sebuah perjanjian muda antara sepasangan sahabat yaitu Gavin dan Morgan yang melibatkan anak mereka untuk menjalankan sebuah hubungan tak terduga yaitu perjodohan
bagaimana cerita selanjutnya ayok baca disini..... 😄😄😄
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra_marbun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
~•
Sebuah bangunan tua yang sudah lama tak berpenghuni, sekelilingnya dipenuhi dengan tanaman merambat dan lantainya berlumut kasar.
"emghh emm" Cindy mencoba melepaskan kain yang disumpat ke mulutnya.
"diam, jangan berisik" ucap salah satu dari mereka
Cindy hanya bisa menangis meratapi nasibnya yang seperti itu.
Namun tiba tiba muncul Regan yang membawa sebuah paku besar berjalan ke arah cella dengan wajah yang penuh kebencian.
Cindy yang melihat Regan langsung berteriak dengan sisa sisa suaranya itu
"em, emmm, emm" Cindy bergeser ke kanan dan ke kiri berharap ikatan tali kasar di tangannya itu bisa lepas.
Regan dengan kasar membuka penyumbat mulut cella dan melemparkannya ke lantai.
"hah, hah, Regan plis bantuin gue, kedua preman ini nyulik gue ke sini" Cindy menangis meminta tolong
" kalo gue gamau gimana?"tanya Regan dengan wajah mengejek
"plis tolongin gue, gue bakalan kabulin permintaan Lo, tapi tolong bantu gue" rintih cella kembali
"kalo gue bilang, gue yang nyulik Lo pasti Lo ga bakalan percaya kan?" Regan tertawa terbahak bahak
"jadi Lo yang nyulik gue hah, apa maksud Lo" Cindy mengerutkan keningnya tak percaya.
"Cindy oh Cindy, Lo nggak sadar hah apa yang Lo lakuin ke gue" Regan mencekik leher Cindy sekuat tenaga
"l-lepasin, gue ga pernah apa apain Lo, bahkan Lo yang selalu manfaatin gue" Cindy mencoba melepaskan tangan Regan darinya.
"LO KIRA GUE B*GO APA!!!?" Regan melemparkan Cindy ke lantai yang penuh lumut itu.
Cindy merintih kesakitan, badannya gemetar bersentuhan langsung dengan lumut yang tampak menjijikkan itu.
" Lo kan yang nyuruh Wili buat ngehajar gue, NGAKU GA LO!!" Regan kembali memegang dagu Cindy dengan kasar.
" w-wili?, maksud Lo apa sih hah, gue ga ada nyuruh kak Wili buat apa apain Lo, jangan aneh aneh deh Lo" Cindy mulai melawan dan menaikkan nada bicaranya
'plak plak' sepasang tamparan mendarat di kedua sisi pipi Cindy.
" argh, sakit" Cindy merintih kesakitan
"Lo gila ya Regan, ngelakuin ini ke gue, gue kira Lo cowok baik baik, ternyata SAMPAH YANG GA BERGUNA!!" Cindy meludahi wajah Regan
Regan tertawa terbahak bahak melihat perilaku Cindy.
tiba tiba Regan mulai kehilangan kesadarannya, ia mulai memukuli Cindy berkali kali dan menendangnya sekuat mungkin
Cindy merasakan sakit yang luar biasa di seluruh tubuhnya, seluruh badannya memar dan banyak bekas pukulan dari Regan
saat Regan masih sibuk dengan aktifitasnya, tiba tiba Wili datang dari belakang dan menendang Regan hingga tersungkur jauh ke dinding.
Wili segera menghampiri cindy yang mulai tak sadarkan diri, Wili dengan sigap membopong tubuh Cindy keluar dari tempat itu. Namun ia dihadang oleh kedua preman yang disewa oleh Regan tadi.
"minggir, urusan gue sama Lo belum kelar, sekarang gue harus nyelamatin Cindy" ucap Wili dengan marah
"hahahaha, mau ngapain Lo Wili, dulu Lo sok jagoan di depan gue, sekarang gimana?" Regan menghampiri Wili sembari bertepuk tangan.
'dor dor ' suara tembakan pistol yang mengenai langsung ke arah kaki Regan dan salah satu preman tersebut.
Wili melihat orang tersebut yang ternyata adalah Zayn
"wah wah bro, gue ga telat kan?" tanya Zayn
"z-zayn?" Wili tampak bingung
Salah satu preman suruhan Regan, diam diam bergerak ingin melarikan diri, namun Zayn dengan sigap menarik lengan besar pria tersebut dan menghantamkannya tepat ke sudut pintu yang ada disana.
Tak hanya itu Zayn menarik keras pintu kayu yang ada di sana dan langsung menghantamnya ke lengan pria tadi. Pria tersebut langsung berteriak kesakitan dan Zayn hanya tersenyum melihatnya.
Zayn kemudian menghampiri Regan yang masih memegangi kakinya yang kini dipenuhi darah dari luka tembakan itu.
"m-mau apa Lo hah?" Regan mundur perlahan dengan badan yang gemetaran
Zayn jongkok tepat di Regan dan menarik kepalanya mendekat ke arahnya.
"Cindy itu punya Wili, Lo jangan berani berani ganggu dia lagi, kalo Lo masih ngelakuin hal ini, anggap aja Lo cari mati sama gue" Zayn melemparkan kepala Regan yang masih mencerna kata kata dari Zayn.
sementara itu Wili dengan cepat membawa Cindy ke rumah sakit terdekat yang ada di sana di susul oleh Zayn.
tak berselang lama dokter yang memeriksa keadaan Cindy segera keluar dari ruangan pemeriksaan.
"siapa disini keluarga dari Cindy?" tanya dokter itu
"saya dokter" Wili segera menghampiri dokter tersebut
"baiklah ,dari hasil pemeriksaan yang kamu dapatkan, Cindy baik baik saja, tapi karena banyak luka memar di seluruh tubuhnya, kemungkinan Cindy butuh istirahat selama beberapa hari untuk memulihkan kondisinya" jelas dokter itu
"baik dokter , lakukan apapun yang terbaik untuk Cindy" setelah Wili berbicara dengan dokter, ia langsung menghampiri Zayn yang sedang menghisap sebatang r*kok di parkiran rumah sakit kecil itu
"Zayn, thanks ya buat hari ini" ucap Wili
"hm ,gimana Cindy?" tanya Zayn
" baik baik aja kok, tapi sekarang gue harus jagain dia, jadi ga bakalan pulang dulu" ucap Wili
"hm, oke deh kalo gitu, yaudah gue duluan ya" Zayn pamit ke Wili untuk segera kembali ke rumah.
sementara itu
cella melakukan panggilan video ke group mereka bertiga yaitu cella, Cindy dan Grace.
Tak berselang lama Grace langsung mengangkat panggilan video dari cella.
" hah kenapa?"tanya Grace yang baru saja selesai membersihkan tubuhnya.
"ga ko, bosan aja, bdw nanti malam main yok entah kemana gitu" ucap cella yang sedang berbaring santai di kasurnya
"gue sih iya iya aja, tapi gimana si Cindy, mana belum ngangkat lagi" ucap Grace mencoba menghubungkan Cindy kembali ke panggilan video
"yaudah nanti gue chat dia aja, intinya nanti malam kita keluar main ya" ucap cella
Panggilan video pun berakhir dan tak berselang lama ponsel cella kembali berdering.
cella langsung mengangkat panggilan telepon itu ya g ternyata Zayn.
"halo kenapa?" tanya cella
"Lo sibuk?" tanya zayn
"ga kenapa emang?"jawab cella
"Lo udah tau kejadiannya teman Lo si Cindy?" tanya Zayn
" HAH CINDY KENAPA EMANG!"cella langsung menaikkan nada bicaranya.
"nanti malam gue jemput Lo, kita jenguk dia bareng" ucap Zayn
" oke oke, bentar gue kabari Grace dulu " cella langsung buru buru membuka ponselnya
"jangan, gue cuma ngajak Lo, lagian dia nanti datang sama di Darius kok" ucap Zayn datar
",owh oke deh kalo gitu, nanti kabari aja biar gue langsung siap siap" ucap cella.
"em, see you later cantik" Zayn memutuskan sambungan teleponnya
"dih, apaan sih nih orang" cella langsung melemparkan ponselnya menjauh darinya.
Lanjut Episode selanjutnya~•