya

Novel ini bergendre action Dan Romantis +18 tahun ya sista... so yg umurnya belum cukup saya sarankan tidak membaca nya

Ini merupakan Novel ke 2 saya, masih banyak perlu perbaikan disanasini... so komen dan sarannya selalu saya tunggu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mety, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Tak keberatan Jadi yang kedua

Paginya Starla sudah siap dengan hotpant hitam dan atasan hitam motif kembang-kembang kecil. Dipakainya kacamata hitamnya juga topi untuk penyamarannya.

Anthony melotot melihat penampilan Starla.

" Ganti !! aku tak mau semua orang memandangi paha putihmu itu " ucapnya marah

" Kan kita mau jalan-jalan ke mall masa aku pake gaun panjang terus.... " protesnya

" Pokoknya jangan pake celana pendek seperti ini " ucapnya gemas mencubit paha Starla

Akhirnya Starla mengalah, dicarinya bawahan lain, ia mendapat sebuah rok pias selutut lalu melapisi hotpant nya dengan rok tersebut. Membuat penampilan Starla tambah seperti anak sekolahan.

" Starla tak bisa kah menyesuaikan, lihatlah jika berjalan berdua seperti ini seperti paman dan ponakannya " protes Anthony

" Itu karena kau yang salah memakai baju sayang, kita kan mau jalan -jalan mengapa juga kau memakai hem dan celana kain begitu " Starla mengajak Anthony ke kamarnya lalu memilihkan baju baru untuk Anthony

" Ganti pakai ini saja " ucap Starla memberikan sebuah celana jeans berwarna abu -abu dan kaos berkerah berwarna hitam. Anthony diam saja tak bergerak. Akhirnya Starla membukakan kancing baju Anthony lalu melepaskan hem tersebut, ia sempat tertegun melihay pemandangan indah di depannya

" Glek... " Starla menelan liurnya sendiri, dengan cepat langsung dipakaikannya kaos Anthony, sambil mengelap keringatnya...

" Mengapa tubuh vampir tua ini seksi sekali " cicitnya dalam hati Starla mulai membukakan pendeng Anthony dan membuka kancingnya, lalu kemudian ia berhenti, apa yang kulakukan ucapnya dalam hati, mengapa aku jadi mesum begini... bikin malu saja

" Celananya ganti sendiri ya he he" ucapnya dengan pipi yang memerah lalu berlari ke luar kamar. Anthony tertawa melihat kelakuan Starla, umurmu sudah 20 tahun Starla tapi kadang tingkahmu seperti anak smu saja.

Kini Starla dan Anthony sudah di dalam mobil. Anthony membawa sendiri mobilnya karena mobilnya memang hanya punya 2 tempat duduk. Starla terkagum-kagum melihat mobil yang dinaikinya.

" Anthony... bolehkah aku belajar menyetir ? " celetuknya

" Tidak... untuk apa kau belajar menyetir, kau tinggal bilang saja mau kemana, banyak supir yang bisa mengantarmu! " jawabnya

" Tapi kau jarang memakai supir? " tanyanya lagi

" Aku hanya tak suka memakai supir, kecuali Denbe si ceriwis itu " ucao Anthony lagi

Anthony melajukan mobilnya menuju Big Mall yang baru di buka minggu lalu.

Starla bernyanyi sepanjang perjalanan, suara merdunya membuat Anthony terkagum-kagum

" Suaramu bagus sekali Starla, mengapa kau malah menjadi perawat bukan penyanyi? " tanya Anthony

" Mama melarang, dulu mama seorang penyanyi... banyak pengemarnya. Mama menikah dengan salah seorang pengemar beratnya, tapi begitu mama hamil mama ditinggal tanpa kabar sampai sekarang " curhat Starla

" Apa kau tau siapa nama papamu? " tanya Anthony, ia jadi teringat dengan ucapan Dolga

" Tidak tau dan aku tak mau tau, untuk apa mengetahui orang yang telah menelantarkan anak dan istrinya selama sekian tahun " omel Starla

" Apa tak ada keinginan bertemu dengannya?"

" Tidak!! jika bertemu aku akan mencekiknya sampai mati " ucap Starla sambil meremas topinya

Perjalanan dilanjutkan dalam keheningan. Melihat wajah Starla yang sedih mengurungkan niat Anthony untuk bertanya lagi.

Sesampainya di parkiran mall Anthony tak langsung turun, ia menunggu 5 menit. Tak lama hpnya berdering tanda chat Rita masuk

" Aman " chatnya

" Ayo Starla, kau boleh membeli apapun yang kau inginkan " ucap Anthony

" yey asik... " ucapnya sambil melompat kecil

Starla mengandeng tangan Anthony, mereka masuk ke sebuah toko tas ternama .

Mata Starla melihat-lihat tas yang dipajang di etalase toko.. Ia memilih sebuah tas hitam kecil dan sebuah dompet. Anthony menyerahkan blackcart nya pada Starla untuk menyelesaikan pembayaran.

Starla menarik Anthony ke toko boneka, Starla sangat menyukai boneka namun dulu tak bisa membeli yang besar karena tak punya uang.

Saat akan memasuki toko keduanya dikejutkan dengan panggilan seseorang

" Anthony... Senior Anthony " panggil wanita paruh baya itu

" Oh ibu Mentri, apa kabar? " ucap Anthony berbasa basi

" Baik Anthony, oh iya bisakah aku minta tolong, Alexis ingin berkeliling namun aku ada panggilan mendadak dari papahnya Alexis. Tolong kau temani Alexis ya.... Alexsisss " panggilnya pada putrinya

Alexis muncul sambil membawa beberapa tas belanjaan

" Oh hai Anthony " sapanya senang dan langsung memeluk Anthony tak lupa mengecup pipinya. Starla yang melihat nya langsung illfill jadinya. Dasar tante-tante ganjen cicitnya dalam hati

Tanpa menunggu jawaban dari Anthony, mama Alexis langsung meninggalkan mereka. Alexis tak menyia-yiakan kesempatan, digandengnya Anthony dengan mesra mengelilingi mall tanpa memperdulikan Starla yang berada di samping Anthony.

Setengah jam sudah Starla mengikuti keduanya. Mengapa aku malah seperti penguntit... pikirnya dalam hati. Dasar laki-laki katanya mau menikahiku, ketemu mantan langsung lupa padaku... omelnya kesal. Dada Starla tambah terasa di tusuk belati saat melihat Anthony yang diam saja di gandeng tangannya oleh Alexis. Starla berkali-kali mengalihkan pandangannya ke arah lain untuk mengurangi rasa cemburunya.

Dari kejauhan Starla melihat sebuah panggung. Rupanya sedang ada lomba menyanyi di Mall tersebut yang membuat Starla tertarik. Tanpa izin pada Anthony, Starla mendekati panggung dilihatnya beberapa orang yang sedang mendaftar, ia jadi ingin mendaftar juga rasanya.

Tiba-tiba tangannya di tarik seseorang.

" Starla apa yang kau lakukan disini ? "

" Doktet Max? hanya jalan-jalan " jawab Starla

" Dokter dengan siapa disini, apakah dengan pacar? " tanya Starla sambil menaikkan alisnya mengolok Max

" Sendiri sekarang berdua dengan calon istriku " bisiknya pada kuping Starla, Starla mencubit lengan Max

" Sudah kubilang jangan berharap padaku " ucap Starla lagi

" Kau sendiri dengan siapa kesini? " tanya Max

" Senior " jawabnya tertunduk

" Sekarang dimana dia? " Max celingukan mencari Anthony

" Dia bertemu mantannya dan lupa padaku " ucap Starla sedih

" Alexis? "

" Ya... "

" Sudahlah Starla lupakan saja Anthony, bagaimana jika kutraktir makan es cream " ucap Max lalu menarik tangan Starla ke cafe es cream yang tak jauh dari panggung

" Tapi aku takut nanti Anthony marah " tolaknya.

" Sudahlah Starla nanti kalau Anthony marah, aku yang tanggung jawab " kekehnya lagi.

Keduanya akhirnya duduk di cafe tersebut. Max memesankan es cream jumbo yang terdiri dari 30 cup berbagai farian rasa dan toping. Mata Starla membulat melihat pesanan Max

" Wow... banyak sekali Max, bisakah kau menghabiskannya? " tanyanya. Mac memberi Starla sebuah sendok juga

" Kita makan berdua, biar romantis " ucap Max sambil mencubit pipi Starla yang membuatnya gemas.

Starla dan Max menghabiskan es cream berdua sambil sesekali tertawa. Max selalu mengeluarkan candaan-candaan segar yang membuat Starla selalu tertawa. Itulah bedanya Max dan Anthony, Anthony selalu bersikap kaku dan serius berbanding terbalik dengan Max yang easy going dan ramah.

" Bagaimana Starla enakkan berpacaran denganku, aku tak keberatan menjadi yang kedua " ucapnya tanpa basabasi, Starla langsung terbatuk mendengarnya

" Dokter kau pikir aku ini gadis itu, yang suka memainkan hati lelaki " jawabnya

" Kan aku yang menawarkan, jadi kalau kau lagi dilupakan Anthony seperti ini aku akan selalu ada untukmu, bagaimana? " tawar Max lagi. Starla melihat jamnya, apakah benar kata Max, Anthony sekarang lupa padanya. Sudah 20 menit ia duduk disini, Anthony bahkan tak mencarinya.

" Kau mau kemana habis ini, aku akan menemanimu " ucap Max

" Aku tadi ingin membeli boneka " ucapnya tertunduk. Max melepas topi dan kacamata Starla.

" Tak perlu menyamar jika berjalan bersamaku " ucap Max lalu menarik tangan Starla menuju toko boneka. Beberapa orang nampak mengikuti keduanya dengan berjarak. Mereka adalah bodyguard Max dan juga pengawal Starla

Tak jauh dari panggung, Anthony celingukan mencari Starla. Ia menelfon pengawalnya untuk mencari tau dimana gadisnya itu. Tak lama pengawalnya memberi info lengkap dengan foto Starla yang sedang memakan es cream dengan Max. Tak terkira marahnya Anthony melihat foto tersebut.

" Alexis kau akan di antar pulang oleh pengawalku, maaf aku ada urusan " ucap Anthony seraya memberi kode pada pengawalnya untuk mengantar Alexis. Alexis protes namun pangilannya tak dihiraukan Anthony. Anthony meminta lokasi Starla terkini, pengawalnya menuntunnya ke toko yang dimasuki oleh Starla dan Max

Starla masih bingung memilih 2 boneka yang sama besar.

" Max menurutmu yang mana yang lebih bagus, yang berwarna putih atau yang berwarna coklat? " tanyanya akhirnya

" Ambillah semua, nanti akan kubayarkan " jawab Max

" Tidak, aku mau satu saja "

" Kau peluk saja Starla, mana yang lebih enak kau peluk " saran Max, Starlapun menurutinya. Ia memeluk boneka yang berwarna putij lebih dulu, lalu memeluk yang berwarna coklat

" Sekarang bandingkan dengan pelukanku, kau pasti memilihku ha ha " goda Max, Starla mengerucutkan bibirnya

" Aku suka yang putih " ucapnya. Tiba tiba saja Starla di tarik keras dan tubuhnya menabrak tubuh seseorang

" Auh.... " teriak Starla kaget, begitu pula Max

Pelakot dan pembinor dah mulai bertaburan sista. Apakah Starla akan tergoda, ditunggu eps berikutnya

Jangan lupa like komen dan votenya selalu thor tunggu.

1
mbak mimin
novel ini yg plg the best,
mbak mimin
bc novel ini berkali-kali ttp sng
Khairul Azam
ini yg bermasalah yg bikin cerita aku bacanya pun tak loncat loncat
Khairul Azam
lha lagian aneh tinggal bilang dr awal dia starla ngapain pakek drama yg aneh aneh
Khairul Azam
lucu meski cinta emang boleh bertidak begitu. stsrla masih punya suami dia punya anak aneh maksudnya spa coba dibikin ribet
Khairul Azam
ini othornya mungkin tengelam dalam pujian jd makin kesini bikin ceritanya makin nglantur murahan kesannya si starla
Khairul Azam
cuman di bab awal aja bagus makin kesni makin nyleneh. sana sini mau aja dimek mek
Khairul Azam
senor ya
Mery maya
Buruk
Khusnul Khotimah
Luar biasa
Maria Mahdalena Manalu
thor jangan lh kek gitu kn kasian jadinya maxx
Maria Mahdalena Manalu
co Sweet banget iriii /Hey//Hey//Drool/
Maria Mahdalena Manalu
padahal ini hanya tulisan tapi salting sendiri aku /Kiss//Kiss//Angry/
Maria Mahdalena Manalu
Luar biasa
Maria Mahdalena Manalu
haredangggg......... panas dingin yg Baca thor /Facepalm//Facepalm//Hammer//Hammer/
Maria Mahdalena Manalu
mana bisa señor menembakmu starla /Facepalm//Facepalm//Grin//Grin/ palingan menembak hatimu/Grin//Drool//Drool//Casual/
Nazia wafa abqura
bagus banget Thor novel ny . aku tunggu seasons ke 2 ny
Kamaratih Basagita
Harus ada my starla 2
Bagus bgt ceritanya thor
Nolyathi Puding
lanjut thor
Kamaratih Basagita
Visual starla gmn sih thor?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!