BACALAH BAGIAN "BAB 1 TERBARU" PALING BAWAH, JANGAN BACA YANG "1" KARENA CERITA TENGAH DI REVIEW.
Cerita ini mengisahkan tentang Synus Yang berusaha mendatangi dan membebaskan Yusuf yang terpenjara di penjara abadinya. Tidak mudah memang, Synus pun melewati negeri-negeri yang misterius, berbahaya, mencengangkan, menakjubkan dan mampu merenggut nyawa. Namun itu semua dilakukan untuk Yusuf yang bukan kekasih nya dan hanya sekedar teman. Aryan kekasih Synus, ia tinggalkan demi Yusuf yang hanya sekedar teman.
LALU, APA YANG SEBENARNYA TERJADI DIBALIK SEMUA INI ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I Firmo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
Unicorn si gadis bergaun putih indah berlari-lari ke Utara menuju Serbis.
Sembari menungganginya, Synus melihat pemandangan yang sangat indah di zaman kuno ini !
Hingga pada akhirnya, Synus menemukan sebuah sungai yang menghalangi jalannya menuju tanah berumput hijau yang berada jauh didepan matanya.
Sungai yang sangat luas dan panjang ini, mengalir dari timur ke barat.
Lalu Synus, turun dari tunggangannya itu.
"... Bagaimana aku bisa melewati sungai iniii..... ???"
Saat Synus mencelupkan tangan nya ke air itu, ia merasakan air nya begitu dingin namun enak untuk di nikmati.
Tiba-tiba, terdengar suara-suara gadis-gadis yang melafalkan huruf A begitu panjang.
Dan yang lebih membuat Synus bingung adalah, suara itu berasal dari dalam air.
Kemudian, air mulai membuat ombak kecil, getaran pun terasa di kaki Synus.
Lalu di tengah-tengah sungai ini. Terbentuklah sebuah lubang yang mengeluarkan pancaran biru kristal,
Kemudian, suara gadis-gadis tadi. terdengar, mereka semua bernyanyi.
SEKARANG AKU SEDANG DALAM POSISI SESUATU YANG MENYENANGKAN
AKU INGIN MENJADI DEWI-DEWI SERBIS YANG DI HORMATI
OOOOH YEAAAH... DAN TIDAK ADA CELAH UNTUK MENANGIS DI SINI !
Lalu, terlihatlah sebuah istana biru muda yang indah sekali. Di setiap celah istana itu, ada gadis-gadis cantik berkaki duyung.
Istana ini sangat besar, dan Synus yang melihat ini hanya bisa dibuat takjub.
Kemudian, jalan menuju istana ini dipanjangkan ke arah Synus berdiri saat ini.
Melihat hal ini pula, membuat Synus terketuk hati nya. "Apa... ? Sungguh aku harus masuk kesana... ?"
Dengan serentak, gadis-gadis yang tak lain adalah putri duyung, berkata.
_
SUNGGUH !
_
Synus menggangguk, kemudian mulai berjalan menuju istana biru muda yang berkaca bening nan indah.
Ketika synus berjalan menuju istana, gadis-gadis duyung ini. Kembali bernyanyi,
_
DATANGLAH KEMARI, KAMU AKAN BAHAGIA...
TAK ADA JALAN KELUAR, HANYA JALAN PULANG YANG ADA...
DAN KAMU MENGIKUTI KU, MENGIKUTI KU, MENGIKUTI KU
OH YEAH... KAMI DUYUNG, PUTRI DUYUNG. AKU SUKA ITUUUU.... !
_
Wajah Synus semakin berbinar-binar, ia kemudian berlari menuju istana ini. Karena perasaan tak sabarnya, ingin mendekati istana yang membuat hati siapapun menjadi penuh kebahagiaan. Begitu juga Synus, Sesampai nya didalam istana, Synus semakin di buat takjub dengan indah nya arsitektur kuno yang menawan. Lantai berkaca tipis, seakan-akan air sungai ini bisa kita injak.
Semua nya seperti es yang membeku, namun itu semua adalah kaca tipis yang dingin bila dipegang. Namun nyaman, bila kita nikmati.
Dan yang lebih membuat Synus terkejut bahagia adalah, gadis-gadis duyung itu turun dari langit-langit istana menggunakan sayap nya. Kemudian, mereka berdiri tanpa sedikitpun menyentuh lantai. Mereka berdiri sambil mengepak-epak sayap nya yang di digoreskan kristal biru.
Lalu, Synus mengungkapkan nya.
"Aku tidak bisa percaya ini... Negeri-negeri Balkun ini penuh dengan kristal indah..."
Salah satu, dari gadis-gadis duyung bernama Terafi. Berkata,
"... Ooooh, gadis muda yang cantik... Selamat datang !"
Kemudian, gadis-gadis duyung ini kembali bernyanyi.
_
INILAH DUNIA BARU, TAK KAN PERNAH BISA DIUNGKAPKAN OLEH BIBIR MU YANG MERAH
TAK ADA DUA NYA DI BALKUN, DAN KAMI SETIAP WAKTU SUKA MEMBERIKAN KEJUTAN BAGI PENDATANG
BIARKAN KAMI MEMPERKENALKAN DUNIA BARU, DUNIA BARU, YEAH... DUNIA BARU !
_
Lalu, Terafi mengulurkan tangannya ke Synus.
"Ikutlah dengan ku... Maka kamu akan selamat..."
Tanpa berkata-kata, dan hanya mengangguk. Synus mengikuti Terafi dan gadis-gadis duyung lainnya ke dalaman istana yang lebih dalam lagi.
|
Ketika dalaman istana berikutnya yang Synus masuki, Synus benar-benar tak bisa berkata-kata.
Indah nya luar biasa, dan ditengah-tengah tempat ini ada tangga menuju ke bawah air.
Ketika Terafi berdiri ditangga ini, Terafi mengajak Synus. "Hei wanita muda... Ikutlah dengan kami ke bawah..."
Dengan matanya yang masih terbelalak takjub, Synus berjalan menghampiri Terafi.
"Baiklaaaah... Dengan senang hatiiiii......."
Turunlah Terafi bersama Synus diikuti pula oleh beberapa putri duyung lainnya menuju ke bawah air.
|
Hanya tinggal satu langkah lagi, Synus menyentuh air dingin dari sungai ini. Namun, ia berhenti berjalan.
Terafi yang sudah dibawah air, melihat Synus yang masih berada di permukaan dengan wajah yang bingung.
"Hmm... Duyung-duyung ku... Berikan ia kekuatan !"
Kemudian, 5 duyung yang ada dibelakang Synus memegang kedua kaki Synus lalu menggerakkan mulut nya.
Sedangkan Synus yang mendapat perilaku ini, hanya celingak-celinguk bingung.
"Maaf... Ada apa ini... ? Aku akan diapakan... ???"
Kemudian, ke enam duyung yang mulai memegang-megang tubuh Synus, mereka sembari bernyanyi.
_
KAMU MENGIKUTI KU, MENGIKUTI KU,
MENINGGALKAN TEMPAT TINGGAL MU, KEMUDIAN MENGIKUTI KU...
_
Duyung-duyung ini terus bernyanyi seperti itu berkali-kali.
Sampai pada akhirnya, cahaya biru keluar dari kedua kaki Synus. Hal ini, membuat Synus terhalang jarak pandangan nya.
Lalu, cahaya itu pudar. Ketika Synus membuka matanya kembali, duyung-duyung itu sudah ada dibawah air memperhatikan nya di permukaan.
Ketika synus akan melangkah, ia tiba-tiba terjatuh ke dalam air. Dan langsung berteriak-teriak tidak jelas,
Terafi dan ke lima duyung lainnya, hanya bisa tersenyum kecil melihat kelakuan Synus yang terlihat konyol.
Dan akhirnya, Synus sadar. Di dalam air ini, ia bisa bernafas, bisa berbicara dan begitu leluasa rasanya.
Kemudian pula, ia sadar bahwa kaki nya sudah bukan kaki lagi, tetapi sudah berubah menjadi putri duyung.
|
Sungai yang dipenuhi dengan putri duyung yang cantik, mulai di arungi oleh Synus dan ini pertama kali nya dia seperti ini !
Synus berenang di sisi Terafi. Terlihat, Synus begitu bahagia bisa merasakan hidup dibawah laut. Sampai tentang Yusuf, ia lupa begitu saja.
Terafi berkata,
"Synus... Inilah negeri Serbis. Semua manusia yang ada di Gugusan Balkun, tahu tentang kami... Hanya saja, setiap manusia ingin melewati sungai kekuasan kami ini, mereka selalu berfikir bahwa sungai ini kecil, tidak lebar, dan bisa dilewati oleh manusia dalam satu loncatan. Itu menjadi beban bagi kami..."
Kemudian, hati Synus terasa tersentuh melihat Terafi yang kini sedih.
"Ratu... Jangan sedih, kan aku manusia. Dan aku sudah berteman baik dengan mu dan yang lainnya juga..."
Terafi tersenyum pada Synus,
"Terima kasih..."
Lalu Synus, bertanya.
"Jadi... Kemana kita akan pergi ?"
Spontan, Terafi berhenti mendadak. Hal ini membuat Synus ikut berhenti mendadak dengan kebingungan yang ada di kepalanya.
"Ada apa Ratu... ?"
Tangan bersirip Terafi, diangkat ke atas.
"... Lihat lah ke atas, lihat... !"
Sesuai perkataan Terafi, Synus melihat ke atas, ke permukaan.
"Hari yang cerah... ?"
Terafi tertawa,
"Ahahaha... Bukan... Bukan... Aku akan tunjukkan sesuatu..."
Lalu, Terafi berenang ke bawah kemudian ia naik begitu cepat menuju permukaan. Lalu, meloncat setinggi-tingginya sambil berteriak kencang. Dan, ia kembali ke sisi Synus.
"Lihat... Menyenangkan bukan... ? Sekarang, giliran mu..."
Dengan gugup nya, Synus mengungkapkan.
"Aduh... Bagaimana ini ? Aku belum pernah mencoba nya..."
Terafi memegang tangan synus yang tidak bersirip itu.
"Lakukan saja... Kamu akan mendapatkan pengalaman tak terlupakan..."
Sambil tertawa, Synus berkata.
"Hahaha.... Baiklah"
Setelah berkata begitu, Synus berenang ke bawah, kemudian naik menuju permukaan dengan cepat nya. Lalu, meloncat di atas permukaan air sambil berteriak dengan bebas nya.
Ketika Synus meloncat, ada rasa yang tidak pernah ia rasakan sebelum nya. Yaitu, rasa kebebasan dalam diri.
Kemudian, Terafi dan lima duyung lainnya ikut meloncat ke permukaan air. Begitu pula dengan Synus, yang lagi dan lagi meloncat-loncat penuh rasa bebas dari dalam air ke atas permukaan air.
Duyung-duyung ini dan satu duyung jadi-jadian yaitu Synus, tertawa, saling melempar senyum dan kebahagiaan terasa begitu lekat di dalam hati.
|
Jauh di Utara sana, ada seorang anak lelaki berusia 19 tahun. Ia senang dengan melukis, setiap siang hari ia duduk didepan sungai ini sambil memandang daerah selatan yang jauh dimata.
Namun disiang ini, ia tak sengaja menemukan pemandangan yang tak pernah ia temukan sebelum nya.
Wajah nya berbinar-binar, ketika ia tahu. Yang meloncat-loncat di tengah-tengah sungai ini adalah para putri duyung, yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
Kemudian ia ingat dengan ucapan ibunya, bila diri nya sudah bisa melihat putri duyung dengan nyata. Maka, salah satu manusia telah berhasil mengunjungi istana indah yang bagi warga Gugusan Balkun, masih misteri.
"Indah nyaaaaaa........."
Ungkap Akel, si tampan berusai 19 tahun ini.
Ide untuk melukis duyung-duyung yang sedang berloncatan bebas ke atas permukaan air, akhirnya ia dapatkan.
Dengan sigap dan penuh fokus, Akel melukis duyung-duyung yang sedang berloncatan bebas ke atas udara sambil mengeluarkan suara yang indah ke telinga Akel.
6 duyung yang ada, Akel gambar warna rambutnya putih dan tidak berpakaian. Dan satu duyung yang membuat perhatian Akel adalah, duyung yang berambut hitam, dan memakai gaun putih yang indah. Dan ia, terus melukiskan pemandangan duyung-duyung yang cantik jelita ini.
|
Setelah bersenang dan bersenandung di siang hari ini. Para duyung dan Synus berenang kembali ke istana megah itu.
Sesampainya di istana, berjalan lah Synus mengikuti Terafi yang melayang.
"Oh Synus... Aku sangat senang tadi Hmm..."
Ungkap Terafi diakhiri senyuman.
Synus menjadi semakin bahagia,
"Terafi... Bisa kah aku berada disini untuk selamanya... ?"
Spontan, Terafi membalikkan tubuhnya ke hadapan Synus.
"Tentu... Lagi pula kamu pantas menjadi bagian dari kami..."
Wajah Synus semakin semuringah,
"Yaaaaa...... Haha...... Senang nyaaaaa..."
Synus yang meloncat-loncat penuh bahagia, di perhatikan oleh Terafi.
Lalu, datanglah Vansa. Kemudian berbisik kepada Terafi.
Bisikan Vansa tidak terdengar jelas, namun mimik wajah Terafi terlihat serius.
Tidak lama kemudian, Terafi berkata pada Synus.
"Oh Synus... Kamu pasti kemari bukan ingin mengunjungi kami... Pasti ada hal yang ingin kamu lakukan. Apa itu ?"
Seketika itu, runtuh lah hati kebahagiaan Synus. Ia kemudian, ingat kembali dengan Yusuf. Dan benarlah, apa yang diucapkan oleh Terafi. Ia kemari bukan karena ingin mengunjungi para duyung bersayap.
Kemudian, Vansa mendesak.
"Synus... ! Katakan, apa yang ingin kamu lakukan ?"
Tiba-tiba, dibibir Synus terucap sesuatu yang membuat seluruh duyung terkejut hebat.
"Aku hanya ingin melewati negeri Serbis ini... Tujuan ku adalah menemui Yusuf dan membebaskan nya..."
Lalu, para duyung ini terduduk. Pandangannya diarahkan ke arah Synus dengan penuh, tangan kanan nya di luruskan ke arah Synus. Mereka semua bernyanyi dengan wajah yang getir.
_
AAAAHAAAAH............ KAMI ADALAH DUYUNG MEMANG PUTRI DUYUNG,
RA.... RAMALAN ITU, TER TERJADI BEGITU NYA NYATA,
GA... GADIS ITU, SYN SYNUS ADA DI DEPAN MA MATA KAMI,
DAN SEKARANG AKU ADA DALAM KEADAAN INGIN SESUATU...
_
Dan lagu ini, terus di nyanyikan berulang-ulang. Karena kencangnya suara yang di sentarkan oleh para duyung ini, membuat Synus pusing hingga akhirnya ingin keluar dari istana ini.
Tidak lama kemudian, terbuka lah sebuah pintu yang awalnya sebuah dinding. Dengan sigap, sembari menutup kedua telinga nya. Synus berlari ke pintu yang mengarah langsung ke Utara.
Para duyung itu, terbang ke arah Synus sambil bernyanyi.
Dan Synus pun, terus berlari-lari karena bising nya para duyung bersayap.
Hingga pada akhirnya, Synus sudah berhasil memasuki hutan. Namun sayang, ia tersandung lalu keadaannya begitu memprihatinkan.
Sedikit demi sedikit Synus mulai tidak sadarkan diri dan sedikit demi sedikit nyanyian merdu yang melengking itu mulai mengecil.
Kemudian, duduklah Terafi di sisi Synus yang terbaring lemah. Ia berbisik pada Synus,
"Teruslah berjalan menyusuri jalan setapak ini... Karena itu arahnya adalah arah ke Utara. Dan temui lah negeri Austris... Yang penuh dengan salju, hati-hati bila sudah ada Disana. Aku akan mengabadikan muuu... !"
Terafi pun pergi meninggalkan Synus yang kemudian benar-benar tidak sadarkan diri.
|
Lidah panjang menjilati pipi Synus, di saat itu pula Synus sadar kemudian terkejut.
Ia sadar, bahwa Unicorn nya lah yang menjilati pipi nya.
Sambil memegang kepalanya yang masih sakit, Synus berkata.
"... Apakah selama ini aku bermimpi begitu dalam ?"
Unicorn yang berdiri didepan Synus yang sedang duduk, menggeram kecil. Dan kepala Unicorn itu, terlihat di gerakkan.
Synus pun menengok ke arah kiri, ia terkejut bahwa dirinya sudah berhasil menyebrangi sungai besar dan luas ini.
Lalu, Synus pun berlari ke tepian sungai itu kemudian mencelupkan tangan nya ke air yang dingin nan nikmat.
"Ahahahaha...... Terima kasih Terafiiiiiiii.... Ahahahaha......."
Nyatanya, Synus kembali ingat bahwa ia pernah menjadi putri duyung dan bertemu dengan legenda yang dikatakan hanya mitos belaka.
Karena tidak ingin membuang waktu lebih banyak, sesuai yang dikatakan Terafi. Synus bersama Unicorn nya, kembali melanjutkan perjalanan ke arah Utara. Ke negeri yang serba aneh bernama Austris.
MY TROUBLE MAKER SECRET HUSBAND
Wahh 😱😱 cari Apel?? Enak dong, kalo bisa ketemu Apel saat hacking begitu
Muslihat berkuasa
Saat hati goyah
Maka terjerumus dalam nestapa
Yusuf pasti iri dan cemburu, melihat kebaikan dan kemesraan Firmo
Eh .......siapa cewek yang selalu mengikuti itu 🤔🤔
Itu goa tidak pernah di jamah, kupikir bukan Icallius saja yang takut. Bagaimana tidak 🤔🤔