Ini kelanjutan dari cerita SELAMANYA MILIKKU.
Kisah cinta Kenzo Aditya, putra tunggal Rama dan Vania.
Tak jauh dari cerita ayahnya, disini Kenzo akan berjuang untuk merebut seseorang yg telah ia klaim menjadi miliknya.
Mampukah Ken merebut hati gadis itu??
Ikutin terus ya, terima kasih 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vindiana novi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pemutusan kerjasama
Satu minggu kemudian.
"Maaf nona ada kabar buruk." Ucap salah satu asisten bos perusahaan sambil membawa beberapa berkas yg terlihat penting.
"Apa yg terjadi Nay?".
"Tiba2 saja Aditya grup dan Anggara grup memutuskan kerja sama dengan kita, meskipun mereka sudah membayar biaya ganti rugi, tapi tetap saja itu masih sangat merugikan, bahkan pagi ini banyak rekan kita yg juga ikut menarik investasi mereka." Terang Nayla si asisten.
"Baiklah, masalah disini kamu yg urus. Aku akan mendatangi dua perusahaan itu meminta penjelasan."
Belum genap satu minggu Keyra menggantikan posisi mamanya diperusahaan, namun pagi ini ia sudah menerima kabar buruk, perusahaan yg sudah dibangun dengan darah dan keringat sang mama, tiba2 akan jatuh begitu saja ditangannya.
Sedih, terluka, sudah pasti. Namun yg perlu ia lakukan saat ini adalah mencari solusi. Bagaimana pun caranya perusahaan ini tidak boleh runtuh, ia harus bisa menangani semua masalah ini dengan baik, dan membangkitkannya lagi seperti sedia kala.
Setelah menyiapkan beberapa dokumen yg kiranya diperlukan, Keyra bergegas mendatangi gedung Aditya grup. Ia tak peduli meskipun harus bertemu lagi dengan pria itu, asalkan semua masalah bisa diselesaikan.
Jam 9 tepat kakinya sudah menginjak kawasan perusahaan raksasa itu, dengan semangat ia melangkah masuk berharap dapat menemui sang pimpinan yg sudah seenaknya memutuskan kerja sama tanpa pemberitahuan.
"Pagi nona, ada yg bisa dibantu?". Sapa salah seorang resepsionis pada Keyra.
"Bisakah saya bertemu tuan Kenzo? Saya ada perlu." Ucap Keyra to the point.
"Maaf nona, tuan sedang ada perjalanan bisnis ke Singapura, jika semua lancar ia akan kembali dalam tiga hari." Jelas wanita cantik itu.
"Baiklah, terimakasih. Saya akan kembali lagi nanti."
Mendengar jawaban resepsionis tadi seketika membuat tubuh Keyra lemas. Sepanjang perjalanan kembali ia hanya bisa menahan sekuat tenaga agar tidak menangis, ia harus kuat. Demi orang tuanya, demi perusahaannya.
Apa ini rencanamu Ken? Tak bisakah kau benar2 melepaskanku? Mengapa kau melakukan ini pada keluargaku? Mengapa? Gumam Keyra dalam hati.
Ia merutuki kebodohannya telah percaya dengan ucapan Kenzo, harusnya ia terima saja dan menikah dengan pria itu. Mungkin dengan begitu ia bisa menyelamatkan perusahaan milik keluarganya.
Dari kantor Kenzo, Keyra segera beralih ke perusahaan Anggara grup. Ia sangat2 berharap, semoga kali ini ia bisa bertemu dengan pemimpinnya langsung, dan membahas perihal kerja sama yg tiba2 dihentikan oleh mereka.
Anggara grup juga merupakan perusahaan besar sama seperti Aditya grup, bahkan Anggara grup kini sudah merambah ke bidang kuliner dan tentunya memiliki banyak restoran yg tersebar dimana2.
Begitu ia sampai sudah ada dua resepsionis yg menyambutnya ramah.
"Selamat pagi nona, ada yg bisa kami bantu?". Sapa salah seorang dari mereka.
"Bisakah saya bertemu tuan Anggara? Saya ada perlu." Ucap Keyra.
"Mohon maaf, tuan sedang mengunjungi keluarga besarnya di Singapura, sepertinya tidak akan kembali hingga satu minggu kedepan." Terang resepsionis itu.
"Baiklah, terimakasih. Saya akan kembali nanti."
Menerima jawaban yg sama dari kedua perusahaan besar itu semakin membuat Keyra yakin bahwa semua sudah direncanakan oleh Kenzo. Pria itu hanya ingin membuat dirinya menderita karena penolakan yg tempo hari ia lakukan. Sampai kapanpun mungkin Kenzo tidak akan bisa membuatnya hidup tenang, dan akan selalu membuat diri dan keluarganya dalam masalah.