NovelToon NovelToon
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: annis13

Akibat dari cinta satu malam membuat Nara harus merelakan masa mudanya, setelah dikeluarkan dari kampus, ternyata Nara juga di usir dari rumah oleh keluarganya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annis13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34

sampai di atas menuju ruangan, Regan melihat asistennya yang sedang menunggu kedatangannya,

asisten Jerry bersinar saat melihat kedatangan Regan.

" tuan akhirnya anda datang "seru Jerry,

" ada, Jerry, kenapa,,?

"tuan tadi ada pihak dari perusahaan cabang memeberikan kabar jika perusahaan sedang ada masalah, ".

" apa,,, kenapa kamu tidak memberi tahu saya, Jerry,?

" saya sudah menghubungi da, tapi anda tidak menjawab, "

Regan segera mencari ponselnya dan ternyata ponselnya dalam keadaan mati, ia lupa sehabis mengecas tidak dihidupkan lagi,

" baik lah, Jerry apa kamu sudah mencari tahu, akar permasalahannya "

" tim kami sedang mencari tau tuan,, "

" bagus kalau gitu, kamu cukup cepat tanggal saya suka kerjamu, "

" Jerry tolong hubungi sekertaris Nara, bilang padanya segera meminta laporan keuangan tiga bulan belakangan, "

" baik tuan"

Asisten Jerry segera menghubungi Nara, untuk meminta laporan yang Regan minta,,

Tidak lama kemudian suara ketukan pintu terdengar,

tok tok tok

" permisi pak, ini saya bawa laporan yang Anda minta,, "

"masuk,"

Nara pun masuk mengantar dokumen yang ia bawa,,

...****************...

menjelang sore hari Nara segera menjemput putranya, ia ingat jika hari ini anaknya tidak ada les atau pelajaran tambahan, Nara sendiri sudah mengirim pesan ke Regan jika dirinya pulang terlebih dahulu, dan menjemput Rigel,

" Allhamdulilah, ternyata belum telat, Rigel masih di kelas sedang berdoa,

Tidak menunggu lama, anak anak yang lain satu persatu keluar dari kelas, tinggal lah Rigel yang keluar belakangan berjalan santai,.

saat melihat Bundanya mata Rigel langsung cerah,

" bunda, Rigel pikir, bukan yang jemput,, "

" kebetulan bunda sudah selesai kerjanya, jadi bunda bisa jemput Rigel".

" bunda, boleh gak mampir ke toko buku,, ".

" boleh, Emang ada yang mau Rigel beli,?

" Rigel mau beli buku cerita bun,, ".

"Baiklah , ayo go kita jalan" serunya

Dan akhirnya mereka tidak langsung pulang ke rumah melainkan mampir ke toko buku mencari buku yang Rigel cari,.

Sampai di toko buku Nara dan Rigel segera masuk dan mencari apa yang diinginkan Rigel, sedangkan Nara hanya menemani dan mengikuti setiap langkah Rigel,

setelah mendapatkan apa yang di cari Rigel mendekati bundanya dengan membawa sebuah buku gambar,.

" bunda, boleh kah Rigel beli ini juga " tunjuknya ke buku yang ia lenggang di tangan kanannya,

" buku gambar,, boleh , apa ada lagi yang Rigel cari atau mau dibeli,,?

" tidak bunda, ini saja sudah cukup,, "

" baik lah, ayo kekasir, kita bayar,, " ajaknya

Selesai membayar mereka berdua segera keluar dan masuk kedalam mobil,

" ok, kita pulang, Rigel ada yang mau di beli lagi gak,,?

" tidak bunda, Rigel ingin pulang saja, "

Mobil yang dikemudi Nara segera meluncur fan membelah jalanan, dengan kecepatan sedang, hingga akhirnya sampai dirumah Nara,

tidak lama mobil Nara masuk, Tibalah satu mobil lagi yang mengikuti mobil Nara, dan ternyata yang membawa mobil tersebut adalah Rini,

" Ra,kamu baru sampai,,? aku pikir kamu sudah sejak tadi sampai,, "

" harusnya si iya Rin, tapi tadi kita mampir ke toko buku, Rigel ingin beli buku, "

" ada apa Rin tumben,, ?

" iya, Ra aku kesini ada yang mau bicarakan,, "

" oh, ayo masuk, "

Sampai Didalam, mereka bertiga duduk di ruang TV,

" Rigel sayang masuk kekamar dulu ya, ganti pakaian dulu nak,, "

" iya bunda, Rigel mau mandi aja, "

" baiklah, perlu bunda bantu,,?

Rigel mendengus sebal, " Bunda Rigel sudah besar, Rigel bisa sendiri ko" . Nara terkekeh geli melihat tingkah putranya,

Melihat kepergian putranya sampai hilang dibalik anak tangga Nara menoleh ke Rini dan menatapnya,

" kamu mau ngomong apa Rin,,?

Rini menghela nafas pelan

" ini mengenai di kampung Ra, "

" ada apa,, apa ada masalah, atau kendala panen,,?

" bukan, bukan itu, aku kesini tuh cuma mau ngasih ini, laporan penjualan dan pengeluaran dari bapak sama mba Rani"

" oh kirain apaan "

" nih coba kamu buka " ucap Nara sambil menyerahkan ponselnya,

" sebenarnya kemarin bapak mau mengirim ke email kamu, cuma aku larang karena kamu sedang sibuk menyiapkan acara pernikahan dadakan kamu Ra, Jadi Bapak mengirim ke email aku dibantu Mbak Rani, .

Nara menghela nafas kasarnya,

" Ya ampun Rin seharusnya tunggu nanti saja tidak apa, aku percaya kok dengan bapak kamu dan juga Mbak Rani

" Bapak dan Mbak Rani khawatir jika laporannya belum dikasih kekasih dan belum diperiksakan pada kesalahan".

" bilang sama bapak dan mank Rani Rin, lain kali tidak usah terburu buru"

" kamu tau sendiri lah Ra, mereka kan orang kampung, kadang suka takut "

Ya Nara dan Rini sekitar 3 tahun yang lalu, memebeli segudang tanah, untuk dijadikan perkebunan, dan sekarang sudah menuai hasil bahkan banyak yang berminat untuk menjadi pemasok di pasar, selain itu Nara dan Rini membangun sebuah Vila dan penginapan kecil di salah satu Kota yang berdampingan dengan kota tempat tinggal Rini,

" eh iya Rin aku baru ingat sebentar lagi kan liburan sekolah ya, giman kalau nanti pas liburan kita mengambil cuti tahunan, kiat pergi ke Vila yang kita bangun,, "

"mau Ra, mau banget sekalian aku pulang kampung, tapi kamu ijin dulu sama pak Regan Ra,bisa bisa pak Regan ngamuk lagi ditinggal istri,

Setelah berbincang-bincang lama dan merencanakan liburan bersama, akhirnya Rini pamit pulang mengingat hari menjelang malam,

...****************...

sepertinya keinginan Regan pulang lebih cepat tidak bisa, melihat pekerjaan dikantor belum juga kelar,

Regan sudah menghubungi Nara jika dirinya tak bisa pulang cepat, karena masih ada pekerjaan yang masih belum selesai, ia juga mengatakan agar tidak menunggu dirinya ,jika ingin makan,

melihat jam sudah di angka delapan malam, Regan berusaha untuk segera menyelesaikan pekerjaan lebih cepat,

sampai di jam Sembilan, Regan merasa sedikit lega, karena dirinya tidak harus sampai tengah malam lemburnya,

saat ini Regan sudah memasuki perkarangan rumah, mobil sudah terparkir dengan benar didalam garasi,

Regan sejak masuk rumah tidak ada hentinya menarik kedua garis sampul bibirnya,

mata Regan menangkap dia orang yang sudah tertidur di sofa dengan TV yang masih menyala,

Dengan langkah pelan Rega mendekati keduanya yang sedang tidur pulas, akibat menunggu kepulangan dirinya,

" Dasar keras kepala, sudah dibilangin jangan tunggu abang, masih tetap nunggu abang, " gumam Regan seorang diri,

" ini lagi, si bocil, ikut ikutan pula,, "

Regan segera memindahkan dan mengakat putranya kedalam kamar begitu juga Nara,

Regan sudah membayakan akan tidur berdua dengan Nara, tapi bayangan itu sirna seketika saat sampai dirumah, ia melihat sang istri tertidur pulas bersama putranya,

selesai memindahkan anak dan istrinya Regan segera berganti pakaian dan mandi, setelah itu ia berbaring bersama sang istri dan anak, tidak menunggu lama Regan menyusul Nara kedalam mimpi,

1
Hasyim Mansuri
tulisan nya berantakan banyak yang salah ketik k🙏
leljum: heh iya kak, aku ngetik di HP, kadang udah bener ngetiknya, eh pas udah di pos masih ada ya tipo,😆🤭

maaf ya kak, Terima kasih sudah mampir 🙏
total 1 replies
Nova Maidania
ceritanya bagus tpi tulisan salah - salah jdi membacanya agak susah
leljum: hehe ya maaf ka, Terima kasih sudah mampir, nanti saya revisi ulang ka, 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!