NovelToon NovelToon
Sistem Penguasa Sekolah

Sistem Penguasa Sekolah

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Action
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

"Woy sampah rendahan."

"Sampah? Sampah? Sampah seperti ku masih bisa di daur ulang, tapi sampah seperti mu pantasnya dihancurkan."

Juna Adiwiyata hanya siswa beasiswa yang datang dengan tangan kosong ke Akademi Arcapolis—sekolah elite tempat nama keluarga menentukan siapa yang berhak menunduk dan siapa yang berhak menginjak.

Di sana, tidak ada yang peduli seberapa keras kau belajar. Yang ada hanya empat faksi, empat Raja, dan satu aturan tak tertulis: yang lemah akan diinjak sampai lupa cara berdiri.

Juna pernah jadi bagian dari yang lemah itu. Dihina, dipukuli, diseret ke gudang gelap sampai tubuhnya nyaris tak bernyawa—sampai malam itu, sebuah sistem bangkit dari titik matinya sendiri dan mengubah segalanya.

Bukan sistem yang memberi kekuatan cuma-cuma. Sistem yang mengukur kekuasaan.

"Aku bangkit bersama orang-orang terbuang, dan akan menghancurkan mereka yang membuang"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

"Makasih tawarannya," Juna berkata, suaranya tenang namun sarat dengan nada yang jauh dari rasa hormat, "tapi aku nggak tertarik."

Rangga mengangkat alis, sedikit terkejut dengan penolakan yang begitu cepat. "Boleh tau alasannya?"

"Karena menurutku," Juna melanjutkan, bangkit dari bangku tribun, menatap ke arah seluruh anggota Olahraga yang berdiri mengelilingi mereka, "orang yang gabung ke faksi itu cuma anjing liar. Mereka cari pemimpin yang kebetulan sedikit lebih pintar dari mereka, terus nurut aja apa pun yang diperintahin, kayak anjing yang nungguin tulang dilempar."

Keheningan tajam langsung menyelimuti lapangan basket itu. Beberapa anggota Olahraga yang berdiri di sekitar langsung menegang, wajah mereka memerah menahan amarah yang mulai membuncah.

"Lu kira kami ini apa?!" salah satu dari mereka berteriak, melangkah maju dengan tinju terkepal.

"Berani-beraninya lu ngehina kami kayak gitu," yang lain menambahkan, suaranya penuh dendam yang tidak bisa disembunyikan lagi.

"Woy, anak baru, lu kebanyakan menang dikit langsung sombong!" seorang anggota lain ikut berteriak, wajahnya memerah menahan amarah. "Kaisar Dirgantara aja tunduk sama lu, bukan berarti lu bisa seenaknya ngehina orang lain!"

"Dasar nggak tau diri," yang lain menimpali, "baru seumur jagung udah berani banding-bandingin kita sama anjing."

Juna tidak mundur sedikit pun, matanya menatap tajam ke arah Rangga yang masih duduk tenang di bangku tribun, seolah seluruh kekacauan di sekitarnya bukan masalah besar baginya.

"Kehormatan yang kamu bangga-banggain," Juna melanjutkan, sengaja menambah tekanan, suaranya cukup keras agar terdengar oleh seluruh kerumunan yang mulai memanas, "nggak ada bedanya sama anjing yang setia ke tuannya. Sama-sama nurut, cuma beda nama aja. Kalian nyebutnya kehormatan, aku nyebutnya rantai yang kalian pasang sendiri di leher kalian."

"KURANG AJAR!" salah satu dari mereka berteriak lantang, hampir saja melompat maju kalau tidak ditahan oleh temannya sendiri.

Rangga terdiam sejenak, matanya menyipit menatap Juna dengan ekspresi yang sulit dibaca. Namun alih-alih amarah yang ditunjukkan anak buahnya, sebuah senyum tipis justru muncul di sudut bibirnya, senyum yang terasa jauh lebih berbahaya dari teriakan kemarahan sekalipun.

"Menarik," gumam Rangga pelan, lebih kepada dirinya sendiri daripada kepada siapa pun di sekitarnya. "Udah lama nggak ada yang berani ngomong kayak gitu langsung di depan muka gue."

Dika yang berdiri di dekatnya menatap heran ke arah rajanya sendiri. "Bos, dia baru aja ngehina seluruh faksi kita. Kenapa malah keliatan seneng?"

Rangga tidak menjawab, hanya terus menatap Juna dengan sorot mata yang kini dipenuhi rasa penasaran yang jauh lebih dalam dari sekadar tawaran gabung faksi biasa.

'Orang ini,' batin Rangga, mengamati bagaimana Juna berdiri tegak tanpa gentar sedikit pun di tengah kerumunan yang marah, 'nggak kayak orang yang asal ngomong doang. Dia yakin banget sama apa yang dia omongin, sampe berani bilang itu di depan seratus orang yang bisa ngeroyok dia kapan aja.'

Beberapa anggota Olahraga mulai mendekat, tangan mereka terkepal siap melayangkan pukulan, namun masih menunggu aba-aba yang tidak kunjung datang dari sang raja yang justru asyik tenggelam dalam pikirannya sendiri.

"Bos, kita diemin aja dia ngomong gitu?" salah satu dari mereka bertanya tidak sabar, suaranya bergetar menahan amarah yang sudah di ubun-ubun. "Seluruh sekolah bisa denger dia ngatain kita anjing!"

Rangga akhirnya tersadar dari lamunannya, menoleh ke arah anak buahnya dengan tatapan yang tiba-tiba berubah dingin.

"Nggak," jawabnya singkat, "aku nggak akan maafin hinaan kayak gitu dibiarin aja."

Suaranya cukup pelan, namun cukup untuk didengar oleh beberapa orang terdekat, menyebar cepat ke seluruh kerumunan seperti api yang menjalar di atas jerami kering. Wajah-wajah yang tadinya hanya geram kini berubah semakin beringas, mendapat restu tidak langsung dari raja mereka sendiri yang berdiri tenang di tengah amarah yang mulai memuncak itu.

Kata-kata itu seolah menjadi sinyal bagi seluruh kerumunan, meski bukan perintah langsung untuk menyerang, cukup untuk membuat kesabaran beberapa anggota yang sudah di ambang batas akhirnya benar-benar pecah.

Juna mengamati perubahan kecil di wajah Rangga itu, menyimpannya dalam ingatan sebagai informasi berharga.

'Jadi di balik segala omongan kehormatan itu,' batinnya, 'dia tetep nggak bisa nerima harga dirinya diinjak di depan anak buahnya sendiri. Sama aja kayak yang lain, cuma dibungkus kata-kata yang lebih manis.'

1
NayiRiyyy
"Alur yang mungkin Anda kenal"🤭
Notdrick: iya kak🤣
total 1 replies
Riyyyyyyy
ada lolinya gak thor?
Riyyyyyyy: asiiik😍 ingat pepatah, banyak loli banyak rezeki🤭
total 2 replies
Notdrick
Bukan novel BL yahh /Hey/
Feri
novel baru lagi,bisa tamat gak ini/Sly/
Feri: ku tunggu ya/Sly//Sly/
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!