NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dokter Bedah Jenius Di Dunia Hybrida

Reinkarnasi Dokter Bedah Jenius Di Dunia Hybrida

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Hybrid / Satu wanita banyak pria / Fantasi / Reinkarnasi / Dokter Genius / Harem
Popularitas:22.2k
Nilai: 5
Nama Author: Lorong Smartphone

Lilyana Cooper, ialah seorang dokter bedah jenius dengan tingkat keberhasilannya dalam mengobati pasien 99% membuatnya diagung-agungkan sebagai dewi penyembuh oleh orang-orang.

Akan tetapi dalam 1% itu ialah hasil dari kegagalannya, entah kutukan atau apa tetapi ia selalu gagal mengobati orang yang ia sayang, termasuk suaminya sendiri.

Ditengah keterpurukan dan kehilangan orang yang ia mata cintaku, setelah ia gagal menyelamatkannya, tiba-tiba dia terbunuh saat sudah menyelamatkan seseorang ditangan seorang anak kecil, membuatnya langsung mati di tempat berdampingan dengan jasad suaminya.

Bukannya menyusul suaminya dan mati tetapi ia malah terlempar ke zaman kuno dimana semua penduduknya yaitu ras beasthuman, dan ia terlahir kembali sebagai salah satu penduduk disana, sebagai manusia setengah binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lorong Smartphone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenikmatan yang menjadi semu

"Uhh.... jangan disana...! Erangan demi erangan keluar dari mulut seorang gadis yang sedang berbaring terlentang tidak berdaya di atas sebuah meja.

Di hadapan pria yang membuatnya seperti itu malah abai tidak mendengarkan, dengan agresif menambahkan kecupan-kecupan lembut diselingi menambahkan gigitan halus di area sensitifnya, pelan namun membuatnya lawan mainnya menggila bergerak tidak karuan.

Pakaian berantakan, rambut Yuna tergerai tidak karuan, wajahnya memerah, bibirnya terbuka, tertutup karena erangan keluar walaupun sekuat tenaga ia menahannya dengan tangan, matanya berputar seketika saat buah dadanya dihisap rakus olehnya.

"Ahhhh....!"

Tangan kirinya sibuk menahan pinggangnya, dengan tangan kanannya menyisir permukaan kulit Yuna mengelus area perutnya dengan sensual dengan mata Myoga terus tertutup menikmati dan mulutnya terbuka aktif menghisap putingnya.

Mata Yuna terbuka terengah-engah melihat aksinya, rasanya nafsunya melambung naik saat aksi cabulnya begitu jelas di matanya ditambah semua sentuhan yang dirasakan dirinya, rasanya akal sehat dan rasa malunya runtuh sekejap, ia tidak lagi bisa ragu menolak semuanya

"Tidak ini salah tapi...ini terlalu...!"

"Hah..hah...hah... Nafas Yuna terengah-engah, tangan dengan aktif reflek meremat rambut Myoga, untuk melampiaskan kenikmatan yang dirasakannya.

Sengatan perih sedikit menyakitkan membuat Myoga menarik wajahnya seketika menghentikan tingkahnya sejenak, sebelum mulai melanjutkannya lagi lebih agresif, tangannya yang mengelus perut Yuna masuk secara tiba-tiba ke area celana dalam, masuk ke dalam menyentuh kontur alat kelaminnya.

"Apa... Mata Yuna membulat saat ia merasakan sebuah tangan besar masuk menyentuh area pribadi yang selama ini dijaga, jari-jarinya seperti memainkan labia kemaluannya, masuk dengan mudahnya ke dalam lubang buah vaginanya.

Myoga mulai menghentikan kuluman di area dadanya, mengecup kedua payudaranya bersamaan lalu menunduk turun saat wajahnya mulai berada di kedua area paha Yuna, saat jari telunjuknya berhasil membuka labia, menyentuh klitoris.

Seketika Yuna tidak bisa menahan kontrol dirinya lagi, mengerang kencang menatapnya dengan mata berkaca-kaca dan kaget. "Jangan! Apa yang kau lakukan.... Ouhhh.....!

Aneh, geli, bercampur kenikmatan menjadi satu, membuat tubuhnya menggeliat tidak karuan saat area paling sensitifnya dimainkan, saat tangannya mencoba menghentikannya namun lagi-lagi Myoga semakin agresif tidak berhenti.

Wajahnya mendekat, mengendus-endus lubang kemaluannya, matanya mengelap ia terdiam sejenak sebelum lidahnya masuk memainkan, menjentikkan kesana kemari pada klitorisnya dengan ibu jarinya membuka lebar lubang vaginanya yang terus mengeluarkan cairan.

"Harum.... Sangat manis!"

"Emm Ouhhh tidak.... jangan.... Ia tidak tahan lagi, dipermainkan seperti ini, membuat Yuna kehilangan kendali untuk pertama kalinya mencapai puncak kenikmatan, tubuhnya kejang-kejang bergetar hebat.

"Ahhhhh...!" Yuna menjerit kencang, cairan mulai muncrat menyembur begitu banyaknya, dadanya naik turun, matanya berputar dipenuhi air mata dengan lidahnya terjulur penuh saliva, terdiam linglung.

"Enak.... Sangat enak....

Myoga terbelalak saat cairan menyembur membasahi wajahnya, tertegun kaget akhirnya dengan penasaran dirinya sendiri menyentuh pipinya, merasakan perasaan lengket akibat air kenikmatannya, ibu jarinya mencuil langsung, menjilati cairan tersebut ke sudut bibirnya.

"Manis..... Matanya gelap memerhatikan Yuna yang terbaring tidak berdaya akibat kenikmatan yang dia berikan, tangannya reflek ke bawah menyentuh selangkangannya yang semakin membesar.

Elang tersebut perlahan menunduk menyandarkan kepala ke bahu Yuna sembari berbisik dengan suara serak dicampur nafasnya yang berat. "Mau lanjutkan? Aku janji akan pelan-pelan, tidak akan sakit kok."

Yuna terbelak mendengar ajakannya, tubuhnya masih bergetar akibat kenikmatan yang masih melanda di dalam tubuhnya, hatinya ragu namun fisiknya tidak setuju untuk menolak, dengan anggukan pelan ia akhirnya setuju untuk mencoba.

"Mungkin saja.... setelah ini akan memperbaiki hubunganku dengan Ashen....

Seolah menemukan harta Karun setelah diberi lampu hijau, Myoga dengan cepat membuka pakaiannya, dari kulit binatang yang dia kenakan hingga celananya.

Seketika nampak sebuah tubuh telanjang dipenuhi otot-otot yang menghiasi tubuhnya, dada yang nampak bidang, tangan gemuk dipenuhi urat, turun ke bawah terdapat paha yang amat tebal namun dipenuhi otot-otot yang semu dan semuanya terlihat mengkilap berwarna kuning kecoklatan.

Mata Yuna turun terfokus di antara kedua pahanya, nampak sebuah benda yang tadinya kasat mata sekarang nampak di hadapannya, berbentuk seperti selosor senapan, gemuk, tebal dipenuhi urat-urat halus, nampak berwarna merah kecoklatan.

"Besar sekali...Aku tidak bisa..! Batinnya berkata ngeri bahkan matanya mengerjab dan tubuhnya sedikit mundur untuk menghindar.

Namun Myoga menyadari hal itu dengan cepat mulai memegang kedua pergelangan kakinya, terbuka lebar agar tubuhnya masuk di tengah, memegang wajahnya agar mata Yuna menatap matanya. "Percayalah tidak akan sakit, aku akan memberikan sihir pereda nyeri, maukah kau tetap sabar?"

Yuna terpaku dengan tatapannya, sentuhan di pipinya membuat rasa resahnya agak menghilang, ia mulai mengangguk dan segera ia merasakan sesuatu kepala tebal menggesek alat kelaminnya.

Kepala kemaluannya berbentuk seperti kepala jamur, masuk ke area lubang vaginanya hingga seketika cairan membasahi penisnya, ia mulai mengerang tipis.

"Ai Menuro... Dakushila.... Tiba-tiba Myoga bergumam mantra, dengan cepat pinggulnya maju hingga kepala penisnya masuk ke dalam vaginanya.

Yuna terbelak kaget karena tiba-tiba ia dimasuki, awalnya sakit namun setelah mendengar mantra dan matanya menangkap cahaya hijau melintasi penyatuan keduanya rasa sakitnya hilang. "Apa?!"

Keringat membasahi pelipisnya, gigi Myoga terkatup menggigit bibir bawahnya saat kepala penisnya masuk menyentuh selaput daranya. "Sangat ketat, rasanya seperti disedot masuk!"

Karena tidak tahan lagi akhirnya Myoga mulai menghentikan pinggulnya lagi, membuat keduanya terbelalak mengerang bersama.

"Ahhh....!"

"Ouhhh...!"

Sebuah dara mulai keluar membasahi penyatuan keduanya, Myoga seketika terdiam agar vaginanya beradaptasi dengan bentuknya.

Sedangkan Yuna terus terbelak karena kaget semua bagian bawahnya penuh seolah tidak ada ruang, sedikit nyeri namun nikmat membuatnya ketagihan ingin benda didalamnya segera bergerak.

Myoga sadar hal itu apalagi melihat pergelangan kaki Yuna bergerak gelisah, saat tangannya memegang pinggulnya bersiap untuk melaju dengan cepat.

"Myoga! Myoga Kau disana? Tolong keluarlah kami butuh bantuanmu!"

Intrusi tiba-tiba membuat keduanya terdiam saling menatap, Myoga awalnya ingin mengabaikan karena kesal apalagi nafsunya sudah diujung tanduk namun sebuah teriakan lagi membuatnya dengan cepat mengeluarkan kemaluannya.

"Ashen dalam bahaya! Dia terkurung dan terluka parah di sekap ular raksasa itu!"

Kepala Yuna tiba-tiba berputar mendengar ucapannya, seketika nafsunya hilang digantikan rasa panik, ia mulai bangkit memakai bajunya dengan cepat seadanya.

"Bagaimana ini bisa terjadi...?! Bukankah Ashen bilang... Itu tidak boleh, dia tidak boleh terluka lagi!"

Yuna dengan cepat berlari keluar diikuti dengan Myoga yang dengan cepat memakai pakaiannya berlari keluar.

Elang tersebut terengah-engah menatap terbelak sekumpulan orang yang terlihat tidak karuan, berantakan penuh luka, namun yang jadi fokusnya ketidakhadiran Arshen disana.

"Bagaimana ini bisa terjadi?! Bukankah sudah kubilang jangan ganggu ular itu?"

Bagaimana tidak? orang-orang yang tadinya berdiri tegap, kuat dan berwibawa, sekarang sempoyongan saling dipapah dibantu orang-orang untuk disembuhkan.

Salah satu dari mereka yang sedang terbaring lemah mulai angkat suara. "Dia menyelamatkan kita untuk pergi, kita memang ceroboh karena menyerang ular itu tiba-tiba, kita hampir mati namun Ashen menahannya agar kita melarikan diri."

"Bagaimana ini bisa terjadi ketua? Mengapa anda bisa ceroboh!" Myoga menatap tajam seorang pria paruh baya yang dari tadi terdiam.

Pria yang disebut ketua itu ialah Geon Nakala, salah satu pemimpin desa Suika bagian keamanan, dan tentunya ia adalah orang yang memimpin berjalannya patroli ini, ia menunduk lemas dengan memar menghiasi tubuhnya yang sekarang sedang diobati.

Ia mulai menatap Myoga tajam membalasnya dengan sinis karena tidak terima. "Kau tidak tahu apapun yang terjadi Myoga, jika kita tidak menghentikan desa ini akan dalam bahaya, dia memiliki sisik terbalik dan tingkat kekuatannya adalah Ekteus!"

Seketika sekeliling hening orang-orang yang hadir mulai terbelak ngeri saking kagetnya menyadari apa artinya ucapannya.

Myoga seketika terdiam, mulai menunduk resah berpikir keras sadar apa yang terjadi.

"Pantas saja firasat ku buruk sejak awal..."

Yuna semakin resah bingung karena tidak paham maksudnya namun mengerti sekarang Ashen tidak akan keluar dengan selamat kecuali ada keajaiban seperti saat itu.

"Ashen.....

1
Nixc~
cari alasan mulu/Smug//Smug//Grimace/
Nixc~
gimana ga salah paham orang lu aja plin-plan goblok.... ga mau jelasin tapi juga ga mau orang lain salah paham sama lu, terus mau lu apa bego..... mau jadi orang yang teraniaya gitu😒😒🐗
Nixc~
😒😒😒😒
Sraine Annase
siap 😅 makasih ya
Nixc~
lanjut thor-----/Determined//Determined//Determined/
semangat terus ya~~~/Applaud//Applaud//Applaud/
Nixc~
next thor~~~😃😃😃
semangat terus~~~😊😊😊
Nixc~
biarin lah ashen sama yang lain.... daripada sama lu, yang plin-plan terus.... gk bisa adil sama pasangannya.... munafik pulak😤😤
Nixc~
thor ini mana sih part Lily nya
Sraine Annase: hehe sabar ya, karena bakal panjang banget, akan ada war juga 🤣
total 1 replies
Nixc~
cantik doang kalo tingkah nya kayak jablay ya buat apa/Smug/
Nixc~
lagian ya si ashen itu bakalan jadi pemimpin suku di masa depan.... jadi bakalan sibuk bgt ngurusin masalah' suku.... jadi lu gak usah merasa sok sedih karena lu bukan prioritas nya si ashen
Nixc~
apaan sih anjing sok ngesad bgt..... lu gk inget akhir² ini lu juga gak pernah nyariin si ashen terus malah sibuk sama si elang tolol itu😒
Fahreziy
🖒🖒🖒
Nixc~
ini pasti yang ngomong yunagundik
Nixc~
emang lu bodoh.... lu bloon, kenapa baru sadar sekarang 🤣🤣🤣
Nixc~
karena si Ashen muak sama manusia murahan kayak lu..../Smug//Smug/
Sraine Annase
ini kaya novel luar negeri lain, karakter sampingan kesorot mulu, tapi jangan khawatir mcnya tetep Lily kok, cuma jam terbangnya belum tinggi, mungkin di pertengahan cerita karena nunggu rajutan konfliknya 🙏😅
Nixc~
cepet sembuh thor biar bisa up lagi💪💪
Nixc~
🤮🤮🤮 najis
Nixc~
menurutku si Yuna ini sebenernya tolol deh... bukan naif lagi, masa hal-hal kayak gini dia gk tau sedangkan di kehidupan pertamanya kan dia hampir diperkosa, emang dia gk mikir apa ya? kalo semisalnya dia 'dimasukin itu' otomatis ke pw an nya bakal ilang
Nixc~
yakan tolol si Ashen kalo gk dibolehin cemburu sama si Yuna.... sedangkan si Yuna aja kelakuannya kayak gitu, mana gk ada yang perduli lagi kalo semisalnya dia cemburu ngeliat si Yuna Ama si elang gk tau diri ini....
Halah preeet~~~ si Yuna bilang cinta sama si ashen, orang dia aja pas Ashen patroli aja udah kegatelan bgt sama si elang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!