NovelToon NovelToon
Legend Of Lyan

Legend Of Lyan

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Misteri / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:20.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: rubahkecil

Lyan adalah seorang anak lemah yang tinggal bersama seorang kakek tukang kayu. Kehidupan sehari-harinya selalu ditindas oleh teman-temannya karena Lyan dianggap sampah yang tidak memiliki kekuatan sama sekali. Namun itu tidak membuat Lyan putus asa, dia selalu berusaha berlatih keras agar dia menjadi kuat. Sampai pada akhirnya Lyan bertemu dengan arwah seekor rubah pertapa ribuan tahun dan mengangkatnya menjadi murid. Kisah petualangan Lyan pun akhirnya dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rubahkecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia Ilusi

Pertarungan sengit antara Gresia melawan Paul terus berlanjut, sejauh ini pertarungan mereka berdua berjalan imbang.

"Bulan Sabit...!!!" Seru Gresia.

Serangan tersebut mengenai Paul, tapi sayangnya, serangan itu tak dapat memberikan luka sedikitpun padanya.

"Hahaha.. Percuma saja, seberapa keras kau mencoba, selama aku menggunakan Teknik Tubuh Baja, jurusmu tidak akan berguna." Ucap Paul seringai.

"Benarkah? Kalau begitu, bagaimana dengan ini."

"Tahap Kuasa : Gerhana Bulan...!!!"

Gresia menghilang dari pandangan Paul.. Suasana disekitar Paul menjadi gelap, tak hanya itu, diabtak dapat bergerak dari tempatnya berpijak sekarang.

*Crashh.. Crashh.. Crashh...!!!

"Khgghh..!!!" Tubuh Paul tercabik-cabik oleh serangan yang tak terlihat. Disaat itu pula Gresia muncul dihadapannya.

"Perlu kau ketahui, tak ada yang tak bisa dicabik oleh jurus Gerhana Bulanku, dan terimalah serangan akhir ini...!!!"

*CRASHH...!!!

*****

Kembali kepertarungan Lyxus melawan Daniel. Lyxus memanggil Raja Golem untuk membantu ya menghadapi Daniel. Sebuah monster raksasa yang terlihat sangat kuat, tapu anehnya Daniel malah terlihat sangat senang.

"Golem yang amat besar..!!! Lebih besar daripada Iblis Hitam Abadi bodoh milik Erwin. Namun entah mengapa aku tak berminat memiliki salah satu monster besar seperti ini. Mungkin karena aku menyadari kalau aku sangat kuat sampai-sampai aku tidak memerlukan peliharaan seperti ini." Ucapnya dengan senyum sinis.

"Simpan saja ucapanmu diakhirat sana." Ucap Lyxus.

Raja Golem lalu menyerang Daniel dengan kekuatan besar, dia berhasil menghindar dan serangan tersebut hanya menghantam tanah dan membuat tanah itu hancur.

"Hahaha... Serangannya memang memiliki daya hancur yang tinggi.. Tapi tanpa mengenaiku, itu hanya serangan yang sia-sia...!!!"

Lyxus lalu secara mendadak berada dibelakang Daniel. "Mungkin kau lupa kalau pertarungan ini adalah pertarungan 2 lawan 1." Ucapnya lalu melayangkan pukulan ke Daniel.

Dengan cepat dia berbalik arah dan menangkis serangan Lyxus hingga terseret. Saat dia berhasil menahan serangan Lyxus, Raja Golem kembali menghantamnya dengan serangan berkekuatan besar.

*DUARRRR...!!!

Sekilas serangan itu menghantam Daniel sampai tanah ditempat tersebut hancur. Tapi, ternyata Daniel berhasil menahan serangan tersebut dengan kedua tangannya, lalu dia berteriak dan mengerahkan seluruh tenaganya hingga tangan Raja Golem terangkat keatas.

Dia lalu terbang melesat kearah Raja Golem, tangan kanannya terlihat diselimuti api hijau. Dengan senyum sinis dia lalu mengarahkan pukulan ke Raja Golem.

"Api Hijau Peledak...!!!"

*Duaaarr...!!!

Serangan itu membuat Raja Golem kehilangan keseimbangannya, saat hendak jatuh mengenai kastil, seorang wanita melesat kearah Raja Golem dan menahan kepalanya. Secara tak terduga, entah apa yang dilakukan oleh wanita itu sehingga saat dia menyentuh kepala Raja Golem, Raja Golem itu lalu hancur berkeping-keping. Ini membuat Lyxus sangat terkejut. Wanita tersebut ternyata adalah Ursula, komandan terkuat dari 5 komandan Jendral Ular.

"Hei Ursula...!!! Aku tidak mau kau mencampuri pertarunganku yang menyenangkan ini...!!!" Teriak Daniel.

"Aku tidak bermaksud untuk ikut campur. Aku hanya ingin melihat pertarungan adil 1 lawan 1 saja." Ucapnya dengan wajah dingin.

Daniel tersenyum. "Baiklah, aku harap kau tidak ikut terlibat lagi sekarang. Kalau kau mau bersenang-senang, bermain-mainlah dengan 3 bocah disana meskipun aku yakin mereka tak akan membuatmu terhibur."

Ursula lalu menoleh kearah yang dimaksud oleh Daniel. Dia terlihat kaget setelah melihat Gremio yang berkeringat dingin saat menatapnya, dengan tergagap Gremio lalu membuka suara.

"Fi.. Filia...!!!"

*****

Serangan Gresia mencabik-cabik tubuh Paul. Saat menyadari Gresia kuat karena dapat mencabik-cabik tubuhnya yang telah menggunakan Teknik Tubuh Baja, dia tersenyum puas. Lalu terdengar suara seseorang yang melayang diatas Paul.

"Apa kau perlu bantuan?" Ucapnya.

"Aku tidak memerlukan bantuan orang yang lebih lemah dariku Simon."

"Hahaha, ya, memang kuakui, disaat kau serius, Ursula saja akan kesulitan menghadapimu. Lagipula aku hanya bercanda menawarkanmu bantuan Mana mungkin aku melukai wanita seperti dia." Ucap Simon sambil tersenyum melihat Gresia.

Wajah Paul lalu terlihat bengis. "Dia bukan wanita biasa.."

"Hei, dari jurusmu aku mengetahui kalau kau itu Gresia salah satu dari 3 Pahlawan Maut bukan?" Tanya Paul.

"Wah, aku terkenal juga rupanya, padahal, aku saja tidak mengenal dirimu."

Paul terlihat kesal mendengar ucapan Gresia. Mendengar itu Simon tertawa. "Hahaha.. Wanita yang berani, aku kasian melihatnya jika harus berhadapan denganmu Paul. Kuharap kau tidak terlalu serius melawannya."

Paul lalu membuka baju dan mengangkat celana dikedua kakinya, ternyata selama ini dia menggunakan pemberat seberat 5 Ton di tubuhnya dan masing-masing 1,5 Ton dikedua tangan dan kakinya. Total pemberat diseluruh anggota tubuhnya adalah 11 Ton..!!! Dia lalu melepas semua pemberat tersebut.

"Tentu saja aku harus serius.. Wanita ini kuat, dia bahkan bisa menghancurkan Teknik Tubuh Bajaku, darahku mendidih sekarang." Ucap Paul sambil tersenyum bengis.

"Jika begitu, aku harus melawanmu dengan serius juga sekarang." Ucap Gresia, kemudian kukunya terlihat memanjang sekitar 2cm layaknya cakar, lalu taringnya juga memanjang layaknya hewan buas.

Mereka berdua lalu secara bersamaan memutuskan untuk menyerang, serangan Gresia sangat cepat, secepat kilat. Namun diluar dugaan, Paul dapat mengimbangi kecepatan tersebut lalu menghantamkan sebuah pukulan ketubuh Gresia hingga dia memuntahkan darah segar dan terpental jauh sampai menghancurkan tembok yang berada dikastil.

Belum sempat Gresia mengambil napas, Paul tiba-tiba saja berada didepannya lalu melancarkan serangan secepat kilat. Gresia mendadak menghilang dan membuat Paul hanya menghantam tanah. Lalu dia muncul dibelakang Paul dan menyerang dengan cakarnya, namun Paul melakukan hal yang sama seperti Gresia lakukan sebelumnya sehingga dia hanya mencakar udara kosong. Pertarungan kecepatan ini berjalan sengit dan imbang.

Pada akhirnya Gresia mulai kewalahan dan Paul melihat celah lalu melancarkan pukulan mematikan, Gresia dengan cepat menahan dengan kedua tangannya hingga dia terseret jauh.

Meskipun terdesak, wajah Gresia terlihat sangat puas, sama seperti Paul. Dia sangat menikmati pertarungan ini. "Kau benar-benar kuat..!!! Aku sepertinya harus menggunakan ini." Ucapnya.

"Dunia Ilusi...!!!" Seru Gresia.

Suasana ditempat tersebut seketika menjadi gelap, namun Paul masih bisa melihat Gresia dengan jelas berada didepannya dan juga dia melihat sekitar ribuan mayat berserakan dimana-mana.

Gresia lalu jalan mendekati Paul. "Kau berada di Dunia Ilusiku sekarang, ditempat ini hanya ada kita berdua. Ketahuilah jika kau mati disini, jasadmu selamanya akan berada disini seperti mayat-mayat yang berada ditempat ini."

"Haha.. Aku hanya harus mengalahkanmu bukan untuk keluar dari tempat ini."

"Ya... Jika kau benar-benar mampu mengalahkanku disini, dan ditempat ini, aku adalah dewanya."

Paul secepat kilat berada didepan Gresia lalu melayangkan sebuah pukulan yang menghancurkan kepala Gresia. "Sayang sekali, aku telah membunuh dewa ditempat ini.

Terdengar suara Gresia dari belakang yang membuat Paul kaget. "Sudah kubilang ditempat ini aku dewanya bukan?" Saat Paul memalingkan wajahnya kebelakang, dia melihat ada 5 Gresia disana dan secara cepat jumlahnya bertambah dan terus bertambah hingga memenuhi tempat tersebut. Jumlah tubuh ilusi Gresia sekarang sekitar ratusan ribu...!!!

"Omong kosong macam apa ini...!!!" Kesal Paul lalu menghajar banyak tubuh ilusi Gresia.

"Masing-masing dari mereka hanya memiliki 10% kekuatanku. Namun berusahalah untuk mengalahkan mereka semua sekuat tenagamu karena mereka akan terus bertambah tanpa adanya batasan."

"Hahaha..!!! Persetan dengan ucapanmu. Aku tinggal menghancurkan mereka semua beserta dengan dirimu...!!!"

"Tahap Kuasa : Seribu Pilar Baja...!!!" Seru Paul.

Seribu Pilar Baja berukuran besar muncul dari permukaan tanah dan menghancurkan puluhan ribu tubuh ilusi Gresia, lalu setelah mengerahkan jurus itu, Paul kembali menyerang tubuh ilusi Gresia.

Pertarungan sudah berjalan lama, tetapi Paul tak terlihat kelelahan. Malahan dia terlihat tertawa dengan keras sambil terus menghajar tubuh ilusi Gresia yang terus bertambah.

"Hahaha..!!! Akhirnya aku menyadari sesuatu sekarang." Ucap Paul.

Gresia lalu bertanya. "Menyadari apa? Menyadari kau sudah gila karena tak mampu menghancurkan semua tubuh ilusiku?"

"Berkatalah sepuasmu sekarang karena sebentar lagi semuanya akan berakhir. Aku telah menyadari kenapa daritadi kau tidak memperlihatkan tubuh aslimu. Itu karena jika kau menggunakan Dunia Ilusi ini, kau tak akan bisa mengerahkan kekuatanmu karena kau terus menciptakan tubuh ilusi tak terbatas ini."

"Itu artinya aku hanya perlu menemukan tubuh aslimu diantara sampah-sampah ilusi ini dan akan kuhancurkan dirimu sampai tak tersisa...!!!" Lanjutnya dengan wajah bengis.

1
Bamz
qo ursula, raysmith, angel, mei, ga dibikin mati aj dah kyk layan 🤣🤣🤣
Bamz
disetiap pertempuran biasanya ada suara ledakan,, desiran angin, atau apalah jdi lebih brasa ke pembaca,, seperti suara Duarrr,,.. swushhh.. dll lah🤣🤣🤣
Tonny Gosal
Bagus
Bamz
Beni disisi kiri, lyan disisi kiri juga... hmmm
atek tjoen
pingsan mulu
Agen One: Mampir yok, judulnya Iblis penyerap darah, Mc psikopat+gila
total 1 replies
atek tjoen
hebat
atek tjoen
lanjut
atek tjoen
tidaaakkkkk
atek tjoen
ok
atek tjoen
hebattt
atek tjoen
lanjut
Topan Tea
sampah tetep sampah dan semakin busuk
Topan Tea
bodoh sampah calon bini mati kekuatan nya masih ampas /Puke//Puke//Puke//Puke//Puke//Puke/
Topan Tea
kuat kaya tahu /Puke//Puke//Puke//Puke//Puke/
Topan Tea
mc hebat dalam tarung bacot doang kemampuan ampas hadeh /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Andut Oxtavus
kelanjutan cerita nya di mana thour,,kok di cari di apk ini ngk ada,,
Candra Adir
Kecewa
Candra Adir
Buruk
M. Syafri
Luar biasa
Revo Triono Adi Saputro
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!