NovelToon NovelToon
Gadis Pembawa Lentera

Gadis Pembawa Lentera

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Cintamanis / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:389
Nilai: 5
Nama Author: Novita Tory

Time travel seorang gadis yang terpeleset di acara festival lampion kampus.
Karya Fantasi kedua setelah Petualangan Mayanza, semoga berkenan di baca tiap episode nya... 🤍😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novita Tory, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 2 Berlatih Menari

Aku sudah selesai berlatih menari bergantian dengan Putri yang lain, kulihat Putri Ang juga datang dengan pita-pita, dia pasti juga menampilkan yang terbaik.

Kupikir gerakanku sudah indah, hanya ini yang kubisa.

Dayang yang melihatku juga terlihat senang dan kagum dengan gerakan tarianku.

Pintu di tutup aku berjalan menuju tempat ayahku berkerja, rupanya ayah tidak ada.

Aku duduk di tangga depan sambil menghirup udara sore sebelum tandu yang menjemput datang.

"Kudengar pangeran akan memilih lentera terbaik tahun ini, semoga dari kita terpilih untuk mendapat hadiah" kata dayang yang lewat  di depan berbicara dengan dayang yang lain.

Aku bisa melihat dengan jelas dari tempat Ayah berkerja, pangeran berkumpul memanah sasaran mereka.

Mereka semua hebat, aku menunduk sambil memainkan ranting menulis namaku di tanah dengan benar.

Permaisuri Raja melintas dengan rombongan, aku segera menunnduk memberi hormat.

Permaisuri tersenyum dan melintas saja.

"Xiu Ren,kau pulang dengan ayah" kata Ayah berebicara dari belakangku.

"Baik yah" kataku.

Aku dan Ayah berjalan melintasi arena memanah, aku menunduk tidak berani memandang Pangeran-pangeran yang sedang berlatih memanah, aku tidak berani mendengar yang mereka bicarakan, hanya kudengar tawa.

Aku sedikit melirik, ada Pengawal Ziu disana ikut tersenyum.

**

"Bu, aku tidak mau ikut kompetisi ini" kataku

"Coba saja dulu, ibu juga tidak ingin kau ikut, tapi karena ini titah Raja, lakukan sebisamu" kata Ibu memegang dua tanganku.

"Aku tidak pandai seperti mereka bu.." kataku.

"Sudahlah jangan di pikirkan" kata Ibu.

"Bagaimana kalau Pangeran tidak suka padaku?" kataku

"Pangeran pasti memilih Permaisuri, orang yang dia sukai, dan selir adalah pilihan setelah permaisuri, tidak masalah kalau kau menjadi selir kau bisa tinggal jau dari mereka" kata Ibu.

"benarkah?tidak apa-apa aku menjadi selir" kataku

"Asal jangan menjadi selir terendah" kata Ibu

"Kenapa?" kataku

"Kau akan dikucilkan" kata Ibu.

Aku menunduk, bagaimanapun Putri Ang dan Putri Nay sangatlah hebat.

Aku tau kemampuanku, cantik saja tidak cukup, mereka juga cantik.

**

Aku berbelanja sendiri, keluar rumah diam-diam.

Pergi ke pengrajin lentera, aku baru ingat ini hari ketiga.

Aku masuk ternyata ada Pangeran di sana, aku menunduk agar Pangeran tidak melihatku.

"Paman, apa lenteraku sudah selesai" tanyaku pelan setengah berbisik.

Kudengar Pangeran sedang bicara serius dengan Ziu dan seorang temannya.

"Iya Nona, sudah selesai" kata pengrajin menyerahkan lentera yang sudah di bungkus dengan kain satin berwarna putih, aku membayarkan belanja dan pergi keluar lewat pintu yang lain.

Aku menepuk-nepuk dada, sangat takut dengan pangeran.

Aku berhenti belanja gula-gula, menikmati gula-gula dan membeli kuas gambar.

Kembali ke rumah, "Xiu Ren...kemana saja?" kata ibu menepuk-nepuk rok ku tapi tidak memukul.

Aku memegang lentera, "Ibu...lenteraku selesai" kataku tersenyum

"kenapa mengambil lentera sendiri" kata ibu.

"Aku tidak ingin merepotkan" kataku sambil menyentuh tangan Ibu, ibu megusap kepalaku.

"Nyonya...." kata Dayang may pada ibu terlihat panik dia datang ke sebelahku.

"Sudah, dia sudah pulang" kata Ibu pada Dayang May.

"kau mencariku may?" tanyaku sambil tertawa.

"Nona aku mencari nona sampai jauh ke taman" kata Dayang May.

"Ini gula-gula" kataku menyerahkan satu gula-gula pada May.

Ibu mengangguk pada May untuk mengambil gula-gula itu dari tanganku.

**

"May..indahnya lenteraku..." kataku.

"Nona, sebelum digunakan biasanya kita tulis permintaan kita di lentera" kata May

"Bukankah kita menulis di lampion?" tanyaku.

"Hehehe aku salah ya nona" kata Dayang May menutup mulut.

kami berdua sebenarnya sama tidak taunya, aku mengambil kuas kutulis dengan kuas yang paling kecil namaku di bawah lentera.

"Xiu Ren, Kunang-Kunang" hanya itu doaku saat Festival nanti.

Tidak ada yang melihat karena tulisan itu kecil sekali. terletak di sisi bagian dalam lampu.

**

Aku bermain ayunan, lama menunggu Ziu tidak datang.

"May, kita pulang saja" kataku.

"Nona menunggu siapa?" kata Dayang May.

"Tidak menunggu siapapun" kataku berusaha berbohong.

"Tapi dari tadi Nona selalu menoleh ke pohon itu"kata May.

"Aku tidak menoleh" kataku.

sudah kita pulang, aku sudah capek kataku.

Dua kuda datang dari arah belakang, aku menoleh.

Pangeran Fang melihatku, buru-buru aku berlari memegang tangan Dayang May.

"Cepat pulang...bahaya" kataku

Dayang May ikut berlari terburu-buru.

Pangeran Fang, rebutan gadis-gadis ibukota.

Dia tidak pernah tersenyum padaku, hanya menertawakan aku, dulu waktu aku kecil aku ikut lomba lukis di istana.

Dia malah menendang tintaku dan tidak minta maaf, sekarang malah di jodohkan denganku dan yang lainnya.

Semoga aku kalah saja, semoga menjadi selir terendah seumur hidupku aku tidak suka Pangeran Fang.

Kecuali aku terlahir kembali menjadi orang lain baru boleh aku suka padanya.

Aku berendam di bak mandi sampai kepalaku yang pusing ini mereda.

"Nona, apa yang nona lakukan, nona bisa lemas" kudengar kata itu tapi aku pingsan.

**

Aku sadar aku menghebohkan seluruh kediaman.

Ibu menangis, "Xiu Ren, ibu tau ini berat bagimu...tapi kau adalah anak ayah dan ibu satu-satunya, jangan mati dulu" kata Ibu.

"Aku tidak ingin mati bu, hanya berendam" kataku

"Jangan macam-macam Xiu Ren kau mau berendam berapa lama sampai pingsan, ayah panik" kata Ayah.

"Tenanglah, aku tidak akan mengulanginya lagi" kataku

**Bersambung...

1
Novita Tory
Sampai saat ini berharap happy ending
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!