NovelToon NovelToon
Su Yu Memberontak Takdir

Su Yu Memberontak Takdir

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Action / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:21.9k
Nilai: 5
Nama Author: YUKARO

Dia bukan siapa-siapa di keluarganya sendiri. Dihina, dipukul, dan dianggap sampah oleh adik kandungnya sendiri, Su Yu hanya punya satu harga diri tersisa: kepatuhan. Ketika ia diperintahkan masuk ke Hutan Kelabu yang mematikan untuk mencari Tanduk Rusa Malam, ia tidak punya pilihan selain menurut.

Namun di dalam hutan, ia menyaksikan pertarungan antara dua makhluk dahsyat yang seharusnya tidak pernah ia lihat. Ketika seorang peri cantik terjatuh tak berdaya di hadapannya, Su Yu dihadapkan pada pilihan sederhana: pergi menyelamatkan diri, atau mempertaruhkan nyawanya untuk orang asing.

Ia memilih yang kedua.

Tanpa disadarinya, satu tindakan kecil itu akan mengubah takdirnya selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YUKARO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34: Kandang di Kaki Gunung Batu Putih

Waktu berlalu dari sore menjadi malam, lalu gelap berganti fajar. Sinar matahari mulai tampak di ufuk timur, dan burung-burung berkicauan menyambut pagi. Di kaki gunung batu putih hari itu tampak tenang, tetapi ketenangan itu menyimpan kekejaman yang tersembunyi.

Di sana berdiri barak-barak kayu yang dihuni sekumpulan perampok paling ditakuti di wilayah selatan. Di antara bangunan-bangunan itu, lima kandang dari balok kayu menampung para tawanan, wanita bahkan anak-anak kecil yang diculik untuk dimintai uang tebusan.

Dari dalam salah satu kandang, tanah bergerak pelan. Retakan kecil muncul di permukaannya, lalu kepala Su Yu menyembul keluar dengan hati-hati. Begitu matanya terbuka sepenuhnya, ia mendapati enam pasang mata menatapnya dengan campuran takut dan terkejut.

Dua gadis belasan tahun menutup mulut mereka dengan kedua telapak tangan, sementara empat anak laki-laki yang lebih kecil meringkuk di sudut kandang. Tidak ada yang berteriak. Mereka hanya memeluk lutut masing-masing, tubuh mereka gemetar seperti dedaunan tertiup angin.

Su Yu perlahan bangkit, tetapi kepalanya membentur atap kandang yang rendah.

Dug!

"Aduh!"

Su Yu meringis sambil menekan ubun-ubunnya.

Ia segera menyadari bahwa dirinya berada di dalam kandang bersama para tawanan. Pandangannya bergerak cepat ke segala arah, mengamati setiap sudut tempat itu melalui celah-celah kayu. Di luar sana, beberapa pria berpenampilan seram berjaga sambil membawa golok dan tombak usang.

Su Yu merasakan aura mereka satu per satu. Kebanyakan berada di Pendekar Besi tahap awal hingga menengah. Namun ada satu aura yang jauh lebih kuat, kemungkinan besar berada di tahap puncak.

Ia menoleh ke arah gadis yang duduk paling dekat, lalu berbisik lirih. "Jangan bersuara. Kakak tidak akan melakukan hal buruk. Percayalah."

Dua gadis dan anak-anak itu mengangguk pelan, meskipun ketakutan masih jelas terpancar di mata mereka.

Su Yu mendekatkan wajahnya sedikit, suaranya tetap serendah mungkin. "Bisa beri tahu kakak, di mana kita sekarang, dan kenapa kalian dikurung di sini?"

Mereka saling pandang sejenak, hingga akhirnya salah satu gadis yang lebih tua memberanikan diri menjawab.

"Tempat ini sekitar sebulan dari kota Anze," bisiknya lirih. "Kami diculik dan keluarga kami dimintai tebusan. Tapi banyak dari kami berasal dari keluarga tidak berada. Karena itu kami terus dikurung di sini, entah sampai kapan."

Pernyataan tersebut membuat Su Yu mengepalkan kedua tangannya. Ia merasakan panas menjalar dari dalam dadanya, bukan karena energi spiritual, melainkan kemarahan yang tulus.

"Xioutian," panggilnya di dalam batin. "Aku cukup yakin bisa melawan mereka semua."

Suara burung itu langsung menyahut dari dalam segel kontrak. "Aku akan bantu apa pun itu. Masalah apa itu?"

"Keluarlah. Lihat sendiri aku muncul di mana ini."

"Baik."

Cahaya biru tipis menyembur dari telapak tangan Su Yu, lalu Xioutian muncul dalam wujud kecilnya. Burung itu mengepakkan sayap beberapa kali, matanya menyapu sekeliling kandang, beberapa saat kemudian matanya membelalak.

"Ahyoyoyo... Tuan, kau muncul dan langsung menjadi tahanan? Ini kondisi aneh macam apa lagi?"

Su Yu menyentuh jidatnya sendiri, lalu menghembuskan napas pelan. "Aku salah menghitung arah. Teknik Pelarian Air-ku membawaku terlalu jauh ke barat daya, bukan langsung ke arah yang kuinginkan."

Xioutian menggelengkan kepalanya kecil, lalu hinggap di atas bahu tuannya. "Jadi begini rasanya tersasar. Baiklah, lalu apa hubungannya dengan keinginanmu melawan para perampok?"

Kedua gadis itu memandang Xioutian dengan heran, tetapi mereka tetap diam karena ketakutan. Su Yu menoleh ke arah mereka sebentar, lalu kembali menatap burungnya.

"Aku tidak bisa meninggalkan anak-anak ini di sini begitu saja," bisik Su Yu. "Kalau aku pergi begitu saja, mereka akan tetap terkekang atau bahkan dijual ke tempat yang lebih buruk. Setidaknya, aku harus mencoba membebaskan mereka."

Xioutian menatap tuannya lama, lalu menghela napas. "Tuan, kau ini baru saja lolos dari kejaran. Sekarang ingin cari masalah lagi?"

Su Yu menatap lurus ke arah para penjaga yang masih berjaga di luar. "Kalau kau tidak mau, kau bisa kembali masuk ke segel kontrak."

Burung kecil itu mendengus. "Siapa bilang tidak mau? Aku cuma memastikan Tuan waras."

"Aku waras. Dan aku akan membereskan mereka semua."

Perkataan itu keluar dengan tenang, tetapi menyimpan niat membunuh yang nyata. Dua gadis di dekatnya menahan napas, sementara anak-anak kecil itu memeluk lutut masing-masing semakin erat.

Xioutian membusungkan dadanya. "Kalau begitu, biarkan aku keluar dan memancing perhatian. Sementara itu, Tuan bisa menyelinap lewat bawah tanah dan menyerang dari arah yang tidak mereka duga."

Su Yu menoleh ke arah burung itu, menimbang rencana tersebut. "Itu bisa berhasil. Tapi ada satu aura yang lebih kuat di antara mereka. Dia pasti pemimpin kelompok ini. Kalau dia turun tangan, kau harus segera masuk ke segel kontrak."

"Aku paham. Kapan kita mulai?"

"Tunggu sampai malam. Mereka pasti lengah saat sebagian besar tertidur."

Xioutian mengangguk, lalu kembali masuk ke dalam segel kontrak. Su Yu tetap duduk diam di dalam kandang, menenangkan napasnya, menunggu kegelapan tiba.

1
dede eti wahyuni
aneh serangan bisa belok jadi ......pindah judul ah
Ilham Yono
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Ilham Yono
misteri lahar panas/Proud/
septian arista
aduh aku juga bingung Kak Kenapa beberapa karya novelmu yang baru ini seperti kurang peminatnya
padahal Kalau menurut aku secara pribadi sih karya-karya dari Kakak ini sangat menarik dan juga bagus ceritanya🥺🥺🥺
septian arista: nggak apa-apa
tetap semangat dan semoga selalu sehat Kak
ditunggu Karya yang terbaru lagi dan semoga yang baru nanti banyak mendapatkan atensi dan apresiasi dari para pembaca👍👍👍
total 4 replies
septian arista
Apakah ikan itu nantinya akan berevolusi seiring dengan bertambahnya ranah kultivasi dari sang tokoh utama
septian arista
apa yang tersimpan di dalam lahar tersebut
pastinya itu adalah sesuatu yang bisa membantu untuk meningkatkan kekuatan
Marun Ka
Semangat Thor!!
AAAAAA: Ya... terimakasih🙏
total 1 replies
Ilham Yono
nice
Ilham Yono
koki 👻
Ilham Yono
menanam kebaikan👍
Ilham Yono
good
Ilham Yono
good choice
Fajar Fathur rizky
thor tolong di buat nanti suyu punya tubuh klone seperti xuhao thor bikin nanti alur cerita tubuh klone menolong seseorang yang mempunyai hubungan dengan keluarga istrinya suyu
Ilham Yono
sikat/Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver/👻☠️
Ilham Yono
bantai
Ilham Yono
👻👻👻👻☠️
Ilham Yono
sikat☠️⚔️👻
septian arista
pasti dia akan mendapatkan apa yang dia mau👍👍👍
septian arista
Apakah dia akan segera membalas dendam kepada klannya ataukah menahan diri dulu sambil meningkatkan kekuatan lalu menghancurkan seluruh Klan yang telah menyiksanya selama bertahun-tahun
septian arista
bagus memiliki perkembangan kultivasi yang cepat dan dengan cara yang berbeda dengan cultivator biasa👍👍👍
AAAAAA: Betul sekali/Angry//Determined/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!