NovelToon NovelToon
Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Bukan Kamu Tapi Aku Yang Membuangmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Putri asli/palsu / Identitas Tersembunyi / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Mengubah Takdir
Popularitas:162.8k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Meiji....!" Teriaknya memeluk jenazah putranya.

Pada akhir hidupnya Lily menyadari, semua orang yang ada di sekitarnya adalah pengkhianat. Cinta mereka palsu!

Berakhir dengan kematian tragis.

Karena itu kala mengulangi waktu, dendam seorang ibu yang kehilangan putranya, membuatnya tertawa arogan dan berucap...

"Bukan kamu, tapi aku yang membuangmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Uluran Tangan

Neiji, dirinya entah kenapa selalu tidak menyukai kakak kandungnya ini. Pria ini begitu sempurna, dari semua sisi tentu saja kecuali wajahnya.

Dan sekarang? Tubuh Dilan masih gemetar, rasa takut menjalar dalam dirinya. Bagaikan diincar oleh seekor predator.

"Kamu mengancam untuk membunuhku!?" bentak Dilan pada kakak tertuanya.

"Tidak, aku tidak mengancam untuk membunuhmu. Hanya saja mengatakan betapa mudah untuk membunuhmu." Benda dingin yang terasa menyentuh lehernya, sudah pasti ini pisau bukan?

Dilan menelan ludahnya."Apa maumu!? Aku tidak akan berbuat apapun lagi." Percayalah saat nyawamu terancam apapun rela akan kamu lakukan. Bahkan berlutut sekalipun.

"Mauku? Aku hanya ingin bermain-main denganmu... adikku." Ucapnya, pada akhirnya melempar dessert spoon ke atas lantai.

Dilan menoleh, bukan pisau. Ternyata hanya sendok kue yang tadinya digunakan olehnya menikmati tiramisu.

Tapi aura yang menyeramkan, ancaman pembunuhan yang nyata. Itulah yang membuat insting bertahan hidupnya bangkit. Sumpah! Tadi rasanya kala menatap ke arah mata Neiji bagian nyawanya berada di ujung tanduk.

Kakinya terasa lemas, terduduk di sofa, menatap nyalang ke arah kakaknya. Tapi, Neiji bagaikan tidak mempedulikannya. Pria yang melangkah menuju lantai dua. Seolah-olah tidak terjadi apapun.

Sedangkan Lily masih berada di sana. Wanita yang mendekat kemudian berucap."Aku tidak ada maksud apapun. Aku hanya ingin mengucapkan selamat kepada kalian. Aku benar-benar sudah menyerah dengan perasaanku pada Dilan. Tidak apa-apa, Rini tidak perlu merasa bersalah padaku. Yang terpenting kalian bahagia. Dan untuk Silvia, aku hanya kasihan padanya." Dustanya, bagaikan pihak yang paling netral di tempat ini.

Sedangkan Dilan mulai memandang istimewa pada Lily. Bagaimana bisa, Lily bahkan tidak marah akibat dirinya yang berhubungan dengan Rini. Menghela napas kasar, kala melihat Lily menaiki tangga. Wanita yang menunduk tanpa senyuman sama sekali.

Tentu saja Dilan dapat menebak mengapa. Kakak tertuanya, memiliki sifat yang tidak baik. Begitu dingin dan keras, wanita mana yang akan betah dengannya. Sudah pasti, kedua orang ini bahkan tidak akan menghabiskan malam pertama.

***

Tapi, mungkin semua itu hanyalah imajinasi dari Dilan. karena, kala pintu tertutup, segalanya dimulai.

Pemuda yang memojokkan istrinya ke dinding. Sebuah ciuman yang begitu brutal dalam kegelisahan.

Kaku? Siapa yang bilang. Itu tergantung dengan siapa pemuda ini berhadapan. Sebuah ciuman yang begitu menuntut. Tangan mereka menjalar penuh kegelisahan. Bagaikan tidak memiliki pijakan.

Hingga ciuman terlepas sesaat. Deru napas tidak teratur terdengar.

"Ayolah...mau ya?" Pinta Lily, menarik ikat pinggang pemuda ini.

"Tidak, sampai kamu sembuh. Karena aku tidak ingin menahan diri saat melakukannya nanti." Bisik pemuda ini, tepat di dekat daun telinga Lily, mengantarkan sensasi merinding yang mendebarkan.

Mereka jarang bicara, tidak begitu saling mengenal. Tapi dapat seperti ini...

Pemuda yang sudah mencintai Lily selama bertahun-tahun. Dan Lily? Memiliki tujuan tertentu, perlahan mulai mencintai pemuda ini.

"Aku mandi dulu, mau mandi bersama?" Tanyanya terdengar sensual. Apa semuanya sesuai dengan imajinasi Dilan di mana Lily dan Neiji terlihat canggung.

Tentu tidak, dua orang yang kembali berciuman mesra. Inilah perselingkuhan antara calon kakak ipar dengan calon adik iparnya. Sama sekali tidak ada yang dapat menebak dan mengetahui, Lily serta Neiji lah yang menghancurkan pernikahannya sendiri.

Lily saat ini berada di dalam bathtub. Tidak mengenakan sehelai pakaian pun, air yang benar-benar dipenuhi dengan busa.

Sementara dari ruangan bersekat, suara derasnya air shower terdengar. Neiji berada di dalamnya, menelan ludah. Wajah Lily bersemu merah, entah apa yang ada dalam imajinasinya.

Hingga, pada akhirnya pemuda itu melangkah keluar.

Terlihat begitu rupawan, hanya menggunakan jubah mandi. Bekas luka sama sekali tidak terlihat di wajahnya. Dilan? Sama sekali tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Neiji.

Pantas saja Meiji begitu rupawan, mewarisi wajah ayah kandungnya. Putranya yang tampan, bahkan pernah mendapatkan nominasi sebagai artis cilik paling rupawan se-asia tenggara.

Memang aslinya bukan bibit kaleng-kaleng ternyata.

Lagi-lagi pertanyaan itu terucap."Ayo kita membuat anak..." wanita yang tersenyum genit.

"Jangan menggodaku." Neiji mengedipkan sebelah matanya. Kemudian melangkah pergi.

Tapi memang cukup aneh, pemuda itu berada cukup lama di bawah derasnya shower. Tempat yang berembun dengan sekat kaca.

Sekitar 40 menit, wajar jika Lily mandi lebih lama. Mengingat dirinya berendam dengan air hangat. Tapi Neiji? Wanita yang membulatkan matanya dengan wajah memerah.

"Ah... tidak mungkin." Gumamnya menduga-duga Apa yang dilakukan Neiji di dalam sana.

Tapi, jika bisa dirinya ingin menyimpan wajah rupawan itu untuk diri sendiri. Apa itu serakah?

Wanita yang hanya dapat menghela napas. Melanjutkan aktivitas mandinya.

***

Kala dirinya keluar dari kamar mandi, matanya menelisik menatap ke arah Neiji yang sudah menggunakan piyama. Tidak menggunakan kacamata sama sekali. Jemari tangannya bergerak cepat, begitu sibuk di atas laptopnya.

Namun, pandangan mata Neiji tiba-tiba beralih padanya."Kemari!" Pemuda yang tersenyum cerah.

Lily melangkah, perlahan dengan sengaja duduk di atas pangkuan Neiji. Siapa tau saja tidak sengaja masuk, kemudian keluar, saat dirinya duduk di pangkuan Neiji. Maksudnya e-mail, kemudian keluar dari situs.

Tapi pemuda itu masih terlihat sibuk dengan pekerjaannya.

"Aku tidak akan tinggal di perusahaan." Ucapnya tersenyum mengecup pipi Lily.

"Tidak akan tinggal di perusahaan?" Tanya gadis itu tidak mengerti.

"Rencananya aku akan mendirikan perusahaan sendiri. Modal awal sudah ada, relasi juga sudah terkumpul. Tinggal sedikit lagi maka aku akan resign dari perusahaan. Mungkin sisa dana yang kurang aku akan---" Kalimat pemuda itu disela.

"Belum berdiri kan? Bagaimana jika aku berinvestasi menjadi pemegang saham." Tanya Lily menelan ludah, menatap ke arah laptop di hadapannya.

Dirinya tidak begitu ingat, tapi memang ada perusahaan yang baru berdiri. Lebih tepatnya satu tahun sebelum kematian Neiji. Perusahaan yang mendapatkan sorotan. Jadi Neiji pemilik perusahaan baru itu? Itu artinya ada kemungkinan Neiji akan dibunuh karena berkhianat meninggalkan perusahaan keluarganya.

Ada banyak hal yang aneh dalam kematian Neiji beberapa tahun dari sekarang.

"Tidak boleh...aku akan berusaha sendiri." Bisik Neiji padanya.

"Tapi kenapa nama perusahaannya Mi.Li?" Tanya Lily tidak mengerti.

"Jika kita memiliki anak perempuan akan bernama Miralia, tapi jika anak laki-laki namanya adalah Meiji. Mi akan menjadi inisial nama anak kita. Dan Li...itu untuk Lily." Kalimat pelan penuh senyuman darinya.

Tapi, Lily mengernyitkan keningnya terdiam. Dirinya memikirkan hal lain."Apa tujuanmu mendirikan perusahaan ini?"

"Melindungi keluarga kita. Aku tidak memiliki satu orang pun yang berpihak padaku di keluarga ini. Jadi aku tidak ingin anak kita diperlakukan sepertiku nanti. Hanya menjadi batu pijakan bagi sepupunya---" kalimat Neiji terhenti.

Tiba-tiba wanita ini memeluknya. Wanita yang memiliki banyak penyesalan. Neiji, dirinya dan Meiji mungkin tanpa mengulangi waktu pun dapat hidup bersama. Jika saja dirinya percaya dan menerima uluran tangan pemuda ini dulu.

1
M M Athalla
dan tentu saja "membuat anak" akan sangat menyenangkan 🤭
Nureliya Yajid
Lanjut thor
Etty Rohaeti
lanjut
mimief
dan apaan lily🫣🤣🤣
Iam Just
duhh ngak sabar hasil tes dna keluarrr😍😍😍😍
Iam Just
kmrin gw buka tutup mangga toon demi bisa baca ini wkwk thorr lanjut dongg
Tatiek Faruq: iya sama kita, 😄
total 2 replies
Iam Just
thorrr lagii thorr
Ufiyyyy
damn mari kita "itu"... 🙏
Biyan Narendra
Dan...
Eng Ing Eng....
Bikin anak ya,Ly..
🤣🤣🤣
Miaaaoowww😸
wewwww gasss terusssss😎😎😎
yesi yuniar
hanya lily yg bisa meluluhkan neiji
FHR
Buat anak ?? 😂😂😂
Iam Just
🥲🥲🥲
Iam Just
thorrrr up lagii dongg😍😍😍
Iam Just
update dongg thorr
Iam Just
thorr nungguin nihhh😍
Miss Typo
semoga semua berjalan lancar
Miss Typo
pasutri yg gila tapi luar biasa cerdasnya Neiji Lily 🤣
Tatiek Faruq
gimna reaksi Evan nanti saat tau Neiji adalah k3mbarannya Bella ya ? bisa kena serangan jantung dia,
lanjut author, semangat
Miss Typo
akhirnya mereka menyatu juga sesuai keinginan Lily 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!